Thumbnail
2 months ago
Peduli Lingkungan, Peduli Masa Depan : KKM PSGA UIN Malang Kenalkan Ecoprinting di SRMP 14 Kota Batu

NADILA VELYA FATHAN

Kota Batu -- Mahasiswa KKM Unggulan PSGA UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok Gentara 264 melaksanakan kegiatan Ecoprinting dengan tema "Peduli Bumi Peduli Masa Depan" di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 14 Kota Batu pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh siswa sebagai bagian dari pembelajaran kreatif berbasis lingkungan.   Kegiatan ecoprinting dilatarbelakangi oleh pentingnya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini serta mengenalkan alternatif pewarna alami yang ramah lingkungan. Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami bahwa alam sekitar dapat dimanfaatkan secara sehat dan bertanggung jawab sebagai media belajar dan berkarya.   Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM bersama siswa menggunakan kain yang telah direndam dengan tawas sebagai bahan dasar. Berbagai jenis daun dan bunga kemudian dihamparkan di atas kain tersebut dan dipukul menggunakan batu hingga menghasilkan pigmen warna alami yang membentuk pola unik. Proses ini memperlihatkan secara langsung bagaimana warna dapat diperoleh tanpa bahan kimia sintetis.   Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang tidak hanya melatih kreativitas siswa, tetapi juga meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta pemahaman tentang pemanfaatan sumber daya alam secara bijak. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, di mana siswa aktif berpartisipasi dan menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi selama proses ecoprinting berlangsung.       Bagi siswa SRMP 14 Kota Batu, kegiatan ecoprinting berfungsi sebagai pengalaman belajar kontekstual yang menggabungkan seni, sains, dan kepedulian lingkungan. Bagi PSGA, kegiatan ini menjadi bentuk implementasi pendidikan ramah anak yang aman, inklusif, dan partisipatif, sekaligus upaya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini sebagai bekal masa depan. Sementara itu, bagi mahasiswa KKM Unggulan Gentara 264, kegiatan ini menjadi wujud pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan edukatif dan kreatif.   Sebagai harapan ke depan, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan variasi bahan alam dan teknik yang lebih beragam, sehingga pembelajaran berbasis lingkungan dapat menjadi bagian dari budaya belajar di sekolah. Dengan demikian, nilai kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya dipahami, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai langkah menjaga kebersamaan

Thumbnail
2 months ago
Guyub Rukun dalam Aksi: Sinergi Warga Dusun Segelan Sidomulyo dan KKM Reguler UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 114 dalam Kerja Bakti

BINTA NAJMINA HIZWA LABIBA

Dalam beberapa pekan terakhir, Dusun Segelan Sidomulyo, Desa Balesari, kembali menunjukkan potret kuatnya tradisi gotong royong yang telah mengakar dalam kehidupan warganya. Di dusun ini, kerja bakti bukan dipahami sebagai kegiatan insidental semata, melainkan menjadi rutinitas kolektif yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Bahkan, kerja bakti dilaksanakan hampir setiap hari dengan sistem bergiliran antarblok. Konsistensi tersebut mencerminkan komitmen tinggi masyarakat dalam merawat lingkungan dan membangun fasilitas bersama. Pola kerja bakti yang terjadwal ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, melainkan pelaksanaan ini terlihat adanya kesetaraan gender dimana perempuan turut berperan aktif tidak hanya dalam dukungan logistik, tetapi juga dalam perencanaan kegiatan lapangan serta pengambilan keputusan. Keterlibatan seluruh masyarakat ini memperkuat partisipasi kolektif, nilai kebersamaan dan menciptakan lingkungan yang penuh semangat kebersamaan. Tradisi gotong royong di Dusun Segelan Sidomulyo telah teruji melalui berbagai kegiatan pembangunan yang dilakukan secara swadaya oleh warga, salah satunya pada perbaikan dan pembangunan jalan desa yang sebelumnya mengalami kerusakan parah. Melalui kerja sama kolektif dan partisipasi aktif masyarakat, pembangunan jalan tersebut berhasil diwujudkan dan menjadi bukti nyata bahwa nilai kebersamaan di Dusun Segelan Sidomulyo bukan sekadar jargon, melainkan terimplementasi dalam aksi nyata yang berdampak langsung bagi kehidupan warga. Kerja bakti dilaksanakan secara sukarela tanpa paksaan, dengan pembagian tugas yang berjalan alami di lapangan. Kelompok bapak-bapak umumnya menangani pekerjaan berat seperti mencangkul, mengecor, dan pekerjaan teknis lainnya, sementara para ibu turut berperan aktif membantu pekerjaan ringan, penataan lingkungan, serta menyiapkan konsumsi. Seluruh proses dilakukan bersama-sama, mencerminkan kuatnya solidaritas sosial dan semangat gotong royong yang terus terjaga di tengah masyarakat Dusun Segelan Sidomulyo . Konsistensi kehadiran warga dalam setiap kegiatan kerja bakti menjadi kekuatan utama Dusun Segelan Sidomulyo , Desa Balesari. Tingginya partisipasi masyarakat mencerminkan rasa memiliki yang kuat terhadap lingkungan serta hasil pembangunan yang dikerjakan secara bersama-sama. Konsistensi inilah yang kemudian mendorong keberlanjutan berbagai program pembangunan, sehingga dapat berjalan lancar dan berkesinambungan. Saat ini, gotong royong warga difokuskan pada pembangunan dan penataan taman lingkungan serta pembuatan dan perbaikan gorong-gorong sebagai kelanjutan dari pembangunan jalan yang telah dilakukan sebelumnya. Keberadaan taman di pinggir jalan diharapkan menjadi upaya peningkatan kualitas tampilan jalan desa, sementara gorong-gorong yang tertata dengan baik berfungsi untuk memperlancar aliran air dan mencegah terjadinya genangan. Dampaknya pun dapat langsung dirasakan masyarakat, baik dari sisi kenyamanan lingkungan maupun kemudahan akses.

Thumbnail
2 months ago
Title: Menumbuhkan Cinta Islam Sejak Dini, Mahasiswa KKM dan Warga Balearjosari Gelar Peringatan Isra' Mi'raj

ZANUAR FITRI HANDAYANI

Desa Balearjosari, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) bersama warga desa sukses menggelar rangkaian kegiatan peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan meriah ini dilaksanakan dalam dua agenda utama, yakni perlombaan keagamaan pada hari Jumat dan ditutup dengan Pengajian Akbar pada hari Minggu, Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman sekaligus mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan warga. Rangkaian acara diawali pada hari Jum'at 16 Januari, di mana mahasiswa KKM memfokuskan kegiatan pada pengembangan potensi anak-anak setempat. Suasana riuh penuh semangat mewarnai lokasi acara saat puluhan peserta mengikuti berbagai rangkaian lomba. Adapun kompetisi yang digelar meliputi lomba adzan dengan ketentuan penilaian mengenai suara & makharijul huruf, lomba menghafal surat-surat pendek dengan ketentuan penilaian makharijul huruf & kelancaran bacaan dan lomba mewarnai kaligrafi dengan penilaian mengenai kombinasi warna, kerapian, dan kreativitas. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan peringatan hari besar Islam, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap masjid dan Al-Qur'an sejak dini. Puncak peringatan Isra' Mi'raj dilaksanakan pada hari minggu 18 Januari. Mahasiswa KKM bersemangat dengan warga setempat mengadakan pengajian akbar yang dihadiri oleh seluruh golongan masyarakat dari yang muda sampai dengan yang tua. Acara dibuka dengan pra-acara yang menyejukkan hati, yakni pembacaan Diba' dan lantunan Sholawat Nabi, menciptakan suasan keagamaan yang kental, sebelum acara inti dimulai. Acara dipandu langsung oleh mahasiswa KKM yang bertugas sebagai Master of Ceremony Erik Achmad Firdausi dan Diah Ayu Afifah. Kekhusyukan semakin terasa saat Ust. Anas Al Amin melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an (Qiroatul Qur'an) dengan suara emasnya, membuat para jamaah terdiam meresapi makna ayat yang dibacakan. Dalam sambutannya, ketua takmir masjid al-hikmah bapak Setiyono menyampaikan rasa terima kasihnya atas sinergi mahasiswa dan warga dalam menyambut isra' mi'raj. Momen ini menjadi spesial karena takmir masjid tidak hanya memberikan sambutan, melainkan juga memberikan penghargaan khusus. Hadiah diberikan kepada jamaah yang paling rajin beribadah ke masjid serta apresiasi kepada Tahfidzul Qur'an (penghafal Al-Qur'an), sebagai bentuk motivasi agar istiqomah dan selalu semangat dalam memakmurkan masjid.   Acara inti diisi dengan Mauidzoh Hasanah oleh penceramah, Dr. KH. Sudirman Nachrowi M.Ag. Dalam ceramahnya, beliau mengupas tuntas hikmah peristiwa Isra' Mi'raj dan relevansinya dalam kehidupan sehari-hari, ditutup dengan doa bersama yang diamini dengan khusyuk oleh seluruh jama'ah.   Sebelum acara berakhir, panitia mengumumkan para pemenang lomba adzan, menghafal surat-surat pendek, dan mewarnai kaligrafi yang telah dilaksanakan pada hari Jumat sebelumnya. Wajah-wajah ceria para pemenang saat menerima hadiah menjadi pelengkap kebahagiaan acara tersebut.   Rangkaian kegiatan pun ditutup dengan sesi ramah tamah, di mana warga dan mahasiswa KKM saling berbaur menikmati hidangan, mempererat tali silaturahmi, dan menutup perayaan Isra' Mi'raj dengan penuh rasa syukur.

Thumbnail
2 months ago
UIN Malang Berdaya! Kolaborasi Dinas Perikanan dan Karang Taruna Desa Pakis Kembar, KKM UIN Malang Jadikan Sungai Desa Sentra Ekonomi

SYAFIRA WIDYA RAHMADYANTI

https://www.kompasiana.com/hurin31681/6965219b34777c470a369d62/uin-malang-berdaya-kolaborasi-dinas-perikanan-dan-karang-taruna-desa-pakis-kembar-kkm-uin-malang-jadikan-sungai-desa-sentra-ekonomi

Thumbnail
2 months ago
KKM Kelompok 114 dan 115 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Gelar Pembukaan di Desa Balesari

KARINA ANING RAHMADANI

Peserta KKM Kelompok 114 Gema Abhipraya dan Kelompok 115 Karunalaya UIN Malang sukses menggelar acara pembukaan KKM di Balai Desa Balesari. Acara pembukaan yang berlangsung khidmat dan tertib ini menandai dimulainya pengabdian mahasiswa UIN Malang di Desa Balesari, Senin (29/12/2025) pukul 10.00 WIB. Kesempatan tersebut dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 114 Dr. Musataklima S.H.I., M.S.I, dan DPL Kelompok 115 Dr. Musleh Harry, S.H., M.Hum, serta jajaran perangkat Desa Balesari. Dalam sambutannya, menekankan bahwa KKM merupakan bagian dari proses pendidikan di UIN Malang sebagai laboratorium sosial, tempat mahasiswa mengimplementasikan pengetahuan dan kompetensi keilmuannya secara langsung di tengah masyarakat. "KKM ini adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dari masyarakat dan memberikan kontribusi nyata sekalipun sedikit. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara UIN Malang dan masyarakat Desa Balesari," ujar Bapak Musleh Harry. Mewakili pihak desa, Sekretaris Desa menyambut hangat kehadiran mahasiswa KKM UIN Malang di Desa Balesari. "Kami berharap kehadiran mahasiswa KKM dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat sesuai dengan keilmuan yang didapat," ujarnya. Acara pembukaan diakhiri dengan penyematan ID card kepada perwakilan kelompok dan pemotongan pita oleh DPL, sebagai simbol dimulainya KKM di Desa Balesari.

Thumbnail
2 months ago
Bangun "Benteng" Empati di Sekolah: KKM PSGA UIN Malang Sosialisasikan Anti-Bullying di SRMP 14 Kota Batu

HILYA BRILYANA HAMIDAH

Bangun "Benteng" Empati di Sekolah: KKM PSGA UIN Malang Sosialisasikan Anti-Bullying di Aula SRMP 14 Kota Batu Kota Batu -- Mahasiswa KKN Unggulan PSGA UIN Malang melaksanakan program kerja kedua, yaitu Sosialisasi Anti-Bullying dengan tema "Sekolah Aman, Aku Nyaman" di Sekolah Rakyat (SRMP) 14 Kota Batu pada Sabtu, 10 Januari 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula SRMP 14 Kota Batu ini dihadiri dengan antusias oleh seluruh siswa kelas VII. Sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman siswa mengenai definisi bullying, beserta contoh, dampak, dan langkah pencegahannya. Harapannya, siswa dapat menumbuhkan sikap saling menghormati, menghargai, menyayangi, berempati, serta membudayakan perilaku untuk tidak mengejek, merendahkan, atau mengucilkan teman. Kegiatan ini merupakan upaya edukatif untuk menanamkan kesadaran bahwa bullying merupakan persoalan serius dengan dampak negatif yang mendalam, baik secara psikologis, terhadap proses belajar, maupun terhadap kehidupan sosial di sekolah, sehingga tidak boleh dianggap sepele. Di akhir sesi, disampaikan bahwa siswa tidak perlu ragu untuk melaporkan setiap perilaku tidak menyenangkan, baik yang dialami maupun disaksikan, kepada wali kelas, guru Bimbingan Konseling (BK), wali asuh, atau orang dewasa terpercaya lainnya. Dengan menekankan bahwa melapor adalah tindakan berani dan bertanggung jawab, diharapkan peserta didik menyadari bahwa menciptakan kenyamanan dan keamanan di sekolah adalah tanggung jawab bersama. Untuk membuat sosialisasi klebih interaktif dan menyenangkan, mahasiswa KKN memperkenalkan Tepuk Aman dan Lagu Nyaman. Kedua kreasi ini berisi ajakan untuk tidak saling menyakiti, menghakimi, mencaci maki, serta menumbuhkan sikap saling menyayangi dan menerima perbedaan. Antusiasme siswa tampak jelas sejak sesi pemaparan materi hingga sesi reward interaktif, di mana mereka aktif berpartisipasi. Bagi siswa SRMP, kegiatan ini berfungsi sebagai penguatan karakter positif dan keberanian untuk melapor ketika menyaksikan tindakan tidak baik. Bagi PSGA UIN Malang, program ini menjadi bentuk kontribusi nyata melalui pengabdian sekaligus wahana pengalaman bagi mahasiswa dalam menyusun dan menjalankan program edukatif. Sementara bagi Sekolah Rakyat 14 Kota Batu, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya iklim sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh warganya. Bagi mahasiswa KKN Unggulan Gentara 264, momen ini menjadi kesempatan penting untuk berbagi ilmu dan menanamkan nilai anti-bullying. Melalui sosialisasi ini, mereka berharap nilai-nilai positif tidak hanya dipahami, tetapi juga diinternalisasi dan dipraktikkan dalam kebiasaan sehari-hari, sehingga siswa dapat tumbuh sebagai generasi yang penuh empati, bertanggung jawab, dan penyayang.