NISWATUL WAHDATI ZUHRIYAH
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak. Pada fase ini, anak mulai mengenal lingkungan, membangun karakter, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian. Kesadaran akan pentingnya pendidikan sejak usia dini inilah yang mendorong kami, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan pembelajaran di PAUD Seruni 4, yang terletak di Dusun Ngatik, Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kegiatan mengajar di PAUD Seruni 4 kami laksanakan secara rutin setiap hari Kamis hingga Sabtu, mulai pukul 08.00 sampai 10.00 WIB. Dalam kurun waktu tersebut, kami mendampingi anak-anak dalam berbagai aktivitas belajar yang dirancang secara sederhana, namun tetap menyenangkan dan edukatif. Kegiatan yang dilakukan meliputi mewarnai, mengenal huruf dan angka, belajar melalui lagu, serta bermain sambil belajar sesuai dengan kemampuan dan usia anak-anak PAUD. Suasana pembelajaran di PAUD Seruni 4 berlangsung dengan penuh kehangatan. Berdasarkan dokumentasi kegiatan, terlihat anak-anak mengenakan seragam berwarna oranye dengan wajah ceria dan penuh rasa ingin tahu. Mereka tampak antusias saat mengerjakan lembar kegiatan, seperti mewarnai gambar, dengan pendampingan langsung dari mahasiswa. Interaksi ini menciptakan suasana belajar yang tidak kaku, sehingga anak-anak merasa nyaman dan berani berekspresi. Dalam proses pendampingan, kami menyadari bahwa setiap anak memiliki karakter dan tingkat konsentrasi yang berbeda. Ada anak yang cepat memahami instruksi, ada pula yang membutuhkan pendekatan lebih sabar dan personal. Oleh karena itu, kami berusaha menggunakan metode pembelajaran yang persuasif, komunikatif, dan penuh kesabaran, agar anak-anak tetap merasa dihargai dan tidak tertekan dalam belajar. Peran kami di PAUD Seruni 4 tidak hanya sebatas sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping, motivator, dan teman bermain bagi anak-anak. Hal-hal sederhana seperti membantu memegang pensil, mengarahkan pilihan warna, memberikan pujian atas hasil karya mereka, hingga mendengarkan cerita polos anak-anak, menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan emosional. Dari sinilah anak-anak belajar untuk percaya diri dan merasa bahwa belajar adalah aktivitas yang menyenangkan. Kegiatan mengajar ini juga menjadi pengalaman berharga bagi kami sebagai mahasiswa. Kami belajar bahwa mengajar anak usia dini membutuhkan kesabaran ekstra, empati, dan kepekaan. Tidak cukup hanya menguasai materi, tetapi juga memahami kondisi psikologis anak. Dari PAUD Seruni 4, kami belajar arti keikhlasan dalam berbagi ilmu serta pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan. Melalui program KKM ini, kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif bagi PAUD Seruni 4, baik dalam membantu proses pembelajaran maupun menambah semangat belajar anak-anak. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat desa, khususnya dalam mendukung pendidikan sejak usia dini. Pada akhirnya, pengalaman mengajar di PAUD Seruni 4 menjadi pengingat bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah kecil. Dari ruang kelas sederhana, dari tawa anak-anak, dan dari proses belajar yang dilakukan dengan hati. Semoga kegiatan ini tidak hanya meninggalkan kenangan bagi kami sebagai mahasiswa KKM, tetapi juga memberikan dampak positif bagi anak-anak PAUD Seruni 4 dalam perjalanan pendidikan mereka ke depan.
REGITA RAHMA CAHYANI
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kelompok 77 melaksanakan program ecoprint bersama warga Dusun Krajan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilaksanakan pada sore hari dan bertempat di rumah salah satu guru SD setempat. Program ecoprint diikuti oleh ibu-ibu warga Krajan dengan menggunakan media totebag kanvas. Mahasiswa KKM mengenalkan ecoprint sebagai teknik cetak ramah lingkungan yang memanfaatkan daun dan bunga sebagai motif alami. Dalam kegiatan ini, mahasiswa menjelaskan tahapan dasar ecoprint, mulai dari pemilihan bahan, penataan daun, hingga proses pemindahan motif ke totebag kanvas. Warga dapat melihat secara langsung proses perubahan bahan alami menjadi karya bermotif unik. Selain sebagai kegiatan kreatif, ecoprint juga diperkenalkan sebagai keterampilan yang memiliki nilai guna. Totebag kanvas hasil ecoprint dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi dan kerajinan sederhana. Melalui program ini, mahasiswa KKM UIN Malang menghadirkan kegiatan edukatif yang aplikatif bagi warga. Ecoprint menjadi salah satu program kerja yang mendorong pemanfaatan lingkungan sekitar secara kreatif dan produktif.
AMNAH MARDIYAH
Kegiatan pengajaran keagamaan dilaksanakan di TPQ Rohmata Robbi yang berlokasi di wilayah RW 06 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa. Pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Svarnanta 17.Kegiatan pengajaran dilaksanakan secara terjadwal dan bergiliran setiap hari, yaitu pada hari Senin sampai dengan Jumat. Pelaksanaan pengajaran dilakukan oleh dua orang mahasiswa setiap harinya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, sehingga kegiatan pengajaran tidak dilaksanakan secara bersamaan oleh seluruh anggota kelompok. Pelaksanaan kegiatan pengajaran dilakukan setelah waktu Ashar, dimulai pada pukul 15.30 WIB dan berakhir pada pukul 16.30 WIB. Materi pengajaran yang disampaikan meliputi pembelajaran Al-Qur'an dan Juz Amma kepada santri TPQ Rohmata Robbi. Kegiatan pengajaran tersebut menjadi bagian dari rangkaian aktivitas harian mahasiswa Kelompok KKM Svarnanta 17 selama berada di wilayah RW 06.
FATMA AULIA PUTRI
Mahasiswa KKM UIN Malang semarakkan Mahasiswa KKM Kelompok 124 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan Kegiatan lomba dalam rangka Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) bersama warga bantaran di Masjid Tawakkal, Jalan Bantaran, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kegiatan lomba dalam rangka memperingati perayaan Hari Besar Islam (PHBI) ini diselenggarakan sebagai bentuk upaya membudayakan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Kegiatan PHBI ini mengusung tema “Membudaya, Merawat, dan Mewarnai” yang mencerminkan semangat pelestarian tradisi Islam sekaligus penguatan karakter religius. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh panitia PHBI dengan dukungan dari lembaga terkait. Berbagai perlombaan menarik disiapkan dalam kegiatan ini guna menumbuhkan kreativitas serta meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba-lomba tersebut juga bertujuan sebagai sarana edukasi dan pembinaan mental spiritual. Mahasiswa KKM juga menyediakan hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi bagi peserta yang berprestasi. Pelaksanaan kegiatan PHBI ini diharapkan mampu menjadi wadah positif bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat dan minat dalam bidang keagamaan. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan keislaman dapat tertanam sejak dini. Antusiasme masyarakat terlihat dari kesiapan peserta dalam mengikuti rangkaian acara yang telah direncanakan. Mahasiswa KKM berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi seluruh peserta. “Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat semakin mencintai dan melestarikan tradisi Islam,” ujar salah satu mahasiswa KKM lainnya. Para mahasiswa KKM menyampaikan bahwa, “Kegiatan ini kami rancang tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.” Hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan PHBI memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar hiburan. Secara keseluruhan, kegiatan PHBI ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ukhuwah islamiyah serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kegiatan keagamaan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan nilai-nilai Islam dapat terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
BALQIS CASHILLA ZAHRANI
Desa Dengkol, 3 Februari 2026 - Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Narakarya UIN Maulana Malik Ibrahim Malang secara resmi menggelar acara penutupan kegiatan KKM pada Selasa malam yang bertempat di aula balai desa. Acara ini dihadiri oleh perangkat desa, para pengajar TPQ, serta beberapa warga Desa Dengkol. Rangkaian acara penutupan diawali dengan sambutan dari perwakilan perangkat desa yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi mahasiswa KKM Narakarya selama melaksanakan pengabdian di desa. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang turut memberikan pesan serta harapan agar pengalaman KKM ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat ke depannya. Pada kesempatan tersebut, perwakilan KKM Narakarya juga menyampaikan kesan dan pesan selama menjalani pengabdian di Desa Dengkol. Selain itu, dilakukan pula pemaparan berbagai program kerja yang telah berhasil dilaksanakan, mulai dari bidang pendidikan, lingkungan, hingga kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Salah satu momen yang paling berkesan dalam acara penutupan ini adalah pemutaran video 'after movie', yang menampilkan cuplikan berbagai kegiatan KKM Narakarya selama berada di Desa Dengkol. Tayangan tersebut menggambarkan kebersamaan, proses, serta interaksi mahasiswa dengan masyarakat desa, sehingga menghadirkan suasana yang penuh haru dan kehangatan. Suasana emosional terasa ketika para tamu undangan bersama mahasiswa menyaksikan kembali perjalanan pengabdian yang telah dilalui. Rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang terbangun selama kegiatan KKM menjadi kenangan tersendiri bagi seluruh pihak yang terlibat. Melalui acara penutupan ini, KKM Narakarya secara resmi mengakhiri rangkaian kegiatan pengabdian di Desa Dengkol. Semoga, program-program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, serta meninggalkan kesan positif bagi mahasiswa maupun warga desa.
YUSRI RAFIKI
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan Bimbingan Belajar (Bimbel) bagi anak-anak Sekolah Dasar di Dusun Sundan, Desa Plaosan, Kecamatan Wonosari. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada hari Senin, Selasa, dan Rabu, bertempat di musholla Dusun Sundan dan dilaksanakan setelah waktu Maghrib. Pelaksanaan bimbingan belajar ini bertujuan untuk membantu anak-anak dalam mengerjakan pekerjaan rumah (PR) serta memberikan pendampingan belajar di luar jam sekolah. Adapun mata pelajaran yang dibimbing meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sesuai dengan kebutuhan dan materi yang sedang dipelajari oleh siswa di sekolah. Sejak awal pelaksanaan, kegiatan bimbingan belajar mendapat respon positif dari anak-anak dan orang tua. Mahasiswa KKN berperan aktif dalam membantu proses belajar, memberikan penjelasan materi, serta mengajarkan hal-hal baru yang dimiliki oleh mahasiswa sebagai tambahan pengetahuan bagi anak-anak. Metode pembelajaran dibuat santai dan komunikatif agar anak-anak merasa nyaman dan lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Selama kegiatan berlangsung, anak-anak menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif bertanya dan mengikuti setiap sesi pembelajaran. Kehadiran siswa KKN dalam kegiatan bimbingan belajar ini diharapkan dapat memberikan motivasi belajar serta membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran sekolah. Melalui kegiatan bimbingan belajar ini, mahasiswa KKN berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan serta membantu mendukung proses belajar anak-anak di Dusun Sundan, Desa Plaosan.