WAHYU RIZKI ABDILLAH
Stunting masih menjadi tantangan bagi masyarakat di daerah yang memiliki keterbatasan akses gizi yang memadai. Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga ancaman bagi masa depan generasi penerus bangsa. Pada Sabtu, 18 Januari 2025, Nirakarsa aktif berkontribusi pada pelaksanaan posyandu di pos 4 Banyol dengan memberikan pisang dan puding kelor sebagai bentuk pencegahan stunting pada Balita di dusun banyol. Selain melakukan program pencegahan stunting pada balita, Nirakarsa juga ikut membantu pengecekan kesehatan pada lansia. Posyandu dimulai pada pukul 08.00 WIB di kediaman Ibu Siti khosiah sebagai tempat pos 4 di Banyol. Pada balita, dilakukan pengecekan Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), Lingkar Lengan (LiLA), Lingkar Kepala (LK), serta suntik imunisasi di sekolah balita oleh ibu bidan yaitu Ibu Amina . Sedangkan pada lansia, dilakukan pengecekan Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), Lingkar Lengan (LiLA), Lingkar Pinggang (LP), Mengukur tekanan darah, dan pengecekan diabetes oleh Bapak Syahid selaku perawat. Kegiatan posyandu selesai pada pukul 11.00 WIB dan berjalan dengan lancar. Semua balita dan lansia berhasil mendapatkan pelayanan yang baik atas hak sehat mereka dengan mendapatkan beberapa suplemen bagi lansia oleh Ibu Amina dan Bapak Syahid. Selain posyandu, Nirakarsa juga membagikan bubur kacang hijau kepada anak sekolah SDN WONOREJO 04 yang berada di Pusung. Pada Rabu, 22 Januari 2025, Nirakarsa mengadakan penutupan program mengajar SDN WONOREJO 04 di Pusung sekaligus pembagian bubur kacang hijau sebagai aksi pencegahan stunting terhadap anak sekolah. Pembagian dilakukan dengan tertib setelah selesainya acara penutupan mengajar. Anak-anak SDN WONOREJO 04 terlihat senang dan antusias ketika mendapatkan bubur kacang hijau. Diharapkan dengan adanya pembagian bubur kacang hijau, anak-anak semakin sadar akan makanan sehat dan bergizi serta mengurangi jajan sembarangan. Anak-anak sehat dan senang, Nirakarsa pun bangga.
NUR FADILA
*Keceriaan Akhir Tahun untuk Generasi Muda Desa Tawangsari* Tawangsari, 28 Desember 2024 -- Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang mengadakan acara menarik di Desa Tawangsari pada tanggal 28 Desember 2024. Acara ini dimaksudkan untuk menghibur anak-anak dan remaja desa dan juga untuk memperkuat hubungan sosial mereka. Kegiatan ini berhasil menarik banyak peserta dan warga sekitar dengan tema "Keceriaan Akhir Tahun untuk Generasi Muda Desa Tawangsari." Acara dimulai pagi hari dengan senam bersama yang dipandu oleh salah satu anggota tim KKM. Semua peserta, mulai dari anak-anak hingga remaja, sangat antusias mengikuti setiap gerakan senam yang penuh energi. Musik ceria mengiringi senam, menciptakan suasana yang akrab dan menyenangkan. Setelah senam, peserta dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan jenis kelamin untuk mengikuti berbagai permainan yang telah disiapkan. Untuk anak-anak dan remaja laki-laki, permainan yang dipilih adalah sepak bola, yang sangat disukai di kalangan mereka. Suasana di lapangan sangat seru, dengan peserta berlari, menggiring bola, dan mencoba mencetak gol. Di sisi lain, untuk anak-anak dan remaja perempuan, terdapat lomba-lomba seperti Estafet Karet dan Ambil Bola Pakai Tali. Permainan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga melatih kerja sama dan strategi, serta menciptakan banyak momen lucu. Anak-anak dan remaja Desa Tawangsari memiliki semangat yang luar biasa selama acara. Mereka sangat antusias mengikuti setiap acara, dan tawa riang mereka membuat suasana semakin hidup. Acara permainan menyenangkan ini tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga berfungsi sebagai alat untuk mengajarkan nilai-nilai seperti kerja sama tim dan sportivitas. Diharapkan dengan kegiatan seperti ini, generasi muda Desa Tawangsari dapat mempertahankan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak dan remaja Desa Tawangsari memiliki semangat yang luar biasa selama acara. Mereka sangat antusias mengikuti setiap acara, dan tawa riang mereka membuat suasana semakin hidup. Acara permainan menyenangkan ini tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga berfungsi sebagai alat untuk mengajarkan nilai-nilai seperti kerja sama tim dan sportivitas. Diharapkan dengan kegiatan seperti ini, generasi muda Desa Tawangsari dapat mempertahankan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
ZULAIKHATUL KHULUDDIYAH
Mahasiswa UIN Malang kelompok 88 (Sevadharma) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Argosari, Kecamatan Jabung, menggelar program kerja berupa sosialisasi stunting dan parenting pada Selasa, 21 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya pemahaman stunting dan pola asuh yang sehat. Selain itu, program ini juga melibatkan anak-anak TK. Kehadiran anak-anak ini menjadi salah satu strategi untuk memperkenalkan pola makan sehat dan bergizi secara lebih interaktif. Dengan mengusung konsep edukatif dan partisipatif, acara ini berhasil menarik perhatian masyarakat sekitar. Selain sosialisasi, mahasiswa Sevadharma juga mengadakan lomba inovatif bertajuk Gerakan Memasak Anti Stunting (GEMANTING). Lomba ini diikuti oleh tujuh kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri dari tiga peserta yang merupakan warga Desa Argosari. Para peserta ditantang untuk memasak menu sehat dan bergizi yang dapat mencegah stunting, menggunakan bahan-bahan lokal yang mudah ditemukan. Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya pangan di lingkungan sekitar. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai hidangan menarik yang disajikan selama lomba berlangsung. Penjurian lomba memasak dilakukan oleh empat orang juri yang terdiri dari Ketua PKK Desa Argosari, seorang perawat, bidan desa, dan Ibu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Para juri menilai hidangan berdasarkan kreativitas, kandungan gizi, cita rasa dan kekompakan peserta. Proses penjurian ini dilakukan dengan sangat teliti untuk memastikan bahwa hidangan yang dipilih benar-benar mencerminkan semangat GEMANTING. Selain itu, masukan dari juri juga menjadi pembelajaran berharga bagi para peserta untuk terus memperbaiki pola konsumsi keluarga. Keterlibatan langsung Ibu DPL dan para tenaga kesehatan memberikan sentuhan ilmiah sekaligus motivasi bagi masyarakat desa. Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat Argosari, terutama para ibu yang terlibat dalam lomba maupun sosialisasi parenting. Mereka merasa mendapatkan pengetahuan baru terkait pentingnya pemberian asupan gizi yang cukup untuk mencegah stunting pada anak. Anak-anak TK yang hadir juga terlihat antusias mengikuti kegiatan edukasi yang dirancang menyenangkan. Dukungan dari perangkat desa dan warga sekitar turut menambah semangat mahasiswa Sevadharma dalam menjalankan program kerja. Acara ini menjadi momen yang berkesan karena berhasil mengedukasi masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa UIN Malang kelompok 88 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pemerintah menurunkan angka stunting di Indonesia. Program ini menjadi langkah kecil namun berdampak besar bagi warga Desa Argosari dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat. Selain itu, kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat menjadi contoh sinergi yang baik dalam membangun desa yang lebih sehat. Dengan adanya program seperti ini, diharapkan masyarakat Desa Argosari dapat terus menerapkan ilmu yang telah didapatkan dalam kehidupan sehari-hari. Para mahasiswa pun merasa bangga dapat menjadi bagian dari perubahan positif ini.
ERNITA TRIWULAN
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kelompok 190 yang tengah melakukan pengabdian di Desa Sidoluhur mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai pencegahan stunting pada acara Posyandu yang digelar pada Sabtu, 18 Januari 2025 yang bertempat di posyandu Dusun Blendongan. Selain memberikan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang, mahasiswa KKM juga mengadakan sesi praktik memasak camilan bergizi, yaitu pompom kentang, untuk ibu-ibu setempat. Sebelum dilaksanakan sosialisasi, mahasiswa KKM terlebih dahulu membantu pelayanan posyandu seperti, menimbang, mengukur tinggi badan, dan mencatat hasil pemeriksaan. Kegiatan posyandu selesai pada pukul 09.30 WIB kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi. Salah satu anggota KKM menjadi pemateri pada kegiatan ini yakni, Nahdya Zahara dari program studi biologi. Selain itu, terdapar juga moderator yang memandu berjalannya acara yakni Firna dari program studi Teknik Informatika. Sosialisasi yang dihadiri oleh para ibu dengan balita ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi yang cukup bagi anak-anak, terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan. Materi yang disampaikan mencakup pengertian stunting, dampaknya bagi perkembangan anak, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di rumah, seperti pemberian ASI eksklusif dan makanan bergizi. Setelah sosialisasi, acara dilanjutkan dengan sesi praktik pembuatan camilan bergizi yang mudah dibuat, yaitu pompom kentang. Camilan ini dipilih karena bahan-bahannya mudah ditemukan di sekitar rumah, dan dapat dijadikan alternatif makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi untuk anak-anak. Dalam sesi ini, mahasiswa KKM menjelaskan cara mengolah kentang yang kaya akan karbohidrat dan nutrisi lainnya, kemudian dipadukan dengan bahan seperti wortel untuk menambah kandungan gizi. "Praktik pembuatan camilan ini bertujuan untuk memberikan ibu-ibu alternatif camilan sehat yang bisa mereka buat di rumah untuk anak-anak mereka. Pompom kentang ini mengandung protein, serat, dan vitamin yang baik untuk tumbuh kembang anak," kata salah satu mahasiswa KKM yang menjadi fasilitator. Antusiasme ibu-ibu sangat tinggi saat praktik pembuatan camilan dimulai. Mereka mengikuti langkah demi langkah cara membuat pompom kentang dengan seksama. Salah seorang peserta, merasa terbantu dengan kegiatan ini. "Saya tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang stunting, tetapi juga bisa belajar membuat camilan sehat untuk anak-anak. Ini sangat bermanfaat untuk keluarga kami," ungkapnya.
SAHLI
Pada hari Kamis, 19 Desember 2024, bertempat di Balai Desa Sumberdem, telah dilaksanakan kegiatan pembukaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) oleh Kelompok 68 (Abhirama Artha). Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Kelompok 68 dan 138 yang bertugas di Desa Sumberdem, dosen pembimbing lapangan, serta Kepala Desa Sumberdem, Ibu Purwati, S.E., beserta perangkat desa. Acara berlangsung dengan khidmat dimulai dari pembukaan oleh MC dengan pembacaan Surat Al-Fatihah bersama, dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur'an oleh qori' yang bertugas, Saudari Riris, dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta dan tamu undangan. Setelah itu, acara inti berupa sambutan-sambutan disampaikan oleh perwakilan ketua kelompok dari masing-masing tim yang bertugas di Desa Sumberdem, perwakilan dosen pembimbing lapangan, dan Kepala Desa Sumberdem, Ibu Purwati, S.E. Dalam sambutannya, para pembicara menyampaikan pesan-pesan penting untuk mendukung suksesnya kegiatan KKM di desa ini. Acara kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dari Kelompok 68 (Abhirama Artha) dan Kelompok 138 (Bhumi Kalyanira), yang memberikan kesempatan bagi setiap anggota untuk memperkenalkan diri dan menjelaskan program kerja yang akan dilaksanakan selama kegiatan berlangsung. Pada kegiatan ini, setiap kelompok berkomitmen untuk berusaha memajukan Desa Sumberdem dengan pengetahuan yang mereka punya. Sebagai penutup, dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu anggota kelompok untuk memohon kelancaran dan keberkahan selama kegiatan KKM. Sebelum acara resmi ditutup, para peserta, perangkat desa, dan dosen pembimbing lapangan berfoto bersama sebagai dokumentasi. Kegiatan pembukaan ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat, mencerminkan kerja sama yang erat antara semua pihak yang terlibat. Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenar-benarnya sebagai bukti terlaksananya kegiatan pembukaan KKM di Desa Sumberdem.
BELVANA FIDELA LATIFAH
Dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) menempatkan 2 kelompok KKM di Desa Arjowilangun Kecamatan Kalipare. Pembukaan KKM UIN dilaksanakan pada hari jumat 20 Desember 2024 di Balai Desa Arjowilangun. Kegiatan pembukaan dihadiri langsung oleh Kepala Desa dan Perangkat Desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dan 24 mahasiswa KKM yang terdiri dari kelompok 131 dan Kelompok 61. Abdul Aziz, M.HI selaku DPL KKM Kelompok 131 Dalam sambutannya menyampaikan mohon bimbingan kepada bapak kades dan jajaran untuk kelompok KKM UIN, mereka terlihat sempurna secara fisik tapi masih butuh belajar bermasyarakat melalui program KKM. Ini adalah KKM yang sebenarnya karena jauh dari kampus. Silahkan melaksanakan KKM dengan sebaik mungkin sapa warga dan buktikan teori di kampus karena masyarakat adalah lab yang sebenarnya, ungkap Dr. Fakhruddin, M.HI dari DPL KKM Kelompok 131. Kuswianto Kepala Desa Arjowilangun dalam sambutannya menyampaikan Terimakasih karena melakukan KKM di Desa Arjowilangun, KKM disini dari berbagai macam jurusan, dengan berbagai macam jurusan maka adaptasinya akan macam-macam. Dengan perbedaan itu akan menemukan titik keindahan. Karena KKM selama 40 hari semoga doa-doanya bisa seperti wali. Mudah-mudahan krasan dan tidak ada yang sakit selama KKM di Desa Arjowilangun, tetap jaga norma kesopanan selama KKN di Desa Arjowilangun. KKM UIN akan berlangsung mulai dari 20 Desember 2024 sampai dengan 31 Januari 2025 di tempatkan di 2 dusun yaitu di Dusun Pangganglele dan Dusun Lodalem. KKM UIN reguler ini membawa tema stunting, parenting, kemiskinan ekstrem dan moderasi beragama. Pembukaan KKM UIN diresmikan dengan penyematan jas almamater kepada perwakilan kelompok KKM.