AVINA ANJALIA ALFANT
Setelah beberapa pekan menjalani KKM di TPQ Baiturrohim, mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang akhirnya menutup kegiatan mereka. Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa menggelar berbagai lomba yang diikuti oleh anak-anak TPQ, yaitu lomba mewarnai, adzan, praktek sholat, hafalan do'a sholat, hafalan surat pendek, tartil, dan kaligrafi. Selain lomba, acara penutupan juga dimeriahkan dengan penampilan banjari dari anak-anak TPQ. Ibu Umi Musanadah, S.Pd, I, sebagai kepala TPQ menyampaikan terima kasih atas dedikasi mahasiswa KKM. "Kehadiran mahasiswa KKM telah memberikan kesan baru bagi TPQ kami. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga memberikan semangat baru bagi anak-anak," ungkapnya. Achmad Sofi Alaudin, selaku ketua pelaksana acara lomba dan penutupan di TPQ, mengaku banyak belajar selama kegiatan ini. "Saya sangat senang bisa berbagi ilmu dengan anak-anak TPQ. Mereka sangat antusias terhadap lomba dan setiap kegiatan yang kami adakan," ujarnya. Penutupan KKM ini menjadi momen yang mengharukan bagi semua pihak. Mahasiswa KKM berharap ilmu yang telah mereka berikan dapat bermanfaat bagi anak-anak TPQ."
FIRNANDA FITRIA NINGRUM
Penutupan kegiatan mengajar oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) berlangsung di lapangan SDN 1 Ngadas pada Senin, (20/1). Acara ini dihadiri oleh para guru, siswa, serta anggota kelompok 8 KKM UIN Malang, yang menandai sekaligus berakhirnya program pengabdian selama dua minggu. Momen ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi yang berkelanjutan antara UIN Malang dan SDN 1 Ngadas. Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan Perayaan-sambutan serta pemberian kenang-kenangan simbolis dari mahasiswa KKM kepada pihak sekolah. Sambutan pertama disampaikan oleh Akhmad Sulton Khakim, ketua kelompok 8 KKM UIN Malang. Dalam sambutannya, Khakim mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah atas sambutan hangat yang diterima selama proses pembelajaran. Ia juga menceritakan pengalaman berharga yang dirasakan siswa selama kegiatan mengajar. “Kami sangat berterima kasih atas bimbingan para guru selama kami berada di sini. Pengalaman ini menjadi ajang untuk menerapkan ilmu dari bangku kuliah sekaligus menghadapi tantangan dan belajar lebih banyak,” ungkap Khakim. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Haris, Kepala Sekolah SDN 1 Ngadas. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi siswa KKM dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Ia juga berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Desa Ngadas. “Kami sangat menghargai semangat dan dedikasi para siswa KKM. Semoga siswa-siswi kami terinspirasi untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang perkuliahan, mengikuti jejak kakak-kakak siswa,” ujar beliau. Acara dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan secara simbolis dari perwakilan siswa kepada kepala sekolah sebagai bentuk penghargaan. Sebelum penutupan, siswa dan guru berfoto bersama serta mengadakan sesi ramah tamah dengan siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Momen ini menjadi penutup yang penuh kehangatan, sekaligus mempererat hubungan antara siswa KKM dan komunitas SDN 1 Ngadas. Sebelum meninggalkan sekolah, para siswa berpamitan dengan para guru di kantor sebagai tanda penghormatan. Penutupan ini menandai berakhirnya kegiatan pengabdian yang diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi SDN 1 Ngadas.
M.AHSANI ALKHAN FAYDHOL.B
Pada Senin, 23 Desember 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 172 secara resmi memulai kegiatan mengajar di TPQ Hidayatullah. Seluruh anggota kelompok turut serta dalam aktivitas ini dengan penuh semangat. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan agama, khususnya bagi anak-anak di sekitar lokasi KKM. Para mahasiswa dengan antusias mempersiapkan materi pengajaran, termasuk tajwid, hafalan surat-surat pendek, serta dasar-dasar fiqih. Proses pembelajaran berlangsung dengan suasana yang interaktif dan penuh semangat, di mana anak-anak TPQ terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Keikutsertaan seluruh anggota Kelompok 172 mencerminkan dedikasi mereka dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Selain berbagi pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar dari masyarakat secara langsung dan mempererat hubungan dengan warga sekitar. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan pendidikan keagamaan di TPQ Hidayatullah, sekaligus menjadi pengalaman yang berharga bagi mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 172.
ARZAQI MERU DWI PANTARA
Pada Senin, 23 Desember 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 172 secara resmi memulai kegiatan mengajar di TPQ Hidayatullah. Seluruh anggota kelompok turut serta dalam aktivitas ini dengan penuh semangat. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan agama, khususnya bagi anak-anak di sekitar lokasi KKM. Para mahasiswa dengan antusias mempersiapkan materi pengajaran, termasuk tajwid, hafalan surat-surat pendek, serta dasar-dasar fiqih. Proses pembelajaran berlangsung dengan suasana yang interaktif dan penuh semangat, di mana anak-anak TPQ terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Keikutsertaan seluruh anggota Kelompok 172 mencerminkan dedikasi mereka dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Selain berbagi pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar dari masyarakat secara langsung dan mempererat hubungan dengan warga sekitar. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan pendidikan keagamaan di TPQ Hidayatullah, sekaligus menjadi pengalaman yang berharga bagi mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 172.
ELLA APRILLIA DWI MELISA PUTRI
Pada Senin, 23 Desember 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 172 secara resmi memulai kegiatan mengajar di TPQ Hidayatullah. Seluruh anggota kelompok turut serta dalam aktivitas ini dengan penuh semangat. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan agama, khususnya bagi anak-anak di sekitar lokasi KKM. Para mahasiswa dengan antusias mempersiapkan materi pengajaran, termasuk tajwid, hafalan surat-surat pendek, serta dasar-dasar fiqih. Proses pembelajaran berlangsung dengan suasana yang interaktif dan penuh semangat, di mana anak-anak TPQ terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Keikutsertaan seluruh anggota Kelompok 172 mencerminkan dedikasi mereka dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Selain berbagi pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar dari masyarakat secara langsung dan mempererat hubungan dengan warga sekitar. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan pendidikan keagamaan di TPQ Hidayatullah, sekaligus menjadi pengalaman yang berharga bagi mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 172.
BARLIANA FARAH ANDINI
Stunting masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Kurangnya asupan gizi, pola asuh yang kurang tepat, serta minimnya pemahaman masyarakat tentang kesehatan menjadi faktor utama tingginya angka stunting. Dalam upaya menekan angka stunting, Posyandu berperan penting sebagai pusat layanan kesehatan yang langsung menyentuh masyarakat. Dalam rangka mendukung program pencegahan stunting, mahasiswa Kelompok Kerja Mahasiswa (KKM) 59 UIN Malang mengadakan kegiatan penyuluhan di Dusun Sidodadi, Kedungwaru 2, dan Mentaraman, Desa Arjosari. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Posyandu Balita dan Lansia sebagai mitra strategis dalam memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, balita, serta lansia. Peran Posyandu dalam Pencegahan Stunting Posyandu memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesehatan bagi ibu hamil, balita, serta lansia. Sebagai pusat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, Posyandu menjadi garda terdepan dalam pencegahan stunting dengan beberapa langkah berikut: Pemantauan Pertumbuhan Anak Setiap bulan, kader Posyandu melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan balita. Data ini digunakan untuk mendeteksi risiko stunting sejak dini. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Posyandu menyediakan makanan tambahan bergizi kesehatan bagi ibu hamil, balita, serta lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi yang berisiko mengalami stunting. Pemeriksaan Kesehatan Lansia Setiap bulan, kader Posyandu melakukan pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, tinggi badan, dan berat badan. pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pada posyandu lansia untuk mendeteksi dini masalah Kesehatan. Pembagian buku MPASI Kontribusi KKM 59 UIN Malang Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa KKM 59 UIN Malang turut serta dalam kegiatan Posyandu di Dusun Sidodadi, Kedungwaru 2, dan Mentaraman. Kegiatan yang dilakukan meliputi: Penyuluhan Gizi dan Pencegahan Stunting Mahasiswa memberikan buku resep MPASI bayi dengan disertai usia bayinya untuk mengenai pentingnya asupan gizi yang cukup selama masa kehamilan dan balita. Pendampingan Kader Posyandu Mahasiswa membantu kader dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu, mulai dari pengukuran berat badan, tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, dan pemeriksaan gula darah hingga pencatatan data kesehatan ibu hamil, balita, serta lansia. Program "Dapur Sehat" Mahasiswa bersama kader posyandu mengadakan sesi pemberian makanan tambahan (PMT) makanan sehat berbasis lokal sebagai contoh penerapan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Pengukuran Tinggi Badan Lansia Dengan adanya kolaborasi antara Posyandu dan KKM 59 UIN Malang, masyarakat Desa Arjosari, khususnya Dusun Sidodadi, Kedungwaru 2, dan Mentaraman, mendapatkan pemahaman lebih baik mengenai pencegahan stunting. Kesadaran ibu-ibu tentang pentingnya gizi untuk anak dan pola asuh yang baik meningkat, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat penting bagi lansia untuk menjaga kualitas hidup mereka. Sehingga meningkatkan harapan hidup dan kualitas hidup secara keseluruhan. Posyandu memiliki peran sentral dalam penyuluhan dan pencegahan stunting. Dengan dukungan dari mahasiswa KKM 59 UIN Malang, program Posyandu di Desa Arjosari semakin efektif dalam memberikan edukasi dan layanan kesehatan kepada masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang dalam menekan angka stunting di desa Arjosari.