PUTRI NUR HALIZAH
Pendahuluan Mahasiswa yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Sumberngepoh, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, menunjukkan peran aktif mereka dalam mendukung pendidikan masyarakat. Salah satu kegiatan utama yang mereka lakukan adalah mengajar di tiga Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) yang ada di desa Sumberngepoh, yakni TPQ Thoriqul Huda, TPQ Nurul Hikmah, dan TPQ Darussalam. Kegiatan ini berlangsung dari 8 Januari hingga 25 Januari 2025 dengan tujuan memperkuat pembelajaran agama bagi generasi muda di desa tersebut. Pembukaan Pengajaran TPQ Sebelum memulai Mengajar TPQ mahasiswa KKM kelompok 52 melakukan sowan terlebih dahulu ke kepala TPQ masing-masing untuk mendiskusikan mengenai metode pengajaran yang digunakan. Tidak hanya itu, kegiatan sowan ini juga untuk menyambung tali silaturrahmi dan cara untuk mengenal lebih dekat pengasuh atau kepala TPQ. Sowan dilakukan sesuai dengan pembagian penempatan mahasiswa KKM 52 di masing-masing TPQ Sumberngepoh. Pengajaran di TPQ Thoriqul Huda Mahasiswa KKM kelompok 52 memulai aktivitas mereka di TPQ Thoriqul Huda, di mana mereka mendampingi para santri dalam belajar membaca Al-Qur'an, memahami tajwid, menulis pegon, dan menghafal surah pendek. Tidak hanya itu, mereka juga memberikan bimbingan dalam praktek shalat. Para santri, yang sebagian besar berusia 6 hingga 12 tahun, tampak sangat bersemangat belajar mengaji bersama kakak-kakak KKM. Hal ini bisa dilihat ketika mereka rebutan mengantre barisan untuk segera mengaji. "Kami sangat senang dapat membantu anak-anak di sini agar lebih memahami Al-Qur'an. Kami juga mencoba menggunakan metode yang interaktif agar mereka tidak merasa jenuh," kata Izzul Haq salah seorang mahasiswa KKM. Salah satu pengurus TPQ yaitu pengurus TPQ Thoriqul Huda sangat mengapresiasi dukungan dari mahasiswa, terutama karena kehadiran mereka memberikan warna baru dalam proses pengajaran. Selain itu, kegiatan ini juga membantu mahasiswa dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar. Pengajaran di tpq nurul hikmah Di TPQ Nurul Hikmah, mahasiswa KKM berfokus pada pembelajaran membaca Al-Qur'an menggunakan metode Iqra'. Selain itu, mereka mengadakan sesi cerita islami yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada para santri. Sekitar 30 anak secara aktif mengikuti program ini. "Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memotivasi anak-anak untuk semakin giat belajar Al-Qur'an. Mereka memberikan semangat baru bagi kami," ungkap Ustazah Icha, salah satu pengajar di TPQ ini. Kegiatan tambahan seperti lomba hafalan surah pendek dan kuis islami juga diadakan untuk menambah keceriaan anak-anak. Pendekatan kreatif ini berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan bagi para santri. Pengajaran di TPQ Darussalam Selain mengajar mengaji, Mahasiswa KKM di TPQ Darussalam berperan dalam mengajarkan doa sehari-hari, menulis pegon, dan menyampaikan kisah-kisah para nabi. Fokus mereka adalah memberikan pemahaman agama yang lebih menyeluruh kepada anak-anak. Para santri sangat antusias, terbukti dari keaktifan mereka dalam bertanya dan menjawab selama sesi berlangsung. Mereka juga berebut maju kedepan ketika disuruh untuk mempraktekkan sholat dan menghafal doa sehari-hari. "Kami sangat kagum dengan semangat anak-anak di sini. Mereka cepat memahami apa yang kami ajarkan, dan itu menjadi motivasi besar bagi kami," ujar Ismawatul salah seorang mahasiswa KKM 52. Meskipun TPQ ini masih tergolong baru yaitu hanya memiliki 9 santri, namun santri-santri di TPQ ini tidak kalah juga memiliki segudang prestasi. Santri bernama Albi berhasil mendapat juara 1 lomba Adzan se-TPQ Dusun Barek dan Gapuk. Kemudian Nabila mendapat juara 1 lomba hafalan surat pendek di ajang perlombaan yang sama. Pengelola TPQ Darussalam mengungkapkan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang. Mereka melihat potensi besar dari kerja sama ini dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia. Perpisahan dan Penutupan Kegiatan Pengajaran TPQ Kegiatan ini dilaksakan pada tanggal 25 Januari 2025 yang mana dalam penutupan ini, mahasiswa KKM 52 pamit undur diri dan menyampaikan kesan pesan selama pengajaran di TPQ. Tidal hanya itu, di TPQ Thoriqul Huda kegiatan penutupan juga diadakan acara nobar kisah Isra' Mi'raj, hal ini juga untuk memperingati peristiwa Isra' Mi'raj. Kemudian acara ditutup dengan makan dan foto bersama. Lain halnya penutupan yang ada di TPQ Darussalam, penutupan dilakukan bersamaan dengan pembacaan juara perlombaan antar TPQ di Dusun Barek dan Gapuk. Penutup Kegiatan mengajar yang dilakukan mahasiswa KKM di tiga TPQ Desa Sumberngepoh ini merupakan salah satu program unggulan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan dedikasi untuk mendukung pendidikan agama, mahasiswa tidak hanya membantu proses belajar mengajar, tetapi juga membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat. Selama hampir tiga minggu, program ini berhasil memperlihatkan hasil yang signifikan, baik bagi para santri maupun lembaga pendidikan di desa tersebut. Kontribusi mahasiswa ini diharapkan dapat terus berlanjut demi mendukung perkembangan generasi muda yang religius dan berkarakter.
ISMAIL FAHMI
HUMAS UIN MALANG - Rangkaian kegiatan Isra Mikraj di Desa Nyurlembang, Kec. Narmada, Kab. Lombok Barat terlihat semakin meriah dengan kontribusi mahasiswa KKM Mandiri Integrasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sejumlah sepuluh mahasiswa sukses menggelar rangkaian acara tersebut yang dikemas dengan berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan kesehatan, seperti pengajian, lomba-lomba islami, jalan sehat, serta pengadaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Kegiatan yang diberi nama Festival Islami Nyurlembang ini berlangsung selama lima hari, mulai Jumat malam (24/1/2025) hingga Selasa pagi (28/1/2025), dengan rangkaian acara yang sarat akan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan. Festival ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran keagamaan sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa KKM dengan warga setempat. Sebagai pembuka, acara diawali dengan pengajian umum dengan menghadirkan TGH Iskandar sebagai penceramah. Bertempat di Masjid Al-Maqbul Nyurlembang Barat, pengajian ini dihadiri oleh ratusan jamaah yang antusias mendengarkan tausiyah tentang perjalanan penting Rasulullah SAW ketika menerima perintah salat lima waktu. Beberapa lomba islami, seperti hafalan surah-surah pendek, lomba adzan, dan mewarnai turut memeriahkan festival ini. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya anak-anak yang mengikuti perlombaan dengan penuh keceriaan dan semangat. Tidak hanya itu, yang membuat acara ini semakin menarik bagi warga ialah kegiatan puncak jalan sehat pada Selasa pagi (28/1/2025). Ratusan warga berbondong-bondong ikut serta mengikuti kegiatan jalan sehat, mulai dari anak-anak, remaja, pemuda hingga lansia. Selepas itu, masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh mahasiswa bekerja sama dengan tenaga medis setempat. Tidak lupa, mahasiswa KKM berkolaborasi dengan perangkat desa juga karang taruna menyiapkan berbagai macam doorprize dalam kegiatan jalan sehat. Hal ini dilakukan sebagai daya tarik tambahan bagi warga agar semakin antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hadiah-hadiah menarik seperti pakaian, alat-alat masak, payung, helm, magic com, kipas angin, kompor hingga mesin cuci disiapkan bagi warga yang beruntung. Suasana semakin riuh ketika nama-nama pemenang disebutkan satu per satu, ditambah lagi sorak sorai serta tepuk tangan dari warga lain yang turut berbahagia. Melalui kegiatan tersebut, Muhammad Nur sebagai ketua KKM menyampaikan harapannya, “Kami mengharapkan kegiatan ini menjadi momen berharga bagi kami mahasiswa KKM, agar kami terus belajar dan semoga ini menjadi pengalaman yang akan selalu kami ingat. Lebih dari itu, kami ingin kegiatan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Nyurlembang, menjadi ajang silaturahmi yang penuh makna, di mana masyarakat bisa merasakan kehadiran kami, mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, serta mempererat kekeluargaan dalam suasana penuh keberkahan,” ujarnya. Lukman Nul Hakim, kepala desa Nyurlembang mengungkapkan apresiasinya terhadap mahasiswa KKM, “Terima kasih sebesar-besarnya kepada mahasiswa KKM UIN Malang atas inovasinya menggelar acara yang luar biasa ini. Kami bangga dengan kontribusi mahasiswa dalam membangun kebersamaan dan menyatukan warga dalam jumlah yang banyak. Kegiatan ini tentunya tidak hanya memberikan manfaat bagi warga, namun juga meningkatkan nilai silaturahmi, kekerabatan dan kekeluargaan yang sudah dibangun lama,” Kesuksesan festival ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa KKM Mandiri Integrasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak hanya ikut andil dalam pembangunan fisik desa, namun lebih daripada itu, berperan serta dalam menyambung nilai-nilai keagamaan, sosial, dan kebersamaan yang lebih kuat antar warga Desa Nyurlembang. Reporter: M.Syahri.R Kontributor: Fahmi (Ajay)
DINI IFADAH MAULIDAH
Pada tanggal 27 Desember 2024, tim KKM Arutala melakukan survei ke kandang sapi milik Pak Hadi yang terletak di Dusun Luring Desa Sukopuro Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Survei ini bertujuan untuk mengumpulkan data terkait kegiatan beternak sapi di daerah tersebut serta memahami mekanisme penjualan susu sapi hasil perahan. Banyak warga di Desa Sukopuro yang beternak sapi. Pak Hadi adalah salah satu peternak yang telah menggeluti bidang ini dan anggota KUD. Dalam kunjungan ini, tim KKM Arutala melihat secara langsung bagaimana perawatan sapi, proses perahan susu, dan pengelolaan kandang yang dilakukan oleh Pak Hadi. Hal ini memberikan wawasan berharga mengenai peternakan sapi di lingkungan pedesaan. Pak Hadi memilih sapi perahnya dari Bandung, daerah yang dikenal sebagai penghasil sapi perah. Sapi-sapi dipilih dengan cermat sebelum dikirim ke Malang. Jika sapi yang diterima di Malang ternyata tidak sesuai dengan standar yang diinginkan, pembeli memiliki hak untuk mengembalikannya. Salah satu hal menarik yang ditemukan oleh tim KKM Arutala adalah mekanisme penjualan susu sapi di Desa Sukopuro. Meskipun banyak warga desa yang memiliki sapi perah, susu yang dihasilkan tidak dijual secara bebas. Setiap orang yang ingin membeli susu sapi hanya dapat melakukannya melalui Koperasi Unit Desa (KUD). KUD ini bertanggung jawab untuk mengolah susu sapi dari warga desa dan kemudian menjualnya ke konsumen. Kualitas susu yang diterima oleh KUD sangat dipengaruhi oleh faktor pakan dan perawatan yang diberikan kepada sapi. KUD juga memiliki hubungan dengan perusahaan yang menerima susu sapi tersebut, sehingga susu yang dihasilkan oleh peternak dapat disetorkan secara lebih luas. KUD memiliki peran penting dalam perekonomian lokal. Melalui pengolahan dan penjualan susu sapi, KUD membantu memastikan bahwa peternak mendapatkan harga yang adil untuk hasil perahan mereka. Selain itu, KUD juga memberikan dukungan teknis dan pelatihan kepada para peternak untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas susu yang dihasilkan.
ZAQHLUL AMMAR
Rabu, 22 Januari 2025 -- Mahasiswa KKM 133 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan sosialisasi dengan tema "Stop Bullying" di SDN 04 Bangelan, Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Sosialisasi ini merupakan salah satu program kerja mereka yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa-siswi tentang bahaya bullying serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan damai. Kegiatan ini secara khusus ditujukan untuk siswa-siswi kelas 6 sebagai bekal sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, seperti SMP atau MTs. Dengan menghadapi masa transisi tersebut, penting bagi siswa memiliki pemahaman yang baik tentang dampak buruk bullying agar mereka dapat menciptakan hubungan yang positif dengan teman-temannya. Bullying, sebagaimana dipaparkan dalam sosialisasi, mencakup segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan secara sengaja. Hal ini meliputi tindakan mengejek, menjambak, memukul, memberikan julukan yang tidak pantas, hingga menampilkan ekspresi atau tatapan merendahkan yang dapat melukai perasaan korban. Perilaku ini tidak hanya berdampak pada korban secara psikologis, tetapi juga dapat merusak suasana belajar yang kondusif di sekolah. Dalam kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKM 133 menyampaikan materi secara interaktif dan menarik. Materi yang dibahas meliputi: Jenis-jenis bullying, baik verbal, fisik, maupun sosial. Dampak hukum yang bisa dihadapi oleh pelaku bullying. Bahaya bullying terhadap korban, termasuk dampak psikologis dan emosional Pengaruh bullying terhadap lingkungan sosial secara umum. Cara mencegah bullying dan membangun pertemanan yang sehat di sekolah. Para mahasiswa memanfaatkan berbagai media untuk menyampaikan materi agar lebih mudah dipahami oleh siswa. Media yang digunakan antara lain poster, presentasi PowerPoint, serta video pendek yang menarik dan edukatif. Dengan pendekatan ini, siswa terlihat antusias dan aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Sosialisasi yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini berjalan dengan lancar dan tertib. Siswa-siswi kelas 6 mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Hal ini terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi tanya jawab yang diadakan setelah penyampaian materi. Para peserta menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang disampaikan, dengan banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang diberikan. Sebagai bagian dari sosialisasi, diadakan pula sesi kuis untuk menguji pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipaparkan. Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi. Selain itu, panitia juga membagikan snack untuk seluruh peserta guna menambah semangat mereka selama kegiatan berlangsung. Pak Huda, wali kelas 6 SDN 04 Bangelan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa KKM UIN Malang atas inisiatif ini. "Saya sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan ini. Semoga ke depannya tidak ada lagi bullying atau tindakan buruk lainnya di sekolah ini. Dengan adanya sosialisasi seperti ini, siswa-siswi kami mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga sikap terhadap teman-temannya," ungkapnya. Sebagai penutup, kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKM, guru, dan seluruh siswa kelas 6. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan baru bagi siswa, tetapi juga meninggalkan kesan positif yang mendalam bagi mereka. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan siswa-siswi SDN 04 Bangelan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari perilaku bullying. Melalui program kerja ini, mahasiswa KKM 133 UIN Malang membuktikan perannya sebagai agen perubahan yang tidak hanya berkontribusi pada pendidikan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda. Semoga kegiatan serupa dapat terus diadakan di sekolah-sekolah lain, sehingga semakin banyak siswa yang teredukasi mengenai pentingnya menghentikan bullying.
SAFA SALSABILAH
Dusun Bakir - UMKM Jamu Beras Kencur Dua Putri, yang dirintis oleh Ibu Siti Aminah, terus berkembang pesat selama lima tahun terakhir. Dengan rasa segar dan bahan berkualitas, produk ini menjadi pilihan favorit masyarakat. Harganya yang terjangkau semakin menambah daya tariknya. Produk jamu ini hadir dalam beberapa pilihan kemasan, yaitu: - Plastik kecil dengan harga Rp. 500, - Cup dengan harga Rp 2.000, - Botol sedang seharga Rp 6.000, - Botol besar dengan harga Rp 15.000. Usaha ini juga telah mengantongi legalitas usaha yang lengkap, termasuk Nomor Izin Berusaha (NIB) dan izin Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT), meskipun sertifikasi halal masih dalam proses. Belum lama ini, KKM UIN Malang dari kelompok Abhinaya Aradhana turut berkunjung untuk mempromosikan UMKM Jamu Beras Kencur Dua Putri. Dengan membantu membuatkan logo desain kemasan serta memberikan banner usaha sebagai bentuk memperluas pasar. Kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap pengenalan produk, sekaligus membantu meningkatkan kepercayaan konsumen. Jamu Beras Kencur Dua Putri juga melayani sistem pemesanan pre-order dan rutin mengirimkan stok ke beberapa warung di sekitar Dusun Bakir. Produk ini semakin dinikmati, terutama untuk acara tertentu seperti malam idulfitri. "Kami berharap kontribusi yang kita berikan ini dapat menguatkan branding produk jamu tradisional Dua Putri milik Bu Aminah sehingga meningkatkan daya tarik konsumen," ucap Dhoni salah satu mahasiswa KKM UIN Malang di Kecamatan Bakir, Pujon. Dengan upaya yang terus berkembang, UMKM ini menunjukkan bahwa usaha kecil bisa menjadi bagian penting dalam mendukung perekonomian lokal. Bagi yang ingin mencicipi, jangan ragu untuk menghubungi Ibu Siti Aminah langsung di Dusun Bakir.
AHMAD RIZAL AFANDI
Penanaman 500 Pohon Bersama Warga dan Perangkat Desa Pandanrejo Pandanrejo, [23 Desember 2024] – Dalam upaya melestarikan lingkungan dan menjaga keseimbangan ekosistem, perangkat Desa Pandanrejo bersama masyarakat setempat mengadakan kegiatan penanaman 500 pohon. Acara ini berlangsung pada [tanggal kegiatan] dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, kelompok pemuda, serta organisasi peduli lingkungan. 1. Membangun Kesadaran akan Pentingnya Penghijauan Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penghijauan dan pelestarian lingkungan. Kepala Desa Pandanrejo, [Nama Kepala Desa], menyampaikan bahwa inisiatif ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar. Penanaman pohon ini bukan hanya untuk keindahan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas udara, mencegah erosi, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang, [Kades Pandanrejo]. 2. Jenis Pohon yang Ditanam Sebanyak 500 pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis, seperti: a. Pohon Mahoni– untuk penghijauan dan penyediaan oksigen. b. Pohon Trembesi – dikenal mampu menyerap polusi udara dalam jumlah besar. c. Pohon Buah (Mangga, Alpukat, Durian) – memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat. 3. Antusiasme Masyarakat Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat Pandanrejo. Banyak warga yang secara sukarela ikut serta dalam penanaman pohon dan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan. Salah satu peserta, [Muhammad Fadhil], menyampaikan bahwa ia merasa bangga bisa berpartisipasi. “Saya senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Semoga pohon-pohon ini tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi kita semua,” ujarnya. 4. Harapan ke Depan Dengan adanya kegiatan penanaman 500 pohon ini, Desa Pandanrejo berharap bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menjaga kelestarian lingkungan. Perangkat desa juga berencana untuk mengadakan program perawatan dan monitoring pohon agar pertumbuhannya optimal. Kegiatan ini merupakan langkah kecil dengan dampak besar. Mari kita jaga lingkungan bersama demi masa depan yang lebih hijau dan sehat!