Thumbnail
2 months ago
Keikutsertaan Kelompok KKM 250 Terravera pada Kegiatan Fatayat Dusun Jamuran

QANITA AQILA HURUL JANNAH

Jamuran — Kelompok KKM 250 Terravera turut berpartisipasi dalam kegiatan Fatayat Dusun Jamuran yang dilaksanakan di Dusun Jamuran, Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir pada Selasa, 6 Januari 2026. Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kebersamaan serta mempererat hubungan sosial dengan masyarakat setempat.   Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa Kelompok KKM 250 Terravera mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh antusias. Kehadiran mahasiswa disambut baik oleh anggota Fatayat dan warga setempat, sehingga tercipta suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.   Kegiatan Fatayat ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk lebih mengenal kehidupan sosial dan budaya masyarakat Dusun Jamuran, sekaligus sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan selama masa pengabdian KKM.   Melalui keikutsertaan dalam kegiatan Fatayat ini, diharapkan dapat terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Kelompok KKM 250 Terravera dan masyarakat Dusun Jamuran. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam membangun komunikasi sosial serta menumbuhkan sikap peduli dan saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat.   Ditulis oleh : Qanita Aqila Hurul Jannah

Thumbnail
2 months ago
Partisipasi KKM Kelompok 71 Mandhaloka dalam Rangkaian Kegiatan Penutupan KKM di Desa Kluwut

MUHAMMAD FAIZ FADHILAH

Kegiatan Penutupan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Mandhaloka dilaksanakan pada Selasa, 3 Januari 2026, bertempat di Balai Desa Kluwut. Acara ini dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga selesai dan dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya kepala desa, perangkat balai desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta seluruh mahasiswa/i KKM Mandhaloka. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi wujud sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa, sehingga suasana acara berlangsung dengan meriah dan penuh kebersamaan. Rangkaian kegiatan penutupan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara serta sambutan dari ketua KKM, DPL, dan kepala desa. Acara inti ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis sebagai tanda peresmian penutupan KKM, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan denah desa dan bingkai kenang-kenangan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa kepada desa. Selain itu, para peserta juga disuguhkan pemutaran video profil desa dan aftermovie kegiatan KKM yang menampilkan berbagai momen pengabdian dan kebersamaan selama pelaksanaan KKM. Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara mahasiswa dan perangkat desa. Kegiatan Penutupan KKM Mandhaloka ini mengusung tema “Merajut Pengabdian, Menyemai Harapan, dan Menyimpan Kenangan”, yang mencerminkan semangat kebersamaan serta harapan agar hasil pengabdian mahasiswa dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kluwut dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh pihak yang terlibat.

Thumbnail
2 months ago
Sulap Plastik Jadi Gambar Pahlawan: Serunya Edukasi Sampah KKM 156 "Patibrata" di SDN 1 Penjangka Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Sulap Plastik Jadi Gambar Pahlawan: Serunya Edukasi Sampah KKM 156 "Patibrata" di SDN 1 Penjangka"

MOHAMMAD GHAZY

Penjangka, 23 Januari 2026 – Siapa bilang belajar tentang sampah itu membosankan? Bagi siswa-siswi SDN 1 Penjangka, belajar menjaga lingkungan justru bisa jadi ajang adu kreativitas yang seru dan menantang. Mahasiswa KKM Mandiri Kelompok 156 "Patibrata" UIN Malang baru saja menggelar kegiatan sosialisasi lingkungan dengan konsep edutainment (edukasi dan hiburan). Bukan sekadar ceramah, kami mengajak adik-adik SD untuk beraksi langsung "menyulap" sampah menjadi karya seni. Duet Kak Maulida dan Kak JiraSesi materi dipandu oleh dua kakak fasilitator yang energik, Kak Maulida dan Kak Jira. Dengan gaya bahasa yang renyah dan mudah dipahami anak-anak, mereka menjelaskan perbedaan antara sampah organik (mudah busuk) dan anorganik (sulit terurai). "Kalau sisa apel masuk tong warna apa? Kalau bungkus permen masuk mana?" tanya Kak Jira yang langsung disambut teriakan antusias para siswa berebut menjawab. Mini Game: Kolase Pahlawan dari SampahKeseruan memuncak saat masuk ke sesi Mini Game. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk misi khusus: Membuat Kolase Gambar Pahlawan Nasional dari Sampah Plastik. Berbekal potongan plastik bekas jajanan yang sudah dibersihkan, adik-adik SDN 1 Penjangka beradu kreativitas. Mereka menempelkan warna-warni plastik untuk membentuk siluet gambar pahlawan, seperti Bung Karno hingga pahlawan revolusi lainnya. Suasana kelas menjadi riuh dan kompetitif. Ada kelompok yang sibuk menggunting pola, ada yang berdebat soal warna plastik, namun semuanya tertawa lepas. Aktivitas ini mengajarkan filosofi Reuse (menggunakan kembali) dengan cara yang menyenangkan, sekaligus menanamkan rasa nasionalisme. Harapan untuk "Pahlawan Lingkungan" CilikKegiatan ini ditutup dengan pameran hasil karya kolase mereka. Kami dari KKM 156 "Patibrata" dibuat kagum dengan imajinasi mereka yang luar biasa. Melalui kegiatan ini, kami berharap adik-adik di SDN 1 Penjangka tidak hanya mengenal gambar pahlawan nasional, tapi juga tumbuh menjadi "Pahlawan Lingkungan" masa depan yang bijak mengelola sampah di Desa Sepakek.

Thumbnail
2 months ago
Hikmah mengikuti HIPE KKM FKIK UIN Malang 2026

AGUS FATHUR ROHMAN

Alhamdulillah akhirnya saya bersama teman teman telah menyelesaikan tugas KKM HIPE FKIK UIN Malang 2026. Banyak sekali hikmah yang kami dapatkan yaitu terutama cara kami menghadapi Calon jamah Haji , selain itu kami juga belajar tentang kemasyarakatan dimana kami nanti akan kembali menjadi masyarakat, selain itu kami juga belajar tentang kesabaran dan keikhlasan dalam menjalani setiap perjalanan kehidupan. 

Thumbnail
2 months ago
Demo Pembuatan sabun cuci piring bersama ibu-ibu PKK di Desa Slamparejo kecamatan Jabung

SAIDAH CILMI DEWI

Acara demo sabun cuci piring merupakan kegiatan edukatif yang diselenggarakan oleh Kelompok KKM Arunika 95 UIN Malang bersama ibu-ibu PKK dengan tujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat sabun cuci piring secara mandiri. Dalam kegiatan tersebut, ibu-ibu PKK diperkenalkan pada bahan-bahan yang digunakan, takaran yang tepat, serta langkah-langkah pembuatannya hingga menghasilkan sabun yang siap pakai. Demo dilakukan secara langsung agar ibu-ibu PKK dapat memahami prosesnya dengan jelas sekaligus ikut mempraktikkannya bersama. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana antusias dan interaktif, serta diharapkan mampu membantu menghemat pengeluaran rumah tangga sekaligus membuka peluang usaha rumahan bagi ibu-ibu PKK.

Thumbnail
2 months ago
KKM Dhahawicaksana Jalankan Program Gebyar Calistung untuk Siswa SDN Selopanggung 1

MUHAMMAD NIZAR ALIF FIRNANDA

Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Dhahawicaksana melaksanakan program Gebyar Calistung sebagai salah satu upaya peningkatan kemampuan dasar literasi dan numerasi bagi siswa sekolah dasar. Program ini ditujukan untuk membantu anak-anak SDN Selopanggung 1 yang belum bisa atau masih kurang mahir dalam membaca, menulis, dan menghitung. Melalui kegiatan ini, KKM Dhahawicaksana berupaya mendukung proses pembelajaran di sekolah sekaligus memberikan pendampingan tambahan bagi siswa yang membutuhkan. Program Gebyar Calistung dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin hingga Kamis pada pukul 11.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan setelah jam pelajaran utama selesai, sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar di kelas. Sebanyak 11 siswa SDN Selopanggung 1 mengikuti program tambahan ini dengan pendampingan langsung dari mahasiswa KKM Dhahawicaksana. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM Dhahawicaksana memberikan pembelajaran calistung dengan metode yang sederhana, bertahap, dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa. Untuk kegiatan membaca, siswa diajak mengenal huruf, suku kata, hingga membaca kata dan kalimat sederhana. Pada kegiatan menulis, siswa dilatih menulis huruf dan angka dengan benar serta rapi. Sementara itu, pada kegiatan berhitung, siswa dikenalkan pada konsep dasar penjumlahan dan pengurangan melalui latihan dan permainan edukatif. Suasana pembelajaran dalam program Gebyar Calistung berlangsung dengan kondusif dan menyenangkan. Mahasiswa KKM berupaya menciptakan suasana belajar yang santai agar siswa merasa nyaman dan tidak tertekan. Pendekatan personal juga diterapkan sehingga setiap siswa mendapatkan perhatian sesuai dengan kebutuhan belajarnya. Hal tersebut membuat siswa lebih percaya diri dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan. Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan program Gebyar Calistung ini. Menurut pihak SDN Selopanggung 1, program tersebut sangat membantu siswa yang membutuhkan pendampingan tambahan dalam penguasaan calistung. Kolaborasi antara sekolah dan KKM Dhahawicaksana diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kemampuan dasar siswa. Melalui program Gebyar Calistung ini, KKM Dhahawicaksana berharap siswa SDN Selopanggung 1 dapat mengalami peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan menghitung secara bertahap. Program ini menjadi wujud pengabdian mahasiswa di bidang pendidikan dengan memberikan dukungan nyata bagi perkembangan akademik anak-anak sekolah dasar.