AIDA FITHRIYAH
Kelompok AM dan KKM Satyabava berhasil membangun perpustakan baru di MA Unggulan Tlasih Sidoarjo pada Rabu, 13 Mei 2026. Program ini dibuat untuk meningkatkan minat baca dan membantu siswa mendapatkan tempat belajar yang nyaman di lingkungan sekolah. Pembangunan perpustakaan dilakukan Bersama guru serta para siswa dengan memnyiapkan berbagai fasilitas pendukung agar perpustakaan dapat digunakan dengan baik oleh seluruh warga sekolah. Kegiatan pembangunan dan penataan perpustakaan dimulai setelah Kelompok Satyabhava melakukan observasi di MA Unggulan Tlasih Sidoarjo dan menemukan bahwa tidak ada fasilitas perpustakaan. Selain itu, masih terdapat sejumlah buku BOS yang belum memiliki tempat untuk menyimpan di sekolah. Melihat kondisi tersebut, Kelompok Satyabhave berinisiatif membeli beberapa rak buku dan perlengkapan pendukung lainnya agar perpustakaan menjadi lebih nyaman dan tertata. Dalam proses pengerjaannya, anggota kelompok bersama siswa melakukan penataan buku sesuai kategori bacaan agar lebih mudah dicari. Kelompok juga melabeli buku-buku yang sebelumnya belum memiliki identitas sekolah sehingga pendataan koleksi perpustakaan menjadi lebih rapi dan teratur. Selain itu, ruangan perpustakaan turut dibersihkan dan dihias agar suasana belajar menjadi lebih menarik bagi siswa. Salah satu anggota Kelompok Satyabhava menyampaikan bahwa program ini dilakukan untuk membantu meningkatkan fasilitas belajar siswa di sekolah. “Kami berharap perpustakaan ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan membuat siswa semakin semangat membaca,” ujarnya. Pihak sekolah pun memberikan apresiasi atas kontribusi kelompok dalam membantu memperbaiki fasilitas perpustakaan. Dengan adanya penambahan rak buku dan pelabelan koleksi buku, perpustakaan kini terlihat lebih rapi serta nyaman digunakan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan budaya literasi dan membantu siswa memperoleh akses belajar yang lebih baik di lingkungan sekolah. Pihak sekolah berharap adanya penataan dan penambahan fasilitas perpustakaan ini dapat meningkatkan minat baca serta semangat belajar siswa di MA Unggulan Tlasih Sidoarjo. Kelompok Satyabhave juga berharap program yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung perkembangan literasi di lingkungan sekolah.
PUTRI AYU SAFIRA
GRESIK, 18 Mei 2026 — Langit mendung menyelimuti kawasan MINU Trate Putri Gresik pada Senin pagi itu. Awan kelabu seakan turut menggambarkan suasana hati dua belas mahasiswa Asistensi Mengajar dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang harus mengakhiri perjalanan pengabdian mereka setelah kurang lebih empat bulan membersamai para siswa dan guru di sekolah tersebut. Hari penarikan mahasiswa bukan sekadar seremoni perpisahan biasa. Ada rasa haru yang perlahan memenuhi setiap sudut sekolah, mengingat begitu banyak kenangan yang telah tercipta selama masa pengabdian berlangsung. Tawa, cerita, hingga proses belajar bersama para siswa menjadi bagian yang sulit untuk dilupakan. Sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan terakhir, pihak sekolah mengadakan acara kolaborasi dengan kegiatan rutin mingguan Muhadloroh yang sekaligus dijadikan sebagai momentum perpisahan mahasiswa asistensi mengajar dengan para siswa. Acara dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan penuh antusiasme dari seluruh warga sekolah. Beragam penampilan ditampilkan oleh siswa-siswi MINU Trate Putri Gresik untuk memeriahkan suasana. Salah satu penampilan yang paling menyentuh hati adalah drama pendek yang dibawakan oleh para siswa. Drama tersebut menceritakan perjalanan mahasiswa sejak pertama kali datang ke sekolah hingga tiba pada hari perpisahan. Dengan penuh penghayatan, para siswa menggambarkan kedekatan yang telah terjalin selama proses pengabdian berlangsung. Tidak hanya itu, acara juga dimeriahkan dengan penampilan menyanyi islami yang dibawakan oleh siswa bersama mahasiswa asistensi mengajar, pertunjukan tari, serta berbagai penampilan kreatif lainnya yang sukses menghadirkan suasana hangat sekaligus emosional. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah MINU Trate Putri Gresik turut memberikan sambutan dan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah membantu proses pembelajaran serta berbagai kegiatan sekolah selama masa pengabdian. Perwakilan mahasiswa juga menyampaikan kesan dan pesan sebagai ungkapan rasa syukur atas pengalaman berharga yang telah diperoleh selama berada di lingkungan sekolah. Suasana haru semakin terasa ketika acara ditutup dengan nyanyian bersama. Dua belas siswa maju ke atas panggung dan bernyanyi bersama mahasiswa asistensi mengajar, menciptakan momen sederhana namun penuh makna. Tidak sedikit siswa maupun mahasiswa yang tampak menahan rasa sedih karena harus berpisah setelah sekian lama bersama. Setelah rangkaian acara perpisahan bersama siswa selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara penarikan resmi mahasiswa asistensi mengajar yang dihadiri oleh dosen pembimbing lapangan (DPL), kepala sekolah, koordinator guru pamong, guru pamong, serta dua belas mahasiswa asistensi mengajar. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa secara resmi ditarik kembali oleh DPL sebagai tanda berakhirnya program pengabdian di MINU Trate Putri Gresik. Mahasiswa Asistensi Mengajar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar MINU Trate Putri Gresik yang telah menerima kehadiran mereka dengan penuh kehangatan selama proses pengabdian berlangsung. Selama kurang lebih empat bulan, para mahasiswa tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk belajar dan mengajar, tetapi juga merasakan suasana kekeluargaan yang begitu erat dari kepala sekolah, guru pamong, seluruh dewan guru, hingga para siswa yang selalu memberikan semangat dan dukungan. “Kami merasa sangat bersyukur karena diterima dengan baik di lingkungan MINU Trate Putri Gresik. Banyak pengalaman, pelajaran, dan kenangan berharga yang tidak akan kami lupakan. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian kami,” ungkap salah satu mahasiswa asistensi mengajar. Bagi para mahasiswa, MINU Trate Putri Gresik bukan hanya menjadi tempat menjalankan program pengabdian, tetapi juga menjadi rumah kedua yang meninggalkan kesan mendalam di hati mereka. Meski masa pengabdian telah usai, kenangan dan pengalaman selama empat bulan bersama keluarga besar MINU Trate Putri Gresik akan tetap menjadi bagian berharga dalam perjalanan mereka, bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga tentang belajar memahami arti kebersamaan, ketulusan, dan pengabdian di dunia pendidikan.
SITI SHOFIA
Suasana haru dan bangga menyelimuti Gedung Nasional Indonesia, Gresik, pada Jumat, 14 Februari 2025. Di tempat inilah momen istimewa Wisuda Tahfidz MINU Trate Putri Gresik digelar dengan penuh khidmat dan makna. Acara ini dihadiri oleh para orang tua, dewan guru, serta tamu undangan yang turut memberikan dukungan dan apresiasi kepada para wisudawati. Dengan balutan busana yang rapi dan wajah penuh kebahagiaan, para santri satu per satu naik ke panggung untuk menerima penghargaan atas pencapaian mereka dalam menghafal Al-Qur'an. Acara ini menjadi bukti nyata keberhasilan para santri dalam menghafal Al-Qur'an. Para wisudawati tampil anggun dan penuh percaya diri, didampingi oleh orang tua yang tampak tak mampu menyembunyikan rasa haru dan kebahagiaan. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang menggema di seluruh ruangan, menghadirkan suasana religius yang menenangkan hati. Selanjutnya, sambutan dari kepala madrasah menegaskan pentingnya menjaga hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. "Wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam menjaga dan mengamalkan Al-Qur'an," ungkap beliau dalam sambutannya. Puncak acara menjadi momen paling menyentuh ketika para wisudawati melantunkan hafalan mereka di hadapan para hadirin. Lantunan ayat suci yang merdu seolah menyentuh relung hati, membuat beberapa orang tua tak kuasa menahan air mata. Tak hanya menjadi ajang apresiasi, kegiatan ini juga menjadi motivasi besar bagi siswa lainnya untuk terus semangat dalam menghafal Al-Qur'an. MINU Trate Putri Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi Qur'ani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai keimanan dan akhlak. Melalui wisuda tahfidz ini, diharapkan para hafidzah dapat terus istiqamah menjaga hafalannya serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Sebab, sejatinya kemuliaan Al-Qur'an akan terpancar melalui akhlak para penghafalnya.
LINA HUSNIYAH
Kesehatan masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan kualitas hidup yang baik, terutama bagi kalangan lansia yang rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan. Berangkat dari kepedulian tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Integrasi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang turut terlibat dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit GRHA Husada Gresik di Desa Manyar Sidorukun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026 ini bertempat di Gedung Serbaguna Desa Manyar Sidorukun mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Program tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan kesehatan masyarakat yang difokuskan bagi kalangan lansia sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yaitu pendekatan pemberdayaan masyarakat yang menitikberatkan pada potensi dan aset yang dimiliki masyarakat. Tahap awal dimulai melalui proses discovery, di mana mahasiswa KKM melakukan observasi dan komunikasi bersama perangkat desa terkait kondisi kesehatan masyarakat lansia. Dari hasil pengamatan tersebut diketahui bahwa masyarakat memiliki antusiasme yang cukup tinggi terhadap kegiatan pelayanan kesehatan gratis. Selanjutnya, pada tahap dream, muncul harapan bersama agar masyarakat lansia memiliki kesadaran yang lebih baik dalam menjaga kesehatan serta memperoleh akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau. Harapan tersebut kemudian diwujudkan melalui proses design dengan membangun kerja sama antara Rumah Sakit GRHA Husada Gresik, perangkat desa, dan mahasiswa KKM dalam merancang pelaksanaan kegiatan. Dalam proses define, mahasiswa KKM turut mengambil peran aktif selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa membantu proses registrasi peserta, mengatur alur pelayanan kesehatan, mendampingi peserta lansia selama pemeriksaan, membantu tenaga medis, melakukan dokumentasi kegiatan, hingga membantu publikasi melalui media sosial. Tahap destiny diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang berjalan tertib dan lancar. Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, konsultasi kesehatan, pemberian obat, serta pelayanan kesehatan lainnya sesuai kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini diikuti sekitar 70 hingga 80 peserta lansia dari Desa Manyar Sidorukun. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kegiatan dimulai. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka secara gratis dan memperoleh edukasi kesehatan secara langsung dari tenaga medis. Keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara pihak Rumah Sakit GRHA Husada Gresik, perangkat desa, mahasiswa KKM, dan masyarakat setempat. Selain memberikan manfaat dalam bidang kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat Desa Manyar Sidorukun. Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin guna mencegah risiko penyakit yang lebih serius. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pola hidup sehat serta mempererat hubungan sosial antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan mahasiswa dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan desa.
AHMAD ABI KHAFSIN
KEDIRI - Masa remaja merupakan fase yang sangat krusial dalam pembentukan karakter dan pencarian jati diri. Di tengah derasnya arus pengaruh lingkungan pergaulan dan pesatnya perkembangan teknologi, para remaja sering kali dihadapkan pada tantangan moral yang cukup kompleks. Menyikapi fenomena ini, kelompok mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengambil langkah nyata melalui kolaborasi keagamaan di sekolah. Pada Kamis, 26 Februari 2026, Aula Lama MAN 1 Kota Kediri dipadati oleh ratusan siswa kelas X yang tampak antusias. Mereka berkumpul untuk mengikuti perhelatan berharga bertajuk Seminar PERMATA (Power Ramadhan Membangun Takwa). Mengusung tema besar "Ramadhan: Transformasi Spiritual Menuju Pribadi Beriman dan Berakhlak Mulia", seminar ini dirancang khusus untuk membimbing para siswa agar mampu mengarahkan diri pada nilai-nilai keimanan yang kokoh. Momentum Emas di Ambang Bulan Suci Bulan Ramadhan sejatinya bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan tanpa makna. Di hadapan sekitar 344 siswa kelas X yang hadir, pihak penyelenggara menekankan bahwa bulan suci ini merupakan madrasah spiritual terbaik untuk melakukan perubahan perilaku dan pembentukan akhlak mulia. Acara akbar ini secara resmi dibuka dengan khidmat oleh Master of Ceremony (MC), yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Atmosfer hangat kian terasa saat Kepala Madrasah MAN 1 Kota Kediri memberikan sambutan hangat di podium. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiasi program ini dan berharap agar materi yang disampaikan mampu diserap secara nyata untuk membentengi moral para siswa di era digital. Membedah Esensi Transformasi Diri Sesi inti yang dinanti-nantikan pun dimulai di bawah panduan hangat dari saudari Zahwa Amalia Nisa' selaku moderator. Narasumber utama, Ayu Setia Ningsih, S.S., memaparkan materi secara interaktif dan lugas di hadapan para peserta. Dalam pemaparannya, beliau menggarisbawahi bahwa kunci utama dari transformasi spiritual adalah konsistensi dalam mengimplementasikan nilai keimanan menjadi tindakan atau akhlak nyata dalam kehidupan bertetangga, sekolah, maupun keluarga. Penyampaian materi yang segar dan tidak monoton membuat suasana di dalam aula lama menjadi sangat hidup. Siswa-siswi tampak aktif mencatat poin-poin penting dan tidak ragu untuk berinteraksi langsung. Saat sesi tanya jawab dibuka, ruang aula dipenuhi dengan diskusi yang hangat. Berbagai pertanyaan kritis khas remaja bermunculan dari para audiens. Sebagai bentuk penghargaan atas keberanian dan keaktifan para siswa selama berdiskusi, panitia memberikan apresiasi berupa cinderamata langsung di atas panggung yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta. Refleksi Akhir dan Harapan ke Depan Rangkaian seminar yang berlangsung produktif ini akhirnya ditutup dengan pembacaan doa bersama secara khidmat oleh perwakilan panitia. Melalui pelaksanaan seminar ini, panitia berhasil menyimpulkan bahwa target penguatan spiritual bagi siswa Fase E (Kelas X) MAN 1 Kota Kediri telah tercapai dengan sangat optimal. Kehadiran aktif dari 344 siswa menjadi bukti nyata tingginya kepekaan generasi muda terhadap pentingnya perbaikan kualitas diri. Kendati acara berjalan dengan sukses dan lancar, panitia tetap memandang penting adanya evaluasi demi kesempurnaan program serupa di masa mendatang. Beberapa poin refleksi seperti manajemen estimasi waktu yang lebih disiplin serta penyediaan fasilitas ruang pertemuan yang lebih memadai menjadi catatan berharga untuk perbaikan ke depan. Lebih dari itu, harapan terbesar dari diselenggarakannya Seminar PERMATA ini adalah lahirnya komitmen berkelanjutan. Nilai-nilai spiritual yang telah didapatkan tidak boleh menguap begitu saja setelah seminar berakhir, melainkan harus terus dipupuk, dipantau, dan diintegrasikan ke dalam program keagamaan harian sekolah, khususnya selama bulan suci Ramadhan nanti. Dengan demikian, transformasi spiritual yang dicita-citakan benar-benar mewujud dalam karakter pribadi siswa yang beriman dan berakhlak mulia.
NOVITA LAILATUL MAGHFIROH
Kesehatan masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan kualitas hidup yang baik, terutama bagi kalangan lansia yang rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan. Berangkat dari kepedulian tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Integrasi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang turut terlibat dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit GRHA Husada Gresik di Desa Manyar Sidorukun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026 ini bertempat di Gedung Serbaguna Desa Manyar Sidorukun mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Program tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan kesehatan masyarakat yang difokuskan bagi kalangan lansia sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yaitu pendekatan pemberdayaan masyarakat yang menitikberatkan pada potensi dan aset yang dimiliki masyarakat. Tahap awal dimulai melalui proses discovery, di mana mahasiswa KKM melakukan observasi dan komunikasi bersama perangkat desa terkait kondisi kesehatan masyarakat lansia. Dari hasil pengamatan tersebut diketahui bahwa masyarakat memiliki antusiasme yang cukup tinggi terhadap kegiatan pelayanan kesehatan gratis. Selanjutnya, pada tahap dream, muncul harapan bersama agar masyarakat lansia memiliki kesadaran yang lebih baik dalam menjaga kesehatan serta memperoleh akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau. Harapan tersebut kemudian diwujudkan melalui proses design dengan membangun kerja sama antara Rumah Sakit GRHA Husada Gresik, perangkat desa, dan mahasiswa KKM dalam merancang pelaksanaan kegiatan. Dalam proses define, mahasiswa KKM turut mengambil peran aktif selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa membantu proses registrasi peserta, mengatur alur pelayanan kesehatan, mendampingi peserta lansia selama pemeriksaan, membantu tenaga medis, melakukan dokumentasi kegiatan, hingga membantu publikasi melalui media sosial. Tahap destiny diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang berjalan tertib dan lancar. Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, konsultasi kesehatan, pemberian obat, serta pelayanan kesehatan lainnya sesuai kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini diikuti sekitar 70 hingga 80 peserta lansia dari Desa Manyar Sidorukun. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kegiatan dimulai. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka secara gratis dan memperoleh edukasi kesehatan secara langsung dari tenaga medis. Keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara pihak Rumah Sakit GRHA Husada Gresik, perangkat desa, mahasiswa KKM, dan masyarakat setempat. Selain memberikan manfaat dalam bidang kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat Desa Manyar Sidorukun. Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin guna mencegah risiko penyakit yang lebih serius. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pola hidup sehat serta mempererat hubungan sosial antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan mahasiswa dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan desa.