WALIDAH AULIA IRHAMNA
Alhamdulillah telah terlaksana pembukaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 48 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada hari Rabu tanggal 23 Desember 2025 bertempat di Balai Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kegiatan KKM ini dilaksanakan mulai tanggal 23 Desember 2025 - 4 Februari 2026. Pembukaan di hadiri oleh Bapak Aditya Prastian Supriyadi S.H, M.H. selaku DPL kelompok KKM 48, dihadiri juga oleh Kepala Desa Pandansari Lor Bapak Dodik Mulyo Santoso beserta Perangkat Desa. Kegiatan ini merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa Sarjana (S1) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang difasilitasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahi Malang. Anggota kelompok KKM 48 yang terdiri dari 15 orang dengan rincian 9 Perempuan dan 6 Laki-laki. Pelaksanaan KKM ini merupakan wadah bagi mahasiswa dalam proses belajar pengabdian diri dan bersosialisasi kepada masyarakat sekitar guna penerapan di lingkungan masing-masing. Di Desa Pandansari Lor ini terbagi menjadi 3 Dusun, yaitu Dusun Bayang, Begawan dan Tegir. Pembukaan dipimpin oleh MC yang diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Kemudian dilanjutkan sambutan-sambutan oleh perwakilan Ketua Kelompok KKM 48, Kepala Desa Pandansari Lor dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Dalam sambutannya, Pak Dodik mengatakan bahwa dengan adanya mahasiswa KKM di desa Pandansari Lor dapat membawa manfaat dan membantu pengembangan Wirausaha yang ada di desa. Pak Adit juga menyampaikan bahwa harapannya kegiatan ini dapat berdampak positif bagi masyarakat desa Pandansari Lor dan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKM. Sebagai penutup dari acara pembukaan KKM, dilakukan pemotongan pita secara simbolis oleh Bapak Kepala Desa dan DPL kelompok, kemudian diakhiri dengan do'a dan foto bersama.
MOCH. SEPTIAN DWI ARFIANTO
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Aksiloka Kelompok 11 melaksanakan kegiatan konfirmasi dan koordinasi program kerja dengan perangkat RW sebagai bagian dari tahapan awal pelaksanaan kegiatan KKM di wilayah pengabdian. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh program kerja yang direncanakan dapat berjalan selaras dengan kebijakan serta kebutuhan lingkungan setempat. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKM diterima oleh Ibu Mifta selaku perwakilan pihak kelurahan. Pertemuan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan KKM sekaligus mengonfirmasi rencana program kerja yang akan dijalankan di wilayah RW setempat. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memaparkan gambaran umum program kerja KKM, termasuk bentuk kegiatan, sasaran program, serta output yang diharapkan selama masa pengabdian. Diskusi berlangsung dengan suasana terbuka dan komunikatif, sehingga mahasiswa memperoleh masukan serta arahan terkait teknis pelaksanaan kegiatan di lingkungan masyarakat. Ibu Mifta menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 dalam melakukan koordinasi sejak awal. Konfirmasi ini dinilai penting agar pelaksanaan program kerja dapat berjalan dengan tertib, terkoordinasi, dan tidak bertentangan dengan agenda maupun aturan yang berlaku di tingkat kelurahan dan RW. Melalui kegiatan konfirmasi dengan pihak kelurahan ini, KKM Aksiloka Kelompok 11 diharapkan mampu melaksanakan seluruh program kerja secara terarah, terstruktur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Koordinasi yang baik dengan perangkat wilayah menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang harmonis antara mahasiswa dan masyarakat selama pelaksanaan KKM.
MUHAMAD IQBAL
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) turut berpartisipasi dalam kegiatan Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilaksanakan di Dusun Begawan sebagai bagian dari program kerja bertema penanganan kemiskinan ekstrem. Kegiatan yang berlangsung pada 12 Januari 2026 ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman keluarga penerima manfaat mengenai peran pendidikan dalam upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi. PKH merupakan program bantuan sosial bersyarat dari pemerintah yang diberikan dalam bentuk dana dan disalurkan langsung ke rekening keluarga terdaftar. Program ini tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan. Kegiatan di Dusun Begawan ini diketuai oleh Anna Maghfirotul dan diikuti oleh keluarga penerima manfaat setempat. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh Pendamping PKH Dusun Begawan, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Mars PKH sebagai bentuk penguatan semangat kebersamaan para peserta. Selanjutnya, peserta menerima informasi terkait kebijakan dan pelaksanaan PKH tahun 2026 guna meningkatkan pemahaman mengenai hak dan kewajiban dalam program tersebut. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh perwakilan mahasiswa KKM, yaitu Vika Widowati, Nanda Fitriyah, dan Fahmi Ulum Saida. Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya pendidikan anak sebagai fondasi utama dalam upaya keluar dari kemiskinan ekstrem. Para pemateri menekankan bahwa orang tua memiliki peran sentral sebagai pilar pendidikan anak di lingkungan keluarga. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan pengetahuan, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang yang mampu meningkatkan derajat sosial dan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, bantuan PKH diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung keberlangsungan pendidikan anak, sehingga tujuan utama program, yakni memutus rantai kemiskinan, dapat tercapai. Sebagai penutup sesi materi, pemateri menyampaikan jargon penyemangat kepada para peserta PKH, yaitu "Pendidikan Anak? Tanggung Jawab Kita Semua." Jargon tersebut dimaksudkan untuk menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Selama kegiatan berlangsung, peserta PKH menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan menyimak materi secara aktif. Setelah sesi pemaparan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama antara peserta PKH dan anggota KKM sebagai bentuk kebersamaan, kemudian ditutup dengan doa dan sesi dokumentasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan keluarga penerima manfaat PKH di Dusun Begawan semakin menyadari pentingnya pendidikan sebagai jalan utama untuk keluar dari kemiskinan ekstrem, serta mampu memanfaatkan program bantuan sosial secara berkelanjutan dan tepat sasaran.
FIRDAUSI NUZULA
Mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 melaksanakan rangkaian kegiatan penuh kebersamaan bersama anak-anak TK dan TPQ Nailun Hamam sebagai bagian dari program pengabdian di bidang pendidikan dan keagamaan. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan agenda mengajar di lingkungan TK Nailun Hamam. Sesampainya di lokasi, mahasiswa langsung memasuki kelas di mana seluruh anak-anak TK telah berkumpul. Kegiatan diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh perwakilan mahasiswa KKM selaku ketua kelompok. Sambutan hangat juga diberikan oleh kepala TK serta Bapak Himam yang selama ini turut mendampingi berbagai kegiatan mahasiswa di lingkungan masjid dan pendidikan sekitar Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan momen kebersamaan saat makan bersama anak-anak. Suasana penuh keceriaan terasa ketika mahasiswa dan anak-anak menikmati waktu makan bersama, kemudian dilanjutkan dengan waktu istirahat dan bermain sejenak. Setelah itu, anak-anak kembali mengikuti kegiatan interaktif berupa permainan dan penampilan bernyanyi per kelas. Mahasiswa memanggil anak-anak secara bergiliran untuk tampil menyanyi dan memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas keberanian serta partisipasi mereka. Menjelang siang hari, kegiatan di TK pun berakhir dan mahasiswa berpamitan untuk kembali melanjutkan agenda selanjutnya. Sebagian mahasiswa mempersiapkan diri untuk pelaksanaan Salat Jumat, sementara yang lain membantu persiapan konsumsi untuk kegiatan Jumat Berkah yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya. Pada sore harinya, mahasiswa KKM melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi TPQ Nailun Hamam dalam rangka perpisahan. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menerima sambutan hangat dari kepala TPQ serta para pengajar. Sebagai bentuk kenang-kenangan dan ungkapan terima kasih, mahasiswa menyerahkan sebuah mading yang berisi dokumentasi foto-foto kegiatan selama pelaksanaan KKM di TPQ. Momen perpisahan berlangsung penuh haru dan kehangatan sebagai penutup rangkaian kebersamaan mahasiswa KKM bersama para santri dan pengajar TPQ. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 berharap kenangan kebersamaan yang telah terjalin dapat terus memberikan kesan positif serta memperkuat hubungan silaturahmi antara mahasiswa dan lingkungan pendidikan di sekitar Masjid Nailun Hamam.
MUHAMMAD ALI NUR ARDHI
Mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 secara resmi menutup rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan di lingkungan Masjid Nailun Hamam melalui acara penutupan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan dan rasa syukur. Kegiatan ini menjadi momen refleksi sekaligus ungkapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program KKM sejak awal hingga akhir. Acara dimulai dengan persiapan bersama oleh mahasiswa KKM yang menata tempat serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Setelah seluruh peserta dan tamu undangan hadir, kegiatan resmi dibuka dan dilanjutkan dengan berbagai sambutan dari para tokoh yang selama ini berperan penting dalam mendampingi mahasiswa selama menjalankan pengabdian. Sambutan disampaikan oleh pihak takmir Masjid Nailun Hamam, Ibu Mardianah selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), perwakilan dari TK, TPQ, serta tokoh masyarakat yang diwakili oleh Ketua RT. Selain itu, perwakilan dari Rumah Qur'an juga turut memberikan pesan dan kesan terhadap kehadiran mahasiswa selama kegiatan KKM berlangsung. Ketua KKM Aksiloka Kelompok 11 juga menyampaikan rasa terima kasih serta harapan agar hubungan silaturahmi yang telah terjalin dapat terus berlanjut di masa mendatang. Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran seluruh program KKM. Momen simbolis penutupan kemudian ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng yang melambangkan kebersamaan dan keberhasilan pelaksanaan kegiatan pengabdian mahasiswa di lingkungan Masjid Nailun Hamam. Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama untuk mengabadikan kenangan kebersamaan selama pelaksanaan KKM. Suasana haru dan hangat terasa ketika mahasiswa, pengurus masjid, serta masyarakat saling berpamitan sebagai tanda berakhirnya rangkaian kegiatan pengabdian yang telah dijalani bersama. Melalui kegiatan penutupan ini, mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 berharap seluruh pengalaman dan kerja sama yang telah terbangun dapat menjadi kenangan berharga sekaligus fondasi untuk terus menjalin hubungan baik dengan masyarakat di masa yang akan datang.
MOHAMMAD RAFI DZIKRUL HAKIM
https://www.kompasiana.com/regitacahya7671/697ecffa34777c02d3526ff3/cegah-bullying-sejak-dini-mahasiswa-kkm-uin-malang-edukasi-siswa-sd?lgn_method=google&google_btn=onetap