MUHAMMAD ALFIAN
Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 105 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Dusun Perinci, Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pengabdian kepada masyarakat. Melalui berbagai program edukatif, sosial, dan keagamaan, mahasiswa berupaya memberikan kontribusi positif serta memberdayakan masyarakat setempat. Kegiatan KKM merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis dengan warga serta memahami kebutuhan lingkungan sekitar. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKM 105 melaksanakan berbagai program yang menyasar berbagai kalangan masyarakat. Program pendidikan menjadi salah satu fokus utama, seperti pendampingan belajar bagi siswa, kegiatan literasi, serta sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat sejak usia dini akan pentingnya pendidikan dan pola hidup sehat. Selain itu, mahasiswa juga turut aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Kegiatan mengaji bersama anak-anak, partisipasi dalam kegiatan masyarakat, serta penyelenggaraan program edukasi keagamaan menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan di lingkungan masyarakat. Tidak hanya berfokus pada pendidikan dan keagamaan, mahasiswa KKM 105 juga berupaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui berbagai kegiatan yang mendorong kreativitas dan kesadaran menjaga kebersihan. Partisipasi aktif warga dalam setiap kegiatan menunjukkan antusiasme serta dukungan yang tinggi terhadap program-program yang dilaksanakan. Melalui berbagai kegiatan tersebut, diharapkan kehadiran mahasiswa KKM 105 dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Dusun Perinci. Program yang dilaksanakan tidak hanya menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan bersama. Semangat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian menjadi nilai utama yang terus dijunjung tinggi selama pelaksanaan KKM. Dengan adanya sinergi antara mahasiswa dan masyarakat, diharapkan hubungan baik ini dapat terus terjalin dan memberikan inspirasi bagi kegiatan pengabdian selanjutnya.
HANUM AMANDA MAHFUD
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan talkshow bertajuk “Bijak Bermedia Sosial di Era Digital: Upaya Meningkatkan Kesadaran Diri di Tengah Krisis Kehidupan” pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh santri Pondok Pesantren An-Najiyah 2 dan Ummu Zainab An-Najiyah 2 sebagai audiens utama. Talkshow ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN yang fokus pada penguatan literasi digital dan kesehatan mental santri di era modern. Kegiatan talkshow ini dilatarbelakangi oleh semakin masifnya penggunaan media sosial di kalangan remaja dan generasi muda, termasuk santri. Media sosial kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial, sumber informasi, serta media pembentukan identitas diri. Namun di sisi lain, penggunaan media sosial yang tidak terkontrol dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti kecanduan digital, pengukuran sosial berlebihan, penurunan kepercayaan diri, hingga tekanan psikologis yang berakhir pada kecemasan dan kebingungan dalam menentukan arah masa depan atau yang dikenal dengan istilah Quarter Life Crisis . Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKM UIN Malang berinisiatif menyelenggarakan talkshow edukatif sebagai ruang dialog dan refleksi bagi santri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri ( self-awareness ) santri, menanamkan sikap bijak dalam bermedia sosial, serta membekali santri dengan pemahaman dasar terkait kesehatan mental agar mampu menghadapi tantangan di era digital secara positif dan bertanggung jawab. Talkshow ini menghadirkan dua pemateri yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya. Pemateri pertama, Bapak Badrus Zaman, S.Kom., M.Si . , dosen Universitas Airlangga (UNAIR), menyampaikan materi mengenai bijak bermedia sosial. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya literasi digital sebagai kemampuan dasar yang harus dimiliki generasi muda. Santri diajak untuk memahami etika bermedia sosial, mengenali dampak positif dan negatif konten digital, serta mampu menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh hoax, kebencian, maupun konten yang bertentangan dengan nilai moral dan keislaman. Pemateri kedua, Bapak Abdul Hamid Cholili, M.Psi., Psikolog, dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menyampaikan materi mengenai Quarter Life Crisis dari perspektif psikologi. Dalam pengungkapannya, beliau menjelaskan bahwa perasaan cemas, bingung, dan khawatir terhadap masa depan merupakan fase yang wajar dialami oleh remaja dan generasi muda. Namun kondisi tersebut perlu dikelola dengan baik agar tidak berkembang menjadi masalah psikologis yang lebih serius. Santri diajak untuk mengenali potensi diri, memahami emosi, serta membangun kesadaran diri sebagai langkah awal dalam menjaga kesehatan mental. Pelaksanaan talkshow dikemas secara komunikatif dan interaktif melalui pemaparan materi, diskusi terbuka, serta sesi tanya jawab. Santri menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Hal ini terlihat dari keaktifan santri dalam mengajukan pertanyaan, maupun menyampaikan pendapat. Antusiasme tersebut mencerminkan bahwa topik yang diangkat sangat relevan dan dekat dengan realita kehidupan santri saat ini. Mahasiswa KKM UIN Malang berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi santri Pondok Pesantren An-Najiyah 2 dan Ummu Zainab An-Najiyah 2. Melalui talkshow ini, santri diharapkan mampu menjadi pengguna media sosial yang lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab. Selain itu, santri diharapkan memiliki kesadaran diri yang lebih baik dalam menghadapi tekanan psikologis, sehingga mampu menjalani proses perkembangan diri dengan lebih sehat dan seimbang. Kegiatan talkshow ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KKM UIN Malang dalam mendukung pengembangan karakter, literasi digital, dan kesehatan mental santri di lingkungan pesantren. Melalui program kerja ini, mahasiswa KKM tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berupaya menghadirkan kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan generasi muda di era digital. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai upaya menciptakan generasi santri yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, serta berakhlak mulia.
ALIFIA HOIRUN NISA`
Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai Gebyar Penutupan KKM Unggulan Halal Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 3 yang digelar di Perumahan Pondok Mutiara Asri (POMURI). Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian pengabdian mahasiswa selama melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di lingkungan perumahan yang dikenal memiliki banyak pelaku UMKM rumahan tersebut. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menghadirkan suasana khidmat, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan semangat kebangsaan. Momentum ini menjadi simbol sinergi antara nilai religiusitas dan nasionalisme dalam setiap program pengabdian yang dijalankan. Ketua Kelompok 3 dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga POMURI yang telah menerima mahasiswa dengan hangat serta berkolaborasi aktif dalam setiap program kerja, khususnya pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM rumahan. “Kami hadir bukan hanya untuk menjalankan program akademik, tetapi juga untuk belajar bersama masyarakat dan tumbuh bersama,” ujarnya. Sambutan turut disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ketua RW, serta Ketua Takmir Masjid Al Firdaus. Ketiganya memberikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa yang dinilai telah memberikan dampak nyata, terutama dalam penguatan ekosistem usaha halal dan pemberdayaan masyarakat berbasis masjid. Gebyar penutupan semakin semarak dengan berbagai penampilan dari lintas generasi. Anak-anak TPQ Masjid Al Firdaus menampilkan tari kreatif dan pertunjukan pantomim yang mengundang tepuk tangan meriah dari para hadirin. Remaja desa turut mempersembahkan tari khas Jawa Timur yang energik dan sarat nilai budaya lokal. Tak kalah memukau, ibu-ibu Majelis Hadrah Jidor Al Firdaus tampil membawakan lantunan shalawat yang menggugah suasana religius sekaligus mempererat ukhuwah antarwarga. Sebagai penampilan pamungkas, mahasiswa KKM mempersembahkan drama musikal yang mengisahkan perjalanan pengabdian mereka selama di POMURI—mulai dari pendampingan UMKM, pelatihan kreatif, hingga kebersamaan dengan anak-anak TPQ. Drama tersebut sukses menghadirkan tawa sekaligus haru di penghujung acara. Selain pentas seni, momen penting lainnya adalah pengumuman pemenang lomba kreasi anak yang sebelumnya telah digelar sebagai bagian dari program pemberdayaan. Tidak hanya itu, secara simbolis juga diumumkan capaian sertifikat halal bagi pelaku usaha yang telah berhasil lolos proses pendampingan, sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan UMKM di lingkungan perumahan. Acara ditutup dengan penayangan video after movie KKM dalam format short film yang merangkum seluruh perjalanan pengabdian mahasiswa. Tayangan tersebut menjadi refleksi sekaligus kenangan manis atas kolaborasi yang telah terjalin antara mahasiswa dan masyarakat. Ketua RW POMURI menyampaikan harapannya agar silaturahmi tetap terjaga meski masa KKM telah berakhir. “Kami merasakan manfaat nyata dari kehadiran adik-adik mahasiswa, terutama bagi UMKM rumahan yang menjadi kekuatan ekonomi warga,” ungkapnya. Gebyar penutupan ini bukan sekadar seremoni akhir kegiatan, melainkan simbol keberhasilan kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi, memperkuat nilai religius, serta menumbuhkan semangat kreativitas di tengah lingkungan perumahan yang produktif.
REVANDI IMAN FIRMANSYAH
Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) ini dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan kesehatan bagi calon jamaah haji dalam rangka mendukung kesiapan sebelum pelaksanaan ibadah haji. Salah satu rangkaian program kegiatan yakni dengan olahraga ringan berupa jalan santai yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan melatih daya tahan tubuh calon jamaah haji. Selain itu, CJH mengikuti senam ringan yang disesuaikan dengan kondisi fisik CJH, khususnya lansia. Kegiatan olahraga ini dilaksanakan secara bersama-sama untuk menumbuhkan motivasi dan kebiasaan melakukan aktivitas fisik secara rutin. Selain kegiatan olahraga, dalam KKM ini juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan sederhana, seperti pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan kondisi umum. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu peserta mengetahui kondisi kesehatannya secara dini sebagai bagian dari persiapan ibadah haji. Sebagai pelengkap, kegiatan diisi dengan edukasi kesehatan yang meliputi pentingnya menjaga kebugaran, melakukan aktivitas fisik ringan secara rutin, serta menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Edukasi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari calon jamaah haji. Melalui kegiatan olahraga, pemeriksaan kesehatan, dan edukasi, diharapkan calon jamaah haji memiliki kesiapan fisik yang lebih optimal sehingga mampu menjalankan ibadah haji dengan aman, sehat, dan lancar.
MAULANA TRI SUBEKTI
Babadan, Ngajum — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Malang turut membantu kegiatan pembelajaran mata pelajaran Bahasa Inggris di MTsS Nurul Huda yang dilaksanakan setiap hari Rabu dan Jumat di kelas VII dan VIII. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa KKM dengan sekolah dalam mendukung proses belajar mengajar di sekolah. Pada pembelajaran tersebut, mahasiswa KKM menyampaikan materi mengenai “how to do a good presentation" dan "how to stay focused while studying". Materi dikemas secara sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh siswa, serta dilengkapi dengan contoh-contoh penggunaan kalimat yang tepat dalam situasi sehari-hari. Setelah penyampaian materi, siswa dan siswi diarahkan untuk mengerjakan soal-soal yang terdapat pada Lembar Kerja Siswa (LKS) sebagai bentuk latihan dan penguatan pemahaman. Mahasiswa KKM mendampingi siswa selama proses pengerjaan, membantu menjelaskan kosakata maupun struktur kalimat yang belum dipahami. Tidak hanya berfokus pada teori, pembelajaran juga dilengkapi dengan latihan kosakata (vocabulary) dan berbicara (speaking). Siswa dilatih untuk mengucapkan kata dan kalimat dengan pengucapan yang benar serta berani berbicara didepan kelas dengan menggunakan Bahasa Inggris. Melalui kegiatan pendampingan pembelajaran Bahasa Inggris ini, diharapkan siswa kelas VII dan VIII dapat meningkatkan kemampuan presentasi, fokus dalam belajar, serta keterampilan berbahasa Inggris secara keseluruhan, khususnya dalam penguasaan kosakata dan kemampuan berbicara.
AURA ALFA NAJWA
Malam Puncak Peringatan Isra Miraj di Masjid Miftahul Jannah Salah satu tonggak sejarah kegiatan KKM ini adalah peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Mahasiswa mengorganisir berbagai perlombaan islami di Masjid Miftahul Jannah, seperti lomba adzan, hafalan surat pendek, melipat mukena, cerdas cermat agama, dan mewarnai. Acara puncaknya berlangsung sangat meriah dengan Malam Puncak Peringatan Isra Miraj. Seluruh warga Dusun Kunci berkumpul untuk mendengarkan ceramah agama dari Ustadz Ali Akbar bin Aqil, M.Pd.I dan menyaksikan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba.