CANDRA ALIM
KKM Sahwahita 175 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun 2025/2026 di Desa Banyuanyar, Banyuwangi Mahasiswa KKM Mandiri 175 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan program kerja di bidang pendidikan berupa kegiatan Shobahul Lughoh di MI Miftahul Jadid Dusun Curah Leduk, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Program ini ditujukan untuk seluruh siswa-siswi madrasah sebagai upaya untuk memperkenalkan dan membiasakan penggunaan bahasa Arab. Shobahul Lughoh merupakan kegiatan pembelajaran bahasa Arab yang dilaksanakan pada pagi hari sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin tiga kali dalam satu minggu. Tepatnya setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis mulai pukul 07.00-07.30 WIB. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini difokuskan pada pembiasaan bahasa Arab sederhana yang dekat dengan aktivitas para siswa sehari-hari. Setiap kelas didampingi oleh masing-masing satu mahasiswa. Kelas 1 bersama kak Eralda, kelas 2 bersama kak Nana, kelas 3 bersama kak Fida, kelas 4 bersama kak Olive, kelas 5 bersama kak Lajan, dan kelas 6 bersama kak Candra. Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah menumbuhkan minat para siswa madrasah dalam mengenal bahasa Arab sejak usia dini. Sehingga, materi yang diajarkan dalam Shobahul Lughoh berisi kosakata-kosakata dasar dan ungkapan sederhana seperti salam, perkenalan, sapaan sehari-hari, serta kosakata benda dan aktivitas yang sering dijumpai di lingkungan sekolah. Materi sederhana ini disampaikan melalui media lagu, yang diharapkan akan lebih mudah dicerna dan membekas dimemori anak-anak. Siswa-siswi tampak antusias dan semangat dengan kegiatan shobahul lughah ini. Suasana belajar yang santai dan menyenangkan menambah rasa semangat para siswa dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini juga mendapat respon positif dari para guru MI Miftahul Jadid. Para guru menilai kegiatan Shobahul Lughoh dapat menjadi kegiatan pendukung pembelajaran bahasa Arab di madrasah. Selain itu, kehadiran para mahasiswa KKM dengan metode pembelajaran yang variatif dan sederhana diharapkan mampu menambah semangat belajar siswa di pagi hari. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Kegiatan Shobahul Lughah di MI Miftahul Jadid sebagai Salah Satu Program Unggulan KKM Sahwahita 175 UIN Malang dalam Bidang Pendidikan", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/mufidameilia61/697c8caa34777c62fb5de4b2/kegiatan-shobahul-lughah-di-mi-miftahul-jadid-sebagai-salah-satu-program-unggulan-kkm-sahwahita-175-uin-malang-dalam-bidang-pendidikan Kreator: KKM 175 Sahwahita UIN Malang
SALVA CALLISTA PUTRI
Dalam rangka memperingati peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 turut berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan yang melibatkan anak-anak TK dan TPQ. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk penguatan nilai-nilai keislaman sejak usia dini, sekaligus untuk menumbuhkan semangat belajar dan kreativitas anak-anak. Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan anak-anak ke TK, kemudian mahasiswa KKM mengarahkan dan mendampingi anak-anak menuju lapangan TPQ sebagai lokasi utama pelaksanaan acara. Suasana tampak meriah dengan antusiasme anak-anak yang datang dengan penuh semangat untuk mengikuti kegiatan. ibu kepala sekolah memberikan sambutan Acara dimulai dengan pembukaan resmi yang disampaikan oleh pihak TK melalui Kepala Sekolah, serta didampingi oleh Bapak Himam. Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan pentingnya memperingati Isra Mi'raj sebagai momentum untuk mengenalkan keteladanan Nabi Muhammad SAW kepada anak-anak sejak dini. bapak himam memnceritakan cerita isra mi'raj Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi singkat oleh Bapak Himam mengenai peristiwa Isra Mi'raj. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak, sehingga mereka dapat mengenal makna perjalanan Isra Mi'raj secara menyenangkan dan edukatif.Memasuki acara utama, kegiatan dilanjutkan dengan lomba mewarnai yang diikuti oleh anak-anak dari beberapa kelas. Lomba ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, melatih motorik halus, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak dalam mengekspresikan ide dan imajinasi mereka melalui warna. anak anaik bersemangat mengikuti acara lomba mewarnai Lomba mewarnai berlangsung dengan penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias dan serius dalam menyelesaikan karya mereka masing-masing. Setelah proses penilaian, ditetapkan para pemenang lomba, yaitu tiga anak dari kelas A dan tiga anak dari kelas B sebagai juara lomba mewarnai.Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan acara penutupan serta pemberian apresiasi kepada para pemenang lomba. Penutupan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebahagiaan, sekaligus menjadi momen kebersamaan antara mahasiswa KKM, pihak sekolah, dan anak-anak. Melalui kegiatan peringatan Isra Mi'raj ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mengenal peristiwa penting dalam sejarah Islam, tetapi juga dapat belajar melalui kegiatan yang menyenangkan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 dalam mendukung pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman di lingkungan masyarakat.
MUHAMMAD GALANG ARJUNNAJA
Mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 secara resmi menutup rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan di lingkungan Masjid Nailun Hamam melalui acara penutupan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan dan rasa syukur. Kegiatan ini menjadi momen refleksi sekaligus ungkapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program KKM sejak awal hingga akhir. Acara dimulai dengan persiapan bersama oleh mahasiswa KKM yang menata tempat serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Setelah seluruh peserta dan tamu undangan hadir, kegiatan resmi dibuka dan dilanjutkan dengan berbagai sambutan dari para tokoh yang selama ini berperan penting dalam mendampingi mahasiswa selama menjalankan pengabdian. Sambutan disampaikan oleh pihak takmir Masjid Nailun Hamam, Ibu Mardianah selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), perwakilan dari TK, TPQ, serta tokoh masyarakat yang diwakili oleh Ketua RT. Selain itu, perwakilan dari Rumah Qur'an juga turut memberikan pesan dan kesan terhadap kehadiran mahasiswa selama kegiatan KKM berlangsung. Ketua KKM Aksiloka Kelompok 11 juga menyampaikan rasa terima kasih serta harapan agar hubungan silaturahmi yang telah terjalin dapat terus berlanjut di masa mendatang.
SYAHRUL IRFAN AFANDI
Pembukaan KKM di Desa Gading Kembar: Langkah Awal Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat Pembukaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Gading Kembar, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, menjadi penanda dimulainya proses pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini berjalan dengan khidmat dan tertib, mencerminkan semangat kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, dan pihak kampus. Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Sekretaris Desa Gading Kembar, Bapak Imam, yang mewakili pemerintah desa, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Hasyim Amrullah, M.A. Kehadiran kedua tokoh ini menjadi simbol dukungan dan kepercayaan terhadap peran mahasiswa sebagai mitra desa dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat. Dalam sambutannya, Bapak Imam menyampaikan harapan agar mahasiswa KKM dapat beradaptasi dengan lingkungan desa, menjunjung tinggi etika sosial, serta mampu memberikan kontribusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat Gading Kembar. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara mahasiswa dan warga agar setiap program yang dijalankan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Sementara itu, Bapak Hasyim Amrullah, M.A., selaku Dosen Pembimbing Lapangan, menegaskan bahwa KKM bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami realitas sosial, mengasah empati, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah. Menurutnya, keberhasilan KKM tidak hanya diukur dari terlaksananya program, tetapi juga dari sikap, tanggung jawab, dan kemampuan mahasiswa dalam membangun relasi dengan masyarakat. Acara pembukaan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian kegiatan KKM dapat berjalan lancar, memberikan manfaat bagi desa, serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa. Dengan dimulainya KKM ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga membawa nilai, gagasan, dan kontribusi positif bagi Desa Gading Kembar.
TATA NIA INDAH SHAKIRA
Memasuki dimulainya semester genap tahun ajaran baru pada tanggal 5 Januari, aktivitas pendidikan di lingkungan masyarakat kembali berjalan seperti sedia kala. Momentum ini dimanfaatkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Aksiloka Kelompok 11 untuk melakukan observasi awal kegiatan pendidikan sebagai bagian dari persiapan penyusunan dan pelaksanaan program kerja KKM. Kegiatan observasi dimulai sejak pagi hari dengan mengunjungi TK Al Kautsar Nailun Hamam. Kehadiran siswa KKM bertujuan untuk melihat secara langsung suasana pembelajaran di hari pertama masuk sekolah setelah libur semester. Setibanya di lokasi, siswa disambut dengan suasana sekolah yang mulai kembali ramai oleh aktivitas para siswa dan guru. Pada pagi hari tersebut, siswa KKM ikut mengikuti upacara pagi bersama seluruh warga sekolah. Upacara berlangsung dengan tertib dan menjadi penanda dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar. Melalui kegiatan ini, siswa dapat merasakan langsung atmosfer kedisiplinan dan semangat belajar yang ditanamkan sejak dini kepada para siswa. Selama kegiatan observasi di TK, siswa KKM didampingi oleh Bapak Himam, yang membimbing siswa untuk mengenal lebih dekat aktivitas pembelajaran di kelas. Siswa mengamati interaksi antara guru dan siswa, metode pembelajaran yang digunakan, serta respon siswa dalam mengikuti kegiatan belajar. Observasi ini memberikan gambaran nyata mengenai proses pendidikan anak usia dini yang berlangsung di lingkungan Kampung Qur'an. Setelah menyelesaikan observasi di TK, mahasiswa KKM melanjutkan aktivitas dengan melakukan refleksi dan diskusi singkat terkait temuan-temuan awal yang diperoleh. Hasil pengamatan ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam merancang program kerja yang berkaitan dengan bidang pendidikan. Pada hari menjelang waktu Asar, mahasiswa KKM kembali melanjutkan kegiatan observasi ke TPQ. Di lokasi ini, siswa mengamati kegiatan pembelajaran Al-Qur'an yang diikuti oleh para santri. Aktivitas TPQ terlihat berjalan dengan tertib, dengan antusiasme santri dalam mengikuti pembelajaran yang cukup tinggi. Observasi ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai peran TPQ sebagai pusat pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat. Kegiatan observasi tidak berhenti sampai hari sakit. Setelah Salat Isya, siswa KKM kembali melakukan observasi lanjutan di TPQ. Pada malam hari tersebut, siswa mengamati kegiatan kelas kejar paket yang dilaksanakan di lantai dua TPQ. Kegiatan ini menunjukkan bahwa TPQ tidak hanya berfungsi sebagai tempat pendidikan Al-Qur'an, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran alternatif bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan formal melalui program kejar paket. Rangkaian observasi yang dilakukan sejak pagi hingga malam hari ini memberikan pengalaman yang komprehensif bagi siswa KKM Aksiloka Kelompok 11. Siswa tidak hanya melihat aktivitas pendidikan dari satu sisi, tetapi juga memahami kesinambungan kegiatan belajar yang berlangsung sepanjang hari, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga pendidikan nonformal bagi masyarakat. Melalui observasi ini, mahasiswa KKM diharapkan mampu menyusun program kerja yang lebih relevan, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan lapangan, khususnya di bidang pendidikan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kontribusi nyata mahasiswa KKM dalam mendukung proses pendidikan di lingkungan pengabdian.
FAIZATUL PRITA H
Sebagai penutup rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKN), mahasiswa UIN Malang menggelar seminar motivasi belajar Bahasa Inggris di SDN Kedungasem 1 pada 27 Januari 2026. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa-siswi kelas VI sebagai bentuk dukungan dan penyemangat dalam meningkatkan minat belajar, khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Inggris. Seminar motivasi berlangsung dengan suasana yang interaktif, edukatif, dan penuh antusiasme. Para mahasiswa menyampaikan materi dengan pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan, sehingga siswa-siswi dapat mengikuti kegiatan dengan aktif. Melalui sesi motivasi ini, mahasiswa berupaya menumbuhkan rasa percaya diri serta semangat belajar, terutama bagi siswi perempuan agar semakin berani dan yakin dalam mempelajari serta menggunakan Bahasa Inggris. Dalam penyampaiannya, mahasiswa menjelaskan bahwa Bahasa Inggris memiliki peran penting di era globalisasi. Kemampuan berbahasa Inggris tidak hanya dibutuhkan untuk menunjang prestasi akademik, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas di masa depan, baik dalam pendidikan maupun dunia kerja. Oleh karena itu, penting bagi siswa sejak dini untuk membangun kebiasaan belajar yang konsisten dan sikap pantang menyerah. Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab dan permainan edukatif yang berkaitan dengan kosakata sederhana dalam Bahasa Inggris. Kegiatan tersebut membuat suasana semakin hidup dan membantu siswa memahami materi dengan cara yang lebih menyenangkan. Melalui kegiatan penutupan KKN ini, diharapkan siswa-siswi SDN Kedungasem 1 semakin termotivasi untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri. Seminar motivasi pada 27 Januari 2026 ini menjadi momen berharga yang tidak hanya menandai berakhirnya program KKN, tetapi juga meninggalkan semangat baru bagi para siswa untuk meraih cita-cita mereka.