Thumbnail
2 months ago

DAFFA` ASSHIDQI DEWANTARA

Thumbnail
2 months ago
PENANAMAN POHON PINUS: Langkah Kecil Menuju Lingkungan Lestari

IKE SILVIA FITROH

Dalisodo, Wagir - Upaya pelestarian lingkungan hidup membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk generasi muda. Kesadaran inilah yang mendorong kami selaku mahasiswa KKM 55 Abhiyana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk melaksanakan kegiatan penanaman pohon pinus bersama masyarakat Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kab. Malang. Kegiatan ini mengusung tema "Penanaman Pohon Hari Ini untuk Lingkungan yang Lestari di Masa Depan" sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan. Kegiatan penanaman pohon tersebut dilaksanakan pada Kamis (29/12), mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di wilayah Sempu Kerep, Desa Dalisodo, tepatnya di Wisata Pancuran Mbok Rondo Kuning. Sejak pagi hari, mahasiswa KKM bersama perangkat desa dan warga setempat telah berkumpul di lokasi kegiatan. Suasana kebersamaan dan gotong royong terasa kuat sejak awal pelaksanaan, mencerminkan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Penanaman pohon pinus dipilih sebagai bentuk aksi nyata karena memiliki dampak jangka panjang bagi lingkungan. Pohon pinus memiliki berbagai kegunaan penting, baik dari segi ekologis maupun ekonomis. Secara ekologis, pohon pinus berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Sistem perakaran pinus yang kuat mampu menahan struktur tanah sehingga efektif mencegah erosi dan longsor, terutama di wilayah perbukitan dan lereng. Selain itu, pinus membantu meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, sehingga berkontribusi dalam menjaga ketersediaan air tanah dan mengurangi risiko banjir. Dengan terlaksananya kegiatan ini, mahasiswa KKM 55 Abhiyana UIN Malang bersama Bapak Kepala Desa dan masyarakat Desa Dalisodo telah menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak harus dimulai dari langkah besar, tetapi dapat berawal dari tindakan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama. Penanaman pohon yang dilaksanakan hari ini bukan sekadar aktivitas simbolis, melainkan wujud nyata komitmen kolektif dalam menjaga keseimbangan alam. Melalui langkah kecil ini, harapan akan terciptanya lingkungan yang lebih hijau, lestari, dan berkelanjutan di masa depan mulai ditanam dan dirawat sejak sekarang, demi kesejahteraan generasi yang akan datang. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "PENANAMAN POHON PINUS: Langkah Kecil Menuju Lingkungan Lestari", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/kkm55abhiyana3710/6971809834777c1dac30c133/penanaman-pohon-pinus-langkah-kecil-menuju-lingkungan-lestari Kreator: Kkm 55 Abhiyana  

Thumbnail
2 months ago
Seminar Narkoba " Generasi Tangguh : Cerdas Menghadapi Tantangan Pergaulan"

AIDHAN MUHAMMAD AL-FARUQ

Mahasiswa KKM UIN Malang Gandeng Kapolsek Poncokusumo Bekali Generasi Muda Hadapi Bahaya Narkoba PONCOKUSUMO – Sebagai upaya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkotika, kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Paramita Yasa Kelompok 32 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar seminar edukatif pada Rabu, 25 Januari 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Generasi Tangguh: Cerdas Menghadapi Tantangan Pergaulan" ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari kalangan pemuda setempat. Bertempat di aula pertemuan warga, acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai urgensi menjaga diri di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Edukasi Langsung dari Aparat Penegak Hukum Hadir sebagai pemateri utama, Kapolsek Poncokusumo, Bapak Imam, memberikan paparan yang lugas mengenai dampak hukum serta risiko kesehatan akibat penyalahgunaan narkoba. Dalam materinya, beliau menekankan bahwa kecerdasan dalam memilih lingkaran pertemanan adalah kunci utama untuk menjadi generasi yang tangguh. "Menjadi cerdas bukan hanya soal nilai di sekolah, tapi juga cerdas dalam memilah mana pergaulan yang membangun dan mana yang menjerumuskan. Masa depan kalian terlalu berharga untuk ditukar dengan kesenangan semu," ujar Bapak Imam di hadapan para audiens yang tampak antusias menyimak. Langkah Nyata Mahasiswa KKM 32 Ketua Kelompok KKM 32 Paramita Yasa menyampaikan bahwa pemilihan tema ini didasari oleh keprihatinan terhadap dinamika pergaulan remaja saat ini. Melalui seminar ini, diharapkan para pemuda tidak hanya sekadar tahu mengenai bahaya narkoba, tetapi juga memiliki mentalitas yang kuat untuk berani berkata "tidak" pada ajakan yang menyimpang. Acara yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab antara audiens dan pihak kepolisian. Para peserta terlihat aktif berdiskusi, mencerminkan tingginya rasa ingin tahu mereka terhadap upaya preventif perlindungan diri dari narkoba. Dengan terlaksananya kegiatan ini, mahasiswa KKM UIN Malang berharap dapat meninggalkan jejak positif bagi masyarakat Poncokusumo, khususnya dalam mencetak kader-ader muda yang cerdas, tangguh, dan bersih dari narkoba.

Thumbnail
2 months ago
Resmikan Family Corner dan Seminar Parenting, KKM Kelompok 19 UIN Malang Permudah Akses Layanan Konsultasi Keluarga

NAJWA FELAHA SALSABILA

UIN Malang meresmikan "Family Corner" dan menyelenggarakan seminar parenting bagi KKM Kelompok 19 dengan tema "Membangun Komunikasi Efektif dalam Keluarga untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Keluarga". Kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan akses layanan konsultasi keluarga bagi masyarakat sekitar kampus dan wilayah kerja KKM. Dalam acara tersebut, terdapat paparan tentang pentingnya komunikasi yang baik antar anggota keluarga serta penyuluhan terkait permasalahan keluarga yang sering terjadi. Selain itu, Family Corner akan menjadi tempat bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan konsultasi keluarga secara berkala dari pihak terkait di UIN Malang. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memperkuat ikatan keluarga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut. https://tugumalang.id/resmikan-family-corner-dan-seminar-parenting-kkm-kelompok-19-uin-malang-permudah-akses-layanan-konsultasi-keluarga/

Thumbnail
2 months ago
Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) sebagai Media Pembelajaran Sosial di Kampoeng Qur’an Wijaya Kusuma

ALYA FARIKA

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan pengetahuan akademik, tetapi juga memperoleh pembelajaran sosial yang bersumber dari interaksi nyata dengan lingkungan sekitar. Pengalaman tersebut saya rasakan selama mengikuti KKM di Masjid Nailun Hamam, Kelurahan Polehan, Kota Malang. Masjid Nailun Hamam berada di kawasan Kampoeng Qur’an Wijaya Kusuma, sebuah lingkungan yang dikenal aktif dalam kegiatan keagamaan dan pembelajaran Al-Qur’an berbasis masyarakat. Selama pelaksanaan KKM, saya mengikuti berbagai aktivitas keagamaan yang berlangsung di masjid, khususnya berpartisipasi dan melakukan pengamatan terhadap kegiatan pembelajaran Al-Qur’an yang rutin diikuti oleh warga sekitar. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat dewasa, baik ibu-ibu maupun bapak-bapak, dengan latar belakang kemampuan membaca Al-Qur’an yang beragam. Proses pembelajaran berlangsung dalam suasana nonformal dan kekeluargaan. Warga berkumpul secara rutin, membaca Al-Qur’an secara bergiliran, saling menyimak bacaan, serta menerima bimbingan dari ustadz dan ustadzah. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat hubungan antarwarga. Masjid, dalam konteks ini, berperan sebagai pusat pembelajaran sekaligus ruang kebersamaan masyarakat. Melalui keterlibatan sebagai peserta dan pengamat, saya memperoleh banyak pembelajaran sosial yang tidak saya temukan di ruang kelas formal. Semangat belajar warga, khususnya mereka yang telah lanjut usia, menunjukkan bahwa proses menuntut ilmu tidak dibatasi oleh usia. Kesabaran dan ketekunan yang ditunjukkan para peserta dalam memperbaiki bacaan Al-Qur’an menjadi pelajaran berharga tentang kerendahan hati dan komitmen dalam belajar. KKM juga memberikan pemahaman bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui program besar dan kompleks. Kehadiran, keterlibatan yang proporsional, serta kemampuan untuk memahami ritme kehidupan masyarakat menjadi bagian penting dari proses pembelajaran sosial. Dalam hal ini, mahasiswa berperan sebagai pembelajar yang menyerap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. Melalui pengalaman KKM di Kampoeng Qur’an Polehan, dapat disimpulkan bahwa KKN merupakan media pembelajaran sosial yang efektif bagi mahasiswa. Interaksi langsung dengan masyarakat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kehidupan sosial dan nilai-nilai kemasyarakatan. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi bekal dalam membentuk kepekaan sosial serta sikap tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat di masa mendatang.

Thumbnail
2 months ago
Penutupan KKM Aksiloka Kelompok 11: Menutup Pengabdian dengan Kebersamaan di Masjid Nailun Hamam Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Penutupan KKM Aksiloka Kelompok 11: Menutup Pengabdian dengan Kebersamaan di Masjid Nailun Hamam",

RANI MARRETA

Mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 secara resmi menutup rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan di lingkungan Masjid Nailun Hamam melalui acara penutupan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan dan rasa syukur. Kegiatan ini menjadi momen refleksi sekaligus ungkapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program KKM sejak awal hingga akhir. Acara dimulai dengan persiapan bersama oleh mahasiswa KKM yang menata tempat serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Setelah seluruh peserta dan tamu undangan hadir, kegiatan resmi dibuka dan dilanjutkan dengan berbagai sambutan dari para tokoh yang selama ini berperan penting dalam mendampingi mahasiswa selama menjalankan pengabdian.   Sambutan disampaikan oleh pihak takmir Masjid Nailun Hamam, Ibu Mardianah selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), perwakilan dari TK, TPQ, serta tokoh masyarakat yang diwakili oleh Ketua RT. Selain itu, perwakilan dari Rumah Qur'an juga turut memberikan pesan dan kesan terhadap kehadiran mahasiswa selama kegiatan KKM berlangsung. Ketua KKM Aksiloka Kelompok 11 juga menyampaikan rasa terima kasih serta harapan agar hubungan silaturahmi yang telah terjalin dapat terus berlanjut di masa mendatang