Thumbnail
8 months ago
The Journey of KKM Wirasenabadra: Menapaki Kaki Langit Desa Taji-Sebuah Perjalanan Profilisasi dan Harapan

MAULANA JUNDAN SAJIDAN

Kuliah Kerja Mahasiswa(KKM) bukan hanya sekadar rangkaian program kerja, namun juga sebuah perjalanan pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan realita dalam kehidupan masyarakat secara langsung. Di tengah interaksi, kebersamaan, dan proses pengabdian yang dijalani, KKM menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar memahami, mendengar, dan tumbuh bersama masyarakat desa. Setiap langkah yang ditempuh tidak hanya meninggalkan jejak, tetapi juga memberikan pengalaman yang bermakna dan membentuk cara pandang dan kepekaan sosial terhadap lingkungan sekitar. Melalui tema "The Journey of KKM Wirasenabadra: Menapaki Kaki Langit Desa Taji-Sebuah Perjalanan Profilisasi dan Harapan", Kelompok Wirasenabadra (Kelompok 167) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, yang melaksanakan KKM pada periode 28 Desember -4 Februari, mendokumentasikan perjalanan selama pelaksanaan KKM di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Program profilisasi desa dipilih sebagai fokus utama untuk mengenalkan, mengangkat, dan mengembangkan potensi desa, melalui kegiatan pendidikan, keagamaan, dan kemasyarakatan. https://www.kompasiana.com/kkmwirasenabadra3911/69770c94ed64150a9e7c6a45/the-journey-of-kkm-wirasenabadra-menapaki-kaki-langit-desa-taji-sebuah-perjalanan-profilisasi-dan-harapan

Thumbnail
8 months ago
Keseruan Fun Games: Membangun Kebersamaan melalui Permainan Edukatif Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Keseruan Fun Games: Membangun Kebersamaan melalui Permainan Edukatif", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/kkmalthara24

NABILA DIVA WIDA SISWANTO

Dalam rangka mempererat kebersamaan dan menciptakan suasana ceria di tengah masyarakat, telah dilaksanakan kegiatan Fun Games pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan ini diawali dengan senam rutinan hari Minggu yang diikuti oleh masyarakat dan peserta lomba sebagai bentuk pembiasaan hidup sehat sekaligus pemanasan sebelum perlombaan dimulai. Kegiatan senam berlangsung pada pukul 07.00--07.36 WIB dengan suasana yang penuh semangat dan antusias. Setelah itu, acara pembukaan dilaksanakan pada pukul 07.40--07.55 WIB untuk memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh peserta. Selanjutnya, pendaftaran peserta lomba dilakukan pada pukul 07.55--08.05 WIB, dilanjutkan dengan pembacaan petunjuk teknis (juknis) pada pukul 08.05--08.10 WIB agar peserta memahami aturan permainan. Panitia kemudian memberikan demonstrasi lomba pada pukul 08.10--08.15 WIB sebagai gambaran pelaksanaan setiap permainan. Rangkaian perlombaan dimulai dengan Lomba Goyang Bola pada pukul 08.15--08.40 WIB, disusul Lomba Sedotan ke Botol pada pukul 08.40--09.02 WIB. Selanjutnya, peserta mengikuti Lomba Estafet Air pada pukul 09.02--09.38 WIB dan Lomba Voli Air sebagai penutup rangkaian lomba yang berlangsung meriah dan penuh tawa. Acara kemudian ditutup pada pukul 09.15--09.25 WIB, dilanjutkan dengan dokumentasi bersama pada pukul 09.25--09.45 WIB sebagai kenang-kenangan kegiatan. Kegiatan Fun Games ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media edukatif untuk melatih kekompakan, sportivitas, dan kerja sama tim. Senam rutinan dan perlombaan menjadi bentuk kegiatan positif yang mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Thumbnail
8 months ago
KKM Artha Mandala Pasang Plang Edukasi Terurai Sampah di 7 Dusun Desa Sidodadi

MUHAMMAD FIKRI SOFYAN

Sidodadi, 17 Januari 2026 --- Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Artha Mandala melaksanakan kegiatan pemasangan plang edukasi tentang jenis sampah terurai di Desa Sidodadi pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara merata di tujuh dusun yang ada di Desa Sidodadi, yaitu Dusun Krajan, Dusun Klosot, Dusun Ngandeng, Dusun Pilang, Dusun Gedangan, Dusun Boro, dan Dusun Kalianyar. Pemasangan plang edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah, khususnya sampah yang dapat terurai secara alami. Melalui plang tersebut, masyarakat diharapkan dapat memahami jenis-jenis sampah organik serta cara pengelolaannya yang ramah lingkungan. Ketujuh dusun dipilih sebagai lokasi pemasangan agar edukasi mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat Desa Sidodadi. Plang edukasi dipasang di titik-titik strategis yang mudah dilihat dan sering dilalui oleh warga. Melalui kegiatan ini, Kelompok KKM Artha Mandala berharap masyarakat dapat mulai membiasakan diri memilah sampah sejak dari rumah serta berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan pemasangan plang edukasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.Dengan adanya plang edukasi jenis sampah terurai tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Sidodadi terhadap pentingnya pengelolaan sampah semakin meningkat dan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

Thumbnail
8 months ago
Menanamkan Nilai Anti Bullying Sejak Bangku Sekolah Dasar

NOURLETA FATRIYANTI FAJRIN

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan karakter anak, Kelompok KKM Dharmabhakti 46 Universitas Islam Negeri (UIN) Malang melaksanakan kegiatan sosialisasi bullying di SDN 1 Kenongo. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman tentang bahaya bullying serta pentingnya sikap saling menghargai di lingkungan sekolah sejak usia dini. Sosialisasi bullying ini dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2026 dan dihadiri oleh siswa dan siswi kelas 5 dan 6 SDN 1 Kenongo. Kegiatan berlangsung dengan suasana yang tertib, interaktif, dan penuh antusiasme dari para peserta. Dalam kegiatan tersebut, anggota KKM Dharmabhakti 46 menyampaikan materi mengenai pengertian bullying, jenis-jenis bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan bagi korban maupun pelaku. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Selain pemaparan materi, sosialisasi juga dikemas secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Para siswa diajak untuk berani menyampaikan pendapat, berbagi pengalaman, serta memahami cara menyikapi dan mencegah tindakan bullying dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pergaulan di sekolah. Anggota KKM Dharmabhakti 46 berperan sebagai fasilitator dan edukator dengan pendekatan yang ramah anak. Melalui komunikasi dua arah, mahasiswa berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga pesan anti bullying dapat diterima dengan baik oleh para siswa. Kegiatan sosialisasi ini mendapatkan respons positif dari pihak sekolah maupun siswa. Para siswa menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Diharapkan, melalui sosialisasi ini, siswa SDN 1 Kenongo dapat lebih memahami pentingnya saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua. Melalui kegiatan ini, KKM Dharmabhakti 46 UIN Malang berharap dapat berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak baik, peduli terhadap sesama, dan berani menolak segala bentuk bullying di lingkungan sekolah.

Thumbnail
8 months ago
Siroh Wengi 2026, Wujud Guyub Masyarakat Bendosari dan Mahasiswa KKM UIN Malang Peringati Isra’ Mi’raj

DENDY TEGAR DESYA PUTRA

Siroh Wengi 2026, Wujud Guyub Masyarakat Bendosari dan Mahasiswa KKM UIN Malang Peringati Isra’ Mi’raj Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H menjadi momentum penuh makna bagi masyarakat Dusun Bendosari. Bersama mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, warga menggelar kegiatan Siroh Wengi 2026 sebagai bentuk refleksi spiritual sekaligus penguatan kebersamaan antarwarga. Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat guyub rukun yang terjalin antara masyarakat dan mahasiswa yang tengah melaksanakan pengabdian. Tidak hanya sekadar acara seremonial, Siroh Wengi juga menjadi ruang silaturahmi, diskusi keagamaan, serta penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Makna Siroh Wengi Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa agung dalam sejarah Islam yang mengajarkan pentingnya keimanan, keteguhan hati, serta kewajiban shalat sebagai tiang agama. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk kembali merenungkan makna perjalanan Nabi Muhammad SAW dan mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat. Kolaborasi Mahasiswa dan Warga Mahasiswa KKM UIN Malang turut aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berbentuk program fisik, tetapi juga penguatan spiritual dan sosial. Kehadiran organisasi kepemudaan seperti IPNU-IPPNU setempat juga menambah semarak acara, menciptakan suasana yang hangat, inklusif, dan penuh kekeluargaan.   Bagi yang ingin membaca laporan lengkap mengenai kegiatan Siroh Wengi 2026, berita selengkapnya dapat dilihat melalui tautan berikut: https://malanginspirasi.com/malang-raya/event-agenda/22018/siroh-wengi-2026-wujud-guyub-masyarakat-bendosari-dan-mahasiswa-kkm-uin-malang-peringati-isra-miraj/

Thumbnail
8 months ago
KKM 49 Prasena Adikara UIN Malang Sukses Gelar Sosialisasi Anti Bullying di SMA Sunan Kalijogo Jabung

MUHAMAD HUSNI MUBAROK

Jabung – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 49 Prasena Adikara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Anti Bullying di SMA Sunan Kalijogo Jabung pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Perilaku Maladaptif dalam Pergaulan Remaja: Dampak Psikologis dan Konsekuensi Hukum” dan dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB di aula sekolah.   Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh kurang lebih 400 siswa dari tiga angkatan, yakni kelas X, XI, dan XII. Sejak awal kegiatan, para siswa terlihat antusias dan mengikuti rangkaian acara dengan tertib. Isu bullying dinilai sebagai topik yang relevan dengan dinamika pergaulan remaja saat ini, sehingga materi yang disampaikan mudah diterima oleh peserta.   Pemateri dalam kegiatan ini adalah Bapak Anwar Fuady, Dosen Psikologi dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara sistematis mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, faktor penyebab munculnya perilaku maladaptif, dampak psikologis terhadap korban, serta konsekuensi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku.   Sebagai penguatan materi, pemateri juga mengajak peserta untuk melakukan refleksi diri melalui ilustrasi sederhana namun bermakna. Perumpamaan uang yang dilipat, diremas, dan diinjak, namun tetap bernilai, menjadi gambaran bahwa setiap individu memiliki harga diri dan martabat yang tidak dapat hilang hanya karena perlakuan buruk dari orang lain.   Antusiasme siswa semakin terlihat pada sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan oleh peserta, yang sebagian besar menggambarkan kasus bullying yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun pergaulan sosial. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi mampu membuka ruang diskusi yang reflektif dan kontekstual.   Selain mendapatkan respons positif dari para siswa, kegiatan ini juga memperoleh apresiasi dari para guru SMA Sunan Kalijogo Jabung. Para guru menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya sosialisasi anti bullying ini. Menurut mereka, kegiatan tersebut dinilai mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap dampak negatif bullying, baik secara psikologis maupun sosial. Sosialisasi ini juga dianggap sebagai bentuk edukasi yang efektif dalam menanamkan nilai empati, saling menghargai, serta memperkuat upaya pencegahan perilaku menyimpang di lingkungan sekolah.   Melalui kegiatan ini, KKM 49 Prasena Adikara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap sinergi antara mahasiswa, pihak sekolah, dan peserta didik dapat terus terjalin dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari bullying. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembentukan karakter remaja yang sehat secara psikologis dan bertanggung jawab secara sosial.