WINDA JULIA NOVITASARI
Fokus Pemantapan Teknis Program dan Percepatan Sertifikasi Halal UMK Kelompok DarmaWidya melaksanakan kegiatan Pembekalan dan Final Checking KKM bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) pada Jumat, 19 Desember 2025, pukul 09.00–11.30 WIB. Kegiatan ini bertempat di Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Lantai 2 dan menjadi tahapan penting menjelang pelaksanaan KKM di lokasi pengabdian. Kegiatan pembekalan tersebut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta 6 dari 13 anggota Kelompok KKM DarmaWidya. Agenda ini bertujuan untuk memastikan kesiapan akhir mahasiswa, baik dari aspek teknis, maupun substansi program, agar pelaksanaan KKM dapat berjalan secara terarah dan optimal. Pemaparan Timeline dan Arah Pelaksanaan KKM Pada sesi awal, dilakukan pemaparan timeline KKM yang mencakup tahapan pra-pelaksanaan, pelaksanaan di lapangan, hingga pasca-KKM. DPL menekankan pentingnya pemahaman alur kegiatan secara menyeluruh agar setiap program dapat terlaksana sesuai jadwal serta memenuhi target yang telah ditetapkan. Penjelasan timeline ini sekaligus menjadi sarana evaluasi awal untuk memastikan seluruh anggota memahami peran, tugas, dan tanggung jawab masing-masing selama KKM berlangsung. Strategi Promosi Percepatan Sertifikasi Halal UMK Selanjutnya, pembahasan difokuskan pada strategi promosi percepatan sertifikasi halal bagi produk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) sebagai fokus utama KKM Unggulan Halal Center. DPL menegaskan bahwa keberhasilan program sangat ditentukan oleh kemampuan mahasiswa dalam memberikan pemahaman yang tepat kepada masyarakat, khususnya pelaku UMK, mengenai pentingnya sertifikasi halal. Oleh karena itu, strategi sosialisasi harus disusun secara komunikatif, kontekstual, dan mudah dipahami oleh masyarakat desa sasaran, baik melalui pendekatan langsung maupun melalui media pendukung. Pembuatan Konten Edukatif dan Administrasi Pendukung Dalam pembekalan ini juga dibahas pembuatan konten yang efektif sebagai sarana edukasi dan promosi program KKM. Konten yang dihasilkan diharapkan mampu mendukung sosialisasi sertifikasi halal sekaligus mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan KKM. Selain itu, DPL menyampaikan beberapa luaran wajib pasca-KKM yang harus disiapkan oleh kelompok, meliputi: Policy brief, Artikel berita, Video dokumenter berdurasi 5–7 menit, serta Pengarsipan sertifikat dan dokumen pendukung dalam Google Drive. Ketentuan ini disampaikan sebagai bagian dari standar pelaporan akademik dan institusional KKM Unggulan. Simulasi Pembuatan Akun Sihalal dan Pembuatan NIB Pada sesi praktik, anggota kelompok mengikuti simulasi pembuatan akun Sihalal sebagai bekal pendampingan langsung kepada Pelaku Usaha (PU) di lokasi KKM. Mahasiswa juga mendapatkan pemahaman teknis mengenai proses pendaftaran PU ke dalam sistem Sihalal, mulai dari tahap awal hingga pengisian data dasar. Selain itu, dibahas pula mekanisme pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai prasyarat administratif yang penting bagi pelaku UMK sebelum mengajukan sertifikasi halal. Penegasan Akhir dari DPL Melalui kegiatan pembekalan dan final checking ini, DPL menegaskan pentingnya kesiapan mahasiswa tidak hanya secara administratif, tetapi juga dari segi pemahaman substansi program. Seluruh anggota KKM DarmaWidya diharapkan mampu menjalankan perannya secara profesional, komunikatif, dan bertanggung jawab, sehingga pelaksanaan KKM Unggulan dapat memberikan dampak nyata bagi percepatan sertifikasi halal UMK di desa sasaran. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian persiapan sebelum mahasiswa terjun langsung ke masyarakat, sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam menjalankan pengabdian yang berorientasi pada kebermanfaatan dan keberlanjutan.
PUTRI ADIBAH FUADIYAH
Kolaborasi Kampus, Pemerintah, dan Otoritas Keuangan Perkuat Ekosistem Halal Daerah Upaya penguatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis halal terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang bersama Kelompok 4 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) DarmaWidya UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Talk Show Ekosistem Halal bertema “Penguatan UMKM Menuju Daya Saing Unggul Melalui Ekosistem Halal” pada Rabu, 21 Januari 2026, di Pendopo Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menghadirkan sekitar 50 peserta dari unsur masyarakat, pelaku UMKM, perangkat kecamatan, perangkat desa, serta unsur akademisi. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya perwakilan KPw Bank Indonesia Malang Ega Bramiana, Camat Wagir Joanico Da Costa, S.Sos., MM., Sekretaris LP2M UIN Malang Dr. Luthfi Musthofa, M.Ag., Ketua Halal Center UIN Malang Eny Yulianti, M.Si., Dosen Pembimbing Lapangan Utiya Hikmah, M.Si., Kepala Desa Pandanlandung Hari Sulistiyono, S.AP., beberapa DPL dari kampus dan pamong, serta seluruh anggota Kelompok DarmaWidya. Pembukaan Resmi dan Penegasan Peran Mahasiswa sebagai Agen Pemberdayaan Rangkaian acara diawali dengan registrasi kedatangan peserta dan koordinasi teknis antara tim Bank Indonesia Malang dengan pihak kecamatan. Suasana pembukaan berlangsung khidmat dengan menyanyikan Indonesia Raya, Mars Kabupaten Malang, dan Mars UIN Malang yang dipandu oleh Dara Zahra Salsabila. Acara kemudian dibuka secara formal oleh pembawa acara Fatihatun Hasanah Faujiyah dan Bilqist Adna Salsabila, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Putri Adibah Fuadiyah. Ketua Kelompok 4 DarmaWidya, Aulia Rahmadina, dalam laporannya memaparkan kemajuan kegiatan KKM di Desa Pandanlandung sekaligus menegaskan fokus program unggulan pada percepatan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. Sementara itu, Sekretaris LP2M UIN Malang, Dr. Luthfi Musthofa, M.Ag., menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa merupakan bagian dari mandat pendidikan tinggi untuk terlibat langsung dalam pembangunan masyarakat. “Ini adalah perpanjangan tangan negara melalui perguruan tinggi untuk turut serta dalam proses pembangunan, pemberdayaan, dan pengembangan masyarakat. Mahasiswa hadir sebagai pelopor masyarakat terdidik sebelum benar-benar lulus,” ujarnya. Dukungan Pemerintah Kecamatan untuk Ekosistem Halal Camat Wagir, Joanico Da Costa, menegaskan bahwa meskipun Kelompok 4 Ditempatkan di Desa Pandanlandung, kegiatan ini dirancang untuk menjangkau seluruh wilayah kecamatan. “Kegiatan ini tidak hanya untuk satu desa, tetapi mencakup 12 desa di Kecamatan Wagir,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya pemahaman ekosistem halal sebagai strategi peningkatan kualitas produk dan akses pasar bagi UMKM lokal. Talk Show: Sinergi BI, Halal Center, dan Akademisi Sesi inti talkshow dipandu moderator Ulfatu Fiki Ainurrohmah. Sebelum pemaparan materi, peserta diajak menyaksikan video dokumenter “Setengah Perjalanan DarmaWidya” yang menggambarkan aktivitas pengabdian mahasiswa selama KKM. peran Bank Indonesia dalam Pengembangan UMKM Ega Bramiana, Asisten Analis Pengembangan Ekonomi Syariah KPw BI Malang, menjelaskan berbagai program pendampingan BI untuk UMKM, mulai dari pelatihan, fasilitasi pembiayaan, hingga penguatan kualitas produk. Ia menegaskan bahwa pengembangan UMKM halal menjadi bagian dari strategi ekonomi syariah nasional. Pentingnya Ekosistem Halal yang Inklusif Ketua Halal Center UIN Malang, Eny Yulianti, M.Si., memaparkan bahwa ekosistem halal tidak hanya relevan bagi umat Islam, tetapi juga menjadi standar kualitas dan keamanan produk yang diterima secara global. “Halal adalah jaminan mutu. Ini menyasar seluruh konsumen, bukan terbatas pada kelompok tertentu,” jelasnya Teknis Sertifikasi dan Pembentukan Satgas Halal Materi ketiga disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus Penyelia Halal, Utiya Hikmah, M.Si., yang menguraikan prosedur sertifikasi halal, ragam skema program, serta rencana pembentukan satuan tugas (satgas) halal di tingkat desa untuk menghentikan pendampingan. Interaksi Aktif dan Apresiasi untuk Narasumber Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab. Sejumlah pelaku UMKM menanyakan peluang pelatihan pengemasan produk dari BI, mekanisme pengurusan sertifikat halal, hingga kurasi produk dan jumlah pengajuan sertifikasi. Sebagai bentuk penghargaan, sertifikat diberikan oleh Camat Wagir kepada seluruh narasumber.Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Moh. Mufid Azzaim Arjun Almunif, dilanjutkan menyanyikan lagu Padamu Negeri, kemudian ditutup oleh MC. Penguatan Halal UMKM sebagai Langkah Strategis Daerah Melalui kegiatan ini, Kelompok KKM DarmaWidya berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia dapat mempercepat terbentuknya ekosistem halal yang berkelanjutan di Kecamatan Wagir. Talkshow tersebut menjadi bukti bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pendampingan teknis, tetapi juga edukasi, literasi, dan kolaborasi multipihak. Dengan pendekatan tersebut, UMKM lokal diharapkan mampu naik kelas, memiliki legalitas halal, serta bersaing di pasar nasional maupun global.
SALSABILA SALWA FAUZI
Program English Camp yang diselenggarakan oleh Kampung Inggris Probolinggo pada tanggal 26–30 Desember 2025 menjadi salah satu kegiatan unggulan dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris peserta secara intensif dan menyeluruh. Kegiatan ini dirancang dengan konsep immersive learning, yaitu pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori di dalam kelas, tetapi juga membiasakan peserta untuk menggunakan Bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari selama kegiatan berlangsung. Sistem yang diterapkan serupa dengan Kampung Inggris Pare, di mana seluruh peserta diwajibkan berbicara menggunakan Bahasa Inggris sepanjang hari, baik saat sesi pembelajaran maupun di luar kelas. Hal ini bertujuan untuk membangun kebiasaan, meningkatkan kepercayaan diri, serta melatih keberanian peserta dalam menggunakan Bahasa Inggris secara aktif. Dalam satu hari, peserta mengikuti lima sesi pembelajaran yang terjadwal secara sistematis, yaitu pagi pukul 07.00–08.00 WIB dan 10.00–11.00 WIB, siang pukul 12.00–13.00 WIB, sore pukul 15.00–16.00 WIB, serta malam pukul 18.30–20.00 WIB. Setiap sesi dirancang dengan materi dan metode yang berbeda agar pembelajaran tidak monoton serta mampu mencakup berbagai aspek keterampilan berbahasa, mulai dari speaking, vocabulary building, pronunciation, hingga praktik conversation. Intensitas jadwal yang padat ini justru menjadi tantangan sekaligus pengalaman berharga bagi peserta, karena mereka benar-benar dibentuk untuk konsisten belajar dan berlatih sepanjang hari. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, KKM Mandiri 163 UIN Malang turut berperan aktif sebagai mitra kolaboratif yang membantu jalannya program sekaligus memberikan inovasi pembelajaran pada sesi keempat dan kelima. Kontribusi yang diberikan tidak hanya sebatas mendampingi, tetapi juga menghadirkan metode pembelajaran yang lebih interaktif, komunikatif, dan menyenangkan. KKM Mandiri 163 menghadirkan berbagai aktivitas seperti games edukatif, praktik dialog berpasangan, simulasi situasi sehari-hari, serta ice breaking berbahasa Inggris yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan antusiasme peserta. Dengan pendekatan ini, suasana belajar menjadi lebih hidup dan peserta terdorong untuk lebih aktif berbicara tanpa rasa takut salah. Melalui keterlibatan dalam English Camp ini, KKM Mandiri 163 UIN Malang tidak hanya berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam mengelola kelas, berkolaborasi dengan lembaga pendidikan nonformal, serta mengembangkan kreativitas dalam mengajar. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi peserta, khususnya dalam membangun kebiasaan berbahasa Inggris sebagai bekal menghadapi tantangan global di masa depan.
FARAH DHIBA AZZAHRO
Memasuki dimulainya semester genap tahun ajaran baru pada 5 Januari, aktivitas pendidikan di lingkungan masyarakat kembali berjalan seperti sedia kala. Momentum ini dimanfaatkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Aksiloka Kelompok 11 untuk melakukan observasi awal kegiatan pendidikan sebagai bagian dari persiapan penyusunan dan pelaksanaan program kerja KKM. Kegiatan observasi dimulai sejak pagi hari dengan mengunjungi TK Al Kautsar Nailun Hamam. Kehadiran mahasiswa KKM bertujuan untuk melihat secara langsung suasana pembelajaran di hari pertama masuk sekolah setelah libur semester. Setibanya di lokasi, mahasiswa disambut dengan suasana sekolah yang mulai kembali ramai oleh aktivitas para siswa dan guru. Pada pagi hari tersebut, mahasiswa KKM turut mengikuti upacara pagi bersama seluruh warga sekolah. Upacara berlangsung dengan tertib dan menjadi penanda dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat merasakan langsung atmosfer kedisiplinan dan semangat belajar yang ditanamkan sejak dini kepada para siswa. foto kelompok km 11 kegiatan di dalam kelas bersama anak tk Selama kegiatan observasi di TK, mahasiswa KKM didampingi oleh Bapak Himam, yang membimbing mahasiswa untuk mengenal lebih dekat aktivitas pembelajaran di dalam kelas. Mahasiswa mengamati interaksi antara guru dan siswa, metode pembelajaran yang digunakan, serta respons siswa dalam mengikuti kegiatan belajar. Observasi ini memberikan gambaran nyata mengenai proses pendidikan anak usia dini yang berlangsung di lingkungan Kampung Qur'an. Setelah menyelesaikan observasi di TK, mahasiswa KKM melanjutkan aktivitas dengan melakukan refleksi dan diskusi singkat terkait temuan-temuan awal yang diperoleh. Hasil pengamatan ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam merancang program kerja yang berkaitan dengan bidang pendidikan. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Menyambut Awal Semester Genap: Observasi Pendidikan KKM Aksiloka Kelompok 11 di TK dan TPQ", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/kkmkelompok112526/6989b44934777c113f47a452/menyambut-awal-semester-genap-observasi-pendidikan-kkm-aksiloka-kelompok-11-di-tk-dan-tpq Kreator: Kkm Kelompok11 Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com
ALEX FEBRYAN LAZUARDHI
Gedog Wetan, Turen – Sebanyak lima mahasiswa KKM turut berpartisipasi aktif dalam mendampingi siswa MI Al-Lathifiyah yang mengikuti kegiatan Lomba PORMI tingkat kecamatan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 31 Januari dan 1 Februari 2026. Pada hari pertama, kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB yang diawali dengan acara pembukaan. Rangkaian acara pembukaan meliputi sambutan dari panitia, pembacaan doa, serta pengarahan kepada seluruh peserta lomba untuk menuju tempat perlombaan masing-masing. Adapun cabang lomba yang diikuti oleh siswa MI Al-Lathifiyah antara lain catur, voli, lari jauh, dan tenis meja. Seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan sportivitas. Setelah seluruh pertandingan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang. Alhamdulillah, salah satu peserta dari MI Al-Lathifiyah berhasil meraih prestasi dengan memenangkan juara 3 pada cabang lomba tenis meja. Pada hari kedua, kegiatan dimulai kembali pukul 08.00 WIB dengan pertandingan sepak bola. Pertandingan berlangsung sangat meriah dan kompetitif dengan total tiga kali pertandingan. Seluruh rangkaian turnamen sepak bola selesai pada pukul 15.00 WIB. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dan penutupan kegiatan secara resmi. Kehadiran mahasiswa KKM dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dukungan moral, semangat, serta motivasi kepada para siswa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam berperan aktif mendampingi dan membina generasi muda dalam kegiatan positif dan berprestasi. Semoga melalui kegiatan seperti ini, siswa MI Al-Lathifiyah semakin termotivasi untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki. https://kkmnavantara127.blogspot.com/2026/02/mendampingi-siswa-mi-al-lathifiyah-yang.html
MAYLAVELITA CORYZANDA GEDVANNI DWISARI
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW menjadi momentum yang bermakna bagi mahasiswa KKN UIN Malang Kelompok 65 Abhipraya Nawasena. Pada Minggu, 18 Januari 2026, kami berkesempatan menyelenggarakan Lomba Isra Mi’raj di Masjid Baitul Halim, Desa Kalirejo, Kalipare, bersama anak-anak dan masyarakat setempat. Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh anak-anak desa. Beberapa perlombaan yang digelar antara lain cerdas cermat Islami, kaligrafi, dan adzan. Melalui lomba cerdas cermat, anak-anak diajak mengingat dan memahami kembali pengetahuan dasar keislaman. Sementara itu, lomba kaligrafi dan adzan menjadi ruang bagi mereka untuk menyalurkan kreativitas sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum. Suasana Masjid Baitul Halim terasa hidup sejak awal kegiatan. Anak-anak tampak bersemangat mengikuti setiap rangkaian lomba, didampingi oleh mahasiswa KKN serta mendapat dukungan dari orang tua dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana belajar yang menyenangkan dan penuh kebersamaan. Bagi kami, mahasiswa KKN Kelompok 65 Abhipraya Nawasena, kegiatan ini bukan sekadar agenda program kerja. Lebih dari itu, Lomba Isra Mi’raj menjadi bentuk ikhtiar kecil untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Kalirejo. Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan semangat mereka. Harapannya, kebahagiaan dan semangat yang tumbuh dari kegiatan ini dapat terus terjaga, serta menjadi bekal bagi anak-anak dalam menjalani kehidupan sehari-hari yang berlandaskan nilai iman dan akhlak.http://www.kompasiana.com/abhiprayanawasena2098/69795662ed6415675f03a1a3/menumbuhkan-semangat-keislaman-anak-lomba-isra-mi-raj-di-masjid-baitul-halim