MAURA RIZKI ANANDA YULIANA
Malang, (12/1/2026) - Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), Kelompok 126 melaksanakan kegiatan Ecoprint di RTQ Al-Ghozali yang melibatkan semua murid yang berusia di atas 9 tahun. Sedangkan bagi murid yang berusia di bawah 9 tahun, mereka diberikan pilihan kegiatan mewarnai sebagai metode pembelajaran yang kreatif. Kegiatan ini dilaksanakan pada sore hari Senin di halaman RTQ Al-Ghozali, dengan suasana yang energik dan penuh semangat. Para mahasiswa KKM berperan sebagai pembimbing, membantu murid-murid dalam proses pembuatan ecoprint menggunakan daun dan bahan alami lainnya. Sementara itu, untuk anak-anak yang lebih muda, disediakan kegiatan mewarnai agar mereka juga dapat berkontribusi sesuai dengan usia dan kemampuan mereka. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kreativitas sekaligus memperkenalkan ide-ide yang ramah lingkungan kepada para murid. Ecoprint dipilih karena tidak hanya menghasilkan karya seni yang menarik, tetapi juga mengajarkan pentingnya memakai sumber daya alam secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan bahwa murid-murid bisa lebih menghargai lingkungan dan mengembangkan keterampilan seni yang berguna. Seluruh kegiatan berlangsung dengan baik berkat dukungan penuh dari RTQ Al-Ghozali dan Wali Murid. Murid-murid terlihat sangat bersemangat mengikuti setiap proses, mulai dari memilih daun, menyusun pola, hingga melihat hasil cetakan yang menarik. Di sisi lain, anak-anak yang berpartisipasi dalam kegiatan mewarnai juga tampak senang dengan karya yang mereka hasilkan.
YOKA AZZAHWA FEBRIA
DIMAS PRATAMA
memberikan intervensi kepada calon jamaah haji dalam meningkatkan kesehatan dan kebugaran fisik, ada juga program kerja terdiri dari jalan sehat , cek kesehatan, monitoring jadwal konsumsi obat rutin, monitoring nutrisi/pola makan untuk calon jamaah haji. cjh disini sebagai guru besar bagi para mahasiswa kkm unggulan fakultatif ini
SITI NABILA
Isu lingkungan sering kali dipandang terpisah dari nilai-nilai keagamaan. Padahal, dalam ajaran Islam, menjaga alam merupakan bagian dari amanah yang diberikan Allah kepada manusia sebagai khalifah di bumi. Berangkat dari kesadaran tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 23 Armonia UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, melaksanakan program Dakwah Lingkungan sebagai upaya mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan menjaga terhadap lingkungan Dakwah Lingkungan mengangkat prinsip Hifzh Al-Bi'ah (menjaga lingkungan) sebagai bagian dari tujuan utama syariat Islam. Dalam penyampaiannya, dijelaskan bahwa alam Indonesia yang luas dan indah merupakan kenikmatan sekaligus amanah dari Allah SWT yang wajib dijaga dan disyukuri. Kerusakan lingkungan tidak hanya berdampak pada alam, tetapi juga membawa bencana bagi manusia itu sendiri. Melalui kajian ini, jama'ah diajak untuk memahami bahwa banyak peristiwa kerusakan lingkungan, seperti bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera, kebakaran lahan dan pencemaran sungai itu semua terjadi akibat ulah manusia. Islam secara tegas melarang perusakan lingkungan, bahkan dalam kondisi ekstrem seperti peperangan sekalipun. Rasulullah SAW. mencontohkan sikap kasih sayang terhadap seluruh makhluk hidup, mulai dari larangan menebang pohon sembarangan hingga anjuran menanam walaupun berhenti sudah dekat. Program Dakwah Lingkungan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 4 Januari 2026. Menyesuaikan dengan agenda rutin masyarakat seperti tahlilan di rt 26 Dusun Besuki, Desa Wringinanom, Poncokusumo. Kegiatan ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah wujud nyata dari pengamalan ajaran agama dalam kehidupan bermasyarakat.
NATHAN ZAYYIN MUHAMMAD PUTRA MUTOBI
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 32 Paramita Yasa Kecamatan Poncokusumo, melaksanakan kegiatan kerja bakti di lokasi Wisata Umbulan Desa Ngadireso pada Minggu, 4 Januari 2026. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan partisipasi aktif warga dan remaja setempat.Kerja bakti ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan kawasan wisata Umbulan sebagai salah satu potensi desa yang perlu terus dairawat bersama. Mahasiswa KKM bersama warga dan para remaja bergotong royong membersihkan area sekitar sumber mata air, jalan setapak, serta fasilitas umum yang ada di lokasi wisata tersebut.Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari. Kolaborasi antara mahasiswa, warga, dan remaja desa mencerminkan semangat kebersamaan serta kepedulian terhadap lingkungan. Selain sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antara mahasiswa KKM dan masyarakat Desa Ngadireso. Melalui kegiatan kerja bakti ini, diharapkan kawasan wisata Umbulan dapat semakin nyaman dikunjungi serta menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan dan potensi wisata desa secara berkelanjutan. Kegiatan kerja bakti diawali dengan pembagian area pembersihan agar pekerjaan dapat berjalan efektif. Mahasiswa KKM Paramita Yasa UIN Malang bersama warga dan remaja desa menyisir berbagai titik di kawasan Umbulan, mulai dari area sumber mata air, semak-semak di sekitar lokasi, hingga jalur akses pengunjung. Suasana kerja bakti berlangsung akrab dan penuh semangat kebersamaan. Selalain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi ringan tentang pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata. Mahasiswa dan warga saling bertukar ide mengenai upaya sederhana yang dapat dilakukan untuk mempertahankan kebersihan Umbulan, termasuk pengelolaan sampah dan perawatan fasilitas umum. Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan kawasan wisata Umbulan semakin tertata dan mampu menarik minat pengunjung. Kolaborasi antara mahasiswa KKM Paramita Yasa UIN Malang, warga, dan remaja setempat menjadi contoh nyata sinergi dalam mendukung pengembangan potensi wisata desa secara berkelanjutan.
HADI MUHAMMAD TAJUDDIN
Pada tanggal 5 Januari 2026, mahasiswa KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa) Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim Malang, yang ditempatkan di Desa Sidem, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulung Agung, sedang mengadakan kegiatan edukasi dan pemeriksaan terkait pencegahan stunting di Balai Desa, tepatnya di Dusun Krajan. Kegiatan ini dihadiri oleh 124 orang, termasuk balita dan lansia. Mahasiswa KKM beserta petugas kesehatan setempat, memberikan pemahaman akan pentingnya menjaga kesehatan, mendengarkan keluhan atas apa yang dirasa pada lansia, penyuluhan tentang pentingnya gizi seimbang, pemantauan tumbuh kembang balita, dan peran orang tua dalam mencegah stunting, serta membagikan informasi terkait cara-cara untuk mendeteksi dini masalah gizi pada anak-anak. Lalu pada tanggal 6 Januari 2026, kegiatan serupa juga dilakukan di Poskesdes yang bertepat di Dusun Pucung, ditempat ini jumlah lansia dan balita bisa dibilang lebih sedikit dari pada kedua dusun lainnya, yaitu 80 orang. Disini mahasiswa KKM bekerja sama dengan petugas kesehatan setempat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai stunting. Selain pemeriksaan kesehatan, mereka juga memberikan penyuluhan kepada ibu hamil dan keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi pada masa kehamilan dan usia anak-anak. Selanjutnya, pada tanggal 7 Januari 2026, mahasiswa KKM melanjutkan kegiatan di tPosyandu Dusun Bago, di mana 134 orang, termasuk balita dan lansia, hadir untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan tentang pencegahan stunting. Program ini bertujuan untuk memperluas wawasan masyarakat mengenai pentingnya gizi yang baik bagi pertumbuhan anak dan kesehatan keluarga secara umum.