Thumbnail
3 months ago
Penutupan Kuliah Kerja Mahasiswa Kelompok 113 UIN Malang sebagai Penanda Akhir Masa Pengabdian

NADIA SOFANA ELINTIA

Desa Gadang, Kec. Sukun, Kab. Malang-- (04/02/26), Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Program ini dirancang untuk mempertemukan mahasiswa dengan realitas sosial secara langsung, sehingga mereka mampu mengaplikasikan pengetahuan akademik, mengembangkan kepekaan sosial, serta membangun kemampuan berinteraksi dengan masyarakat. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pengabdian, KKM Kelompok 113 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang secara resmi melaksanakan acara penutupan sebagai penanda berakhirnya masa KKM. Acara penutupan tersebut dilaksanakan di Masjid Ali Musthofa dan berlangsung secara tertib serta khidmat. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa pengurus takmir masjid, mahasiswa KKM Kelompok 113, serta Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Kehadiran para pengurus takmir masjid mencerminkan dukungan dan keterlibatan aktif pihak masjid dalam seluruh rangkaian kegiatan KKM yang telah dilaksanakan. Penutupan KKM menjadi momentum reflektif bagi mahasiswa untuk meninjau kembali proses pengabdian yang telah dijalani. Selama masa KKM, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang berorientasi pada penguatan peran masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, acara penutupan tidak hanya dimaknai sebagai akhir kegiatan lapangan, tetapi juga sebagai sarana evaluasi dan penguatan nilai-nilai pengabdian. Dalam rangkaian acara, dilakukan prosesi penegasan berakhirnya masa tugas mahasiswa KKM di lokasi pengabdian. Prosesi ini merepresentasikan selesainya tanggung jawab mahasiswa dalam menjalankan peran pendampingan dan pemberdayaan masyarakat. Secara konseptual, kegiatan tersebut mencerminkan prinsip kedisiplinan, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap mekanisme kelembagaan dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat. Selain itu, acara penutupan juga diisi dengan prosesi serah terima mahasiswa KKM dari pihak takmir Masjid Ali Musthofa kepada Dosen Pendamping Lapangan. Serah terima ini memiliki makna institusional sebagai bentuk pengembalian tanggung jawab pendampingan mahasiswa dari masyarakat kepada pihak universitas. Dalam sambutannya, perwakilan takmir masjid menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan keterlibatan aktif mahasiswa selama masa KKM. Pengurus takmir masjid menilai bahwa kehadiran mahasiswa KKM Kelompok 113 memberikan dampak positif terhadap dinamika kegiatan masjid dan kehidupan sosial masyarakat sekitar. Mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga mampu berbaur dengan jamaah dan warga, serta turut mendukung aktivitas keagamaan dan sosial yang berlangsung di masjid. Dosen Pendamping Lapangan dalam sambutannya menyampaikan penghargaan atas dedikasi mahasiswa selama menjalankan KKM. Kegiatan KKM dipandang sebagai wahana pembelajaran kontekstual yang penting dalam membentuk karakter mahasiswa, khususnya dalam hal tanggung jawab sosial, kerja sama, dan kemampuan adaptasi di tengah masyarakat. Dengan berakhirnya masa KKM di Masjid Ali Musthofa, mahasiswa kembali ke lingkungan kampus membawa pengalaman empiris yang memperkaya perspektif keilmuan dan sosial. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam membentuk lulusan perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan komitmen terhadap pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.

Thumbnail
3 months ago
Pelaksanaan Program Rutin Membaca Al - Qur'an (One Day One Juz) KKM Kelompok 17 Svarnanta di Masjid Fattahillah, Sawojajar, Kota Malang

NIDA RAHMATINA

Kegiatan One Day One Juz merupakan salah satu program keagamaan rutin yang dilaksanakan oleh Kelompok 17 Svarnanta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM).  Kegiatan ini diselenggarakan secara konsisten setiap hari setelah pelaksanaan salat Subuh berjamaah sebagai bentuk upaya pembiasaan membaca Al-Qur'an serta peningkatan keimanan dan ketakwaan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah di Masjid Fatahillah,kelurahan Sawojajar, kecamatan Kedungkandang. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan membaca Al-Qur'an bersama yang dilaksanakan di area depan Masjid Fatahillah. Seluruh anggota Kelompok KKM mengikuti kegiatan ini dilakukan dengan target bacaan harian sehingga dalam satu hari dapat menyelesaikan satu juz Al-Qur'an. Kegiatan One Day One Juz ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kedekatan mahasiswa dengan Al-Qur'an, tetapi juga untuk mempererat ukhuwah antaranggota KKM serta menumbuhkan suasana religius di lingkungan masjid dan masyarakat sekitar. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter spiritual yang diharapkan dapat membentuk kebiasaan ibadah yang berkelanjutan, baik selama masa KKM maupun setelah kegiatan berakhir. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini secara rutin, diharapkan nilai-nilai keislaman dapat terus terjaga dan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, serta memberikan dampak positif bagi mahasiswa KKM dan lingkungan Masjid Fatahillah. https://www.kompasiana.com/kkm20256697/697055d534777c24753567f2/pelaksanaan-program-rutin-membaca-al-qur-an-one-day-one-juz-kkm-kelompok-17-svarnanta-di-masjid-fattahillah-sawojajar-kota-malang

Thumbnail
3 months ago
Jalan sehat Bersama CJH Sejauh 8 km

TEGUH FAZROEL PRATAMA

Pada kunjungan ke Dua kelompok kami mengajak CJH untuk berjalan santai pada pagi hari , kami mengelilimgi jalan poros sambil menikmati indahnya kota batu,setelah berjalan beberapa saat beberapa anggota dari kelompok kami mulai kelelahan,tetapi yang tidak kami sngka ternyata kondisi CJH kami masih tetap kuat dan semangat, di situ saya mulai menyadai bahwa Kondisi CJH kami sangat kuat saya kagum dengan usia CJH kami yang bisa di bilang cukup tua tetapi memiliki kondisi kebugaran yang begitu baik,akhirnya setalah mengelilingi jalan kami sampai ke rumah kediaman CJH, dan ltidak kami sadari kaqmi telah berjalan santai sejauh 8 km melihat dari aplikasi,kemudian saya melihat kondisi CJH ,asih smgat segar bugar tidak kelihatan seperti orang kelelahan,, disitu saya sanat trkesima dengan CJH kami padahal beberapa anggota kelompok kami sudah sangat kelelahan, terimakasih sekian dari saya 

Thumbnail
3 months ago
Sosialisasi Keluarga: KKM Kelompok 113 Madhava Pradipta Ajak Warga Pahami Hak dan Kewajiban

RAFIDAH AZMA FADJRIYAH

Desa Gadang, Kecamatan Sukun, Kab. Malang- (Minggu, 28/12/2025),  kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Reguler Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 113 melaksanakan kegiatan sosialisasi keluarga yang bertempat di Masjid Jami Ali Musthofa, kegiatan ini mengangkat tema " Keluarga: Hak dan Kewajiban", yang diikuti oleh beberapa masyarakat yang ada di sekitar masjid. Kegiatan sosialisasi ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing anggota keluarga, baik orang tua maupun anak. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berharap masyarakat dapat memahami pentingnya keseimbangan antara hak yang dimiliki dan kewajiban yang harus dijalankan dalam kehidupan keluarga sehari-hari, sehingga tercipta suasana rumah tangga yang harmonis dan penuh rasa saling menghormati.   Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan pemateri yang akan menyampaikan materinya  kepada para audiens. Selanjutnya, materi sosialisasi disampaikan secara sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh seluruh audiens. Materi yang dibahas meliputi hak dan kewajiban orang tua menurut perspektif hukum positif, dan juga menurut perspektif psikologi. Untuk menambah pemahaman para audiens, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Audiens diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, pengalaman, maupun permasalahan yang sering dihadapi dalam kehidupan keluarga. Diskusi berlangsung secara aktif dan terbuka, sehingga tercipta suasana kebersamaan antara mahasiswa KKM dan warga setempat.  Semangat dari para audiens terlihat jelas dari keikutsertaan mereka yang tetap mengikuti kegiatan hingga selesai. Para masyarakat mengungkapkan bahwa kegiatan ini menambah wawasan baru sekaligus menjadi pengingat tentang pentingnya menjalankan hak dan kewajiban secara seimbang dalam kehidupan keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilaksanakan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari dan benar-benar memberi manfaat bagi warga Desa Gadang.    

Thumbnail
3 months ago
Ceriakan Pagi : Mahasiswa KKM UIN Malang Jadi Instruktur Senam di SDN 3 Wringinanom

NELY NURCAHYA SAFITRI

Suasana pagi di lapangan Sekolah Dasar Negeri (SDN) tampak berbeda dari biasanya. Gelak tawa dan teriakan riang ratusan siswa pecah saat sekelompok mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) mengambil posisi di depan barisan sebagai instruktur senam. Program ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk meningkatkan kesehatan sekaligus membangun kedekatan emosional dengan anak-anak melalui aktivitas fisik yang menyenangkan. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat pagi ini mengusung misi sederhana namun bermakna: menularkan semangat hidup sehat sejak dini. Tidak hanya sekadar menggerakkan badan, kehadiran para mahasiswa memberikan warna baru bagi rutinitas olahraga di sekolah tersebut. Semangat Pagi yang Menular Menciptakan momen keceriaan anak SDN melalui gerakan senam pagi sehat yang dirancang khusus oleh para mahasiswa mengabdi. Sejak pukul 07.00 WIB, para siswa sudah berkumpul dengan seragam olahraga mereka. Di depan para siswa dan di bagian kanan dan kiri mahasiswa KKM mulai memperagakan gerakan senam yang energik namun mudah diikuti. Musik bertempo cepat yang sedang populer di kalangan anak-anak diputar, menambah kemeriahan suasana. Sebagai instruktur senam, para mahasiswa tidak hanya berdiri kaku. Mereka sering kali Mengumbar senyum sehingga menambah kehangatan suasana, dan memberikan apresiasi lewat jempol atau tepuk tangan bagi siswa yang bergerak paling semangat. Gaya instruksi yang komunikatif dan ramah anak ini membuat para siswa tidak merasa sedang menjalankan kewajiban sekolah, melainkan sedang bermain bersama kakak-kakak mahasiswa. Membangun Fokus Lewat Kebugaran, Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini. Menurut para guru, kehadiran sosok "kakak mahasiswa" memberikan motivasi tambahan yang jarang didapatkan dari rutinitas harian. Setelah senam selesai, wajah-wajah lelah namun berseri terlihat di sepanjang selasar sekolah. Kepala Sekolah menyampaikan bahwa kegiatan fisik seperti ini sangat berdampak pada kesiapan mental siswa di kelas. Anak-anak sangat antusias. Ketika fisik mereka segar dan suasana hati mereka senang setelah senam bersama mahasiswa KKM, mereka jadi lebih fokus dan semangat saat masuk ke jam pelajaran pertama. Kegiatan ini membuktikan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak melulu soal program pembangunan fisik, tetapi juga sentuhan humanis yang mampu membangkitkan keceriaan di lingkungan pendidikan dasar. Harapan untuk Pola Hidup Sehat, Program kerja ini diharapkan tidak berhenti saat masa KKM berakhir. Para mahasiswa juga membagikan daftar lagu dan panduan gerakan senam sederhana kepada guru olahraga agar bisa diterapkan secara rutin. Melalui interaksi yang positif ini, mahasiswa KKM berhasil menanamkan pesan bahwa menjadi sehat itu bisa dimulai dengan cara yang sangat menyenangkan. Keceriaan pagi itu ditutup dengan berakhirnya sesi senam antara mahasiswa dan siswa. Sebuah momen sederhana yang membekas, membuktikan bahwa dedikasi mahasiswa di lapangan mampu membawa perubahan positif bagi semangat belajar generasi penerus bangsa.      

Thumbnail
3 months ago
Pembangunan Incinerator (Rocket Stove) dan Plang Edukasi Sampah: Inisiatif KKM Nawasena 97 UIN Malang untuk Lingkungan Dusun Sumbersari

ARIF ABDILLAH

Hasil akhir incinerator (Rocket Stove) atau tungku pembakaran sampah yang siap digunakan oleh masyarakat Dusun Sumbersari. Berikut Hasil Rendering Dari Pembangunan Incinerator (Rocket Stove) Sebelum Pembangunan: ?https://drive.google.com/file/d/154YoiCZwnzUmEMRn-CQzKzo0hlPU3LjH/view?usp=drivesdk Upaya menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan oleh anggota KKM Nawasena 97 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Dusun Sumbersari. Salah satu program yang dilaksanakan adalah pembangunan incinerator (Rocket stove) atau tungku pembakaran sampah serta pembuatan plang edukasi sampah. Pembangunan incinerator dilakukan secara gotong royong bersama pemuda Dusun Sumbersari. Prosesnya dimulai dari pengadukan bahan bangunan hingga penyusunan bata, yang dikerjakan bersama sebagai bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Incinerator ini diharapkan dapat menjadi solusi sederhana dalam pengelolaan sampah yang sulit terurai. Selain pembangunan incinerator, anggota KKM Nawasena 97 juga membuat plang edukasi sampah. Plang ini berisi informasi tentang jenis sampah dan waktu penguraiannya di alam. Proses pembuatan plang dilakukan bersama, mulai dari pemotongan bahan, pengecatan, hingga pemasangan di lokasi yang mudah dilihat oleh warga. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Dusun Sumbersari semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Gotong royong antara mahasiswa dan pemuda desa menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.