MIFTAHUL HIDAYAH
Program kerja RTH (Rumah Taman Hijau) jadi salah satu aksi seru yang digarap oleh KKM Ganiswara Kelompok 64 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di lingkungan sekolah. Lewat program ini, mahasiswa KKM ingin bikin sekolah nggak cuma jadi tempat belajar, tapi juga ruang yang hijau, adem, dan enak dipandang. RTH hadir sebagai bukti kalau peduli lingkungan itu bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Proses pengerjaan RTH dikerjakan langsung oleh seluruh anggota KKM Ganiswara 64. Dari nyusun konsep taman, milih spot yang pas di sekolah, sampai eksekusi di lapangan, semuanya dilakukan bareng-bareng. Kerja tim dan semangat gotong royong jadi kunci utama biar RTH ini bisa terwujud dengan maksimal. Yang bikin RTH ini beda dari yang lain adalah pemanfaatan botol bekas sebagai media tanam. Botol plastik yang biasanya cuma jadi sampah, di tangan mahasiswa KKM disulap jadi pot tanaman yang estetik. Selain ramah lingkungan, cara ini juga jadi pesan kuat tentang pentingnya daur ulang. Botol-botol bekas tersebut dibersihkan, dipotong, lalu dihias biar tampilannya makin kece. Setelah itu, botol diisi tanah dan ditanami berbagai tanaman hias serta tanaman hijau. Hasilnya, sudut sekolah jadi lebih hidup dan punya nilai seni yang unik. Keberadaan RTH bikin suasana sekolah jadi lebih fresh dan nyaman. Area yang sebelumnya biasa saja kini berubah jadi ruang hijau yang bisa dinikmati warga sekolah. Nggak cuma buat dipandang, RTH juga bisa jadi spot belajar santai atau media pembelajaran luar kelas. Lewat RTH ini, siswa diajak buat lebih peduli sama lingkungan sekitar. Mereka bisa belajar langsung cara merawat tanaman dan memahami bahwa barang bekas masih punya nilai guna. Edukasi lingkungan jadi terasa lebih dekat dan nggak membosankan. Dengan hadirnya RTH di sekolah, KKM Ganiswara Kelompok 64 berharap bisa ninggalin jejak positif yang berkelanjutan. Program ini jadi bukti kalau kreativitas, kepedulian, dan kerja bareng bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Dari botol bekas, lahir taman hijau yang penuh makna ?✨
ABID ABIYYU ABDUL HAKIM
Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 84 UIN Malang mengadakan kegiatan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Dampit melalui pembuatan Google Maps (GMaps) serta fasilitasi pembuatan QRIS. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membantu pelaku UMKM agar lebih mudah diakses dan mengikuti perkembangan sistem pembayaran digital. Program diigitalisasi ini menyasar beberapa UMKM di sekitar Dampit, di antaranya Warung Nasi Bu Mariyati, Warung Tahu Kocek dan Tempura Kocek, serta Kedai Supernova Fresh Fruit Juice. UMKM tersebut dipilih karena memiliki potensi usaha yang baik namun masih memerlukan dukungan dalam aspek promosi dan digitalisasi layanan. Melalui pembuatan GMaps, UMKM diharapkan lebih mudah ditemukan oleh pelanggan, baik dari masyarakat sekitar maupun pendatang. Sementara itu, pembuatan QRIS bertujuan untuk mempermudah transaksi non-tunai sehingga proses pembayaran menjadi lebih praktis dan aman. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM memndampingi langsung para pelaku UMKM mulai dari proses pendaftaran, penginputan data usaha, hingga memastikan lokasi usaha muncul dan dapat diakses melalui Google Maps. Para pelaku UMKM menyambut baik kegiatan ini karena dinilai membantu meningkatkan daya saing usaha di era digital. Melalui kegiatan digitalisasi UMKM ini, KKM Kelompok 84 UIN Malang berharap pelaku usaha di Dampit dapat semakin berkembang, adaptif terhadap teknologi, serta mampu meningkatkan pelayanan dan pendapatan usaha secara berkelanjutan. https://www.kompasiana.com/alifiakurnia/698ad3eac925c40cd02d9412/dukung-umkm-lokal-kkm-kelompok-84-uin-malang-lakukan-digitalisasi-gmaps-dan-pembuatan-qris-di-dampit
KHOTIMATUL HASANAH
Program psikoedukasi yang diprakarsai KKM Mandiri Integrasi Kelompok 154 berlangsung pada Jum'at malam, 9 Januari 2026, pukul 19.00 WIB, menghadirkan pemuda Karang Taruna Desa Sumbersari, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini menjadi sarana berbagi ilmu dan penguatan mental bagi generasi muda desa. Acara dimulai dengan sambutan dari ketua pelaksana, sebagai pembuka sekaligus pengantar tujuan kegiatan. Selanjutnya, sesi psikoedukasi diisi oleh Bapak Ali Syahidin Mubarok, M.Si, yang menyampaikan materi berjudul Kenali Diri untuk Raih Masa Depan. Pemaparan materi dipandu oleh moderator Alifiya Hafizha Adzra. Selama berlangsungnya sesi, atmosfer terasa santai dan interaktif. Di tengah penyampaian materi, peserta diajak mengikuti tantangan pertanyaan berhadiah. Tiga pemuda, dua laki-laki dan satu perempuan, berani tampil ke depan untuk menjawab dan memenangkan hadiah yang telah disiapkan. Sesudah materi dipaparkan, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking yang dipimpin oleh Iqbal dan Rafly, yang berhasil meningkatkan semangat dan energi ruangan melalui permainan kelompok yang seru. Dan pengisian Pohon Impian oleh peserta Karang Taruna. Sebagai bentuk penghargaan, panitia memberikan sertifikat apresiasi kepada Bapak Ali Syahidin Mubarok sebagai pemateri, serta kepada ketua Karang Taruna, Mas Wahyu, atas dukungan dalam menyukseskan acara. Agenda ditutup oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan dokumentasi dan pembuatan konten, sebagai rangkaian akhir kegiatan. Melalui acara ini, mahasiswa dan pemuda desa semakin terhubung dalam semangat belajar, mengembangkan diri, dan mempersiapkan masa depan bersama.
ALFILA KURNIA LISTI DESTI ANGGI
Kuliah kerja Masyarakat (KKM) program wajib yang diadakan disetiap kampus untuk mahasiswa semester 5. kalini kampus UIN Malang melepaskan mahasiswa untuk terjun dan berbaur ke masyarakat. memberikan perubahan dalam fokus "Membangun Desa Berkelanjutan Berbasis Penguatan Moderasi Beragama dan Potensi Lokal". Seperti mahasiswa dari kelompok 188 yang melakukan KKM Mandiri Integritas di Desa Gambiran, Dusun Jagil, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Pelaksaaan KKM Mandiri Intgritas, di Dusun Jagil diawali dengan semangat koloboratif antara mahasiswa kelompok 188 UIN Malang dengan masyarakat setempat. berbagai elemen warga juga dilibatkan dalam menjalankan program kerja yang ada. harapannya semua programa dapat memberikan dampak positif untuk berbagai bidang, seperti pembangunan desa berkelanjutan, moderasi beragama, serta membangun potensi lokal yang ada di desa setempat. kegiatan ini resmi berjalan dengan dilakukannya acara pembukaan. Acara pembukaan KKM Mandiri Intgritas, yang dilaksanakan di kantor posyandu dusun jagil dengan penuh rasa semangat dan hikmat. Dan dihadiri oleh segenap elemen masyarakat mulai dari kepala dusun hingga ketua RT, serta dosen pemdamping Lapangan (DPL) yang mendukung kelancaran acaran pembukaan KKM Mandiri Intgritas (25 Desember 2025). Rangkaian acara yang berlangsung dengan hikmat. diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC). setelah itu dilanjutkan dengan sambutan - sambutan, Mulai dari ketua kelompok 188 KKM Mandiri Integritas Bima Raka Laksamana Putra dengan tujuan kkm "memperluas publikasi branding dusun dengan potensi lokal yang ada" ujar ketua kelompok 188. Serta dilajutkan dengan sambutan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Whida Rositama M.Hum dalam sambutannya ia menyampaikan terimakasi kepada masyarakat yang mau menerima dan mengijinkan mahasiswa dampingannya untuk menjalankan pengabdiaan selama satu bulan kedepan, dan ia berharap agar dengan adanya kegiatan inj dapat membantu masrakat setempat. "saya menyerahkan anak - anak kelompok 188 ini untuk dibina dan bimbing agar dapat bermanfaat untuk kemajuan dusun ini." ujar Whida Rositama M.Hum Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). lalu sambutan dilanjutkan dengan kepala Dusun Jagil, Pipit Subroto dalam sambutanya ia sangat senang dengan kedatangan mahasiswa UIN Malang dalam kegiatan KKM Mandiri. Ia juga berharap agar dengan adanya mahasiswa ini dapat memberikan terobosan dan perubahan yang baik keduapannya selama satu bulan pengabdian ini. "terimakasih sudah berkenan untuk memilih dusun ini untuk jadi tempat KKM kalian semoga ini menjadi langkah baik untuk dusun ini." ujar Pipit Subroto Kepala Dusun jagil. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemaparan program kerja oleh sekertaris. program kerja yang sudah dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan dusun setempat dengan memadukan dengan nilai-nilai keagamaan. seperti perogram pendidikan karakter anak dengan menanamkan nilai - nilai islami hingga membantu potensi - potensi yang ada di masyarakat setempat. Acara dilanjutkan dengan pembacaan do'a agar kegiatan KKM Mandiri Intgritas selama satu bulan ini bisa dapat berjalan dengan baik. Link: https://www.kompasiana.com/ridwanone/694e3875ed64157c9c2b1522/awal-perjalanan-dimulai-kkm-mandiri-intgritas-kelompok-188-di-dusun-jagil-pasuruan?utm_source=Whatsapp&utm_medium=Refferal&utm_campaign=Sharing_Desktop
AHMAD FAHRI ABDUL WAHAB
Desa Dengkol, 29 Januari 2026 - Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 42 Narakarya UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan pelatihan/workshop pembuatan ecoenzym serta seminar mengenai pembuatan kompos yang bertempat di aula balai desa Dengkol yang dihadiri oleh perangkat desa dan ibu-ibu PKK Desa Dengkol. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKM dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih ramah dan berkelanjutan. Dua program kerja tersebut dipilih berdasarkan kondisi lingkungan di sekitar wilayah desa, khususnya kawasan Bumdes. Pelatihan diawali dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh anggota KKM 42 Narakarya mengenai pengertian dan manfaat ecoenzym, serta penjelasan tentang kompos sebagai alternatif pengelolaan sampah organik. Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa selama ini pupuk yang digunakan di Bumdes masih berbasis kimia, sehingga ecoenzym dan kompos diharapkan dapat menjadi alternatif pupuk alami yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, mahasiswa juga menyoroti permasalahan lingkungan lainnya, yaitu kebiasaan pembakaran sampah daun kering di sekitar kawasan Bumdes. Melalui seminar kompos ini, mahasiswa menginisiasi solusi dengan mengolah daun-daun kering tersebut menjadi kompos, sehingga dapat mengurangi pembakaran sampah sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat bagi pertanian dan lingkungan desa. Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan demo pembuatan ecoenzym. Perwakilan dari mahasiswa KKM terlebih dahulu menjelaskan dan memperagakan langkah-langkah pembuatan ecoenzym secara langsung di hadapan peserta. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, di mana peserta aktif bertanya dan terlibat dalam setiap tahapan praktik. Melalui pelatihan dan seminar ini, diharapkan perangkat desa dan ibu-ibu PKK dapat memperoleh pengetahuan baru mengenai pengelolaan sampah organik serta pemanfaatannya menjadi produk yang bernilai guna. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi KKM 42 Narakarya dalam mendukung kepedulian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat Desa Dengkol.