Thumbnail
4 months ago
Penutupan KKM UIN Malang di Masjid Baitus Sholihin Dawuhan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

RISALATUL FARICHA

  Penutupan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dilaksanakan secara khidmat di Masjid Baitus Sholihin Dawuhan, bersamaan dengan agenda rutin rotiban yang menjadi bagian dari tradisi keagamaan masyarakat setempat. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Takmir Masjid, jamaah laki-laki dan perempuan, serta warga Desa Dawuhan yang sejak awal menyambut kehadiran mahasiswa KKM dengan penuh kehangatan dan keterbukaan. Dalam suasana yang penuh kebersamaan, masyarakat menyampaikan rasa haru dan apresiasi atas kebersamaan yang telah terjalin selama pelaksanaan KKM. Warga mengungkapkan bahwa meskipun masa pengabdian hanya berlangsung selama 40 hari, kehadiran mahasiswa telah memberikan warna tersendiri dalam berbagai aktivitas sosial dan keagamaan di desa. Sejak hari pertama kedatangan hingga momen penutupan, mahasiswa KKM senantiasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Dawuhan. Selama masa pengabdian, mahasiswa KKM aktif mengikuti dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan rutin masyarakat, seperti yasinan, tahlilan, rotiban, dibaan, pertemuan PKK, manaqiban, hingga khataman Al-Qur’an. Keterlibatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta semangat keagamaan yang menjadi ciri khas kehidupan sosial masyarakat Dawuhan. Antusiasme dan sambutan hangat dari warga terlihat dari ungkapan kebahagiaan mereka atas kehadiran mahasiswa dalam setiap agenda desa. Masyarakat merasa senang dan terbantu dengan partisipasi aktif mahasiswa KKM yang selalu hadir sesuai jadwal kegiatan, serta mampu membaur dengan seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat. Kebersamaan yang terbangun menjadi bukti nyata terjalinnya sinergi yang harmonis antara dunia akademik dan masyarakat desa. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, mahasiswa KKM juga berpamitan secara resmi kepada Kepala Desa Dawuhan dan Ibu Kepala Desa. Momen tersebut berlangsung penuh keharuan, mengingat kedekatan emosional yang telah terjalin selama masa pengabdian. Pihak desa menyampaikan rasa sedih dan kehilangan atas berakhirnya KKM, seraya berharap silaturahmi dan kerja sama yang telah terbangun dapat terus terjaga di masa mendatang.

Thumbnail
4 months ago
Wujudkan Kepedulian Lingkungan, KKM Kelompok 54 Melakukan Penanaman Bibit di Dusun Bendrong

YUNITA BIMA VATIKASARI

Sabtu, 3 Januari 2026, mahasiswa KKM Kelompok 54 bersama Kepala Dusun Bendrong, Pak Dhori, melaksanakan kegiatan penanaman bibit di beberapa titik sekitar hutan Dusun Bendrong, Desa Argosari, Kecamatan Jabung. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKM sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang mulai mengalami penurunan. Sejak pagi, mahasiswa KKM bersama Pak Dhori dan Pak Nanang bergotong royong menanam berbagai jenis bibit. Kegiatan berlangsung sederhana tanpa seremonial berlebihan, namun tetap penuh makna. Penanaman ini didampingi langsung oleh Kepala Dusun Bendrong, Pak Dhori, yang sejak awal memberikan dukungan penuh. Pak Dhori menjelaskan bahwa kegiatan menanam bibit perlu terus dilakukan, sebagai upaya menjaga lingkungan maupun sebagai pembelajaran bagi mahasiswa KKM. Menurut beliau, kondisi alam Dusun Bendrong saat ini sudah jauh berbeda dibandingkan masa lalu, di mana sumber air masih melimpah dan ekosistem sungai terjaga dengan baik. "Sekarang sumber air sudah mulai berkurang, apalagi saat musim kemarau. Dulu pohon masih banyak, airnya besar," ungkap Pak Dhori. Penanaman bibit dinilai sebagai langkah awal untuk memperbaiki kondisi tersebut. Selain menjaga ketersediaan air, tanaman juga berperan dalam mencegah longsor dan membantu penyerapan air hujan. Meski hasilnya belum bisa dirasakan dalam waktu dekat, upaya ini terus dilakukan secara bertahap. Kegiatan penanaman bibit ini juga disampaikan oleh Pak Nanang, tokoh masyarakat Dusun Bendrong yang tergabung dalam komunitas Jogo Wono, sebuah gerakan yang berfokus pada pelestarian hutan. Beliau menyebutkan bahwa penanaman bibit biasanya dilakukan hingga empat sampai lima kali dalam setahun, terutama saat ada mahasiswa KKM. Menurut Pak Nanang, menjaga hutan berarti menjaga kehidupan masyarakat. Selain menjaga ketersediaan air, pohon juga berperan penting sebagai penghasil oksigen bagi seluruh makhluk hidup. Menanam pohon pun dianggap sebagai bentuk sedekah yang ikhlas karena manfaatnya dapat dirasakan oleh siapa saja, termasuk generasi mendatang. Melalui kegiatan penanaman bibit ini, KKM Kelompok 54 bersama Pak Dhori dan Pak Nanang menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana. Dengan menanam dan merawat tanaman, diharapkan lingkungan tetap terjaga dan memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat di masa depan.  

Thumbnail
4 months ago
Awal Perjalanan Dimulai KKM Mandiri Intgritas Kelompok 188 di Dusun Jagil Pasuruan

RIZIKUMAR

Kuliah kerja Masyarakat (KKM) program wajib yang diadakan disetiap kampus untuk mahasiswa semester 5. kalini kampus UIN Malang melepaskan mahasiswa untuk terjun dan berbaur ke masyarakat. memberikan perubahan dalam fokus "Membangun Desa Berkelanjutan Berbasis Penguatan Moderasi Beragama dan Potensi Lokal". Seperti mahasiswa dari kelompok 188 yang melakukan KKM Mandiri Integritas di Desa Gambiron, Dusun Jagil, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.   Pelaksaaan KKM Mandiri Intgritas, di Dusun Jagil diawali dengan semangat koloboratif antara mahasiswa kelompok 188 UIN Malang dengan masyarakat setempat. berbagai elemen warga juga dilibatkan dalam menjalankan program kerja yang ada. harapannya semua programa dapat memberikan dampak positif untuk berbagai bidang, seperti pembangunan desa berkelanjutan, moderasi beragama, serta membangun potensi lokal yang ada di desa setempat. kegiatan ini resmi berjalan dengan dilakukannya acara pembukaan.   Acara pembukaan KKM Mandiri Intgritas, yang dilaksanakan di kantor posyandu dusun jagil dengan penuh rasa semangat dan hikmat. Dan dihadiri oleh segenap elemen masyarakat mulai dari kepala dusun hingga ketua RT, serta dosen pemdamping Lapangan (DPL.) yang mendukung kelancaran acaran pembukaan KKM Mandiri Intgritas (25 Desember 2025).   Rangkaian acara yang berlangsung dengan hikmat. diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC). setelah itu dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, Mulai dari ketua kelompok 188 KKM Mandiri Integritas Bima Raka Laksamana Putra dengan tujuan kkm "memperluas publikasi branding dusun dengan potensi lokal yang ada" ujar ketua kelompok 188.   Serta dilajutkan dengan sambutan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DDPL.) Whida Rositama M.Hum dalam sambutannya ia menyampaikan terimakasi kepada masyarakat yang mau menerima dan mengijinkan mahasiswa dampingannya untuk menjalankan pengabdiaan selama satu bulan kedepan, dan ia berharap agar dengan adanya kegiatan ini dapat membantu masrakat setempat. "saya menyerahkan anak-anak kelompok 188 ini untuk dibina dan bimbing agar dapat bermanfaat untuk kemajuan dusun ini." ujar Whida Rositama M.Hum Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).   Lalu sambutan dilanjutkan dengan kepala Dusun Jagil, Pipit Subroto dalam sambutanya ia sangat senang dengan kedatangan mahasiswa UIN Malang dalam kegiatan KKM Mandiri. Ia juga berharap agar dengan adanya mahasiswa ini dapat memberikan terobosan dan perubahan yang baik keduapannya selama satu bulan pengabdian ini. "terimakasih sudah berkenan untuk memilih dusun ini untuk jadi tempat KKM kalian semoga ini menjadi langkah baik untuk dusun ini." ujar Pipit Subroto Kepala Dusun jagil.   Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemaparan program kerja oleh sekertaris. program kerja yang sudah dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan dusun setempat dengan memadukan dengan nilai-nilai keagamaan. seperti pérogram pendidikan karakter anak dengan menanamkan nilai-nilai islami hingga membantu potensi potensi yang ada di masyarakat setempat. Acara dilanjutkan dengan pembacaan do'a agar kegiatan KKM Mandiri Intgritas selama satu bulan ini bisa dapat berjalan dengan baik.

Thumbnail
4 months ago
Fermentasi Pupuk Kandang sebagai Program Unggulan KKM Fakultatif UIN Malang di Desa Ngenep

DEDRICK FARROS RISQULLOH

Program fermentasi pupuk kandang merupakan salah satu program kelompok KKM Fakultatif UIN Maulana Malik Ibrahim Malang 249 yang dilaksanakan di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Kelompok Tani beserta para anggotanya, dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik yang aman, bernilai guna tinggi, dan ramah lingkungan.Pengelolaan pupuk kandang yang tepat menjadi aspek penting dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Selama ini, masyarakat Desa Ngenep sebenarnya telah mengenal konsep fermentasi pupuk kandang sejak lama, namun penerapannya masih terbatas pada pemahaman teoritis dan belum dilakukan secara optimal di lapangan. Akibatnya, pupuk kandang sering digunakan dalam kondisi mentah, yang justru berpotensi menimbulkan permasalahan bagi tanaman dan tanah. Melalui proses fermentasi, senyawa organik kompleks dirombak menjadi unsur hara yang lebih sederhana dan siap diserap oleh tanaman. Fermentasi juga menyeimbangkan rasio karbon dan nitrogen (C/N), menghilangkan bau menyengat, serta menekan keberadaan patogen dan gulma, sehingga pupuk menjadi lebih stabil dan aman digunakan.Jenis pupuk kandang yang dimanfaatkan dalam kegiatan ini adalah pupuk kandang kambing, mengingat ketersediaannya yang melimpah di Desa Ngenep. Proses fermentasi diawali dengan pencampuran kotoran ternak dengan molase, EM4, pupuk urea, dan bahan pendukung lainnya. Campuran tersebut kemudian diatur kadar airnya hingga mencapai kondisi lembap optimal, yaitu sekitar 30--40 persen. Selanjutnya, bahan ditumpuk di tempat yang teduh dan ditutup rapat menggunakan terpal untuk menciptakan kondisi anaerob. Proses fermentasi ini berlangsung kurang lebih selama satu bulan hingga pupuk matang.Pupuk kandang yang telah berhasil difermentasi ditandai dengan perubahan warna menjadi cokelat tua hingga kehitaman, tekstur yang remah, suhu yang stabil atau dingin, serta bau yang tidak lagi menyengat melainkan menyerupai aroma tanah. Kondisi ini menandakan pupuk telah matang dan siap diaplikasikan pada tanaman.

Thumbnail
4 months ago
Pembukaan Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Masjid Fatahillah, Sawojajar, kec. kedungkandang, kota Malang Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Pembukaan Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UI

DWI FIFI FADHILAH

SVARNANTA 17 KKM UIN MALIKI MALANG KKM UIN MALIKI MALANG KELOMPOK 17 SAWOJAJAR, KEC. KEDUNGKANDANG, KOTA MALANG, JAWA TIMUR Pembukaan Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Masjid Fatahillah, Sawojajar, kec. kedungkandang, kota Malang 28 Desember 2025 16:05 Diperbarui: 28 Desember 2025 16:05 43 0 0 Foto Bersama Dosen Pembimbing Lapangan dan Para Tamu Undangan Pembukaan Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Masjid Fattahilah Malang --- Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) secara resmi dibuka pada Jumat, 27 Desember 2025, bertempat di Masjid Fattahilah, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur. Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat pada pukul 08.00 hingga 09.00 WIB. Kegiatan KKM ini mengusung tema “Optimalisasi Peran Masjid sebagai Sentra Transformasi Sosial dan Edukasi Masyarakat”, yang menegaskan komitmen pelajar dalam memberdayakan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat penguatan sosial dan pendidikan bagi masyarakat. Pembukaan KKM tersebut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), mahasiswa peserta KKM Kelompok Svarnanta 17 yang beranggotakan 16 anak, pengurus Masjid Fatahillah, masyarakat tokoh, serta warga sekitar. Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, dan berbagai acara dari pengurus Masjid Fatahillah, perwakilan mahasiswa KKM, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Dalam perayaannya, pengurus Masjid Fattahilah menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kehadiran mahasiswa KKM. Mereka berharap kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar serta memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Selain itu,perwakilan mahasiswa KKM Kelompok Svarnanta 17 menyampaikan bahwa kegiatan KKM merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui optimalisasi fungsi masjid sebagai ruang pelatihan, edukasi, dan transformasi sosial. Berbagai program kerja yang dirancang diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi jamaah dan lingkungan sekitar. Dan perayaan terakhir dari DPL angkatan 17, Ibu Nuril Mufidah M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada pengurus Masjid Fatahillah dan tokoh masyarakat setempat yang telah menerima mahasiswa KKM di lingkungan Masjid Fatahillah. Acara Pembukaan IKLAN ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar seluruh rangkaian kegiatan KKM Kelompok Svarnanta 17 dapat terlaksana dengan baik, membawa keberkahan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Masjid Fattahilah dan sekitarnya. Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Thumbnail
4 months ago

HENDRAWAN MAULANA CAHYANTO