Thumbnail
8 months ago
Dari Dapur Produksi Tempe Hingga Sertifikat Halal Terbit: KKM Unggulan Halal Center Kelompok 01 Dampingi Sertifikasi Halal

MAFTUHATUR ROHMAH

Aroma khas kedelai yang sedang difermentasi memenuhi rumah produksi sederhana milik Pak Sibro di Dusun Bendo, Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung. Setiap hari, tempe hasil olahannya menjadi pilihan masyarakat sekitar. Kini, usaha tempe tersebut tidak hanya dikenal karena rasanya yang berkualitas, tetapi juga karena telah resmi mengantongi sertifikat halal. Proses menuju sertifikasi halal bukanlah perjalanan singkat. Melalui pendampingan mahasiswa KKM Unggulan Halal Center, usaha tempe Pak Sibro dibina secara intensif hingga seluruh persyaratan terpenuhi. Pendampingan dilakukan secara langsung dan berkelanjutan, memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan. Maftuhatur Rohmah, salah satu anggota KKM Unggulan Halal Center Kelompok 1, berperan sebagai pendamping halal dalam proses ini. Ia tidak hanya melakukan satu kali kunjungan, melainkan berkali-kali datang ke lokasi produksi. Mulai dari mendata bahan baku kedelai, memastikan ragi yang digunakan aman dan halal, hingga mengecek kebersihan serta alur produksi tempe, semua diperiksa dengan teliti. Tak jarang, proses administrasi memerlukan revisi data atau perbaikan dokumen. Ketika hal tersebut terjadi, pendamping kembali berkoordinasi dengan Pak Sibro untuk segera melengkapi kekurangan. Komunikasi yang baik dan ketekunan menjadi kunci agar proses pengajuan tidak terhenti di tengah jalan. Akhirnya, setelah melalui tahapan verifikasi dan pemeriksaan, sertifikat halal resmi diterbitkan. Bagi Pak Sibro, ini adalah pencapaian besar dalam perjalanan usahanya. Sertifikat tersebut bukan hanya sekadar dokumen, tetapi menjadi jaminan kepercayaan bagi konsumen bahwa tempe yang diproduksi telah memenuhi standar kehalalan. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa usaha mikro seperti produksi tempe pun memiliki peluang besar untuk berkembang dan bersaing, terlebih dengan dukungan pendampingan yang konsisten. Dari dapur produksi sederhana, kini tempe Pak Sibro melangkah lebih pasti dengan legalitas halal yang resmi

Thumbnail
8 months ago
Memperingati Isra Miraj: Semarak Lomba Mewarnai Bersama Anak-Anak TK dan TPQ

NAJLA RIZQI ROYYA

Dalam rangka memperingati peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 turut berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan yang melibatkan anak-anak TK dan TPQ. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk penguatan nilai-nilai keislaman sejak usia dini, sekaligus untuk menumbuhkan semangat belajar dan kreativitas anak-anak.    Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan anak-anak ke TK, kemudian mahasiswa KKM mengarahkan dan mendampingi anak-anak menuju lapangan TPQ sebagai lokasi utama pelaksanaan acara. Suasana tampak meriah dengan antusiasme anak-anak yang datang dengan penuh semangat untuk mengikuti kegiatan.   Acara dimulai dengan pembukaan resmi yang disampaikan oleh pihak TK melalui Kepala Sekolah, serta didampingi oleh Bapak Himam. Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan pentingnya memperingati Isra Mi'raj sebagai momentum untuk mengenalkan keteladanan Nabi Muhammad SAW kepada anak-anak sejak dini.   Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi singkat oleh Bapak Himam mengenai peristiwa Isra Mi'raj. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak, sehingga mereka dapat mengenal makna perjalanan Isra Mi'raj secara menyenangkan dan edukatif.Memasuki acara utama, kegiatan dilanjutkan dengan lomba mewarnai yang diikuti oleh anak-anak dari beberapa kelas. Lomba ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, melatih motorik halus, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak dalam mengekspresikan ide dan imajinasi mereka melalui warna.   Lomba mewarnai berlangsung dengan penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias dan serius dalam menyelesaikan karya mereka masing-masing. Setelah proses penilaian, ditetapkan para pemenang lomba, yaitu tiga anak dari kelas A dan tiga anak dari kelas B sebagai juara lomba mewarnai.Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan acara penutupan serta pemberian apresiasi kepada para pemenang lomba. Penutupan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebahagiaan, sekaligus menjadi momen kebersamaan antara mahasiswa KKM, pihak sekolah, dan anak-anak.   Melalui kegiatan peringatan Isra Mi'raj ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mengenal peristiwa penting dalam sejarah Islam, tetapi juga dapat belajar melalui kegiatan yang menyenangkan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 dalam mendukung pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman di lingkungan masyarakat.  

Thumbnail
8 months ago
Kebersamaan Penuh Makna: Kegiatan Mengajar TK dan Perpisahan Bersama TPQ Nailun Hamam

SELLA AINUN MUNJIYAT

Mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 melaksanakan rangkaian kegiatan penuh kebersamaan bersama anak-anak TK dan TPQ Nailun Hamam sebagai bagian dari program pengabdian di bidang pendidikan dan keagamaan. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan agenda mengajar di lingkungan TK Nailun Hamam. Sesampainya di lokasi, mahasiswa langsung memasuki kelas di mana seluruh anak-anak TK telah berkumpul. Kegiatan diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh perwakilan mahasiswa KKM selaku ketua kelompok. Sambutan hangat juga diberikan oleh kepala TK serta Bapak Himam yang selama ini turut mendampingi berbagai kegiatan mahasiswa di lingkungan masjid dan pendidikan sekitar. Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan momen kebersamaan saat makan bersama anak-anak. Suasana penuh keceriaan terasa ketika mahasiswa dan anak-anak menikmati waktu makan bersama, kemudian dilanjutkan dengan waktu istirahat dan bermain sejenak. Setelah itu, anak-anak kembali mengikuti kegiatan interaktif berupa permainan dan penampilan bernyanyi per kelas. Mahasiswa memanggil anak-anak secara bergiliran untuk tampil menyanyi dan memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas keberanian serta partisipasi mereka. Menjelang siang hari, kegiatan di TK pun berakhir dan mahasiswa berpamitan untuk kembali melanjutkan agenda selanjutnya. Sebagian mahasiswa mempersiapkan diri untuk pelaksanaan Salat Jumat, sementara yang lain membantu persiapan konsumsi untuk kegiatan Jumat Berkah yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya. Pada sore harinya, mahasiswa KKM melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi TPQ Nailun Hamam dalam rangka perpisahan. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menerima sambutan hangat dari kepala TPQ serta para pengajar. Sebagai bentuk kenang-kenangan dan ungkapan terima kasih, mahasiswa menyerahkan sebuah mading yang berisi dokumentasi foto-foto kegiatan selama pelaksanaan KKM di TPQ. Momen perpisahan berlangsung penuh haru dan kehangatan sebagai penutup rangkaian kebersamaan mahasiswa KKM bersama para santri dan pengajar TPQ. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 berharap kenangan kebersamaan yang telah terjalin dapat terus memberikan kesan positif serta memperkuat hubungan silaturahmi antara mahasiswa dan lingkungan pendidikan di sekitar Masjid Nailun Hamam.  

Thumbnail
8 months ago
Pembekalan Strategis Bersama DPL, KKM DarmaWidya Siap Dorong Percepatan Sertifikasi Halal UMK

WINDA JULIA NOVITASARI

Fokus Pemantapan Teknis Program dan Percepatan Sertifikasi Halal UMK Kelompok DarmaWidya melaksanakan kegiatan Pembekalan dan Final Checking KKM bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) pada Jumat, 19 Desember 2025, pukul 09.00–11.30 WIB. Kegiatan ini bertempat di Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Lantai 2 dan menjadi tahapan penting menjelang pelaksanaan KKM di lokasi pengabdian. Kegiatan pembekalan tersebut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta 6 dari 13 anggota Kelompok KKM DarmaWidya. Agenda ini bertujuan untuk memastikan kesiapan akhir mahasiswa, baik dari aspek teknis, maupun substansi program, agar pelaksanaan KKM dapat berjalan secara terarah dan optimal. Pemaparan Timeline dan Arah Pelaksanaan KKM Pada sesi awal, dilakukan pemaparan timeline KKM yang mencakup tahapan pra-pelaksanaan, pelaksanaan di lapangan, hingga pasca-KKM. DPL menekankan pentingnya pemahaman alur kegiatan secara menyeluruh agar setiap program dapat terlaksana sesuai jadwal serta memenuhi target yang telah ditetapkan. Penjelasan timeline ini sekaligus menjadi sarana evaluasi awal untuk memastikan seluruh anggota memahami peran, tugas, dan tanggung jawab masing-masing selama KKM berlangsung. Strategi Promosi Percepatan Sertifikasi Halal UMK Selanjutnya, pembahasan difokuskan pada strategi promosi percepatan sertifikasi halal bagi produk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) sebagai fokus utama KKM Unggulan Halal Center. DPL menegaskan bahwa keberhasilan program sangat ditentukan oleh kemampuan mahasiswa dalam memberikan pemahaman yang tepat kepada masyarakat, khususnya pelaku UMK, mengenai pentingnya sertifikasi halal. Oleh karena itu, strategi sosialisasi harus disusun secara komunikatif, kontekstual, dan mudah dipahami oleh masyarakat desa sasaran, baik melalui pendekatan langsung maupun melalui media pendukung. Pembuatan Konten Edukatif dan Administrasi Pendukung Dalam pembekalan ini juga dibahas pembuatan konten yang efektif sebagai sarana edukasi dan promosi program KKM. Konten yang dihasilkan diharapkan mampu mendukung sosialisasi sertifikasi halal sekaligus mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan KKM. Selain itu, DPL menyampaikan beberapa luaran wajib pasca-KKM yang harus disiapkan oleh kelompok, meliputi: Policy brief, Artikel berita, Video dokumenter berdurasi 5–7 menit, serta Pengarsipan sertifikat dan dokumen pendukung dalam Google Drive. Ketentuan ini disampaikan sebagai bagian dari standar pelaporan akademik dan institusional KKM Unggulan. Simulasi Pembuatan Akun Sihalal dan Pembuatan NIB Pada sesi praktik, anggota kelompok mengikuti simulasi pembuatan akun Sihalal sebagai bekal pendampingan langsung kepada Pelaku Usaha (PU) di lokasi KKM. Mahasiswa juga mendapatkan pemahaman teknis mengenai proses pendaftaran PU ke dalam sistem Sihalal, mulai dari tahap awal hingga pengisian data dasar. Selain itu, dibahas pula mekanisme pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai prasyarat administratif yang penting bagi pelaku UMK sebelum mengajukan sertifikasi halal. Penegasan Akhir dari DPL Melalui kegiatan pembekalan dan final checking ini, DPL menegaskan pentingnya kesiapan mahasiswa tidak hanya secara administratif, tetapi juga dari segi pemahaman substansi program. Seluruh anggota KKM DarmaWidya diharapkan mampu menjalankan perannya secara profesional, komunikatif, dan bertanggung jawab, sehingga pelaksanaan KKM Unggulan dapat memberikan dampak nyata bagi percepatan sertifikasi halal UMK di desa sasaran. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian persiapan sebelum mahasiswa terjun langsung ke masyarakat, sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam menjalankan pengabdian yang berorientasi pada kebermanfaatan dan keberlanjutan.

Thumbnail
8 months ago
KPw Bank Indonesia Malang dan KKM DarmaWidya Gelar Talk Show Ekosistem Halal di Wagir, Dorong UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing Nasional

PUTRI ADIBAH FUADIYAH

Kolaborasi Kampus, Pemerintah, dan Otoritas Keuangan Perkuat Ekosistem Halal Daerah Upaya penguatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis halal terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang bersama Kelompok 4 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) DarmaWidya UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Talk Show Ekosistem Halal bertema “Penguatan UMKM Menuju Daya Saing Unggul Melalui Ekosistem Halal” pada Rabu, 21 Januari 2026, di Pendopo Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menghadirkan sekitar 50 peserta dari unsur masyarakat, pelaku UMKM, perangkat kecamatan, perangkat desa, serta unsur akademisi. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya perwakilan KPw Bank Indonesia Malang Ega Bramiana, Camat Wagir Joanico Da Costa, S.Sos., MM., Sekretaris LP2M UIN Malang Dr. Luthfi Musthofa, M.Ag., Ketua Halal Center UIN Malang Eny Yulianti, M.Si., Dosen Pembimbing Lapangan Utiya Hikmah, M.Si., Kepala Desa Pandanlandung Hari Sulistiyono, S.AP., beberapa DPL dari kampus dan pamong, serta seluruh anggota Kelompok DarmaWidya. Pembukaan Resmi dan Penegasan Peran Mahasiswa sebagai Agen Pemberdayaan Rangkaian acara diawali dengan registrasi kedatangan peserta dan koordinasi teknis antara tim Bank Indonesia Malang dengan pihak kecamatan. Suasana pembukaan berlangsung khidmat dengan menyanyikan Indonesia Raya, Mars Kabupaten Malang, dan Mars UIN Malang yang dipandu oleh Dara Zahra Salsabila. Acara kemudian dibuka secara formal oleh pembawa acara Fatihatun Hasanah Faujiyah dan Bilqist Adna Salsabila, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Putri Adibah Fuadiyah. Ketua Kelompok 4 DarmaWidya, Aulia Rahmadina, dalam laporannya memaparkan kemajuan kegiatan KKM di Desa Pandanlandung sekaligus menegaskan fokus program unggulan pada percepatan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. Sementara itu, Sekretaris LP2M UIN Malang, Dr. Luthfi Musthofa, M.Ag., menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa merupakan bagian dari mandat pendidikan tinggi untuk terlibat langsung dalam pembangunan masyarakat. “Ini adalah perpanjangan tangan negara melalui perguruan tinggi untuk turut serta dalam proses pembangunan, pemberdayaan, dan pengembangan masyarakat. Mahasiswa hadir sebagai pelopor masyarakat terdidik sebelum benar-benar lulus,” ujarnya. Dukungan Pemerintah Kecamatan untuk Ekosistem Halal Camat Wagir, Joanico Da Costa, menegaskan bahwa meskipun Kelompok 4 Ditempatkan di Desa Pandanlandung, kegiatan ini dirancang untuk menjangkau seluruh wilayah kecamatan. “Kegiatan ini tidak hanya untuk satu desa, tetapi mencakup 12 desa di Kecamatan Wagir,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya pemahaman ekosistem halal sebagai strategi peningkatan kualitas produk dan akses pasar bagi UMKM lokal. Talk Show: Sinergi BI, Halal Center, dan Akademisi  Sesi inti talkshow dipandu moderator Ulfatu Fiki Ainurrohmah. Sebelum pemaparan materi, peserta diajak menyaksikan video dokumenter “Setengah Perjalanan DarmaWidya” yang menggambarkan aktivitas pengabdian mahasiswa selama KKM. peran Bank Indonesia dalam Pengembangan UMKM Ega Bramiana, Asisten Analis Pengembangan Ekonomi Syariah KPw BI Malang, menjelaskan berbagai program pendampingan BI untuk UMKM, mulai dari pelatihan, fasilitasi pembiayaan, hingga penguatan kualitas produk. Ia menegaskan bahwa pengembangan UMKM halal menjadi bagian dari strategi ekonomi syariah nasional. Pentingnya Ekosistem Halal yang Inklusif Ketua Halal Center UIN Malang, Eny Yulianti, M.Si., memaparkan bahwa ekosistem halal tidak hanya relevan bagi umat Islam, tetapi juga menjadi standar kualitas dan keamanan produk yang diterima secara global. “Halal adalah jaminan mutu. Ini menyasar seluruh konsumen, bukan terbatas pada kelompok tertentu,” jelasnya Teknis Sertifikasi dan Pembentukan Satgas Halal  Materi ketiga disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus Penyelia Halal, Utiya Hikmah, M.Si., yang menguraikan prosedur sertifikasi halal, ragam skema program, serta rencana pembentukan satuan tugas (satgas) halal di tingkat desa untuk menghentikan pendampingan. Interaksi Aktif dan Apresiasi untuk Narasumber Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab. Sejumlah pelaku UMKM menanyakan peluang pelatihan pengemasan produk dari BI, mekanisme pengurusan sertifikat halal, hingga kurasi produk dan jumlah pengajuan sertifikasi. Sebagai bentuk penghargaan, sertifikat diberikan oleh Camat Wagir kepada seluruh narasumber.Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Moh. Mufid Azzaim Arjun Almunif, dilanjutkan menyanyikan lagu Padamu Negeri, kemudian ditutup oleh MC. Penguatan Halal UMKM sebagai Langkah Strategis Daerah Melalui kegiatan ini, Kelompok KKM DarmaWidya berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia dapat mempercepat terbentuknya ekosistem halal yang berkelanjutan di Kecamatan Wagir. Talkshow tersebut menjadi bukti bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pendampingan teknis, tetapi juga edukasi, literasi, dan kolaborasi multipihak. Dengan pendekatan tersebut, UMKM lokal diharapkan mampu naik kelas, memiliki legalitas halal, serta bersaing di pasar nasional maupun global.  

Thumbnail
8 months ago
From Morning Till Night: Intensitas Belajar di English Camp Kampung Inggris Probolinggo

SALSABILA SALWA FAUZI

Program English Camp yang diselenggarakan oleh Kampung Inggris Probolinggo pada tanggal 26–30 Desember 2025 menjadi salah satu kegiatan unggulan dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris peserta secara intensif dan menyeluruh. Kegiatan ini dirancang dengan konsep immersive learning, yaitu pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori di dalam kelas, tetapi juga membiasakan peserta untuk menggunakan Bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari selama kegiatan berlangsung. Sistem yang diterapkan serupa dengan Kampung Inggris Pare, di mana seluruh peserta diwajibkan berbicara menggunakan Bahasa Inggris sepanjang hari, baik saat sesi pembelajaran maupun di luar kelas. Hal ini bertujuan untuk membangun kebiasaan, meningkatkan kepercayaan diri, serta melatih keberanian peserta dalam menggunakan Bahasa Inggris secara aktif. Dalam satu hari, peserta mengikuti lima sesi pembelajaran yang terjadwal secara sistematis, yaitu pagi pukul 07.00–08.00 WIB dan 10.00–11.00 WIB, siang pukul 12.00–13.00 WIB, sore pukul 15.00–16.00 WIB, serta malam pukul 18.30–20.00 WIB. Setiap sesi dirancang dengan materi dan metode yang berbeda agar pembelajaran tidak monoton serta mampu mencakup berbagai aspek keterampilan berbahasa, mulai dari speaking, vocabulary building, pronunciation, hingga praktik conversation. Intensitas jadwal yang padat ini justru menjadi tantangan sekaligus pengalaman berharga bagi peserta, karena mereka benar-benar dibentuk untuk konsisten belajar dan berlatih sepanjang hari. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, KKM Mandiri 163 UIN Malang turut berperan aktif sebagai mitra kolaboratif yang membantu jalannya program sekaligus memberikan inovasi pembelajaran pada sesi keempat dan kelima. Kontribusi yang diberikan tidak hanya sebatas mendampingi, tetapi juga menghadirkan metode pembelajaran yang lebih interaktif, komunikatif, dan menyenangkan. KKM Mandiri 163 menghadirkan berbagai aktivitas seperti games edukatif, praktik dialog berpasangan, simulasi situasi sehari-hari, serta ice breaking berbahasa Inggris yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan antusiasme peserta. Dengan pendekatan ini, suasana belajar menjadi lebih hidup dan peserta terdorong untuk lebih aktif berbicara tanpa rasa takut salah. Melalui keterlibatan dalam English Camp ini, KKM Mandiri 163 UIN Malang tidak hanya berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam mengelola kelas, berkolaborasi dengan lembaga pendidikan nonformal, serta mengembangkan kreativitas dalam mengajar. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi peserta, khususnya dalam membangun kebiasaan berbahasa Inggris sebagai bekal menghadapi tantangan global di masa depan.