RYAN RESTU PANGERAN
Desember 2025 menjadi bulan yang istimewa bagi kami. Tepat pada tanggal 23 Desember kemarin, sebuah perjalanan baru resmi dimulai. Bukan sekadar perjalanan liburan, melainkan sebuah langkah pengabdian nyata yang akan kami ukir selama 40 hari ke depan. Kami, rombongan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok KKM Cakrasena, akhirnya menjejakkan kaki di tanah Desa Simpang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo. Perkenalkan, kami adalah keluarga baru di desa ini. Berjumlah 19 orang—terdiri dari 12 laki-laki dan 7 perempuan—kami semua berangkat dari latar belakang keilmuan yang sama, yaitu Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kami yang luar biasa, Ibu Dr. Kholilah SE.,MSA.,Ak.,CA.,CFA.,CAP, kami hadir membawa semangat untuk belajar sekaligus berbagi. Kami terbagi menjadi beberapa sub-bagian, antara lain: Abdullathiif Muhammad Witianto (NIM: 230502110084) sebagai Ketua Lailatul Mua'wanah NIM: 23050211016) selaku Wakil Ketua Mohammad Riefky Dimas Ardifansyah (NIM: 230502110164) sebagai Bendahara 1 Syafira Aisyah Rosyadi (NIM: 230502110055) sebagai Bendahara 2 Ryan Restu Pangeran (NIM: 230502110109) sebagai Sekretaris 1 Khusnul Khotimah (NIM: 230502110076) sebagai Sekretaris 2 Indah Ristia Putri (NIM: 230502110021) sebagai Koordinator Divisi Acara Rafandi Afrizal Ali (NIM: 230502110080) sebagai Anggota Divisi Acara Athallachaska Naufal Althaf (NIM: 230502110099) sebagai Anggota Divisi Acara Wildan Abdurrahman (NIM: 230502110034) sebagai Anggota Divisi Acara Rahmadhani Guntur Mahardhika (NIM: 230502110148) selaku Koordinator Divisi Konsumsi & Kesehatan Sayida Mufidah (NIM: 230502110077) sebagai Anggota Divisi Konsumsi & Kesehatan Ziyaadatur Rahmah Nur (NIM: 230502110054) sebagai AAnggota Divisi Konsumsi & Kesehatan Achmad Iqbal Rahman (NIM: 230502110076) selaku Koordinator Divisi PDD Zahra Fakhira Khairunnisa (NIM: 230502110103) sebagai Anggota Divisi PDD Ghofur Dwi Cahyono (NIM: 230502110137) sebagai Anggota Divisi PDD Ahmad Nauval Arif |(NIM: 230502110115) selaku Koordinator Divisi Humas & Akomodasi Bagus Satrio (NIM: 230502110040) sebagai Anggota Divisi Humas & Akomodasi Elfarrasevatha Akbar Nabiel Cahyono (NIM: 230502110104) sebagai Anggota Divisi Humas & Akomodasi Mungkin banyak yang bertanya-tanya, mengapa kami memilih nama "Cakrasena"? Nama ini bukan sekedar identitas, melainkan doa. Secara harfiah, Cakrasena berarti "Pasukan yang Tangguh dan Dinamis". Kami berharap, selama mengabdi di Sidoarjo, kami bisa menjadi tim yang siap bergerak membawa perubahan positif dan tangguh menghadapi dinamika di lapangan. Semangat itu pun tervisualisasikan dalam logo yang kami banggakan. Jika kawan-kawan melihat logo kami, ada tunas dengan tiga helai daun di pucuknya yang melambangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai nafas pergerakan kami. Simbol tanah yang bergelombang di atasnya menggambarkan pondasi penelitian yang kuat namun tetap luwes beradaptasi dengan kearifan lokal. Lingkaran yang membungkusnya bermakna tekad bulat dan kekompakan tim yang tak terputus, dipadukan dengan warna hijau dan gelap yang menyatukan kesejahteraan alam dengan profesionalisme kerja. Kehadiran kami di Desa Simpang tentu membawa misi khusus. Kami tidak ingin hanya datang dan pergi, tetapi ingin membangun hubungan kekeluargaan yang erat dengan masyarakat dan perangkat desa. Dengan bekal ilmu akuntansi dan ekonomi yang kami pelajari di kampus, kami bertekad memberikan kontribusi nyata, mulai dari pengembangan usaha lokal, peningkatan layanan sosial, hingga penguatan kelembagaan desa. Kami sadar, pengabdian ini adalah jalan dua arah. Sambil membantu mempercepat kesejahteraan sosial dan ekonomi warga Desa Simpang, kami pun sejatinya sedang menempa diri. Ini adalah momen bagi kami untuk mengembangkan kepemimpinan dan kepekaan sosial, belajar langsung dari "universitas kehidupan" yang sebenarnya. Mohon doa dan dukungan dari kawan-kawan semua agar kegiatan KKM Cakrasena selama 40 hari ini berjalan lancar dan membawa manfaat luas. Sampai jumpa di cerita-cerita kami selanjutnya dari Desa Simpang!
NILNA ALFA FAIZAH
Selama pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), Kelompok 72 Dharmasevana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran di TPQ Suhada' yang berlokasi di Dusun Sundan, Desa Plaosan, Kecamatan Wonosari. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bidang keagamaan yang dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembinaan keagamaan anak-anak dan remaja di lingkungan desa. TPQ Suhada' melaksanakan kegiatan pembelajaran secara rutin setiap hari, kecuali hari Kamis. Kegiatan ini diikuti oleh santri dengan latar belakang usia yang beragam, mulai dari anak usia TK, siswa sekolah dasar kelas 1 hingga 6, sampai santri tingkat SMP. Dalam pelaksanaannya, TPQ Suhada' memiliki tiga kelas pembelajaran, yaitu kelas A, B, dan C, dengan materi yang telah dijadwalkan oleh pengelola TPQ, meliputi pembelajaran Iqra', Al-Qur'an, serta kajian kitab. Selama masa KKM berlangsung, mahasiswa KKM 72 Dharmasevana memfokuskan menyimak bacaan Iqra', pembelajaran tajwid, serta murajaah Juz 30. Kegiatan TPQ dilaksanakan secara rutin. Pada hari Senin, Rabu, Sabtu, dan Minggu, kegiatan dilaksanakan pada pukul 15.00 hingga 17.00 WIB. Sementara itu, pada hari Selasa dan Jumat, kegiatan dilaksanakan pukul 16.30 hingga 19.00 WIB karena adanya kegiatan banjari. Setiap harinya, kegiatan diikuti oleh dua mahasiswa KKM, dan khusus hari Selasa serta Jumat melibatkan tiga mahasiswa. Dengan jumlah anggota kelompok sebanyak 14 orang, pembagian tugas dilakukan secara bergilir agar kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan efektif. Melalui partisipasi dalam kegiatan TPQ Suhada', mahasiswa KKM turut membantu santri dalam memperbaiki bacaan Iqra' dan Al-Qur'an serta mengenalkan dasar-dasar tajwid. Melalui kegiatan ini, diharapkan TPQ Suhada' dapat terus menjadi wadah pembinaan keagamaan bagi anak-anak dan remaja di Dusun Sundan. Bagi mahasiswa KKM 72 Dharmasevana, partisipasi dalam kegiatan TPQ menjadi pengalaman berharga dalam mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dan pengabdian kepada masyarakat selama masa KKM berlangsung.
AMRINA ROSYADA
Upaya menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan oleh anggota KKM Nawasena 97 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Dusun Sumbersari. Salah satu program yang dilaksanakan adalah pembangunan insinerator atau tungku pembakaran sampah serta pembuatan plang edukasi sampah. Pembangunan insinerator dilakukan secara gotong royong bersama pemuda Dusun Sumbersari. Prosesnya dimulai dari pengadukan bahan bangunan hingga penyusunan bata, yang dikerjakan bersama sebagai bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Insinerator ini diharapkan dapat menjadi solusi sederhana dalam pengelolaan sampah yang sulit terurai. Selain pembangunan insinerator, anggota KKM Nawasena 97 juga membuat plang edukasi sampah. Plang ini berisi informasi tentang jenis sampah dan waktu penguraiannya di alam. Proses pembuatan plang dilakukan bersama, mulai dari pemotongan bahan, pengecatan, hingga pemasangan di lokasi yang mudah dilihat oleh warga. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Dusun Sumbersari semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Gotong royong antara mahasiswa dan pemuda desa menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
AISYAH HANIF RIFDAH
Pada Jumat pagi, 9 Januari 2026, Balai Warga di lingkungan Perumahan Dirgantara Permai, Malang, tampak ramai oleh kehadiran warga yang mengikuti kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Sejak pukul 08.00 WIB, warga mulai berdatangan dan duduk rapi di kursi antrean yang telah disediakan. Suasana kegiatan didominasi oleh ibu-ibu serta para lanjut usia (lansia) yang terlihat antusias menunggu giliran pemeriksaan kesehatan. Kegiatan Posyandu ini berjalan dengan tertib dan terorganisir berkat kerja sama antara kader kesehatan setempat yang dipimpin oleh Ibu Sutrisno, bersama mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 18 “ARKADIAKARSA” UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kehadiran mahasiswa dengan rompi khas mereka memberi nuansa tersendiri, sekaligus membantu mempercepat proses pelayanan dari tahap pendaftaran hingga pemeriksaan. Pelayanan Posyandu dilakukan melalui sistem meja yang tersusun secara sistematis. Salah satu bagian yang paling sibuk adalah meja “Langkah 3”, tempat pencatatan dan pemeriksaan data kesehatan. Di meja ini, mahasiswa KKM dan kader Posyandu bekerja bersama mencatat data warga secara teliti pada buku register kesehatan. Selain pencatatan, pemeriksaan fisik seperti pengukuran tekanan darah menjadi fokus utama, terutama bagi warga lansia untuk mendeteksi dini risiko hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya. Di sela kegiatan, Ketua Posyandu, Ibu Sutrisno, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Ia menilai bantuan tenaga muda dari mahasiswa UIN Malang sangat mendukung efisiensi waktu pelayanan, terutama karena jumlah warga yang hadir cukup banyak. Sinergi tersebut juga membuat pengelolaan data kesehatan warga menjadi lebih rapi. Kegiatan Posyandu ini tidak hanya menjadi tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial antarwarga. Di ruang tunggu, suasana hangat terlihat ketika ibu-ibu berseragam ungu saling berbincang sambil menunggu panggilan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM ARKADIAKARSA menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kesehatan masyarakat, sekaligus membantu memastikan warga mendapatkan layanan pemantauan kesehatan yang lebih baik dan merata.
SHOLIKAH TRI WAHYUNI
Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 14 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang resmi ditutup melalui acara penutupan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Penutupan KKM ini disimboliskan dengan pemotongan tumpeng oleh Ibu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sebagai tanda berakhirnya rangkaian kegiatan pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat. Selain pemotongan tumpeng, acara penutupan juga diisi dengan pemberian cinderamata berupa fandel kepada beberapa lembaga yang telah menjadi mitra selama pelaksanaan KKM. Fandel untuk TPQ Tarbiyatul Qur’an dan KB Al Halal diserahkan langsung oleh Ibu DPL sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama dan dukungan yang telah terjalin. Sementara itu, fandel untuk Masjid Al Halal diserahkan oleh Ketua Kelompok KKM 14, Ahmad Maulanan Firmansyah, kepada Bapak Ta’mir Masjid, Pak Toha. Pada kesempatan yang sama, mahasiswa KKM 14 juga melakukan penyerahan hasil program kerja berupa website KB Al Halal dan website Masjid Al Halal. Tidak hanya itu, karya dokumentasi berupa video profil KB Al Halal dan Masjid Al Halal turut diserahkan sebagai media informasi dan pengembangan lembaga ke depannya. Rangkaian acara penutupan semakin lengkap dengan penayangan after movie KKM Kelompok 14. Video tersebut menampilkan perjalanan kegiatan mahasiswa selama menjalankan KKM, mulai dari program pendidikan, keagamaan, hingga pemberdayaan masyarakat, yang disambut dengan antusias oleh para hadirin. Sebagai penutup, pesan dan doa disampaikan oleh Bapak Sudrajat selaku Ta’mir Mushola Al-Amiin. Dalam pesannya, beliau menyampaikan harapan agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama KKM dapat terus diamalkan. “Tetap beramal di mana pun kalian berada. Semoga ilmu yang didapat selama KKM menjadi ilmu yang barokah dan bermanfaat, baik untuk diri sendiri maupun untuk masyarakat,” ujarnya. Dengan berakhirnya kegiatan KKM ini, mahasiswa KKM 14 UIN Malang berharap seluruh program dan hasil karya yang telah diserahkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Acara penutupan menjadi momen refleksi sekaligus penanda terjalinnya hubungan baik antara mahasiswa dan warga yang diharapkan tetap terjaga di masa mendatang. (yuni)
I`TIBAR FITRIADI
Pembukaan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang oleh Kelompok 12 Bhavanaloka dilaksanakan pada 23 Desember 2025 di Aula Kantor Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya secara resmi proses pengabdian mahasiswa di tengah kehidupan masyarakat desa. Suasana pembukaan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat kebersamaan serta kesiapan untuk membangun kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam pelaksanaan program KKM. Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Desa Sidorejo beserta seluruh perangkat desa, serta Dosen Pembimbing Lapangan dari Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sambutan yang baik dan sikap terbuka dari pemerintah desa terhadap pelaksanaan KKM di Desa Sidorejo. Dalam sambutannya, pihak desa menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran mahasiswa, sekaligus menaruh harapan agar selama pelaksanaan KKM terjalin komunikasi yang harmonis serta kemampuan mahasiswa untuk menyesuaikan diri dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat. Kuliah Kerja Mahasiswa merupakan wujud implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Melalui KKM, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga belajar memahami realitas sosial secara langsung. Proses ini menjadi ruang pembentukan karakter, agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, empati, dan kepekaan terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat. Aspek pengabdian kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam pelaksanaan KKM Kelompok 12 Bhavanaloka. Pengabdian tersebut diwujudkan melalui keterlibatan aktif mahasiswa dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti pendampingan pendidikan, kegiatan keagamaan, aktivitas sosial kemasyarakatan, serta program pemberdayaan lingkungan di Desa Sidorejo. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu berbagi ilmu dan pengalaman akademik, sekaligus belajar dari kearifan lokal yang telah tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat desa. Melalui pelaksanaan KKM ini, mahasiswa Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kontribusi tersebut tidak hanya diwujudkan melalui program kerja yang bersifat fisik, tetapi juga melalui gagasan, sikap, serta kehadiran yang membawa manfaat dan inspirasi bagi masyarakat. Dengan terjalinnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga setempat, KKM diharapkan menjadi pengalaman pengabdian yang bermakna dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi semua pihak.