SITI HALIMATUL MARDLIYAH
Pada Rabu, 7 Januari 2026, setelah sholat ashar dilaksanakan kegiatan sosialisasi SSF (Small Scale Farming) yang bertempat di Rumah Ibu Siti RW 05. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKM Shan Bhuwana yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan sempit secara produktif. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman awal mengenai konsep SSF. Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, penjelasan materi disampaikan secara langsung oleh Siti Halimatul Mardliyah salah satu mahasiswa anggota KKM Shan Bhuwana kepada ibu-ibu PKK RW 05. Anggota KKM menjelaskan secara sederhana dan komunikatif mengenai pengertian SSF, jenis tanaman yang mudah dibudidayakan, hingga keuntungan jangka panjang dari praktik pertanian skala kecil di lingkungan rumah. Ibu-ibu PKK tampak antusias mengikuti kegiatan, ditandai dengan adanya diskusi dan tanya jawab selama sosialisasi berlangsung. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi, pada Minggu, 11 Januari 2026 pukul 6.30, dilaksanakan rangkaian kegiatan lanjutan berupa senam bersama dan praktik penanaman SSF (Small Scale Farming). Sebelum kegiatan praktik dimulai, acara diawali dengan senam bersama ibu-ibu RT 04. Kegiatan senam bersama ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani sekaligus mempererat kebersamaan dan menciptakan suasana yang lebih akrab antara warga dan anggota KKM Shan Bhuwana. Setelah senam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penanaman SSF secara langsung. Dalam kegiatan ini, anggota KKM Shan Bhuwana kembali berperan aktif dengan memberikan pendampingan kepada ibu-ibu, mulai dari pengenalan media tanam, pemilihan bibit, hingga teknik penanaman yang benar. Para peserta terlibat secara langsung dalam proses penanaman dan menunjukkan ketertarikan untuk menerapkan SSF di rumah masing-masing. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan sosialisasi dan praktik SSF sebagai program kerja KKM Shan Bhuwana ini berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari ibu-ibu PKK RW 05. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan dalam meningkatkan keterampilan masyarakat, mendukung pola hidup sehat, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan terbatas.
RAFIDATUL KHARISMAH
Sebagai bagian dari pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), mahasiswa mengadakan kegiatan jalan sehat bersama Calon Jamaah Haji (CJH) sebagai upaya mendukung persiapan kesehatan fisik sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Kegiatan jalan sehat ini dilakukan di lingkungan sekitar dengan rute yang mudah dan aman, sehingga dapat diikuti oleh CJH dengan baik. Aktivitas ini dipilih karena bersifat ringan namun memiliki banyak manfaat, seperti membantu menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan stamina, serta melatih daya tahan fisik yang sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan ibadah haji. Diharapkan melalui kegiatan jalan sehat ini, calon jamaah haji dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kondisi fisik sejak dini, sehingga siap menjalani rangkaian ibadah haji dengan kondisi tubuh yang optimal.
DANIL HAIRUL ROHMAN
Kegiatan mengajarkan Al-Banjari ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap seni islami serta meningkatkan keterampilan mereka dalam melantunkan shalawat dengan iringan rebana. Kegiatan dilaksanakan secara rutin dengan suasana yang santai dan penuh semangat, dimulai dari pengenalan alat, teknik tabuhan dasar, hingga praktik bersama. Melalui kegiatan ini diharapkan peserta dapat mengembangkan bakat, kekompakan, serta nilai-nilai keislaman dalam kebersamaan.
AMILIYYAH CHASANAH
Pembukaan KKM Kelompok 21 di Masjid Asy-Syuhada: Menguatkan Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Kegiatan pembukaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 21 resmi dilaksanakan di Masjid Asy-Syuhada sebagai langkah awal dimulainya rangkaian pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat. Acara ini dihadiri oleh pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta seluruh anggota KKM Kelompok 21 yang akan menjalankan program pengabdian selama periode KKM berlangsung. Pembukaan KKM ini menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi awal antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Bertempat di lingkungan masjid yang menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial warga, kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat namun penuh kehangatan. Masjid Asy-Syuhada dipilih sebagai lokasi pembukaan karena perannya yang strategis sebagai ruang berkumpul dan pusat interaksi masyarakat. Dalam rangkaian acara, perwakilan mahasiswa KKM Kelompok 21 menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan KKM, sekaligus memperkenalkan seluruh anggota kelompok kepada masyarakat. Mahasiswa menegaskan komitmen mereka untuk berkontribusi secara aktif, tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang siap belajar dan berkolaborasi. Penyerahan simbolis dari pihak kampus kepada pengurus masjid menjadi tanda diterimanya mahasiswa KKM Kelompok 21 secara resmi oleh masyarakat. Tokoh masyarakat dan pengurus Masjid Asy-Syuhada dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKM. Mereka berharap program-program yang dirancang dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam penguatan kegiatan keagamaan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga menaruh harapan agar mahasiswa mampu menjaga etika, sopan santun, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman selama berada di lingkungan desa. Kegiatan pembukaan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang awal untuk membangun kesepahaman bersama. Diskusi singkat antara mahasiswa dan tokoh masyarakat membuka peluang sinergi dalam merancang program yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan program KKM yang berkelanjutan dan berdampak positif. Melalui pembukaan KKM Kelompok 21 di Masjid Asy-Syuhada, mahasiswa secara resmi memulai perjalanan pengabdian yang menuntut tanggung jawab, kedisiplinan, dan empati sosial. Kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan harmonis antara mahasiswa dan masyarakat. Harapannya, kehadiran mahasiswa KKM tidak hanya meninggalkan jejak program, tetapi juga nilai kebersamaan, gotong royong, dan kebermanfaatan yang dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.
ALAYDA AFNI SALSABILA
Selasa, 20 Januari 2026, kegiatan posyandu RW 05 dilaksanakan sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat dengan melibatkan mahasiswa KKM Shan Bhuwana serta perwakilan bidan dari Puskesmas. Kegiatan ini menampilkan ibu-ibu, lansia, dan balita yang mengikuti rangkaian pelayanan kesehatan dengan antusias. Dalam pelaksanaannya, kegiatan Posyandu mencakup berbagai layanan, seperti penimbangan dan pemantauan tumbuh kembang balita, pemeriksaan kesehatan lansia, serta pemberian edukasi kesehatan kepada ibu-ibu. Perwakilan bidan dari Puskesmas berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan, pemeriksaan dasar, serta penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan ibu, balita, dan lansia. Pemeriksaan lansia meliputi pemeriksaan berat badan, tensi darah, kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Sementara itu, pemeriksaan balita dilakukan melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, serta panjang lengan sebagai upaya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala. Perwakilan bidan dari Puskesmas berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan, melakukan pemeriksaan, serta memberikan edukasi terkait hasil pemeriksaan kepada peserta. Ibu-ibu juga mendapatkan penyuluhan mengenai pentingnya pemantauan kesehatan secara rutin, baik bagi lansia maupun balita. Mahasiswa KKM Shan Bhuwana ikut berpartisipasi secara aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan, mulai dari membantu proses administrasi, pendampingan peserta, hingga pengondisian memutar Posyandu. Selain itu, mahasiswa KKM Shan Bhuwana juga memberikan flyer berisi resep makanan bergizi kepada ibu-ibu, yang disusun berdasarkan bahan-bahan yang diberikan oleh Puskesmas, seperti kacang hijau, telur, dan susu. Flyer ini bertujuan untuk memberikan ide pengolahan makanan sehat yang sederhana, bergizi, dan mudah diterapkan di rumah, khususnya untuk kebutuhan balita dan keluarga.
NACHSYAS ARHAM MUMTAZ NASHOHI
Desa Balearjosari, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) bersama warga desa sukses menggelar rangkaian kegiatan peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan meriah ini dilaksanakan dalam dua agenda utama, yakni perlombaan keagamaan pada hari Jumat dan ditutup dengan Pengajian Akbar pada hari Minggu, Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman sekaligus mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan warga. Rangkaian acara diawali pada hari Jum'at 16 Januari, di mana mahasiswa KKM memfokuskan kegiatan pada pengembangan potensi anak-anak setempat. Suasana riuh penuh semangat mewarnai lokasi acara saat puluhan peserta mengikuti berbagai rangkaian lomba. Adapun kompetisi yang digelar meliputi lomba adzan dengan ketentuan penilaian mengenai suara & makharijul huruf, lomba menghafal surat-surat pendek dengan ketentuan penilaian makharijul huruf & kelancaran bacaan dan lomba mewarnai kaligrafi dengan penilaian mengenai kombinasi warna, kerapian, dan kreativitas. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan peringatan hari besar Islam, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap masjid dan Al-Qur'an sejak dini. Puncak peringatan Isra' Mi'raj dilaksanakan pada hari minggu 18 Januari. Mahasiswa KKM bersemangat dengan warga setempat mengadakan pengajian akbar yang dihadiri oleh seluruh golongan masyarakat dari yang muda sampai dengan yang tua. Acara dibuka dengan pra-acara yang menyejukkan hati, yakni pembacaan Diba' dan lantunan Sholawat Nabi, menciptakan suasan keagamaan yang kental, sebelum acara inti dimulai. Acara dipandu langsung oleh mahasiswa KKM yang bertugas sebagai Master of Ceremony Erik Achmad Firdausi dan Diah Ayu Afifah. Kekhusyukan semakin terasa saat Ust. Anas Al Amin melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an (Qiroatul Qur'an) dengan suara emasnya, membuat para jamaah terdiam meresapi makna ayat yang dibacakan. Dalam sambutannya, ketua takmir masjid al-hikmah bapak Setiyono menyampaikan rasa terima kasihnya atas sinergi mahasiswa dan warga dalam menyambut isra' mi'raj. Momen ini menjadi spesial karena takmir masjid tidak hanya memberikan sambutan, melainkan juga memberikan penghargaan khusus. Hadiah diberikan kepada jamaah yang paling rajin beribadah ke masjid serta apresiasi kepada Tahfidzul Qur'an (penghafal Al-Qur'an), sebagai bentuk motivasi agar istiqomah dan selalu semangat dalam memakmurkan masjid. Acara inti diisi dengan Mauidzoh Hasanah oleh penceramah, Dr. KH. Sudirman Nachrowi M.Ag. Dalam ceramahnya, beliau mengupas tuntas hikmah peristiwa Isra' Mi'raj dan relevansinya dalam kehidupan sehari-hari, ditutup dengan doa bersama yang diamini dengan khusyuk oleh seluruh jama'ah. Sebelum acara berakhir, panitia mengumumkan para pemenang lomba adzan, menghafal surat-surat pendek, dan mewarnai kaligrafi yang telah dilaksanakan pada hari Jumat sebelumnya. Wajah-wajah ceria para pemenang saat menerima hadiah menjadi pelengkap kebahagiaan acara tersebut. Rangkaian kegiatan pun ditutup dengan sesi ramah tamah, di mana warga dan mahasiswa KKM saling berbaur menikmati hidangan, mempererat tali silaturahmi, dan menutup perayaan Isra' Mi'raj dengan penuh rasa syukur.