Thumbnail
3 months ago
Stop Deg-deg-an di Tikungan! KKM Ganiswara 64 Datang Membawa Solusi

LUBBUL HIKAM SAPUTRA

Program kerja KKM Ganiswara Kelompok 64 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak hanya soal mengajar dan kegiatan keagamaan, tetapi juga tentang aksi nyata demi keselamatan warga. Salah satu langkah kecil namun berdampak besar yang dilakukan adalah pemasangan kaca cembung di titik jalan yang rawan kecelakaan. Program ini lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap kondisi jalan desa yang memiliki pandangan terbatas. Setelah melakukan pengamatan langsung dan berdiskusi bersama perangkat desa, mahasiswa KKM menemukan beberapa titik yang dinilai berbahaya bagi pengguna jalan. Jalan yang sempit dan berbelok tajam menjadi alasan utama diperlukannya alat bantu keselamatan. Dari hasil koordinasi tersebut, diputuskan pemasangan kaca cembung sebagai solusi yang paling tepat dan mudah diterapkan. Dua titik strategis akhirnya dipilih sebagai lokasi pemasangan kaca cembung, yaitu di dekat rumah Pak Joko dan di dekat rumah Pak Mudin. Kedua lokasi ini dikenal sebagai jalur yang sering dilalui warga dan memiliki jarak pandang yang terbatas. Kehadiran kaca cembung diharapkan dapat membantu pengendara melihat kondisi jalan dari arah berlawanan sebelum melintas. Proses pemasangan kaca cembung berlangsung dengan penuh semangat gotong royong. Mahasiswa KKM Ganiswara 64 turun langsung bersama warga sekitar untuk memasang kaca di lokasi yang telah ditentukan. Mulai dari menyiapkan alat, menentukan posisi terbaik, hingga memastikan kaca terpasang dengan aman, semuanya dilakukan bersama-sama. Program ini bertujuan untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan rasa aman bagi pengguna jalan. Dengan adanya kaca cembung, pengendara dapat lebih waspada dan berhati-hati saat melintas di jalan yang rawan. Langkah sederhana ini menjadi bentuk perhatian nyata terhadap keselamatan lingkungan desa. Selain memberikan manfaat fisik berupa alat keselamatan, kegiatan ini juga membawa pesan penting tentang kepedulian bersama. Mahasiswa KKM mengajak warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan keselamatan sesama pengguna jalan. Keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga tanggung jawab bersama. Melalui program pemasangan kaca cembung ini, KKM Ganiswara Kelompok 64 UIN Malang membuktikan bahwa pengabdian bisa dimulai dari hal-hal sederhana namun bermakna. Aksi kecil ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi warga dan menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap keselamatan adalah bagian penting dari kehidupan bermasyarakat. https://www.kompasiana.com/ganiswara0838/697c514934777c14452510a2/stop-deg-deg-an-di-tikungan-kkm-ganiswara-64-datang-bawa-solusi

Thumbnail
3 months ago
Stop Deg-deg-an di Tikungan! KKM Ganiswara 64 Datang Bawa Solusi Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Stop Deg-deg-an di Tikungan! KKM Ganiswara 64 Datang Bawa Solusi", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/ganiswara0838/697c51493

NURUS SHOBAHUL KHOIR

Program kerja KKM Ganiswara Kelompok 64 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak hanya soal mengajar dan kegiatan keagamaan, tetapi juga tentang aksi nyata demi keselamatan warga. Salah satu langkah kecil namun berdampak besar yang dilakukan adalah pemasangan kaca cembung di titik jalan rawan kecelakaan. Program ini lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap kondisi jalan desa yang memiliki pandangan terbatas. Setelah melakukan observasi langsung dan berdiskusi bersama perangkat desa, mahasiswa KKM menemukan beberapa titik yang dinilai berbahaya bagi pengguna jalan. Jalan yang sempit dan berbelok tajam menjadi alasan utama diperlukannya alat bantu keselamatan. Dari hasil koordinasi tersebut, memutuskan pemasangan kaca cembung sebagai solusi yang paling tepat dan mudah diterapkan. Dua titik strategi akhirnya dipilih sebagai lokasi pemasangan kaca cembung, yaitu di dekat rumah Pak Joko dan di dekat rumah Pak Mudin. Kedua lokasi ini dikenal sebagai jalur yang sering dilalui warga dan memiliki jarak pandang yang terbatas. Kehadiran kaca cembung diharapkan dapat membantu pengendara melihat kondisi jalan dari arah berlawanan sebelum melintas. Proses pemasangan kaca cembung berlangsung dengan penuh semangat gotong royong. Mahasiswa KKM Ganiswara 64 turun langsung bersama warga sekitar untuk memasang kaca di lokasi yang telah ditentukan. Mulai dari menyiapkan alat, menentukan posisi terbaik, hingga memastikan kaca terpasang dengan aman, semuanya dilakukan bersama-sama. Program ini bertujuan untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan rasa aman bagi pengguna jalan. Dengan adanya kaca cembung, pengendara dapat lebih waspada dan berhati-hati saat melintas di jalan rawan. Langkah sederhana ini menjadi bentuk perhatian nyata terhadap keselamatan lingkungan desa. Selain memberikan manfaat fisik berupa alat keselamatan, kegiatan ini juga membawa pesan penting tentang kepedulian bersama. Mahasiswa KKM mengajak warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan keselamatan sesama pengguna jalan. Keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga tanggung jawab bersama. Melalui program pemasangan kaca cembung ini, KKM Ganiswara Kelompok 64 UIN Malang membuktikan bahwa pengabdian bisa dimulai dari hal-hal sederhana namun bermakna. Aksi kecil ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi warga dan menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap keselamatan adalah bagian penting dari kehidupan bermasyarakat.

Thumbnail
3 months ago
Langkah Kecil untuk Lingkungan: KKM Dharmabhakti 46 UIN Malang Gelar Pembuatan Eco Brick di Posko

RANDI FADILAH SAPUTRA

Anggota KKM Dharmabhakti 46 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan pembuatan eco brick bersama di posko KKM pada Minggu, 11 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata mahasiswa dalam mengurangi sampah plastik di lingkungan sekitar. Eco brick merupakan botol plastik yang diisi padat dengan sisa sampah plastik non-organik. Dalam kegiatan ini, anggota KKM mengumpulkan berbagai jenis sampah plastik seperti bungkus makanan dan plastik kemasan, kemudian memasukkannya ke dalam botol hingga padat dan rapi. Kegiatan pembuatan eco brick dilakukan secara bersama-sama dengan penuh kebersamaan. Seluruh anggota KKM terlibat aktif, mulai dari memilah sampah, membersihkan botol, hingga memadatkan sampah plastik ke dalam botol. Suasana posko terlihat ramai namun tetap tertib dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, anggota KKM tidak hanya belajar mengelola sampah dengan baik, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Sampah plastik yang biasanya dibuang kini dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih berguna. Eco brick yang telah dibuat nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan ramah lingkungan atau produk kreatif lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa sampah dapat memiliki nilai guna apabila dikelola dengan tepat. Kegiatan pembuatan eco brick ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Dengan langkah sederhana dan dilakukan bersama-sama, upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal kecil namun berdampak besar

Thumbnail
3 months ago
Kegiatan Edukasi pentingnya pola asuh oleh KKM 191 Kalembo Ade UIN Malang

MUHAMMAD SAYYID KAMIL

Desa Waworada – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 191 Kalembo Ade melaksanakan kegiatan edukasi mengenai pola asuh anak pada Kamis, 8 Januari 2026, pukul 15.30 WITA . Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para orang tua, mengenai pentingnya penerapan pola asuh yang tepat dalam mendukung tumbuh kembang anak.   Pendidikan pola asuh ini disampaikan oleh dua anggota KKM , yaitu Kamil dan Imam , yang berperan sebagai pemateri. Materi yang disampaikan mencakup pengertian pola asuh, berbagai jenis pola asuh, serta peran orang tua dalam membentuk karakter, sikap, dan perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari yang tak lupa pula dikaitkan dengan konteks islam. Kegiatan berlangsung dengan baik dan kondusif. Peserta yang hadir tampak menyimak materi dengan antusias serta aktif mengikuti kegiatan. Hal tersebut terlihat dari adanya beberapa pertanyaan yang diajukan oleh masyarakat , khususnya terkait penerapan pola asuh yang tepat dalam keluarga dan cara menghadapi berbagai perilaku anak pada tahap perkembangan yang berbeda. Diskusi yang berlangsung menunjukkan ketertarikan dan kepedulian masyarakat terhadap topik yang dibahas. Dari kegiatan ini, Kelompok KKM 191 Kalembo Ade memperoleh umpan balik yang cukup positif dari masyarakat. Salah satu guru yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dengan mengatakan, “Sering-sering ngadain kegiatan kayak gini, karna kegiatan seperti ini setidaknya mampu menjawab masalah yang dialami kami sebagai ibuk-ibuk” Ucapan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus motivasi bagi mahasiswa KKM untuk terus melaksanakan kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat   Melalui kegiatan edukasi pola asuh ini, Kelompok KKM 191 Kalembo Ade berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran penting keluarga dalam proses pengasuhan anak, serta mendorong terciptanya lingkungan keluarga yang lebih sehat dan harmonis.      

Thumbnail
3 months ago
Kolaborasi Mahasiswa KKM Arkanasvara 26 Sukseskan Shalawat dan Tabligh Akbar di Masjid Noor Kidul Pasar

DEVI KHOIRUNNISA` NUR INSANIYAH

Malang - Masjid Noor Kidul Pasar menggelar Shalawat dan Tabligh Akbar pada Selasa, 31 Desember 2025, yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Acara keagamaan ini dihadiri oleh ratusan jamaah dari berbagai wilayah sekitar yang memadati area masjid sejak sore hari. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam rangka memperkuat keimanan, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Suasana religius terasa kental sejak awal acara hingga penutupan. Lantunan shalawat yang dibawakan oleh Tim Hadrah Ar-Ridwan menjadi salah satu daya tarik utama dalam acara ini. Alunan rebana dan shalawat yang menggema di dalam Masjid Noor Kidul Pasar berhasil mengajak jamaah untuk ikut bershalawat bersama dengan penuh kekhusyukan dan semangat. Penampilan Tim Hadrah Ar-Ridwan mendapat sambutan hangat dari para jamaah yang tampak larut dalam suasana penuh keberkahan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengajian dan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Habib Achmad Jamal bin Thoha Baagil. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan tentang pentingnya memperbanyak shalawat, menjaga akhlak, serta mempererat persaudaraan sesama umat Islam. Tausiyah tersebut disampaikan dengan bahasa yang sederhana namun sarat makna, sehingga mudah dipahami oleh seluruh lapisan jamaah. Dalam mendukung kelancaran kegiatan, Kelompok KKM Arkanasvara 26 turut berkontribusi aktif sebagai bagian dari tim pendukung acara. Kelompok KKM ini bertugas melakukan packing makanan ringan serta membagikan konsumsi kepada jamaah yang hadir. Meski hujan turun cukup deras di sela-sela acara, para anggota KKM tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, kekompakan, dan koordinasi yang baik antaranggota. Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, anggota KKM Arkanasvara 26 terlihat sigap dan pantang menyerah dalam menyiapkan serta mendistribusikan makanan kepada jamaah. Dengan tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan, mereka memastikan seluruh jamaah menerima konsumsi secara merata. Peran tersebut sangat membantu panitia utama, terutama dalam mengatur kebutuhan konsumsi bagi jamaah yang jumlahnya cukup banyak. Kondisi hujan yang menyelimuti area masjid tidak menyurutkan semangat seluruh pihak yang terlibat. Jamaah tetap bertahan mengikuti rangkaian acara hingga selesai, sementara panitia dan relawan terus bekerja memastikan kegiatan berjalan lancar. Semangat kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas di tengah suasana hujan yang menambah kesan khidmat dan haru. Pengurus Masjid Noor Kidul Pasar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Tim Hadrah Ar-Ridwan, Habib Achmad Jamal bin Thoha Baagil, serta Kelompok KKM Arkanasvara 26, yang telah berkontribusi besar dalam menyukseskan acara Shalawat dan Tabligh Akbar tersebut meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca. Dengan adanya kerja sama yang solid antara panitia, pengurus masjid, mahasiswa KKM, dan masyarakat, acara Shalawat dan Tabligh Akbar di Masjid Noor Kidul Pasar tetap dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh keberkahan. Suasana hujan justru menambah nilai spiritual dan memperkuat makna kebersamaan dalam kegiatan keagamaan tersebut. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai Islam di lingkungan masyarakat. https://arkanasvara.blogspot.com/2026/01/kelompok-kkm-arkanasvara-26.html?m=1  

Thumbnail
3 months ago
Semangat Hidup Sehat Melalui Kegiatan Senam Bersama Mahasiswa KKM

ANI SAFITRI

Pada hari Minggu, tanggal 01 Februari 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan senam bersama masyarakat yang bertempat di Balai Desa Sumberngepoh. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari ibu-ibu hingga anak muda, dan berlangsung dengan penuh semangat serta antusiasme. Kegiatan senam ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, sekaligus sebagai sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara mahasiswa KKM dan masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga. Senam dipandu oleh Ibu Rina selaku instruktur senam, dengan rangkaian gerakan yang ringan, aman, dan mudah diikuti sehingga seluruh peserta dapat berpartisipasi dengan nyaman. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi gerakan dari awal hingga akhir kegiatan. Kegiatan senam bersama ini merupakan salah satu program kerja (proker) mahasiswa KKM, yang dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kesehatan masyarakat. Mahasiswa KKM turut membantu dalam persiapan tempat, pengaturan peserta, serta koordinasi jalannya kegiatan agar berlangsung tertib, lancar, dan menyenangkan.