MAHERA YOGI SAPUTRI
MI Miftahul Ulum Dawuhan menyelenggarakan kegiatan Persera (Perkemahan Selasa–Rabu) yang diikuti oleh siswa kelas IV, V, dan VI sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter, kedisiplinan, serta penguatan nilai-nilai kepramukaan. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan tertib, serta mendapat sambutan positif dari seluruh warga sekolah. Rangkaian acara diawali dengan upacara apel pembukaan yang dilaksanakan secara tertib dan penuh semangat. Dalam amanat pembukaan, pihak sekolah menekankan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai sarana pembentukan sikap tanggung jawab, kerja sama, serta kemandirian siswa dalam kehidupan sehari-hari. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi kepramukaan, di antaranya pengenalan dasar-dasar organisasi Pramuka, kedisiplinan baris-berbaris, serta praktik tali-temali yang melatih ketelitian, kesabaran, dan kerja tim. Materi disampaikan secara edukatif dan aplikatif, sehingga siswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langsung di lapangan. Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah kegiatan jurit malam, yang dirancang sebagai wahana pembelajaran karakter melalui keberanian, kebersamaan, dan kepemimpinan. Dengan pendampingan guru dan panitia, kegiatan ini berlangsung aman dan tertib, serta meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Rangkaian Persera ditutup dengan apel penutupan yang dilaksanakan secara khidmat, dilanjutkan dengan pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi, kedisiplinan, dan semangat siswa selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pihak sekolah berharap melalui kegiatan Persera ini, para siswa tidak hanya memperoleh pengalaman berkemah, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai luhur kepramukaan seperti gotong royong, kepedulian, tanggung jawab, serta rasa cinta terhadap lingkungan dan sesama. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MI Miftahul Ulum Dawuhan terus berkomitmen menghadirkan program-program edukatif yang membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia, mandiri, dan berdaya saing di masa depan.
NADIA SOFANA ELINTIA
Desa Gadang, Kec. Sukun, Kab. Malang-- (04/02/26), Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Program ini dirancang untuk mempertemukan mahasiswa dengan realitas sosial secara langsung, sehingga mereka mampu mengaplikasikan pengetahuan akademik, mengembangkan kepekaan sosial, serta membangun kemampuan berinteraksi dengan masyarakat. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pengabdian, KKM Kelompok 113 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang secara resmi melaksanakan acara penutupan sebagai penanda berakhirnya masa KKM. Acara penutupan tersebut dilaksanakan di Masjid Ali Musthofa dan berlangsung secara tertib serta khidmat. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa pengurus takmir masjid, mahasiswa KKM Kelompok 113, serta Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Kehadiran para pengurus takmir masjid mencerminkan dukungan dan keterlibatan aktif pihak masjid dalam seluruh rangkaian kegiatan KKM yang telah dilaksanakan. Penutupan KKM menjadi momentum reflektif bagi mahasiswa untuk meninjau kembali proses pengabdian yang telah dijalani. Selama masa KKM, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang berorientasi pada penguatan peran masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, acara penutupan tidak hanya dimaknai sebagai akhir kegiatan lapangan, tetapi juga sebagai sarana evaluasi dan penguatan nilai-nilai pengabdian. Dalam rangkaian acara, dilakukan prosesi penegasan berakhirnya masa tugas mahasiswa KKM di lokasi pengabdian. Prosesi ini merepresentasikan selesainya tanggung jawab mahasiswa dalam menjalankan peran pendampingan dan pemberdayaan masyarakat. Secara konseptual, kegiatan tersebut mencerminkan prinsip kedisiplinan, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap mekanisme kelembagaan dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat. Selain itu, acara penutupan juga diisi dengan prosesi serah terima mahasiswa KKM dari pihak takmir Masjid Ali Musthofa kepada Dosen Pendamping Lapangan. Serah terima ini memiliki makna institusional sebagai bentuk pengembalian tanggung jawab pendampingan mahasiswa dari masyarakat kepada pihak universitas. Dalam sambutannya, perwakilan takmir masjid menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan keterlibatan aktif mahasiswa selama masa KKM. Pengurus takmir masjid menilai bahwa kehadiran mahasiswa KKM Kelompok 113 memberikan dampak positif terhadap dinamika kegiatan masjid dan kehidupan sosial masyarakat sekitar. Mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga mampu berbaur dengan jamaah dan warga, serta turut mendukung aktivitas keagamaan dan sosial yang berlangsung di masjid. Dosen Pendamping Lapangan dalam sambutannya menyampaikan penghargaan atas dedikasi mahasiswa selama menjalankan KKM. Kegiatan KKM dipandang sebagai wahana pembelajaran kontekstual yang penting dalam membentuk karakter mahasiswa, khususnya dalam hal tanggung jawab sosial, kerja sama, dan kemampuan adaptasi di tengah masyarakat. Dengan berakhirnya masa KKM di Masjid Ali Musthofa, mahasiswa kembali ke lingkungan kampus membawa pengalaman empiris yang memperkaya perspektif keilmuan dan sosial. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam membentuk lulusan perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan komitmen terhadap pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.
NIDA RAHMATINA
Kegiatan One Day One Juz merupakan salah satu program keagamaan rutin yang dilaksanakan oleh Kelompok 17 Svarnanta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Kegiatan ini diselenggarakan secara konsisten setiap hari setelah pelaksanaan salat Subuh berjamaah sebagai bentuk upaya pembiasaan membaca Al-Qur'an serta peningkatan keimanan dan ketakwaan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah di Masjid Fatahillah,kelurahan Sawojajar, kecamatan Kedungkandang. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan membaca Al-Qur'an bersama yang dilaksanakan di area depan Masjid Fatahillah. Seluruh anggota Kelompok KKM mengikuti kegiatan ini dilakukan dengan target bacaan harian sehingga dalam satu hari dapat menyelesaikan satu juz Al-Qur'an. Kegiatan One Day One Juz ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kedekatan mahasiswa dengan Al-Qur'an, tetapi juga untuk mempererat ukhuwah antaranggota KKM serta menumbuhkan suasana religius di lingkungan masjid dan masyarakat sekitar. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter spiritual yang diharapkan dapat membentuk kebiasaan ibadah yang berkelanjutan, baik selama masa KKM maupun setelah kegiatan berakhir. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini secara rutin, diharapkan nilai-nilai keislaman dapat terus terjaga dan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, serta memberikan dampak positif bagi mahasiswa KKM dan lingkungan Masjid Fatahillah. https://www.kompasiana.com/kkm20256697/697055d534777c24753567f2/pelaksanaan-program-rutin-membaca-al-qur-an-one-day-one-juz-kkm-kelompok-17-svarnanta-di-masjid-fattahillah-sawojajar-kota-malang
TEGUH FAZROEL PRATAMA
Pada kunjungan ke Dua kelompok kami mengajak CJH untuk berjalan santai pada pagi hari , kami mengelilimgi jalan poros sambil menikmati indahnya kota batu,setelah berjalan beberapa saat beberapa anggota dari kelompok kami mulai kelelahan,tetapi yang tidak kami sngka ternyata kondisi CJH kami masih tetap kuat dan semangat, di situ saya mulai menyadai bahwa Kondisi CJH kami sangat kuat saya kagum dengan usia CJH kami yang bisa di bilang cukup tua tetapi memiliki kondisi kebugaran yang begitu baik,akhirnya setalah mengelilingi jalan kami sampai ke rumah kediaman CJH, dan ltidak kami sadari kaqmi telah berjalan santai sejauh 8 km melihat dari aplikasi,kemudian saya melihat kondisi CJH ,asih smgat segar bugar tidak kelihatan seperti orang kelelahan,, disitu saya sanat trkesima dengan CJH kami padahal beberapa anggota kelompok kami sudah sangat kelelahan, terimakasih sekian dari saya
RAFIDAH AZMA FADJRIYAH
Desa Gadang, Kecamatan Sukun, Kab. Malang- (Minggu, 28/12/2025), kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Reguler Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 113 melaksanakan kegiatan sosialisasi keluarga yang bertempat di Masjid Jami Ali Musthofa, kegiatan ini mengangkat tema " Keluarga: Hak dan Kewajiban", yang diikuti oleh beberapa masyarakat yang ada di sekitar masjid. Kegiatan sosialisasi ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing anggota keluarga, baik orang tua maupun anak. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berharap masyarakat dapat memahami pentingnya keseimbangan antara hak yang dimiliki dan kewajiban yang harus dijalankan dalam kehidupan keluarga sehari-hari, sehingga tercipta suasana rumah tangga yang harmonis dan penuh rasa saling menghormati. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan pemateri yang akan menyampaikan materinya kepada para audiens. Selanjutnya, materi sosialisasi disampaikan secara sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh seluruh audiens. Materi yang dibahas meliputi hak dan kewajiban orang tua menurut perspektif hukum positif, dan juga menurut perspektif psikologi. Untuk menambah pemahaman para audiens, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Audiens diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, pengalaman, maupun permasalahan yang sering dihadapi dalam kehidupan keluarga. Diskusi berlangsung secara aktif dan terbuka, sehingga tercipta suasana kebersamaan antara mahasiswa KKM dan warga setempat. Semangat dari para audiens terlihat jelas dari keikutsertaan mereka yang tetap mengikuti kegiatan hingga selesai. Para masyarakat mengungkapkan bahwa kegiatan ini menambah wawasan baru sekaligus menjadi pengingat tentang pentingnya menjalankan hak dan kewajiban secara seimbang dalam kehidupan keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilaksanakan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari dan benar-benar memberi manfaat bagi warga Desa Gadang.