REVANDI IMAN FIRMANSYAH
Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) ini dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan kesehatan bagi calon jamaah haji dalam rangka mendukung kesiapan sebelum pelaksanaan ibadah haji. Salah satu rangkaian program kegiatan yakni dengan olahraga ringan berupa jalan santai yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan melatih daya tahan tubuh calon jamaah haji. Selain itu, CJH mengikuti senam ringan yang disesuaikan dengan kondisi fisik CJH, khususnya lansia. Kegiatan olahraga ini dilaksanakan secara bersama-sama untuk menumbuhkan motivasi dan kebiasaan melakukan aktivitas fisik secara rutin. Selain kegiatan olahraga, dalam KKM ini juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan sederhana, seperti pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan kondisi umum. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu peserta mengetahui kondisi kesehatannya secara dini sebagai bagian dari persiapan ibadah haji. Sebagai pelengkap, kegiatan diisi dengan edukasi kesehatan yang meliputi pentingnya menjaga kebugaran, melakukan aktivitas fisik ringan secara rutin, serta menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Edukasi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari calon jamaah haji. Melalui kegiatan olahraga, pemeriksaan kesehatan, dan edukasi, diharapkan calon jamaah haji memiliki kesiapan fisik yang lebih optimal sehingga mampu menjalankan ibadah haji dengan aman, sehat, dan lancar.
MAULANA TRI SUBEKTI
Babadan, Ngajum — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Malang turut membantu kegiatan pembelajaran mata pelajaran Bahasa Inggris di MTsS Nurul Huda yang dilaksanakan setiap hari Rabu dan Jumat di kelas VII dan VIII. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa KKM dengan sekolah dalam mendukung proses belajar mengajar di sekolah. Pada pembelajaran tersebut, mahasiswa KKM menyampaikan materi mengenai “how to do a good presentation" dan "how to stay focused while studying". Materi dikemas secara sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh siswa, serta dilengkapi dengan contoh-contoh penggunaan kalimat yang tepat dalam situasi sehari-hari. Setelah penyampaian materi, siswa dan siswi diarahkan untuk mengerjakan soal-soal yang terdapat pada Lembar Kerja Siswa (LKS) sebagai bentuk latihan dan penguatan pemahaman. Mahasiswa KKM mendampingi siswa selama proses pengerjaan, membantu menjelaskan kosakata maupun struktur kalimat yang belum dipahami. Tidak hanya berfokus pada teori, pembelajaran juga dilengkapi dengan latihan kosakata (vocabulary) dan berbicara (speaking). Siswa dilatih untuk mengucapkan kata dan kalimat dengan pengucapan yang benar serta berani berbicara didepan kelas dengan menggunakan Bahasa Inggris. Melalui kegiatan pendampingan pembelajaran Bahasa Inggris ini, diharapkan siswa kelas VII dan VIII dapat meningkatkan kemampuan presentasi, fokus dalam belajar, serta keterampilan berbahasa Inggris secara keseluruhan, khususnya dalam penguasaan kosakata dan kemampuan berbicara.
AURA ALFA NAJWA
Malam Puncak Peringatan Isra Miraj di Masjid Miftahul Jannah Salah satu tonggak sejarah kegiatan KKM ini adalah peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Mahasiswa mengorganisir berbagai perlombaan islami di Masjid Miftahul Jannah, seperti lomba adzan, hafalan surat pendek, melipat mukena, cerdas cermat agama, dan mewarnai. Acara puncaknya berlangsung sangat meriah dengan Malam Puncak Peringatan Isra Miraj. Seluruh warga Dusun Kunci berkumpul untuk mendengarkan ceramah agama dari Ustadz Ali Akbar bin Aqil, M.Pd.I dan menyaksikan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba.
FARA SEPTIA FIRNANDA
Pada hari Minggu, 11 Januari 2026, KKM UIN Malang Kelompok 89 Satyawara menyelenggarakan penyuluhan kesehatan reproduksi dengan tema pencegahan kanker serviks pada wanita. Kegiatan penyuluhan ini ditujukan bagi ibu-ibu PKK serta ibu-ibu warga sekitar dan bertempat di Balai RW 3 Dusun Kunci, Desa Kalisongo. Melalui kegiatan ini, mahasiswa menaruh perhatian khusus terhadap kesejahteraan kaum perempuan, mengingat materi kesehatan reproduksi dianggap penting untuk memberikan pemahaman mengenai deteksi dini penyakit pada wanita serta pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.
ALIFIA KURNIA PUTRI
Dukung Tertib Administrasi, KKM Kelompok 84 UIN Malang Lakukan Input Data e-PKK Warga Kelurahan Dampit Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 84 UIN Malang turut berpartisipasi dalam mendukung tertib administrasi di Kelurahan Dampit melalui kegiatan input data e-PKK warga. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu proses pendataan dan digitalisasi administrasi masyarakat. Input data e-PKK dilakukan dengan mendata dan memasukkan informasi warga sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu kelancaran pengelolaan data Program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) agar lebih tertata, akurat, dan mudah diakses. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM berkoordinasi dengan perangkat kelurahan serta pengurus PKK setempat. Proses pendataan dilakukan secara teliti dan bertahap guna meminimalisir kesalahan data serta memastikan kelengkapan informasi warga yang diinput ke dalam sistem e-PKK. Pihak kelurahan menyambut baik keterlibatan mahasiswa KKM dalam kegiatan ini karena dinilai dapat membantu meringankan beban administrasi serta mempercepat proses pendataan warga. Melalui kegiatan input data e-PKK ini, KKM Kelompok 84 UIN Malang berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi kelurahan dan mendukung terwujudnya administrasi yang lebih tertib dan berbasis digital. https://www.kompasiana.com/afiyahhakim2360/698ab75ac925c41735536bb2/dukung-tertib-administrasi-kkm-kelompok-84-uin-malang-lakukan-input-data-e-pkk-warga-kelurahan-dampit
AYU FRANSISKA
From Morning Till Night: Dinamika Belajar di English Camp Kampung Inggris Probolinggo Program English Camp yang diselenggarakan Kampung Inggris Probolinggo pada 26–30 Desember 2025 menjadi salah satu wadah penguatan kemampuan berbahasa Inggris yang berlangsung secara intensif dan terstruktur. Kegiatan ini dirancang dengan pendekatan immersive learning, yakni metode pembelajaran yang mendorong peserta untuk menggunakan Bahasa Inggris secara aktif, tidak hanya saat sesi kelas berlangsung, tetapi juga dalam interaksi sehari-hari. Selama lima hari pelaksanaan, peserta dibiasakan untuk berkomunikasi penuh menggunakan Bahasa Inggris, baik dalam forum resmi maupun aktivitas informal. Pendekatan ini bertujuan membangun konsistensi, meningkatkan rasa percaya diri, serta melatih keberanian berbicara secara spontan dan komunikatif. Dalam satu hari, peserta mengikuti lima sesi pembelajaran yang telah dijadwalkan secara sistematis: pagi pukul 07.00–08.00 WIB dan 10.00–11.00 WIB, siang pukul 12.00–13.00 WIB, serta sore dan malam masing-masing pukul 15.00–16.00 WIB dan 18.30–20.00 WIB. Setiap sesi dirancang dengan variasi metode dan materi agar proses belajar tetap dinamis dan tidak monoton. Fokus pembelajaran mencakup berbagai aspek keterampilan berbahasa, mulai dari penguasaan kosakata (vocabulary building), pengucapan (pronunciation), hingga praktik percakapan (conversation practice). Jadwal yang padat menjadi tantangan tersendiri sekaligus pengalaman berharga dalam membentuk disiplin dan kebiasaan belajar yang konsisten. Dalam pelaksanaannya, KKM Mandiri 163 UIN Malang turut berkontribusi sebagai mitra kolaboratif pada sesi keempat dan kelima. Peran yang dijalankan tidak hanya sebatas pendampingan, tetapi juga menghadirkan inovasi pembelajaran yang lebih interaktif dan komunikatif. Mahasiswa KKM terlibat dalam berbagai aktivitas edukatif seperti permainan bahasa, simulasi situasi keseharian, praktik dialog, serta sesi ice breaking berbahasa Inggris untuk meningkatkan partisipasi aktif peserta. Suasana belajar pun menjadi lebih hidup dan mendorong peserta untuk berbicara tanpa rasa ragu. Melalui keterlibatan dalam English Camp ini, KKM Mandiri 163 UIN Malang tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran peserta, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam pengelolaan kelas, kolaborasi dengan lembaga pendidikan nonformal, serta pengembangan kreativitas dalam mengajar. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan, terutama dalam membangun kebiasaan berbahasa Inggris sebagai bekal menghadapi tantangan global di masa mendatang.