Thumbnail
3 months ago
Pendampingan Kesehatan Calon Jamaah Haji dalam Mempertahankan Istitha’ah oleh Kelompok 45 KKM HIPE UIN Malang 2026

NAJWA AGHNIA

Batu, 02 Februari 2026 – Kelompok 45 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Mandiri Integrasi Hajj Interprofessional Education (HIPE) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan program luar biasa di wilayah kerja Puskesmas Sisir. Kegiatan ini berlangsung pada 23 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026 dengan dibimbing oleh Apt. Abdul Hakim, S.Si., M.P.I.,M.Farm. Kelompok 45 terdiri dari mahasiswa lintas program studi, yaitu mahasiswa kedokteran dan farmasi, sebagai bentuk penerapan kolaborasi interprofesional dalam pelayanan kesehatan. Anggota kelompok meliputi Muhammad Arvin Fadhil Mahardika (PSPD 2023), Dhia Kamila Halisa Putri (PSPD 2023), Najwa Aghnia (Farmasi 2023), Alya Muthi’ah (Farmasi 2023), dan Naila Nisfi Fitri Rahmawati (Farmasi 2023). Dalam program ini, kelompok 45 dipercaya untuk mendampingi dua CJH yang berlokasi di Desa Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu. Kegiatan ini bertujuan untuk mempertahankan istita’ah kesehatan calon jamaah haji (CJH) selama masa tunggu. Pada penyelenggaraan kegiatan KKM Integrasi, FKIK UIN malang juga bekerja sama dengan Dinnas Kesehatan, KBIH dan Kementerian Agama Kota Batu. Selain itu mendapatkan dukungan penuh oleh Pusat Kesehatan Haji (PUKESHAJI) dalam mengupayakan kesehatan CJH selama masa tunggu. Kegiatan utama yang dilakukan meliputi pemantauan kesehatan rutin, pemantauan pola makan dan olahraga, hingga edukasi berbasis media. Edukasi diberikan melalui video mengenai kondisi di Tanah Suci yang menggambarkan aktivitas ibadah haji, tuntutan fisik, perubahan pola makan, dan faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi kesehatan jamaah. Mahasiswa juga membagikan poster edukasi berupa daftar obat yang perlu dibawa selama ibadah haji serta poster kolesterol. Poster daftar obat memuat obat kolesterol, vitamin, perlengkapan P3K pribadi, dan obat keluhan umum. Poster kolesterol berisi pengertian, gejala, penyebab, pencegahan, dan batas normal kolesterol. Selain itu digunakan buku monitoring kesehatan untuk mencatat pola makan harian, aktivitas olahraga, serta hasil pemeriksaan kesehatan setiap kunjungan. Buku ini juga memuat materi singkat terkait hipertensi, obesitas, diabetes, kolesterol, dan gastritis, serta gambaran kebutuhan energi dan estimasi kalori makanan. Pemantauan kesehatan juga dilakukan secara berkala melalui pemeriksaan tanda-tanda vital (TTV), tekanan darah, glukosa darah, asam urat, dan kolesterol. Hasil pemeriksaan dicatat untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan dari minggu ke minggu. Sebagai bagian dari evaluasi, diberikan pretest kepada setiap CJH pada pertemuan pertama sebelum menerima intervensi dari mahasiswa KKM. Setelah itu, dilakukan juga post test pada pertemuan terakhir untuk mengukur dampak intervensi terhadap peningkatan kesehatan CJH. Hasil dari pretest dan post test ini diharapkan dapat menunjukkan efektivitas program pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa. Respon positif ditunjukkan oleh calon jamaah haji yang merasakan manfaat langsung dari program pendampingan ini. Mereka mengapresiasi pendampingan yang dilakukan secara personal dan intensif, khususnya dalam pemantauan kondisi kesehatan. Bagi mahasiswa, kegiatan KKM ini menjadi kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari, baik di bidang ilmu kedokteran maupun farmasi secara langsung dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Program KKM Integrasi FKIK UIN Malang ini diharapkan menjadi model pendampingan kesehatan yang memperkuat kesiapan fisik calon jamaah haji melalui kolaborasi interprofesional antara mahasiswa kedokteran dan farmasi, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi dan masyarakat.

Thumbnail
3 months ago
“Jalan Sehat, Hati Hangat: Momen KKM bareng Calon Jamaah Haji”

MUHAMMAD RAHID ALI MUQODDAS

Hari itu jadi salah satu momen paling berkesan selama KKM. Kegiatan dimulai dengan kehadiran Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang ikut membersamai kami sejak awal. Kehadiran beliau bukan cuma memberi semangat, tapi juga menambah rasa hangat dan kekeluargaan dalam kegiatan ini. Sebelum memulai jalan sehat, kami mengadakan pemeriksaan kesehatan terakhir untuk para calon jamaah haji. Mulai dari pengecekan sederhana hingga konsultasi ringan, semua dilakukan dengan penuh perhatian agar para jamaah benar-benar siap secara fisik dan mental. Setelah itu, kami juga melakukan post-test sebagai evaluasi dari edukasi kesehatan yang sebelumnya telah diberikan. Barulah kemudian kegiatan utama dimulai: jalan sehat bersama menuju Pasar Among Tani. Sepanjang perjalanan, suasana terasa begitu akrab. Tidak ada sekat usia, semua berjalan berdampingan sambil berbincang, tertawa, dan saling menyemangati. Di pasar, kami bersama-sama mencari dan menikmati kuliner khas Malang, menjadikan kegiatan ini bukan hanya tentang kesehatan, tapi juga tentang kebersamaan dan pengalaman lokal. Setelah selesai berjalan, kegiatan dilanjutkan dengan pengisian post-test lanjutan, lalu ditutup dengan sesi pembuatan konten seru, dokumentasi, serta penyampaian kesan, pesan, dan harapan dari peserta maupun tim KKM. Banyak cerita hangat, doa, dan harapan baik yang tersampaikan di sesi ini. Dari kegiatan sederhana ini, kami belajar bahwa pengabdian bukan hanya soal program, tapi tentang hadir, mendengar, berjalan bersama, dan menumbuhkan rasa peduli. Bukan sekadar jalan sehat, tapi perjalanan kecil yang meninggalkan kesan besar di hati.  

Thumbnail
3 months ago
Semangat Sehat Bersama: Senam Pagi di Balai Desa Pajaran

JASMINTA MURAWAH HAYYU

Balai Desa Pajaran tampak meriah dari biasanya pada Minggu, 11 Januari 2026. Sejak pagi hari, puluhan ibu-ibu dari berbagai dusun berkumpul untuk mengikuti kegiatan senam bersama yang diselenggarakan sebagai upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan warga. Kegiatan senam dimulai dengan pemanasan ringan yang dipandu oleh instruktur. Iringan musik yang ceria membuat suasana semakin hidup. Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti setiap gerakan, meskipun sesekali diselingi tawa karena ada gerakan yang terasa menantang. Namun hal itu justru menambah keakraban dan keceriaan suasana. Senam bersama ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana silaturahmi. Banyak ibu-ibu yang mengaku senang karena bisa berolahraga sambil bertemu dan bercengkerama dengan tetangga. “Badannya jadi lebih segar, hatinya juga senang,” ujar salah satu peserta dengan wajah ceria. Setelah kegiatan senam selesai, para peserta dipersilakan menikmati gorengan dan minuman yang telah disediakan. Hidangan sederhana tersebut menjadi pelengkap kebahagiaan pagi itu. Sambil menikmati camilan, para ibu-ibu berbincang santai dan berbagi cerita, menambah hangatnya kebersamaan. Kegiatan senam di Balai Desa Pajaran ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin. Selain menyehatkan tubuh, kegiatan seperti ini terbukti mampu meningkatkan semangat, kebahagiaan, dan kekompakan warga desa. Dengan tubuh sehat dan hati gembira, kehidupan bermasyarakat pun terasa semakin harmonis.

Thumbnail
3 months ago
Tong Sampah Terpilah Jadi Media Edukasi Lingkungan Mahasiswa KKM UIN Malang di MTs MA Roudlotul Ulum

ISROATUL LAILA

  Sumberejo, 24 Januari 2026 - Mahasiswa UIN Malang dalam kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) melaksanakan program kerja pembuatan tong sampah terpilah di MTs MA Roudlotul Ulum, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Program ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran warga sekolah akan pentingnya pemilahan sampah sebagai langkah awal menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.   Kegiatan pembuatan tong sampah terpilah ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 20 hingga 24 Januari 2026. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM memanfaatkan ember bekas kucing yang kemudian dibersihkan, dicat ulang, dan dihias agar tampak lebih menarik serta layak digunakan sebagai media edukasi lingkungan di sekolah.   Tong sampah yang dibuat terdiri atas tiga jenis pemilahan, yaitu sampah organik, sampah anorganik, serta bahan berbahaya dan beracun (B3). Pemilahan ini diharapkan dapat membantu siswa memahami perbedaan jenis sampah sekaligus membiasakan mereka membuang sampah sesuai masalahnya.       Proses pembuatan yang dilakukan mulai dari pengumpulan ember bekas, pengecatan, penulisan label jenis sampah, hingga penempatan tong sampah di area sekolah. Setelah selesai, tong sampah terpilah tersebut secara simbolis diserahkan kepada pihak sekolah sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKM dalam mendukung budaya peduli lingkungan.   “Kami ingin di MTs MA Roudlotul Ulum tidak hanya tersedia tong sampah biasa, tetapi juga tong sampah terpilah agar siswa terbiasa memilah sampah sejak dini dan lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Ghozi.     Melalui program ini, mahasiswa KKM UIN Malang berharap tong sampah terpilah yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan serta menjadi sarana edukasi lingkungan bagi seluruh warga sekolah. Program ini juga diharapkan mampu mendorong terbentuknya kebiasaan hidup bersih dan bertanggung jawab terhadap lingkungan di MTs MA Roudlotul Ulum.

Thumbnail
3 months ago
Tong Sampah Terpilah Jadi Media Edukasi Lingkungan Mahasiswa KKM UIN Malang di MTs MA Roudlotul Ulum

LATIVA HUSNA

Sumberejo, 24 Januari 2026 - Mahasiswa UIN Malang dalam kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) melaksanakan program kerja pembuatan tong sampah terpilah di MTs MA Roudlotul Ulum, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran warga sekolah akan pentingnya pemilahan sampah sebagai langkah awal menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.   Kegiatan pembuatan tong sampah terpilah ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 20 hingga 24 Januari 2026. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM memanfaatkan ember bekas cat yang kemudian dibersihkan, dicat ulang, dan dihias agar tampak lebih menarik serta layak digunakan sebagai media edukasi lingkungan di sekolah.   Tong sampah yang dibuat terdiri atas tiga jenis pemilahan, yaitu sampah organik, sampah anorganik, serta bahan berbahaya dan beracun (B3). Pemilahan ini diharapkan dapat membantu siswa memahami perbedaan jenis sampah sekaligus membiasakan mereka membuang sampah sesuai kategorinya.       Proses pembuatan dilakukan mulai dari pengumpulan ember bekas, pengecatan, penulisan label jenis sampah, hingga penempatan tong sampah di area sekolah. Setelah selesai, tong sampah terpilah tersebut secara simbolis diserahkan kepada pihak sekolah sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKM dalam mendukung budaya peduli lingkungan.   "Kami ingin di MTs MA Roudlotul Ulum tidak hanya tersedia tong sampah biasa, tetapi juga tong sampah terpilah agar siswa terbiasa memilah sampah sejak dini dan lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan," ujar Ghozi.     Melalui program ini, mahasiswa KKM UIN Malang berharap tong sampah terpilah yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan serta menjadi sarana edukasi lingkungan bagi seluruh warga sekolah. Program ini juga diharapkan mampu mendorong terbentuknya kebiasaan hidup bersih dan bertanggung jawab terhadap lingkungan di MTs MA Roudlotul Ulum.

Thumbnail
3 months ago
Tak Hanya Teori, KKM Sarimi Adhiyaksa bersama Muslimat Belajar Merawat Jenazah

EKA PUTRI SEPTIYAWATI

Kegiatan penyuluhan perawatan jenazah diselenggarakan oleh Kelompok KKM Sarimi Adhiyaksa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama ibu-ibu Muslimat Kelurahan Jodipan pada Minggu, 11 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Roisiyah Kelurahan Jodipan, Kota Malang. Penyuluhan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tata cara perawatan jenazah sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Materi yang disampaikan meliputi tahapan memandikan, mengkafani, hingga menshalatkan jenazah. Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi dan sesi diskusi. Para peserta tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan terkait praktik perawatan jenazah yang kerap dijumpai di lingkungan sekitar. Antusiasme ibu-ibu Muslimat terlihat dari keaktifan mereka selama kegiatan berlangsung. Melalui penyuluhan ini, mahasiswa KKM Sarimi Adhiyaksa berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat serta menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam menghadapi peristiwa kematian yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin.