ALIF CHANDRA PRATAMA
di hari itu kelompok kami melakukan jalan santai bersama cjh di lingkungan sekitar kediaman cjh, dimana kediaman cjh berada di area pegunungan. saat mencapai ujung jalan, saya khususnya merasa kelelahan tidak seperti cjh yang sudah berumur masih biasa saja. setelah hari itu kaki saya krammm..
ARIEF FAUZAN MAULANA
Program One Day One Juz menjadi salah satu kegiatan rutin yang dijalankan oleh KKM Samudaya 107 UIN Malang sejak awal pelaksanaan KKN. Program ini dirancang sebagai upaya menjaga konsistensi tilawah Al-Qur'an di tengah padatnya aktivitas mahasiswa selama menjalani pengabdian di masyarakat. Sejak hari-hari awal KKN, setiap anggota KKM Samudaya 107 UIN Malang berkomitmen untuk membaca Al-Qur'an secara istiqamah dengan target satu juz per hari. Meski dilaksanakan secara sederhana dan mandiri, program ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kedekatan spiritual di sela-sela kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Sebagai bentuk penutup dari rangkaian program tersebut, KKM Samudaya 107 UIN Malang menyelenggarakan khataman Al-Qur'an pada 25 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi bersama atas proses yang telah dijalani selama KKN, sekaligus wujud rasa syukur karena program One Day One Juz dapat terlaksana secara konsisten hingga akhir. Khataman Al-Qur'an dilaksanakan dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Seluruh anggota KKM Samudaya 107 UIN Malang mengikuti kegiatan ini sebagai penanda selesainya tilawah Al-Qur'an yang telah dijalankan sejak awal KKN. Momen ini tidak hanya bermakna secara spiritual, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antaranggota kelompok. Kegiatan khataman Al-Qur'an dan tumpengan penutup berjalan dengan lancar. Bagi KKM Samudaya 107 UIN Malang, program One Day One Juz tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga sarana membangun kedisiplinan, kebersamaan, dan keseimbangan antara aktivitas sosial dan spiritual selama KKN berlangsung. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Khataman Al-Qur'an sebagai Penutup Program Kerja One Day One Juz KKM Samudaya 107 UIN Malang", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/kkmsamudaya107/69770ee0ed64152a04787462/khataman-al-qur-an-sebagai-penutup-program-kerja-one-day-one-juz-kkm-samudaya-107-uin-malang Kreator: KKM SAMUDAYA107 Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Khataman Al-Qur'an sebagai Penutup Program Kerja One Day One Juz KKM Samudaya 107 UIN Malang", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/kkmsamudaya107/69770ee0ed64152a04787462/khataman-al-qur-an-sebagai-penutup-program-kerja-one-day-one-juz-kkm-samudaya-107-uin-malang Kreator: KKM SAMUDAYA107 Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Khataman Al-Qur'an sebagai Penutup Program Kerja One Day One Juz KKM Samudaya 107 UIN Malang", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/kkmsamudaya107/69770ee0ed64152a04787462/khataman-al-qur-an-sebagai-penutup-program-kerja-one-day-one-juz-kkm-samudaya-107-uin-malang Kreator: KKM SAMUDAYA107 Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com
ARDELL RAFI PRIYAMBODO
Ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, melainkan sebuah ibadah fisik yang menuntut ketahanan tubuh yang prima. Menyadari vitalnya kesehatan bagi kelancaran rukun Islam kelima ini, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Malang menghadirkan inisiatif nyata melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Mandiri Integrasi. Program ini merupakan buah kolaborasi strategis antara FKIK UIN Malang, Dinas Kesehatan, Kementerian Agama, dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Kota Batu. Di sini, mahasiswa tidak hanya duduk di bangku kuliah, tetapi turun langsung ke lapangan, menjadi pendamping kesehatan yang memberikan edukasi pola hidup sehat demi mempersiapkan fisik para Calon Jamaah Haji (CJH). Pada Minggu pagi yang cerah, 25 Januari 2026, semangat kebersamaan terlihat jelas saat Kelompok 29 melaksanakan aktivitas fisik berupa jalan santai bersama CJH. Kegiatan ini dirancang menyesuaikan ritme kebiasaan pagi para jamaah agar terasa natural dan menyenangkan. Mengambil rute dari kediaman Ibu Kasriati menuju kesejukan Kusuma Agrowisata Batu, perjalanan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga momen membangun kedekatan emosional. Langkah kaki yang diayunkan bersama menjadi simbol ikhtiar menjaga kebugaran sebelum menjejakkan kaki di Tanah Suci. Kehadiran mahasiswa Kelompok 29 disambut dengan tangan terbuka dan kehangatan kekeluargaan oleh para CJH. Ibu Kasriati, salah satu peserta, tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. "Saya sangat senang dan berterima kasih. Mudah-mudahan program ini bisa lebih baik lagi. InsyaAllah akan bermanfaat bagi semua untuk kedepannya," ungkap Ibu Kasriati penuh harap. Melalui pendampingan intensif dan sentuhan personal seperti ini, diharapkan para tamu Allah dapat berangkat dengan fisik yang bugar dan hati yang tenang, siap menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan khusyuk.
HANIFATUR ROZYAH
Salah satu pengalaman paling berkesan selama KKM bagi saya adalah menjalankan program jalan sehat bersama calon jamaah haji. Kegiatan ini terasa istimewa karena bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang hangat dan penuh cerita. Sepanjang perjalanan di wilayah Bumiaji, Kota Batu, kami berjalan bersama menyusuri lingkungan sekitar rumah calon jamaah haji. Udara yang sejuk, suasana pedesaan yang asri, serta senyum ramah calon jamaah membuat setiap langkah terasa ringan. Di sela-sela jalan sehat, kami saling berbincang, bercanda, dan berbagi cerita, sehingga tercipta bonding yang dekat dan tulus antara kami dan mereka. Hal menarik lainnya, selama perjalanan kami juga mengeksplorasi berbagai perkebunan buah dan sayur yang ada di sekitar pemukiman. Dari kebun apel, sayuran hijau, hingga tanaman lokal lainnya, kami belajar bahwa lingkungan sekitar menyimpan banyak potensi dan nilai kehidupan. Kegiatan ini membuka wawasan bahwa menjaga kesehatan tidak hanya tentang aktivitas fisik, tetapi juga tentang mengenal alam dan mensyukuri apa yang ada di sekitar kita. Bagi saya, program jalan sehat ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga memperkaya pengetahuan, mempererat hubungan sosial, dan meninggalkan kesan mendalam selama menjalani KKM.
A`ALYA NANDA YUNIAR
Malang - Acara penutupan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 7 Pranaseva UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dilaksanakan di depan Masjid Al-Amien yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat RT, RW, takmir masjid, serta warga sekitar sebagai bentuk kebersamaan dalam mengakhiri rangkaian kegiatan KKM. Rangkaian acara dimulai setelah waktu salat Magrib dengan penampilan banjari. Penampilan ini menjadi pembuka kegiatan penutupan dan berlangsung dengan khidmat. Setelah salat Isya, acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC yang memandu jalannya kegiatan. Acara kemudian diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan. Selanjutnya, acara diisi dengan sambutan dari Ketua KKM Kelompok 7 Pranaseva, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari beberapa perwakilan perangkat warga. Sambutan tersebut berisi penyampaian kesan, pesan, serta apresiasi atas pelaksanaan kegiatan KKM yang telah dilaksanakan selama berada di lingkungan Masjid Al-Amien dan sekitarnya. Sebagai rangkaian acara inti, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol penutupan kegiatan KKM. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penandatanganan peresmian denah wilayah oleh Ketua RW dan Takmir Masjid Al-Amien. Penandatanganan ini menjadi simbol resmi atas hasil program yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa KKM. Acara penutupan kemudian diakhiri dengan penampilan tari tradisional dan seni bela diri sebagai lambang budaya yang perlu dilestarikan serta sebagai pelipur lara karena KKM akan segera berakhir. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Melalui kegiatan penutupan ini, diharapkan hubungan baik antara mahasiswa KKM Kelompok 7 Pranaseva UIN Malang dengan masyarakat setempat dapat terus terjaga meskipun masa KKM telah berakhir.
AHMAD ARIF NAHIDL RAMDLANY
TOYOMARTO, 29 Desember 2025 -- Guna menghidupkan nuansa religius sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, Kelompok 90 KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa) "Jagadhita Amarta" UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi menjalankan salah satu program kerja unggulannya, yaitu One Day One Juz. Kegiatan yang akrab disebut warga sebagai "darusan" ini dilaksanakan secara rutin setiap hari oleh para mahasiswa. Bertempat di mushola setempat pada hari biasa dan berpusat di Masjid Ar-Rohman khusus pada hari Jumat, kegiatan ini dimulai sesaat setelah shalat Subuh hingga selesai. Target Khatam Sebelum Februari Program ini tidak hanya sekadar membaca Al-Qur'an, tetapi memiliki target capaian yang jelas. Kelompok KKM 90 berkomitmen untuk mengkhatamkan 30 juz Al-Qur'an sebelum tanggal 4 Februari 2026. Dengan skema minimal satu hari satu juz, para mahasiswa berupaya menjaga konsistensi ibadah di tengah padatnya aktivitas pengabdian masyarakat. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, intensitas bacaan ditambah menjadi lebih dari satu juz per hari untuk memastikan target tercapai tepat waktu. Menghidupkan Tradisi di Era Digital Pemilihan One Day One Juz sebagai program unggulan didasari oleh keinginan untuk menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai spiritualitas. "Kami ingin menghidupkan kembali tradisi mengaji Al-Qur'an yang mungkin mulai tergeser oleh kesibukan atau pengaruh teknologi digital. Program ini sederhana namun berkelanjutan, sehingga efektif untuk membangun kebiasaan positif di lingkungan desa," ujar salah satu perwakilan anggota KKM 90. Selain meningkatkan kualitas spiritual pribadi mahasiswa, kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan desa yang rukun dan harmonis. Interaksi yang terjalin erat di masjid dan mushola diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial antara mahasiswa dan warga setempat. Kolaborasi dan Apresiasi Warga Meski menjadi agenda harian mahasiswa, keterlibatan warga tetap menjadi prioritas. Sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal, sesi pembukaan dan penutupan program dipimpin langsung oleh tokoh agama atau warga desa setempat. Respon masyarakat Toyomarto pun sangat positif. Suasana khidmat terpancar setiap pagi saat lantunan ayat suci Al-Qur'an menggema dari rumah ibadah. Melalui program One Day One Juz ini, Kelompok 90 Jagadhita Amarta berharap dapat meninggalkan jejak spiritual yang bermakna dan memberikan inspirasi bagi generasi muda di desa setempat.