Thumbnail
8 months ago
KKM Artha Mandala Gelar Sosialisasi Stop Bullying di SDN 1 Sidodadi Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "KKM Artha Mandala Gelar Sosialisasi Stop Bullying di SDN 1 Sidodadi", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/miftahuljannah

MERRI RAHMANIA PURNAMASARI

SIDODADI, LAWANG- KKM ARTHA MANDALA UIN Malang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi “Stop Bullying: yang dilaksanakan di SDN 1 Sidodadi pada Selasa, 20 Januari 2026. Acara berlangsung di ruangg aula sekolah dengan suasana hangat, interaktif, dan penuh refleksi emosional. Kegiatan ini diikuti oleh siswa - siswi kelas 4 dan 5 yang tampak antusias sejak awal hingga akhir rangkaian acara.   Acara ini dimulai pukul 07.15 WIB dan dipandu oleh MC Kak Sinta Dhea Agustina. Acara diawali dengan pembukaan penuh semangat yang mengajak seluruh siswa untuk berjanji menciptakan suasana sekolah yang nyaman dan saling merangkul. Meskipun kegiatan bersifat nonformal dan tidak diawali Berbagai resmi dari kepala sekolah maupun guru, acara tetap berjalan tertib, terstruktur, dan kondusif berkat koordinasi waktu pelaksana KKM.   Hadir sebagai pembicara utama, Kak Adiza Hafsoh Rahmani memaparkan materi edukatif mengenai jenis-jenis perundungan serta dampak psikologis yang ditimbulkan. Kak Adiza menekankan bahwa keberanian untuk melapor dan rasa empati adalah kunci utama memutus rantai bullying. Suasana yang tadinya penuh tawa berubah menjadi reflektif saat memasuki sesi "Surat dari Hati". Dalam sesi ini, para siswa diminta menuliskan surat berisi perasaan senang dan sedih mereka selama di sekolah, serta surat khusus yang ditujukan untuk orang tua mereka sebagai bentuk curahan hati yang jujur.   Keheningan semakin terasa menyentuh saat Kak Meisya Fristy Putri Octava membacakan renungan di tengah-tengah peserta. Narasi yang dibawakan Kak Meisya berhasil membawa para siswa pada momen renungan mendalam tentang pentingnya menjaga perasaan orang lain. Renungan tersebut menekankan nilai kasih sayang, empati, dan pentingnya saling menghormati antar sesama. Beberapa siswa terlihat terharu hingga menangis, menandakan pesan yang disampaikan berhasil menyentuh perasaan mereka. Acara ditutup dengan rangkaian penutupan singkat dilanjutkan sesi foto bersama sebagai dokumentasi, serta pembuatan konten edukatif bertema anti-bulyying yang melibatkan partisipasi siswa guna menyebarkan pesan positif ke masyarakat luas. Melalaui sosialisasi ini, KKM Artha Mandala berharap kepada semua masyarakat terutama di SDN 1 Sidodadi semakin menguat sekolah ramah anak yang bebas dari intimidasi, perundungan, dan kekerasan verbal maupun non-nverbal, serta mampu menumbuhkan budaya saling menghormati sejak dini. 

Thumbnail
8 months ago
Mahasiswa KKM 44 “Bhavishya” UIN Malang Dorong Kesejahteraan Masyarakat melalui Workshop Buket Pita Satin di Desa Gunung Jati

MAZIATUN NAFISAH

  Mahasiswa KKM Reguler Kelompok 44 “Bhavishya” UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Workshop Pembuatan Buket Berbahan Kain Pita Satin sebagai upayamendorong pengembangan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penguatan potensi UMKM desa. Kegiatanini dilaksanakan pada Senin, 29 Desember 2025, pukul 09.00 WIB, bertempat di Balai Desa Gunung Jati. Workshop tersebut diikuti oleh 27 peserta yang merupakanibu-ibu PKK Desa Gunung Jati. Kegiatan ini bertujuan untukmemberikan keterampilan kreatif yang dapat dikembangkanmenjadi peluang usaha mandiri, sehingga mampu menunjangpeningkatan ekonomi keluarga dan masyarakat desa secaraberkelanjutan. Pemilihan kain pita satin sebagai bahan utama dalamworkshop ini dipilih secara pertimbangan matang. Jannah, salah satu mahasiswa KKM 44 “Bhavishya”, menyampaikanbahwa bahan pita satin sangat direkomendasikan karenamudah diperoleh di lingkungan sekitar, harganya relatifterjangkau, serta mudah dibentuk tanpa memerlukan peralatankhusus. Selain itu, kain pita satin dinilai memiliki nilaiestetika tinggi dan fleksibel untuk dikreasikan menjadiberbagai bentuk buket yang menarik dan bernilai jual. Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pelatihanlangsung mengenai pembuatan buket dari kain pita satin, mulai dari pengenalan bahan, teknik dasar perakitan, hinggapenyusunan buket agar terlihat rapi dan menarik. Seluruhmateri disampaikan oleh mahasiswa KKM sendiri sebagainarasumber, dengan metode praktik langsung yang mudahdipahami oleh peserta. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.Ibu-ibu PKK aktif mengikuti setiap tahapan pelatihan, berdiskusi, serta mempraktikkan langsung teknik yang diajarkan. Hasilnya, seluruh peserta berhasil menghasilkanbuket kain pita satin sesuai dengan arahan, yang dinilaimemiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produkUMKM kreatif Desa Gunung Jati. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM 44 “Bhavishya” UIN Malang berharap keterampilan yang diberikan dapat terusdikembangkan oleh masyarakat sebagai upaya pemberdayaanekonomi berbasis kreativitas, sekaligus menjadi langkah nyatadalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa secaraberkelanjutan.

Thumbnail
8 months ago
Pojok baca, Langkah Sederhana Menumbuhkan Minat Literasi

SEPTI ZAHRANI

Pojok baca menjadi salah satu upaya sederhana yang dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dalam menumbuhkan minat literasi siswa di SDN 1 dan SDN 2 Sumberngepoh. Program ini hadir sebagai respons terhadap pentingnya membiasakan anak membaca sejak dini melalui cara yang menyenangkan dan tidak memaksa. Meski hanya memanfaatkan sudut ruang kelas dengan beberapa koleksi buku bacaan anak, keberadaan pojok baca mampu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman. Buku-buku cerita bergambar, pengetahuan umum, hingga bacaan ringan disusun secara rapi agar mudah dijangkau oleh siswa. Melalui pojok baca, kegiatan literasi dapat dimulai secara alami. Siswa diberi kebebasan untuk membaca pada waktu senggang, seperti saat jam istirahat atau setelah menyelesaikan tugas. Dengan cara ini, membaca tidak lagi terasa sebagai kewajiban, melainkan menjadi aktivitas yang menyenangkan. Program pojok baca juga menunjukkan bahwa peningkatan literasi tidak selalu membutuhkan fasilitas yang besar. Niat, konsistensi, serta dukungan dari guru dan lingkungan sekolah menjadi kunci utama agar budaya membaca dapat terus berjalan. Dari ruang kecil inilah diharapkan tumbuh kebiasaan baik yang memberikan dampak positif bagi proses belajar siswa, bahkan setelah kegiatan KKM berakhir.

Thumbnail
8 months ago
Partisipasi KKM Artana sebagai Panitia Isra Mi’raj dan Penguatan Moderasi Beragama

FERA PUTRI UTAMA

Hari ke-33 pelaksanaan KKM menjadi momen berkesan bagi Kelompok Artana. Atas ajakan Bapak Ketua LPMK, mahasiswa KKM dipercaya untuk turut terlibat sebagai panitia dalam kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bapak Lurah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta tokoh agama, yang menambah kekhidmatan sekaligus makna kebersamaan dalam acara tersebut. Sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan, Kelompok Artana ikut membantu berbagai kebutuhan kegiatan agar acara dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Peringatan Isra Mi’raj berlangsung dengan suasana yang khidmat dan penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk kembali mengingat dan merenungkan makna Isra Mi’raj sebagai peristiwa penting dalam sejarah Islam, sekaligus meneladani nilai keimanan dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.        Nilai moderasi beragama dalam kegiatan ini tercermin dari kebersamaan berbagai unsur masyarakat yang hadir. Kehadiran aparatur kelurahan, aparat keamanan, dan tokoh agama dalam satu kegiatan menjadi contoh nyata sikap saling menghormati, menjaga keharmonisan, dan hidup berdampingan secara damai di tengah keberagaman. Tanpa disampaikan secara formal, nilai-nilai tersebut terlihat melalui kebersamaan dan keteladanan para tokoh yang terlibat. Bagi Kelompok Artana, keterlibatan sebagai panitia dalam kegiatan ini bukan hanya menjadi pengalaman berharga, tetapi juga bentuk nyata pengabdian dan pembelajaran langsung tentang pentingnya kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat. KKM Artana — Mengabdi dengan Iman, Meneladani Harmoni, Tumbuh Bersama Masyarakat.

Thumbnail
8 months ago

ANASTASYA LADY NAURA SYUKROINI

Thumbnail
8 months ago
"Sosialisasi Menabung Sejak Dini : KKM 56 Ajak Siswa SDN 3 Jedong Membuat Celengan Kreatif dan Menanamkan Budaya Hemat"

MIFTAKHUL ULA IRZALIA FEBRIANTI

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 56 sukses menggelar kegiatan sosialisasi literasi keuangan bertajuk “Saving Money” bagi siswa-siswi SDN 3 Jedong pada Sabtu (24/1). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam menanamkan kebiasaan positif kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui program ini, mahasiswa berupaya menumbuhkan kesadaran pentingnya gemar menabung serta mengedukasi siswa agar tidak berperilaku boros dalam mengelola uang saku mereka. Acara yang berlangsung di aula sekolah tersebut diikuti oleh seluruh murid, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Sejak pagi hari, suasana aula tampak ramai dan penuh semangat. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias, terlebih karena sosialisasi dikemas secara menarik dan interaktif. Penyampaian materi tidak hanya dilakukan melalui metode ceramah konvensional, tetapi juga diselingi dengan penayangan video animasi edukatif yang menjelaskan pentingnya menabung dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Ketua KKM 56 membuka kegiatan dengan memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada para siswa. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa kebiasaan kecil seperti menyisihkan uang saku setiap hari dapat memberikan manfaat besar di masa depan. Ia juga mengajak siswa untuk mulai belajar membedakan antara kebutuhan dan keinginan, sehingga uang yang dimiliki dapat digunakan secara lebih bijak. Setelah sesi pemaparan materi, suasana semakin meriah saat memasuki kegiatan praktik pembuatan celengan kreatif. Pada sesi ini, siswa diajak memanfaatkan barang bekas seperti botol plastik dan sedotan untuk diubah menjadi celengan unik dan menarik. Selain melatih kebiasaan menabung, kegiatan ini juga sekaligus mengajarkan nilai kreativitas serta kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep daur ulang. Untuk menjaga kondusivitas dan memaksimalkan pendampingan, sesi praktik dilaksanakan di kelas masing-masing. Setiap kelas didampingi oleh anggota KKM 56 yang bertugas memberikan arahan dan membantu siswa selama proses pembuatan. Tawa dan canda terdengar di setiap sudut kelas ketika siswa mulai menghias celengan mereka dengan berbagai warna dan bentuk. Hasilnya pun beragam, mulai dari celengan berbentuk hewan, karakter kartun, hingga desain sederhana namun penuh warna. Raut wajah bahagia dan rasa bangga terlihat jelas ketika para siswa berhasil menyelesaikan karya mereka. Celengan yang semula hanyalah botol bekas kini berubah menjadi tempat menabung yang personal dan bermakna. Momen tersebut tidak hanya menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi siswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM 56 berharap siswa SDN 3 Jedong tidak hanya memahami teori tentang pentingnya menabung, tetapi juga terdorong untuk langsung mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memiliki celengan hasil karya sendiri, diharapkan semangat menabung akan tumbuh secara alami dan berkelanjutan. Lebih dari itu, program ini menjadi langkah kecil namun nyata dalam membangun generasi muda yang cerdas finansial, hemat, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan sejak dini.   Link Berita Acara Kegiatan : https://www.kompasiana.com/afiqmuhammad2970/6976d7fec925c460dc004f14/tanamkan-budaya-hemat-kelompok-kkm-56-ajak-siswa-sdn-3-jedong-buat-celengan-kreatif-dan-gemar-menabung?page=1&page_images=2