AHMAD ALAMUL HUDA
Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Bhumi Arsa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan Pembukaan Pojok Baca pada hari Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan yang berfokus pada penguatan literasi anak di Dusun Jajang, Desa Sumberejo, Kecamatan Poncokusumo. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berupaya menumbuhkan minat baca dan membangun budaya literasi sejak usia dini di lingkungan masyarakat. Kegiatan pembukaan pojok baca dilaksanakan di lingkungan TPQ Raden Said dan dihadiri oleh para ustadz dan ustadzah, serta anak-anak TPQ Raden Said. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan semangat sejak awal hingga akhir acara. Acara berlangsung dalam suasana sederhana namun hangat, diawali dengan perkenalan, sambutan singkat, serta penjelasan mengenai tujuan dan manfaat keberadaan pojok baca bagi anak-anak dan masyarakat sekitar. Sebagai simbol peresmian, pembukaan pojok baca ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh Bapak Izam selaku pengurus TPQ Raden Said. Prosesi peresmian tersebut berlangsung dengan khidmat dan disambut meriah oleh seluruh peserta kegiatan. Momen ini menjadi tanda resmi dimulainya pemanfaatan pojok baca sebagai fasilitas pendukung kegiatan belajar anak-anak TPQ. Pojok baca ini diharapkan menjadi ruang belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak. Fasilitas ini tidak hanya menyediakan buku pelajaran keagamaan, tetapi juga buku cerita, pengetahuan umum, dan bacaan edukatif lainnya. Dengan adanya pojok baca, anak-anak diharapkan dapat mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat dan menambah wawasan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM Bhumi Arsa juga membentuk kepengurusan pojok baca sebagai upaya keberlanjutan program. Pengurus pojok baca diketuai oleh Alya Rasya Syakila, yang diharapkan mampu mengoordinasikan pengelolaan dan perawatan pojok baca secara optimal. Pembentukan kepengurusan ini bertujuan agar pojok baca tetap aktif dan berfungsi secara berkelanjutan meskipun masa pengabdian mahasiswa KKM telah berakhir. https://www.kompasiana.com/bhumiarsaunit375128/69778f9bed64153ff77bef32/pembukaan-pojok-baca-tpq-raden-said-langkah-nyata-kkm-bhumi-arsa-dalam-mendorong-budaya-literasi
NUR MUHAMMAD ANANG FEBRIANANTO
Kegiatan piket desa merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKM Kelompok 89 SATYAWARA di Desa Kalisongo. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap pagi selama pelaksanaan KKM, dengan tujuan membantu menjaga kebersihan lingkungan balai desa serta mendukung kelancaran pelayanan administrasi desa. Kegiatan diawali dengan membersihkan area Balai Desa Kalisongo, meliputi ruang pelayanan, halaman, serta lingkungan sekitar balai desa. Setelah kegiatan kebersihan selesai, mahasiswa melanjutkan dengan membantu pelayanan di balai desa, seperti menata arsip, membantu administrasi sederhana, serta mendukung aktivitas perangkat desa sesuai dengan kebutuhan yang ada. Melalui kegiatan piket desa, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai tata kelola pelayanan publik di tingkat desa serta menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan kerja pemerintahan desa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara mahasiswa KKM dengan perangkat desa. Diharapkan dengan adanya kegiatan piket desa ini, mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif bagi Desa Kalisongo serta memperoleh pembelajaran sosial dan pengalaman lapangan yang bermanfaat sebagai bekal di masa mendatang.
NANDA NI`MATUL ARIFAH
Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Bhumi Arsa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan Pembukaan Pojok Baca pada hari Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan yang berfokus pada penguatan literasi anak di Dusun Jajang, Desa Sumberejo, Kecamatan Poncokusumo. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berupaya menumbuhkan minat baca dan membangun budaya literasi sejak usia dini di lingkungan masyarakat. Kegiatan pembukaan pojok baca dilaksanakan di lingkungan TPQ Raden Said dan dihadiri oleh para ustadz dan ustadzah, serta anak-anak TPQ Raden Said. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan semangat sejak awal hingga akhir acara. Acara berlangsung dalam suasana sederhana namun hangat, diawali dengan perkenalan, sambutan singkat, serta penjelasan mengenai tujuan dan manfaat keberadaan pojok baca bagi anak-anak dan masyarakat sekitar. Sebagai simbol peresmian, pembukaan pojok baca ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh Bapak Izam selaku pengurus TPQ Raden Said. Prosesi peresmian tersebut berlangsung dengan khidmat dan disambut meriah oleh seluruh peserta kegiatan. Momen ini menjadi tanda resmi dimulainya pemanfaatan pojok baca sebagai fasilitas pendukung kegiatan belajar anak-anak TPQ. Pojok baca ini diharapkan menjadi ruang belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak. Fasilitas ini tidak hanya menyediakan buku pelajaran keagamaan, tetapi juga buku cerita, pengetahuan umum, dan bacaan edukatif lainnya. Dengan adanya pojok baca, anak-anak diharapkan dapat mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat dan menambah wawasan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM Bhumi Arsa juga membentuk kepengurusan pojok baca sebagai upaya keberlanjutan program. Pengurus pojok baca diketuai oleh Alya Rasya Syakila, yang diharapkan mampu mengoordinasikan pengelolaan dan perawatan pojok baca secara optimal. Pembentukan kepengurusan ini bertujuan agar pojok baca tetap aktif dan berfungsi secara berkelanjutan meskipun masa pengabdian mahasiswa KKM telah berakhir.
CHUMAIRO
After Movie KKM 29 Anvaya Griya Jejak Pengabdian, Cerita Kebersamaan, dan Dampak Nyata di Desa Jambesari, Poncokusumo Pengabdian bukan hanya tentang program yang terlaksana, tetapi tentang cerita yang tertinggal. KKM 29 Anvaya Griya hadir di Desa Jambesari, Kecamatan Poncokusumo, sebagai ruang belajar bersama antara mahasiswa dan masyarakat untuk saling menguatkan, bertumbuh, dan meninggalkan dampak yang bermakna. Blog ini menjadi dokumentasi reflektif perjalanan kami: dari perencanaan, pelaksanaan, hingga cerita-cerita kecil yang membuat pengabdian terasa hidup. Tentang KKM 29 Anvaya Griya Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 29 Anvaya Griya merupakan program pengabdian masyarakat dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang berfokus pada penguatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Berlokasi di Desa Jambesari, kami berkolaborasi dengan perangkat desa, koperasi daerah, dan warga setempat untuk menjalankan program yang relevan, sederhana, dan berkelanjutan. Lokasi: Desa Jambesari, Poncokusumo Potret Desa Jambesari Desa Jambesari dikenal dengan lanskap pertanian yang hijau dan masyarakat yang hangat. Sebagian besar warga menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan peternakan. Di sinilah kami belajar bahwa solusi terbaik sering kali lahir dari pemahaman konteks lokalbukan dari program yang rumit, tetapi dari langkah kecil yang konsisten. Program Unggulan 1. Promosi Digital Produk Lokal Kami mendampingi koperasi daerah untuk memperkuat promosi produk lokal melalui langkah-langkah mudah: pembuatan pamflet digital, optimasi Google Maps di titik usaha, dan pengenalan pembayaran non-tunai (QRIS). Tujuannya sederhana: produk lebih mudah ditemukan, transaksi lebih praktis, dan jangkauan pasar semakin luas. 2. Kegiatan Sosial dan Kebersamaan Kebersamaan menjadi napas KKM. Mulai dari kerja bakti, pendampingan kegiatan desa, hingga momen santai bersama warga semuanya membangun kedekatan emosional yang memperkuat kepercayaan dan kerja sama. After Movie: Merangkai Kenangan After Movie KKM 29 Anvaya Griya bukan sekadar video dokumentasi. Ia adalah rangkuman emosi: tawa di sela-sela kegiatan, kerja tim yang solid, dan kebanggaan saat melihat program berjalan. Setiap frame merekam kebersamaan dari pagi yang penuh semangat hingga sore yang sarat refleksi. “Pengabdian mengajarkan kami bahwa pulang bukan berarti selesai, karena nilai-nilai yang kami bawa akan terus hidup.” Dampak yang Dirasakan Masyarakat: Akses promosi dan transaksi yang lebih mudah untuk produk lokal. Mahasiswa: Peningkatan empati, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja lintas disiplin. KKM mengajarkan kami untuk mendengar sebelum bertindak, memahami sebelum menawarkan solusi. Desa Jambesari memberi ruang bagi kami untuk belajar tentang kesederhanaan, ketulusan, dan makna kebersamaan. Penutup KKM 29 Anvaya Griya adalah cerita tentang hadir, belajar, dan memberi. Terima kasih kepada seluruh warga Desa Jambesari, perangkat desa, koperasi daerah, serta civitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang atas dukungan dan kepercayaannya. Semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar. KKM 29 Anvaya Griya — Dari Desa, Untuk Negeri.
CHERRY RAHMAH DIVA
Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Bhumi Arsa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan Pembukaan Pojok Baca pada hari Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan yang berfokus pada penguatan literasi anak di Dusun Jajang, Desa Sumberejo, Kecamatan Poncokusumo. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berupaya menumbuhkan minat baca dan membangun budaya literasi sejak usia dini di lingkungan masyarakat. Kegiatan pembukaan pojok baca dilaksanakan di lingkungan TPQ Raden Said dan dihadiri oleh para ustadz dan ustadzah, serta anak-anak TPQ Raden Said. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan semangat sejak awal hingga akhir acara. Acara berlangsung dalam suasana sederhana namun hangat, diawali dengan perkenalan, sambutan singkat, serta penjelasan mengenai tujuan dan manfaat keberadaan pojok baca bagi anak-anak dan masyarakat sekitar. Sebagai simbol peresmian, pembukaan pojok baca ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh Bapak Izam selaku pengurus TPQ Raden Said. Prosesi peresmian tersebut berlangsung dengan khidmat dan disambut meriah oleh seluruh peserta kegiatan. Momen ini menjadi tanda resmi dimulainya pemanfaatan pojok baca sebagai fasilitas pendukung kegiatan belajar anak-anak TPQ. Pojok baca ini diharapkan menjadi ruang belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak. Fasilitas ini tidak hanya menyediakan buku pelajaran keagamaan, tetapi juga buku cerita, pengetahuan umum, dan bacaan edukatif lainnya. Dengan adanya pojok baca, anak-anak diharapkan dapat mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat dan menambah wawasan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM Bhumi Arsa juga membentuk kepengurusan pojok baca sebagai upaya keberlanjutan program. Pengurus pojok baca diketuai oleh Alya Rasya Syakila, yang diharapkan mampu mengoordinasikan pengelolaan dan perawatan pojok baca secara optimal. Pembentukan kepengurusan ini bertujuan agar pojok baca tetap aktif dan berfungsi secara berkelanjutan meskipun masa pengabdian mahasiswa KKM telah berakhir.
MUHAMMAD FAIZ ANWARY
Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Bhumi Arsa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan Pembukaan Pojok Baca pada hari Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan yang berfokus pada penguatan literasi anak di Dusun Jajang, Desa Sumberejo, Kecamatan Poncokusumo. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berupaya menumbuhkan minat baca dan membangun budaya literasi sejak usia dini di lingkungan masyarakat. Kegiatan pembukaan pojok baca dilaksanakan di lingkungan TPQ Raden Said dan dihadiri oleh para ustadz dan ustadzah, serta anak-anak TPQ Raden Said. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan semangat sejak awal hingga akhir acara. Acara berlangsung dalam suasana sederhana namun hangat, diawali dengan perkenalan, sambutan singkat, serta penjelasan mengenai tujuan dan manfaat keberadaan pojok baca bagi anak-anak dan masyarakat sekitar. Sebagai simbol peresmian, pembukaan pojok baca ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh Bapak Izam selaku pengurus TPQ Raden Said. Prosesi peresmian tersebut berlangsung dengan khidmat dan disambut meriah oleh seluruh peserta kegiatan. Momen ini menjadi tanda resmi dimulainya pemanfaatan pojok baca sebagai fasilitas pendukung kegiatan belajar anak-anak TPQ. Pojok baca ini diharapkan menjadi ruang belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak. Fasilitas ini tidak hanya menyediakan buku pelajaran keagamaan, tetapi juga buku cerita, pengetahuan umum, dan bacaan edukatif lainnya. Dengan adanya pojok baca, anak-anak diharapkan dapat mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat dan menambah wawasan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM Bhumi Arsa juga membentuk kepengurusan pojok baca sebagai upaya keberlanjutan program. Pengurus pojok baca diketuai oleh Alya Rasya Syakila, yang diharapkan mampu mengoordinasikan pengelolaan dan perawatan pojok baca secara optimal. Pembentukan kepengurusan ini bertujuan agar pojok baca tetap aktif dan berfungsi secara berkelanjutan meskipun masa pengabdian mahasiswa KKM telah berakhir.