FATIMATUZZAHROH
Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 88 menggelar serangkaian kegiatan lomba edukatif dan religius di Desa Sukolilo. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat keislaman, kreativitas, serta keberanian anak-anak dalam mengekspresikan diri. Acara ini diikuti oleh anak-anak dari berbagai TPQ dan sekolah dasar di Desa Sukolilo dengan penuh antusias. Sejak pagi hari, suasana desa sudah dipenuhi keceriaan para peserta yang datang bersama orang tua dan pendamping. Dengan mengusung semangat “Mengetuk Pintu Langit, Menanam Kebaikan di Bumi”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan karakter Islami. Adapun jenis lomba yang diselenggarakan antara lain Fashion Show Busana Muslim, Da’i Cilik, Menggambar Islami, dan Cerdas Cermat Islami. Pada lomba fashion show, para peserta tampil percaya diri dengan busana muslim terbaik mereka. Lomba da’i cilik menjadi wadah bagi anak-anak untuk berlatih berdakwah sejak dini dengan menyampaikan pesan-pesan kebaikan. Sementara itu, lomba menggambar memberi ruang bagi peserta untuk menuangkan imajinasi mereka tentang nilai-nilai Islam dan peristiwa Isra’ Mi’raj melalui karya seni. Lomba cerdas cermat Islami pun tak kalah seru, menguji pengetahuan peserta tentang akidah, ibadah, dan sejarah Islam. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, hangat, dan penuh semangat kebersamaan. Mahasiswa KKM Kelompok 88 berperan aktif sebagai panitia, juri, dan pendamping peserta. Dukungan dari perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para orang tua turut menyukseskan acara ini. Melalui kegiatan ini, KKM UIN Malang Kelompok 88 berharap anak-anak Desa Sukolilo tidak hanya terhibur, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam meningkatkan keimanan, keberanian, dan kreativitas. Semoga kegiatan ini menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak usia dini.
REVA ARUM ASTARI
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Malang Kelompok 78 melaksanakan kegiatan sosialisasi pencarian minat dan bakat pada Senin, 19 Januari 2026. Kegiatan ini disambut dan diikuti dengan baik oleh siswa/siswi kelas 3 MI Al-Fatah. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi minat dan bakat peserta didik sejak dini, sekaligus mencari potensi siswa yang memiliki peluang untuk diikutsertakan dalam lomba pidato. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berharap dapat membantu pihak sekolah dalam mengembangkan potensi siswa secara optimal. Kegiatan diawali dengan perkenalan seluruh mahasiswa KKM UIN Malang kepada siswa dan siswi kelas 3 MI Al-Fatah. Berbeda dengan sosialisasi pada umumnya, kegiatan ini tidak dilakukan melalui penyampaian materi secara satu arah, melainkan menggunakan metode interaksi aktif. Mahasiswa KKM mengajak siswa mengikuti ice breaking serta bermain berbagai permainan edukatif yang melibatkan seluruh peserta. Proses pencarian bakat dilakukan dengan mengamati keberanian siswa untuk maju ke depan kelas dan kemampuan mereka dalam mendeskripsikan cita-cita, khususnya ketika mereka kalah dalam permainan atau ice breaking. Selain itu, mahasiswa KKM juga melakukan interaksi secara langsung (face to face) dengan beberapa siswa melalui percakapan santai untuk mengenal karakter dan potensi mereka lebih dalam. Kriteria siswa yang dinilai memiliki bakat ditentukan berdasarkan keberanian tampil di depan umum, kemampuan menceritakan diri sendiri seperti cita-cita dan keluarga serta keaktifan dalam menjawab kuis yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Sebagai penutup, mahasiswa KKM UIN Malang membagikan hadiah kecil berupa buku dan bingkisan jajanan kepada siswa yang berhasil menjawab kuis dengan benar. Meski demikian, seluruh siswa kelas 3 MI Al-Fatah tetap mendapatkan jajanan sebagai bentuk apresiasi karena telah mengikuti kegiatan ini dengan semangat dan antusias yang besar. Melalui kegiatan sosialisasi pencarian minat dan bakat ini, mahasiswa KKM UIN Malang berharap para siswa MI Al-Fatah dapat lebih mengenali potensi diri sejak dini, sehingga mampu mengembangkan kemampuan yang dimiliki secara optimal sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Dan juga harapannya kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pihak sekolah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak, khususnya dalam mengarahkan potensi akademik maupun nonakademik siswa agar selaras dengan karakter dan cita-cita mereka di masa depan.
AHMAD ASWINSYAH RAMADHAN
Teaser : Ikut serta dalam kegiatan TPQ membantu tenaga pendidik yang ada dan mengamati cara siswa TPQ mengajar dan belajar. Pendidikan Al-Qur'an adalah jalan untuk memperluas pengetahuan tentang ilmu agama, dengan memiliki kemampuan membaca huruf hijaiyah sejak dini yang merupakan huruf dari Al-Qur'an dan banyak sumber utama ilmu keislaman lainnya. Diharapkan akan bermanfaat untuk mempelajari ilmu agama yang akan menjadi acuan hidup setiap muslim. Dengan mengetahui urgensi belajar di TPQ maka kelompok KKM kita ingin sekali mendukung kegiatan tersebut. Dengan bertambahnya tenaga pengajar diharapkan kegiatan di TPQ menjadi lebih efisien dan maksimal karena yang pada awalnya hanya ada satu atau dua pengajar serta keadaan tenaga pengajar dibayangkan dengan belasan murid pada waktu yang bersamaan tentu akan membuat proses mengajar tidak maksimal dan membutuhkan waktu yang lama. Di samping kami membantu TPQ ada hal lain yang kami dapat ketika kegiatan mengajar di TPQ kami menemukan banyak karakter anak-anak, kami mengamati cara melakukan pendekatan pada anak usia dini. Mengenal karakter tertentu dan memahami cara mereka berpikir dan merespons memberikan wawasan baru pada anggota kelompok kami. Selain bermanfaat bagi TPQ yang bersangkutan, kegiatan yang dilakukan oleh KKM kelompok 23 akan bermanfaat bagi kelompok kami karena kami memahami proses pengajaran Al-Qur'an di suatu Lembaga yang nantinya akan bermanfaat untuk digunakan. Untuk kegiatan teknis mengajar ada beberapa hal yang kami buat yang bertujuan menertibkan distribusi yang memberi kontribusi kami seperti Pembagian kelas sehingga setiap anggota merasakan mengajar di lebih dari satu kelas. Setelah kita memahami pembagaiannya maka kelompok kami akan hadir sesuat Pembagian, disaat mengajar setiap anggota kelompok akan mengikuti lantunan bacaan mulai dari doa untuk ruh penggagas metode yang di pakai, kemudian dilanjutkan dengan membaca do'a. Setelah selasai setiap anggota akan diberikan buku. Jumlah buku yang dipublikasikan menentukan berapa anak yang akan diajarkan nantinya. Selama kegiatan kita tidak menjumpai kesan yang begitu kaku di TPQ Jilid satu dan dua, berbeda dengan tempat mengaji untuk orang yang berusia lebih dewasa seperti kelas yang sudah mulai membaca Al-Qur'an. Kelas terasa santai terutama di bagian jilid satu yang banyak diisi anak-anak usia TK, balita , dan SD kelas awal. Dengan usia anak-anak yang relatif masih diperlukan bimbingan lebih kami harus dapat menyesuaikan baik suasana hati, gaya pendekatan, dan cara mengajar agar dapat memberikan yang terbaik bagi anak-anak TPQ. Dengan kemampuan mengajar yang dimiliki kelompok KKM kami Alhamdulillah Sebagian besar mampu melaksanakannya dengan baik. Kelompok kami berhasil mengajar dengan baik meskipun cara kami mengajar harus terus diperbaiki agar semakin meningkatkan tingkat keberhasilan dalam proses mengajar. Intinya semuanya sama-sama berproses baik dari sisi kami sebagai anggota KKM 23 dan warga TPQ, bersama-sama menggapai apa yang dicita-citakan yaitu membangun masyarakat yang sadar akan perlunya menghidupi nilai-nilai agama dalam kehidupan melalui pembelajaran Al-Qur'an.
CONI SALSA AMALIA DEWI
Pada Jum'at, 26 Desember 2025 sebagai bentuk implementasi terhadap Tema pengabdian yang diusung oleh Universitas yakni, "Berdampak dan Bergerak", mahasiswa KKM Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kelompok 23 "Armonia" menunjukan gerakan spesifik yang tidak hanya berpatok pada program utama yang terstruktur. Mereka memilih untuk membumi dengan kegiatan kerja bakti pada salah satu sarana utama penghasilan utama masyarakat melalui pariwisata, Yakni jalan utama yang berhubungan langsung dengan objek wisata Gunung Bromo dan membentang sepanjang 3 dusun pada Desa Wringinanom, dimana kegiatan ini berfokus pada daerah RT 28 Dusun Besuki, Di sana, mereka tidak hanya melakukan Observasi untuk memenuhi parameter suatu Program Kerja, tetapi aktif membantu kegiatan warga untuk menjaga kebersihan wilayah sekitar, sehingga dibalik kegiatan yang berjalan dengan baik dan lancar, terdapat mahasiswa yang mendekatkan diri pada kebersamaan khas warga Dusun Besuki, Desa Wringinanom pada suatu kegiatan kolektif demi menjaga keasrian lingkungan. Kegiatan yang dimotori oleh kepedulian dan gotong royong antar warga ini, menjadi bukti nyata akan esensi akan kegiatan pengabdian yang diadakan Universitas dapat terlaksana dengan pendekatan sederhana yang melibatkan interaksi sosial secara langsung dan menyentuh esensi langsung akan "Berdampak dan Bergerak" pada lingkungan masyarakat, hal ini berbeda jauh dengan hanya menyusun proposal kegiatan yang rumit dan penyuluhan teoritis, dimana dengan interaksi secara langsung seperti ini menghadirkan ruang interaksi langsung yang meleburkan mahasiswa dan masyarakat pada suatu kepentingan yang sama dalam suasana yang lebih cair dan bermakna. Mahasiswa belajar bahwa pengabdian bukanlah melulu mengenai suatu proyek yang besar dan mengincar audiens yang luas, tetapi mengenai hadir ditengah masyarakat dan hidup didalamnya berikut dengan mengambil andil suatu kegiatan masyarakat yang dikenal sebagai kegiatan rutin tetapi justru memiliki peranan vital terhadap keharmonisan masyarakat. Kegiatan yang merekatkan hubungan antar warga RT 28 Dusun Besuki sekaligus menjaga kelestarian lingkungan ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat, dimulai para remaja yang tergerak untuk ambil andil dalam kegiatan warga hingga warga berusia lanjut sebagai bentuk pengabdian terhadap lingkungan warga, peranan kehadiran mahasiswa menjadi penting dengan adanya sosialisasi secara langsung mengenai kegiatan yang kelak akan diadakan pada Dusun Besuki kelak yang dimotori oleh Mahasiswa sehingga warga dan mahasiswa dapat bertukar wawasan dan gagasan untuk perkembangan dan kemajuan dusun Besuki. Kegiatan ini ditutup dengan jamuan makan bersama di kediaman Bapak Samuel selaku Kepala RT 28, dengan jamuan yang merekatkan warga dengan mahasiswa pada suasana yang hangat, ikatan antara keduanya menjadi erat dengan susana persaudaraan yang semakin erat, kegiatan ini menyiratkan mengenai kegiatan pengabdian yang "Berdampak" bisa diperoleh dengan interaksi berkelanjutan dengan masyarakat yang terlihat sederhana, tetapi justru interaksi ini menjadi pemantik akan kerukunan warga yang semakin erat berikut dengan Program Kerja yang dirancang oleh mahasiswa dapat diterima dan berdampak baik pada kemaslahatan warga Dusun Besuki.
FAJAR ARIF FAHRUDIN
MALANG, 30 Januari 2025 - Serangkaian kegiatan Khataman Al-Qur'an yang kami adakan pada hari Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 15 PENTASWARA UIN Malang yang dilaksanakan sekali dalam sepekan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam memperkuat nilai-nilai keislaman serta sebagai upaya untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pelaksanaan Khataman Al-Qur'an ini menjadi momentum yang bermakna bagi mahasiswa KKM dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menghidupkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kebersamaan dalam membaca dan mengkhatamkan Al-Qur'an, diharapkan dapat menumbuhkan semangat ukhuwah, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kecintaan terhadap kitab suci Al-Qur'an sebagai pedoman hidup umat Islam. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat, baik bagi kami sebagai mahasiswa KKM, masyarakat sekitar, maupun bagi siapa saja yang membaca, mendengarkan, serta mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan melalui kegiatan ini diharapkan dapat membentuk insan yang Qur'ani, berakhlak mulia, dan berkarakter kuat. Semoga kegiatan Khotmil Qur'an KKM 15 PENTASWARA ini dapat menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya serta mendapatkan ridho dari Allah SWT.
DIMAS ADITYA RAMADHAN
Hari pertama masuk kuliah setelah libur Tahun Baru menjadi momen yang penuh makna bagi mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Kegiatan diawali dengan mengikuti upacara bendera di Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus penanaman kedisiplinan sejak dini kepada peserta didik. Upacara bendera yang berlangsung di halaman sekolah diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta mahasiswa KKM. Suasana berlangsung dengan khidmat dan tertib. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM tidak hanya berperan sebagai tamu, tetapi juga mulai membaur dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah serta budaya yang ada. Kehadiran mahasiswa KKM disambut dengan antusias oleh pihak sekolah dan para siswa. Setelah pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan mahasiswa KKM kepada siswa-siswi MI. Mahasiswa diperkenalkan sebagai pendamping dan pengajar yang akan membantu proses pembelajaran di kelas selama masa pengabdian. Pengenalan ini bertujuan untuk membangun kedekatan emosional antara mahasiswa dan siswa agar tercipta suasana belajar yang nyaman, interaktif, dan menyenangkan. Pada hari pertama ini pula, mahasiswa KKM mulai dikenalkan dengan sistem pembelajaran di sekolah serta pembagian tugas mengajar di masing-masing kelas. Pengalaman ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik nyata di lapangan, khususnya dalam bidang pendidikan. Melalui kegiatan mengikuti upacara bendera dan pengenalan mengajar di MI, diharapkan mahasiswa KKM dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi awal yang baik dalam menjalankan program KKM yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.