Thumbnail
11 months ago
Mahasiswa Peduli! KKM UIN Malang Santuni Anak Yatim di Sumberasih Probolinggo

LIDIANA FITRIA NINGSIH

Probolingo -- Kelompok Vidyasena Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar acara santunan anak yatim di dusun kenongo, RT 17 RW 03 desa pesisir, kecamatan sumberasih, kabupaten probolinggo. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2025 bertepatan pada bulan ramadhan hari ke-21 di kediaman KH. Achmad Suadi Yusuf. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, dihadiri oleh anak yatim sebanyak 15 orang, 16 donatur, dan 10 mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Acara dimulai dengan pembukaan yang di pandu oleh Hasnia Imroatus Syarifah sebagai Master Of Ceremony. Kegiatan dibuka dengan pembecaan Ummul Qur'an kemudian dilanjut dengan pembacaan tahlil yang dipimpin langsung oleh KH. Achmad Suadi Yusuf. Pembacaan tahlil tersebut sebagai bentuk doa untuk para leluhur, orang tua yatim, dan almarhum almarhumah dari donatur. Suasana khusyuk terasa ketika para donatur dan anak aytim bersama sama melantunkan doa dengan penuh keikhlasan. Momen utama dalam acara ini adalah santunan anak yatim. Seluruh yatim diarahkan untuk berdiri kemudian para donatur berbaris dan mengusap kepala yatim satu persatu dengan memberikan bantuan dana nya. Mengusap kepala anak yatim ini sebagai bentuk kasih sayang dan empati kepada anak yatim. Setelah semua yatim menerima santunannya kemudian para yatim satu persatu meniup air botol yang telah dibawa oleh para donatur. Rasa haru dan bahagia terpancar dari wajah mereka, menunjukkan betapa berarti perhatian yang diberikan oleh mahasiswa KKM UIN Malang.  Kegiatan selanjutnya adalah ceramah yang disampaikan oleh KH. Achmad Suadi Yusuf sebagai tokoh agama setempat. Dalam ceramahnya beliau menekankan pentingnya kepedulian sosial serta keutamaan berbagi dengan sesama, terutama kepada anak-anak yatim yang membutuhkan kasih sayang dan perhatian lebih. Selain itu, Beliau juga menyampaikan secara transparansi bahwa program santunan anak yatim ini di didirikan oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) Sidogiri cabang probolinggo yang sudah berlangsung selama 5 tahun setiap jumat pagi. LAZ ini menggalang dana setiap bulan dengan menggunakan sistem online berupa aplikasi dan menghasilkan 20-30 juta perbulannya. Sebagai bentuk apresiasi aktif dalam kegiatan sosial ini, mahasiswa kkm kemudian memberikan sertifikat kepada KH. Achmad Suadi Yusuf karena telah mendukung terselenggaranya kegiatan santunan tersebut. Sertifikat ini diberikan oleh ketua pelaksana kkm vidyasena yaitu saudari Lidiana Fitria Ningsih sebagai simbol penghargaan atas kontribusi nyata dalam menciptakan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan doa bersama untuk memohon keberkahan bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Doa yang dipanjatkan menutup seluruh rangkaian kegiatan denggan penuh harapan dan keikhlasan. Sebagai penutup sekaligus kenangan, seluruh yatim, donatur, beserta mahasiswa KKM melakukan sesi foto bersama. Momen ini menjadi kenangan indah yang menggambarkan kebersamaan dan kepedian antar sesama. Kegiatan santunan anak yatim telah selesai, namun sebelum pulang mahasiswa KKM memberikan konsumsi kepada seluruh anak yatim dan donatur. KH. Achmad Suadi Yusuf juga memberikan takjil dari sidogiri kepada seluruh anak yatim, donatur, dan juga mahasiswa KKM. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat. Melalui aksi sosial seperti ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tergerak untuk berbagi dan menebarkan kebaikan kepada mereka yang membutuhkan .  

Thumbnail
11 months ago
Mahasiswa UIN Malang Gelar Program KKM Stunting: Salurkan MPASI untuk Balita dan Jelly Wortel untuk Lansia di Posyandu Pagentan

AYU WULANDARI

Singosari, 7 Maret 2025 — Upaya pencegahan stunting terus digencarkan oleh berbagai pihak, termasuk kalangan mahasiswa. Pada Jumat (7/3), sekelompok mahasiswa Asistensi Mengajar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses melaksanakan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) bertajuk "Cegah Stunting Sejak Dini" yang berlangsung di Posyandu Pagentan, bertempat di rumah Bu Rini, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Program ini menyasar dua kelompok usia rentan gizi, yakni balita dan lansia. Mahasiswa menyalurkan Makanan Pendamping ASI (MPASI) bergizi seimbang kepada balita yang hadir ke posyandu. MPASI ini dibuat secara mandiri dengan memperhatikan kandungan nutrisi penting untuk menunjang tumbuh kembang anak, seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Tak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada para lansia dengan membagikan jelly sehat berbahan dasar serat wortel. Jelly ini diolah untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan para lansia, sekaligus menjadi camilan sehat yang mudah dikonsumsi. “Program ini kami rancang sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung program nasional penurunan angka stunting. Melalui pendekatan langsung ke masyarakat, kami berharap edukasi dan bantuan gizi ini bisa memberikan dampak nyata,” ujar salah satu mahasiswa pelaksana. Bu Rini, selaku tuan rumah dan kader posyandu, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan semangat para mahasiswa. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa. Ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya gizi sejak dini,” tuturnya. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat mampu menciptakan solusi kreatif dan berdampak langsung dalam menekan angka stunting di lingkungan lokal.    

Thumbnail
11 months ago
Merajut Ukhuwah di Bulan Suci: Bukber dan Penutupan KKM TPQ Mambaus Sholihin

SANIA LATIFA HANIM

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan dan sebagai penutup kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), mahasiswa UIN Malang menyelenggarakan acara buka bersama (bukber) bersama anak-anak TPQ Mambaus Sholihin yang berada di bawah naungan Yayasan Mambaus Sholihin 2 Blitar. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian program pendampingan TPQ yang telah dilaksanakan selama dua pekan oleh mahasiswa UIN Malang. Program ini merupakan bagian dari KKM sekaligus program Asistensi Mengajar, yang dilaksanakan di lingkungan Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. TPQ Mambaus Sholihin terbuka bagi siswa siswi MI/SD di sekitar wilayah tersebut. Mahasiswa UIN Malang diberi kesempatan untuk terlibat aktif sebagai guru selama dua pekan, memberikan pengajaran agama dan membina kedekatan emosional dengan anak-anak. Sebagai penutup dari kegiatan tersebut, diadakan acara buka bersama yang diikuti oleh seluruh anak-anak TPQ, kepala TPQ, para pengurus, serta mahasiswa UIN Malang. Acara berlangsung pada 20 Maret 2025 dan diisi dengan berbagai kegiatan menarik. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Kelompok KKM, dilanjutkan dengan pemutaran film kisah mukjizat Nabi Yunus. Melalui pemutaran film ini, anak-anak dapat belajar tentang mukjizat Nabi Yunus yang penuh hikmah, seperti kesabaran dan keteguhan hati dalam menghadapi cobaan. Film ini tidak hanya mengajarkan cerita sejarah agama, tetapi juga memberi pemahaman tentang pentingnya ketakwaan, tawakal, dan doa dalam menghadapi ujian hidup. Hal ini akan membantu mereka untuk memahami lebih dalam tentang pesan yang ingin disampaikan dalam film. Anak-anak menonton dengan penuh antusias dan perhatian. Setelah itu, mereka diberi beberapa pertanyaan seputar isi film untuk melatih daya pikir kritis dan pemahaman mereka terhadap cerita. Rangkaian acara dilanjutkan dengan permainan edukatif yang sudah dipersiapkan oleh mahasiswa. Selain menyenangkan, permainan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai kejujuran, kecekatan, dan kebersamaan antar anak-anak. Hadiah kecil turut disiapkan sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan. Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta duduk tertib dan menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh mahasiswa dan pengurus. Usai azan Maghrib berkumandang, acara dilanjutkan dengan buka bersama dan salat Maghrib berjamaah. Momen hangat ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan atas kebersamaan selama program berlangsung. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin ukhuwah yang kuat antara mahasiswa dan anak-anak. Kebersamaan yang terbangun selama Ramadan ini menjadi kenangan manis yang dapat mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai sosial keislaman. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman, yang dapat memperkaya wawasan serta memperdalam rasa kebersamaan dalam komunitas. Dengan adanya interaksi antara mahasiswa dan anak-anak TPQ, diharapkan tumbuh rasa empati dan gotong royong yang semakin kuat, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat kolaborasi, kepekaan sosial, dan memperkuat rasa cinta terhadap ajaran Islam yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.  

Thumbnail
11 months ago
Perayaan Tahun Baru Bersama Warga Dusun Wates Rayon III Desa Wonomulyo : Harmoni Kemeriahan dan Kebersamaan

MARISKA AULIA NADHIFA NURHAFIZA

Malam pergantian tahun kali ini terasa begitu istimewa karena kami lakukan di Dusun Wates, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 85 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi momen yang membawa keceriaan sekaligus mempererat hubungan antara warga dan para teman teman mahasiswa.  Bertempat di sebuah waduk irigasi sekaligus tempat pemancingan yang dikelilingi persawahan dan rumah rumah warga yang asri, perayaan dimulai dengan persiapan sederhana namun sangatlah penuh makna. Tenda-tenda kecil didirikan, dan warga berkumpul bersama mahasiswa, berbagi cerita sambil menikmati suasana malam.   Beberapa ibu menyiapkan jamuan makanan tradisional dan temen temen mahasiswa menyiapkan sajian jagung bakar juga bermacam macam aneka makanan dalam bentuk grill. Salah satu highlight malam itu adalah sesi karaoke yang diikuti oleh warga dari berbagai usia. Dengan iringan musik yang sederhana, warga bergantian menyumbangkan suara mereka. Tawa dan tepuk tangan meriah terdengar setiap kali seseorang selesai bernyanyi. Tidak hanya hiburan, momen ini juga menjadi sarana untuk menjalin keakraban antarwarga dan mahasiswa kelompok 85. Sebagai penutup acara, warga dan teman teman mahasiswa mengadakan doa bersama. Dipimpin oleh sesepuh desa, doa tersebut menjadi simbol harapan akan tahun yang lebih baik, penuh berkah, dan kebahagiaan untuk semua. Kemudian di akhir i dengan menyalakan kembang api besar secara bersamaan tepat di waktu malam pergantian tahun 2024 menuju tahun 2025.  

Thumbnail
11 months ago
MTSN 3 Malang dengan Mahasiswa AM UIN malang berkolaborasi Gelar pengambilan raport dan kegiatan Parenting

HILYAH SYARIFAH

Malang, 17 April 2025 — MTsN 3 Malang mengadakan kegiatan pembagian rapor semester genap tahun ajaran 2024/2025 yang dirangkai dengan seminar parenting bertema *“Mendidik Anak dengan Metode Luqman”*. Acara ini diselenggarakan di Aula Asrama Putri MTsN 3 Malang mulai pukul 09.00 WIB, dan diikuti oleh para wali murid, terutama dari kelas 7A, 8A, serta orang tua siswa program SKS dua tahun. Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, Dra. Warsi, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan ganda: sebagai bentuk evaluasi hasil belajar siswa dan sarana edukasi bagi orang tua dalam memahami metode pengasuhan anak yang tepat. Seminar parenting kali ini mengangkat tema “Mengasuh Anak dengan Metode Luqman: Pendidikan Hikmah dan Keteladanan”, dengan narasumber Bapak Ibu Ahmad. Metode Luqman yang dijadikan dasar parenting berasal dari nasihat bijak Luqman al-Hakim kepada anaknya, sebagaimana tertuang dalam Surah Luqman ayat 12–19. Dalam sesi yang dibawakan oleh Ustadz M. Ibnu Ahmad, S.S., M.Pd., para orang tua diajak menggali nilai-nilai penting seperti tauhid, hormat kepada orang tua, kedisiplinan dalam ibadah, serta etika dalam bersosialisasi dan berbicara. Menurut pemaparan beliau, pendidikan anak harus melibatkan kerja sama antara guru dan orang tua. Inti dari metode Luqman meliputi pendidikan yang mengedepankan hikmah, keimanan, keteladanan akhlak, nilai sosial dan etika, serta pembinaan spiritual dan ibadah. Anak perlu dididik dengan hati dan pemikiran, bukan semata-mata dengan aturan, agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan shalih/ah. Seminar ini menyimpulkan bahwa pendekatan Luqman sangat relevan dalam membentuk karakter anak yang kokoh. Pendidikan ideal dimulai dari rumah melalui keteladanan, memperhatikan spiritualitas, dan menjalin komunikasi penuh kasih antara orang tua, anak, dan pendidik. Para orang tua terlihat antusias hingga akhir acara dan banyak yang mengaku memperoleh wawasan baru untuk mendidik anak di rumah. Setelah seminar, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian rapor oleh wali kelas masing-masing. Melalui kegiatan ini, MTsN 3 Malang berharap dapat mempererat kerja sama antara madrasah dan keluarga dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Thumbnail
11 months ago
Seminar Parenting Oleh KKM UIN Maliki Malang: Membangun Pola Asuh Bijak Di Era Digital Bersama Wali Murid TPQ Baitur Rohmah Pandanajeng Tumpang

ALDI DWI FEBRIYANSAH

Guna memberdayakan orang tua dengan wawasan yang mendalam mengenai pengasuhan anak di tengah pesatnya perkembangan era digital, Kelompok Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Malang mengambil inisiatif dengan menyelenggarakan sebuah seminar parenting yang bertajuk "Pola Asuh Anak yang Tepat di Era Digital". Acara informatif ini dilaksanakan pada hari Sabtu, tepat pukul 15.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), bertempat di Musholah Al-Khoiriyah yang berlokasi di RT 08 RW 03, Desa Tamiajeng, Kelurahan Pandanajeng, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.  Dalam upaya memberikan pemahaman mendalam kepada para peserta, seminar parenting ini menghadirkan Ibu Sandy Tegariyani Putri, S.M.Pd, seorang ahli di bidangnya sebagai lulusan psikologi dan kini aktif sebagai dosen di Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Malang; selama sesi presentasinya, Ibu Sandy memberikan penekanan krusial pada esensi peran orang tua sebagai garda terdepan dalam memantau dan mengarahkan interaksi anak-anak dengan teknologi digital, serta menggarisbawahi urgensi internalisasi nilai-nilai moral yang kokoh guna membentengi fondasi karakter anak dari derasnya arus informasi yang tidak terbatas. Dalam sesi pemaparannya, Ibu Sandy menguraikan pentingnya keterlibatan aktif orang tua dalam kurasi konten digital yang relevan bagi anak-anak serta urgensi dialog konstruktif mengenai implikasi dari beragam informasi yang mereka konsumsi; melalui pendekatan proaktif ini, orang tua berperan sentral dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan evaluasi informasi pada diri anak, yang esensial untuk memilah dan menghindari dampak buruk dari konten daring yang berpotensi menghambat perkembangan positif mereka.  Selanjutnya, Ibu Sandy mengilustrasikan secara praktis implementasi nilai-nilai moral dalam konteks harian, contohnya melalui inisiasi diskusi bersama anak mengenai spektrum perilaku positif dan negatif dalam berinteraksi di platform media sosial; melalui strategi ini, peran orang tua bertransformasi melampaui sekadar pengawasan menjadi pendidik aktif yang secara sadar membimbing anak-anak menuju kematangan sebagai pengguna teknologi yang arif dan memiliki tanggung jawab. Seminar ini diproyeksikan untuk membekali orang tua dengan pemahaman mendalam dan kompetensi praktis dalam membimbing tumbuh kembang anak di lanskap digital, dengan tujuan akhir mewujudkan generasi yang cakap dan bertanggung jawab dalam pemanfaatan teknologi; inisiatif ini merupakan perwujudan dari program pengabdian kepada masyarakat yang diusung oleh mahasiswa KKM UIN Malang, sebagai sumbangsih konkret dalam memperkuat fondasi pendidikan keluarga yang responsif terhadap dinamika zaman.