SERLIN DWI SAFITRI
Desa Kalikatir, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto — Selasa (13/01/2026), mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Mandiri Integrasi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 183 melaksanakan kegiatan posyandu balita, cek kesehatan lansia, senam lansia, serta seminar kesehatan yang bertempat di Balai Desa Kalikatir. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat desa. Kegiatan diawali dengan posyandu balita yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Para ibu balita tampak antusias mengikuti kegiatan ini sebagai upaya memastikan kondisi kesehatan dan perkembangan anak berjalan sesuai dengan tahapan usianya. Setelah posyandu balita, kegiatan dilanjutkan dengan cek kesehatan lansia yang mencakup pemeriksaan tekanan darah, berat badan, serta konsultasi kesehatan ringan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan lansia secara berkala serta memberikan edukasi awal terkait pencegahan penyakit dan pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut. Usai pemeriksaan kesehatan, para lansia diajak mengikuti senam lansia yang dipandu secara sederhana dan menyenangkan. Kegiatan senam ini bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kelenturan otot, serta mempererat kebersamaan antarwarga lansia agar tetap aktif dan produktif. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan seminar kesehatan yang menghadirkan pemateri dari Puskesmas Kecamatan Gondang, yaitu dr. Laksamana Bagus Kusuma. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan pentingnya penerapan pola hidup sehat, pengaturan pola makan, serta pemeriksaan kesehatan rutin sebagai langkah pencegahan penyakit. Seminar berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang dimanfaatkan warga untuk berkonsultasi langsung terkait keluhan kesehatan. Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kesehatan ini, juga dilakukan pembagian minuman sehat berupa jus buah yang disponsori oleh Niena Juice. Mahasiswa KKM Kelompok 183 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berperan aktif sebagai panitia dan pendamping selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, sponsor, dan masyarakat dalam mewujudkan Desa Kalikatir yang lebih sehat dan sejahtera.
ADINDHA KUSUMA WARDANI
Mengawali semester baru dengan aksi edukatif yang berdampak langsung bagi generasi muda, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 183 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan program edukasi pengelolaan sampah di SDN Kalikatir pada Selasa (14/01/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan tiga jenis utama sampah, yaitu sampah organik, anorganik, dan berbahaya (B3), sebagai langkah awal menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini. Kondisi lingkungan sekolah yang menjadi pusat aktivitas belajar anak-anak mendorong mahasiswa KKM untuk menghadirkan metode pembelajaran yang interaktif dan mudah dipahami. Sebelum pemaparan materi dimulai, para siswa diajak berdiskusi ringan mengenai kebiasaan sehari-hari dalam membuang sampah. Dari diskusi tersebut, mahasiswa menemukan bahwa sebagian besar siswa masih belum memahami perbedaan jenis sampah dan dampak yang ditimbulkan jika pengelolaannya tidak tepat. Melalui media visual, contoh langsung, serta permainan edukatif, mahasiswa KKM menjelaskan karakteristik masing-masing jenis sampah. Sampah organik diperkenalkan sebagai sisa makhluk hidup yang dapat terurai secara alami, seperti sisa makanan dan daun kering. Sampah anorganik dijelaskan sebagai bahan yang sulit terurai, seperti plastik dan kaleng, namun masih memiliki nilai guna jika didaur ulang. Sementara itu, sampah berbahaya atau B3 dikenalkan sebagai jenis sampah yang memerlukan penanganan khusus karena dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan, seperti baterai bekas dan kemasan bahan kimia. Antusiasme siswa terlihat jelas ketika mereka diminta mempraktikkan langsung cara memilah sampah ke dalam tong yang telah diberi label sesuai kategori. Kegiatan ini tidak hanya melatih pemahaman teoritis, tetapi juga membentuk kebiasaan nyata yang diharapkan dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun di rumah. Sebagai tindak lanjut dari sesi edukasi, mahasiswa KKM mengadakan dua jenis lomba kreatif yang disesuaikan dengan jenjang kelas. Untuk siswa kelas 1 hingga 3, diselenggarakan lomba mewarnai dengan tema lingkungan bersih dan sehat. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mengekspresikan imajinasi mereka tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam. Sementara itu, siswa kelas 4 hingga 6 mengikuti lomba mengecat tong sampah yang akan digunakan sebagai sarana pemilahan sampah di lingkungan sekolah. Kegiatan mengecat tong sampah menjadi ruang bagi siswa untuk menuangkan kreativitas sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas kebersihan sekolah. Dengan desain dan warna yang menarik, tong sampah hasil karya siswa diharapkan mampu menjadi pengingat visual bagi seluruh warga sekolah untuk selalu membuang sampah sesuai jenisnya. Ketua kelompok KKM menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter peduli lingkungan sejak dini. Menurutnya, perubahan besar dalam pengelolaan lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, salah satunya melalui edukasi kepada anak-anak sebagai generasi penerus. Kegiatan yang ditutup dengan pengumuman pemenang lomba dan pembagian hadiah ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Guru-guru mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKM yang dinilai mampu menghadirkan pembelajaran kontekstual dan menyenangkan di luar kelas. Sinergi antara mahasiswa, tenaga pendidik, dan siswa diharapkan dapat terus terjalin dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Melalui program edukasi pengelolaan sampah ini, Kelompok KKM 183 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang membuktikan komitmennya dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat. Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, program ini diharapkan menjadi titik awal tumbuhnya budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di SDN Kalikatir dan sekitarnya.
SANINAH ABID
Malang - Upaya penguatan UMKM terus digencarkan melalui kegiatan berbasis edukasi dan pendampingan. Kelompok KKM 25 Sevanagara UIN Malang telah merealisasikan Sosialisasi UMKM yang berlangsung di Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang pada Minggu, 4 Januari 2026, pukul 13.00–14.30 WIB. Kegiatan ini berjalan tertib dan lancar, serta diikuti oleh sekitar 10 pelaku UMKM setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara. Dalam sosialisasi ini, peserta mendapatkan pemaparan materi dari Audy Agustina Singgih Putri yang menekankan pentingnya strategi pemasaran yang tepat di tengah perkembangan digital. Mulai dari cara menampilkan produk secara menarik, membangun identitas brand, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif dan terukur. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan relevan dengan tantangan UMKM saat ini, sehingga peserta dapat langsung mengaitkannya dengan usaha yang mereka jalankan. Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, kegiatan ini juga dirancang sebagai program berkelanjutan. Pada pertemuan selanjutnya (sekaligus pertemuan terakhir), KKM 25 Sevanagara UIN Malang akan memberikan dukungan nyata kepada para UMKM yang hadir pada sosialisasi pertama, berupa: Banner usaha yang sudah disesuaikan dengan logo dan nama dagang masing-masing UMKM, Stiker produk untuk memperkuat identitas dan kemasan, Pembuatan konten foto dan video sebagai bahan promosi untuk media sosial, serta pembuatan QRIS guna memudahkan transaksi non-tunai dan meningkatkan kenyamanan pelanggan. Melalui rangkaian kegiatan ini, kelompok KKM 25 Sevanagara UIN Malang berharap UMKM di Kelurahan Kauman semakin siap menghadapi persaingan, mampu meningkatkan daya tarik produknya, dan memperluas jangkauan pasar melalui strategi digital yang tepat. Kegiatan ini menjadi langkah kecil yang diharapkan memberi dampak besar. Membantu UMKM lokal lebih dikenal, lebih dipercaya, dan lebih berkembang.
ERIZKA NUR FADHILLA
Malang, Selasa, 6 Januari 2026 — Kegiatan santunan yang rutin dilaksanakan setiap Selasa Pon oleh Masjid Baitul Makmur kembali terselenggara dengan penuh khidmat dan meriah. Bertempat di lingkungan Masjid Baitul Makmur, Kelurahan Kauman, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian warga terhadap anak yatim piatu di sekitar masjid. Pada kesempatan ini, warga bersama jamaah menyalurkan sodaqoh kepada 9 anak yatim/piatu. Kelompok KKM 25 Sevanagara juga turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut dengan memberikan sumbangan santunan kepada seluruh anak yang hadir. Rangkaian acara dilaksanakan mulai ba’da Magrib hingga menjelang Isya. Kegiatan diawali dengan pembacaan Diba’ dan shalawat Nabi, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh Ketua Takmir Masjid Baitul Makmur, M. Hisbullah Huda (Gus Hisa). Suasana semakin haru saat memasuki sesi inti, yaitu penyalaman dan penyerahan sodaqoh kepada anak yatim/piatu, yang dilakukan secara tertib dan penuh kehangatan, diiringi lantunan shalawat Nabi. Sebagai penutup, acara ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Isya berjamaah. Kegiatan santunan Selasa Pon ini diharapkan terus menjadi tradisi yang menumbuhkan semangat berbagi, memperkuat kebersamaan warga, serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh jamaah dan masyarakat sekitar.
WILYANA ERFIAN SAPUTRI
Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu berperan aktif dalam membantu masyarakat serta mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan. Kegiatan KKM ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang di Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada tanggal 23 Desember 2025 hingga 4 Februari 2026. Selama masa pengabdian, mahasiswa melaksanakan berbagai program kerja yang berfokus pada bidang keagamaan dan pendidikan, kesehatan, ekonomi dan kewirausahaan, serta peningkatan sarana dan prasarana desa. Profil Singkat Desa Sidoluhur Desa Sidoluhur merupakan salah satu desa di Kabupaten Malang yang terdiri dari lima dusun, yaitu Dusun Krajan I, Krajan II, Sumberejo, Gunung Tumpuk, dan Blendongan. Mayoritas masyarakat Desa Sidoluhur bermata pencaharian sebagai petani, buruh tani, dan pegawai swasta. Kehidupan sosial masyarakat desa masih sangat menjunjung tinggi nilai kebersamaan, gotong royong, dan religiusitas. Berbagai kegiatan keagamaan rutin seperti diba’an, istighosah, serta kegiatan TPQ dan Madrasah Diniyah masih aktif dilaksanakan dan menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. ⸻ Rangkaian Kegiatan KKM 1. Bidang Keagamaan dan Pendidikan Sosialisasi Moderasi Beragama Kegiatan sosialisasi moderasi beragama dilaksanakan di TPQ setempat dengan tujuan menanamkan nilai toleransi, sikap saling menghargai, dan hidup rukun dalam keberagaman sejak usia dini. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan diselingi dengan ice breaking agar anak-anak tetap antusias. Program 1 Day 1 Juz Program 1 Day 1 Juz dilaksanakan secara rutin oleh mahasiswa KKM dengan membaca Al-Qur’an satu juz setiap hari. Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan mahasiswa dalam meningkatkan ibadah serta menumbuhkan suasana religius dan kebersamaan selama masa KKM. Istighosah dan Diba’ Mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan istighosah dan pembacaan Diba’ yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat desa. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta bentuk adaptasi mahasiswa terhadap budaya dan tradisi keagamaan masyarakat setempat. Mengajar TPQ dan Madrasah Diniyah Mahasiswa KKM membantu proses pembelajaran di TPQ dan Madrasah Diniyah dengan mengajarkan membaca Al-Qur’an, hafalan doa, serta materi keagamaan dasar. Kegiatan ini bertujuan mendukung pendidikan keagamaan nonformal dan membantu tenaga pengajar setempat. ⸻ 2. Bidang Kesehatan Sosialisasi Stunting dan Parenting Kegiatan sosialisasi stunting dan parenting dilaksanakan pada 22 Januari 2026. Mahasiswa membantu pelaksanaan posyandu, mulai dari pengukuran berat badan dan tinggi badan balita, pencatatan KMS, hingga pemeriksaan kesehatan sederhana bagi ibu-ibu. Selain itu, dilakukan penyampaian materi mengenai pencegahan stunting dan pentingnya pola asuh yang baik bagi tumbuh kembang anak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, terhadap pentingnya gizi dan kesehatan anak sejak dini. ⸻ 3. Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan Pendataan Koperasi Merah Putih Mahasiswa KKM membantu proses pendataan dan penginputan data dalam rangka persiapan pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Sidoluhur. Kegiatan ini masih berada pada tahap administrasi dan bertujuan mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa. Pemasangan Banner UMKM Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM, mahasiswa mendesain dan memasang banner usaha di beberapa toko UMKM agar usaha lebih mudah dikenali dan memiliki daya tarik bagi konsumen. ⸻ 4. Peningkatan Sarana dan Prasarana Desa Pemasangan Lampu Tenaga Surya Mahasiswa KKM memasang lima unit lampu tenaga surya di Dusun Gunung Tumpuk pada titik jalan yang minim penerangan. Program ini bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari. Pembuatan dan Pemasangan Plang Penunjuk Jalan Mahasiswa membuat dan memasang plang penunjuk jalan secara mandiri dengan memanfaatkan bahan sederhana. Keberadaan plang ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat dan pendatang. Piket Menjaga Balai Desa Mahasiswa KKM turut membantu pelayanan administrasi di Balai Desa Sidoluhur selama kurang lebih tiga minggu, seperti penginputan data, pembuatan dokumen, dan membantu tugas operasional perangkat desa. Penutup Melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Sidoluhur, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memahami permasalahan sosial secara nyata. Program-program yang telah dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa serta menjadi kontribusi kecil dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan Desa Sidoluhur. Kegiatan KKM ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial, kerja sama, dan tanggung jawab sebagai calon intelektual yang berperan aktif di tengah masyarakat. Link laporan akademik KKM 100 : https://drive.google.com/drive/folders/1Wp-oZB6VGooLcDaZfcUwAKlEDwLs2sOb
PUTRI LAILATUR ROHMAH
Malang, 26 Desember 2025 — Mahasiswa/i UIN Malang yang tergabung dalam KKM Kelompok 25 SEVANAGARA turut berpartisipasi dalam kegiatan rutin Jumat Berkah yang diselenggarakan di Masjid Baitul Makmur, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dan bertepatan dengan hari ke-4 pelaksanaan KKM. Sejak pagi hari, para mahasiswi KKM membantu proses memasak di kediaman Gus Hissa pengasuh Masjid Baitul Makmur sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Darul Hidayah. Kegiatan memasak dilakukan bersama Bu Nyai Indah (istri Gus Hissa) dan berlangsung mulai setelah salat Subuh hingga sekitar pukul 09.00 WIB. Pada waktu yang sama, para mahasiswa KKM Kelompok 25 melaksanakan ro’an, yaitu kerja bakti membersihkan area masjid, sebagai bentuk dukungan terhadap kenyamanan jamaah menjelang pelaksanaan Salat Jumat. Menjelang siang, sekitar pukul 11.00 WIB, para mahasiswi kembali ke Masjid Baitul Makmur untuk bersiap membantu jalannya kegiatan. Setelah Salat Jumat selesai, makanan yang telah disiapkan dibagikan kepada jamaah dan warga sekitar. Proses pembagian didampingi langsung oleh Bu Nyai Indah, serta salah satu warga yang selama ini memang bertugas membagikan paket Jumat Berkah sejak kegiatan tersebut pertama kali berjalan. Antusiasme warga terlihat jelas saat pembagian berlangsung. Banyak anak-anak mengantri dengan tertib untuk mendapatkan paket makanan. Tidak hanya anak-anak, warga dari berbagai kalangan mulai dari remaja hingga lansia turut hadir dan tampak gembira menerima hidangan Jumat Berkah. Kegiatan Jumat Berkah ini rutin dilaksanakan setiap hari Jumat di Masjid Baitul Makmur, sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus sarana mempererat kebersamaan masyarakat di lingkungan Kelurahan Kauman.