Thumbnail
12 months ago
Bersatu untuk Keamanan: Upaya Memperbaiki Pos di Jl. Samadi Gang 3, Pesanggrahan, Kota Batu

DINI EKA NOVIANTI

https://www.kompasiana.com/diniekan5499/68367a6bed64155c7b0a5522/bersatu-untuk-keamanan-upaya-memperbaiki-pos-di-jl-samadi-gang-iii-pesanggrahan-kota-batu  

Thumbnail
12 months ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Gelar Sosialisasi Parenting Bersama Ibu-Ibu PKK RT 03 Desa Turen

SHEYLAMITA AMANAH FATALAIHA

Turen, Malang – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema "Menjadi Orang Tua yang Dekat dan Dikenang Anak", bekerja sama dengan ibu-ibu PKK RT 03 Desa Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, pada Rabu, 16 April 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan kelompok KKM sebagai bentuk pengabdian masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan keluarga dan pemberdayaan peran orang tua dalam mendidik anak. Sosialisasi yang berlangsung di balai pertemuan RT 03 ini dipandu oleh pemateri Farhan Mahally, yang menyampaikan pentingnya membangun hubungan emosional yang kuat antara orang tua dan anak. Ketua kelompok KKM, Rizal Zibran, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap tantangan pengasuhan di era digital. “Kami ingin membantu para orang tua, khususnya para ibu, untuk lebih memahami pentingnya menjadi figur yang hadir secara emosional dan dikenang secara positif oleh anak-anak mereka,” ujar Rizal. Sosialisasi ini berisi pemaparan materi seputar komunikasi empatik dalam keluarga, membangun kedekatan emosional, hingga teknik mendengarkan aktif sebagai kunci membina hubungan harmonis antara orang tua dan anak. Ibu Nita, selaku Ketua RT sekaligus perwakilan PKK, memberikan apresiasi atas inisiatif para mahasiswa. “Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan. Kami para ibu merasa terbantu untuk lebih memahami bagaimana kecerdasan sebagai orang tua di masa kini,” tuturnya. Ibu PKK yang hadir tampak antusias selama kegiatan berlangsung. Selain pemaparan materi, acara juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab, simulasi interaksi orang tua-anak, dan pembagian pamflet edukatif mengenai parenting yang berbasis nilai-nilai Islami dan kekeluargaan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para orang tua di RT 03 Desa Turen mampu menerapkan ilmu yang diperoleh demi menciptakan keluarga yang hangat, dekat, dan menjadi tempat tumbuh kembang yang sehat bagi anak-anak.

Thumbnail
12 months ago
Inisiatif Edukatif KKM 313 Sumenep: Belajar Toleransi Lewat Warna

ANISAH MAIMUNAH

Ada yang berbeda di sore itu, di sebuah desa kecil bernama Pangarangan, Sumenep. Tak ada mimbar tinggi, tak ada seminar bertabur slide dan jargon. Yang ada hanya anak-anak, lembaran gambar tokoh agama, dan krayon warna-warni yang mereka genggam dengan antusias. Di bawah langit yang cerah, KKM 313 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memilih untuk tak hanya hadir di tengah masyarakat akan tetapi mengakar. Bukan dengan suara keras, tapi dengan pendekatan yang lembut. Bukan dengan perintah, tapi dengan keteladanan. Mereka menggelar Lomba Mewarnai Tokoh Agama, sebuah kegiatan sederhana namun sarat makna. Bertema moderasi beragama, lomba ini menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi para santri TPQ Sakinah. Di atas kertas putih itu, mereka mewarnai bukan hanya gambar, tapi juga makna keberagaman. Mereka menggambar masa depan yang damai serta saling menerima. Karena kita tahu, keberagaman bukan sekadar fakta sosial, melainkan karunia. Dan toleransi bukan sekadar sikap, melainkan fondasi. Maka, mengajarkannya sejak dini bukan pilihan, tapi keharusan. Salah satu panitia menyampaikan, “Kami ingin menanamkan nilai-nilai seperti saling menghargai, hidup berdampingan, dan menjauhi sikap ekstrem. Tapi caranya harus menyenangkan. Harus menyentuh dunia anak-anak.” Dan mereka melakukannya dengan cara yang tepat. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Ada pesan moral yang diselipkan di balik canda tawa, ada edukasi yang dibungkus dalam kesederhanaan. Bahkan pengasuh TPQ, Ustadz Fatahani, menyampaikan rasa syukurnya. “Anak-anak bisa bermain sambil belajar mengenal bahwa Indonesia ini terdiri dari banyak perbedaan, dan kita bisa hidup rukun,” katanya. Sore itu, tak hanya pengumuman pemenang yang ditunggu-tunggu. Tapi juga penguatan nilai. Bahwa perbedaan bukan alasan untuk berjauhan, tapi alasan untuk saling mendekat. Karena itulah pendidikan sejati: bukan sekadar transfer ilmu, tapi penanaman nilai. Bukan hanya soal tahu, tapi soal tumbuh.

Thumbnail
12 months ago
Seminar Parenting : Menjadi Orang Tua Bijak di Era Digital

KELVINA BERLIAN NOER RIZA

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang telah melakukan kegiatan seminar parenting yang dilaksanakan pada hari minggu tanggal 23 Februari 2025 di Aula MIN 3 Malang dengan tema "Ayah Ibu, Aku Butuh Kamu: Menjadi Orang Tua Bijak di Era Digital dengan Pola Asuh Seimbang", acara ini dihadiri oleh seluruh wali murid MIN 3 Malang khususnya kelas 1 & 2, wali murid seluruh TK/RA di Desa Arjowilangun, dan ibu-ibu PKK Desa Arjowilangun.    Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan kelompok KKM sebagai bentuk pengabdian masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan keluarga dan perang orang tua dalam mendidik anak. Seminar ini menghadirkan narasumber dari Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang yakni Dr.Hj.Rofiqoh M.Pd,C.Ht dengan moderator Fitria Azizah Yona Putri.     Dalam materinya, Dr. Rofiqoh menyampaikan bahwa pentingnya pola asuh seimbang antara nilai-nilai tradisional dengan pendekatan digital modern. Beliau menekankan bahwa di era teknologi ini, peran orang tua tidak boleh digantikan oleh gadget. Beliau mengatakan bahwa "Anak-anak zaman sekarang jika dikerasi semakin ngelunjak, jadi dalam mendidik harus dengan lemah lembut, diajak berbicara tatap muka, dan sering diajak ngobrol agar tidak sering bermain gadget".    Seminar ini mengajak para orang tua untuk memahami tantangan dalam mendidik anak di era digital, sekaligus membekali para orang tua dengan strategi bijak dalam mengatur penggunaan gadget, membangun komunikasi yang efektif, serta menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini. Para peserta sangat antusias mengikuti sesi demi sesi, terlebih pada saat sesi tanya jawab dibuka. Banyak dari peserta yang mengajukan pertanyaan seputar cara memperbaiki mental anak, sikap anak, hingga bullying dan screen time yang sehat.       Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Seminar Parenting : Menjadi Orang Tua Bijak di Era Digital", Klik untuk membaca: https://www.kompasiana.com/fitriaazizahyonaputri8422/682d9e1f34777c5cef19c505/seminar-parenting-menjadi-orang-tua-bijak-di-era-digital   Kreator : Fitria Azizah Yona Putri           Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Thumbnail
12 months ago
Membangun generasi Qurani melalui pendidikan yang menyenangkan dan inklusif Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Membangun generasi Qurani melalui pendidikan yang menyenangkan dan inklusif"

FATIMATUS ZAHRO

Mahasiswa Laksanakan KKM di TPQ Al-Abror, Buring -- Wujud Nyata Pengabdian kepada Masyarakat Malang -- Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari UIN MAULANA MALIK IBRAHIM telah sukses melaksanakan program pengabdian masyarakat di TPQ Al-Abror, yang berlokasi di Kelurahan Buring, Kota Malang. Kegiatan ini berlangsung kurang lebih 40 hari dan berfokus pada penguatan pendidikan karakter dan literasi Al-Qur'an untuk anak-anak usia dini. Program KKM ini mengusung tema "Membangun Generasi Qurani Melalui Pendidikan yang Menyenangkan dan Inklusif". Selama kegiatan, mahasiswa turut serta dalam berbagai aktivitas harian TPQ seperti mengajar iqra', membantu hafalan doa dan surat pendek, serta memberikan materi tentang akhlak dan adab islami dengan pendekatan kreatif. Kelas Kreatif: mewarnai, kerajinan tangan, dan permainan edukatif. Lomba Cerdas Cermat Islami Pentas Seni Santri dalam rangka penutupan kegiatan KKM Pemberdayaan Guru TPQ: pelatihan media pembelajaran sederhana Menurut salah satu mahasiswa peserta KKM, kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga sebagai wadah untuk belajar langsung dari masyarakat dan menumbuhkan rasa empati serta tanggung jawab sosial. Pihak TPQ Al-Abror menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi para mahasiswa. "Kami merasa sangat terbantu dan bangga atas semangat adik-adik mahasiswa. Anak-anak sangat antusias dan suasana belajar jadi lebih hidup," ujar salah satu pengajar TPQ. Melalui kegiatan KKM ini, diharapkan sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga pendidikan keagamaan masyarakat seperti TPQ dapat terus terjalin dan ditingkatkan, demi kemajuan generasi muda yang berilmu dan berakhlak mulia.

Thumbnail
12 months ago
Pencegahan stunting di panti asuhan YASIBU oleh KKM MANDUTAMA UIN MALANG

DEWI SARTIKA

https://www.kompasiana.com/dewisartika8787/6826962834777c0d21595af3/pencegahan-stunting-di-panti-asuhan-yasibu-oleh-kkm-mandutama-uin-malang