CONI SALSA AMALIA DEWI
Pada Jum'at, 26 Desember 2025 sebagai bentuk implementasi terhadap Tema pengabdian yang diusung oleh Universitas yakni, "Berdampak dan Bergerak", mahasiswa KKM Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kelompok 23 "Armonia" menunjukan gerakan spesifik yang tidak hanya berpatok pada program utama yang terstruktur. Mereka memilih untuk membumi dengan kegiatan kerja bakti pada salah satu sarana utama penghasilan utama masyarakat melalui pariwisata, Yakni jalan utama yang berhubungan langsung dengan objek wisata Gunung Bromo dan membentang sepanjang 3 dusun pada Desa Wringinanom, dimana kegiatan ini berfokus pada daerah RT 28 Dusun Besuki, Di sana, mereka tidak hanya melakukan Observasi untuk memenuhi parameter suatu Program Kerja, tetapi aktif membantu kegiatan warga untuk menjaga kebersihan wilayah sekitar, sehingga dibalik kegiatan yang berjalan dengan baik dan lancar, terdapat mahasiswa yang mendekatkan diri pada kebersamaan khas warga Dusun Besuki, Desa Wringinanom pada suatu kegiatan kolektif demi menjaga keasrian lingkungan. Kegiatan yang dimotori oleh kepedulian dan gotong royong antar warga ini, menjadi bukti nyata akan esensi akan kegiatan pengabdian yang diadakan Universitas dapat terlaksana dengan pendekatan sederhana yang melibatkan interaksi sosial secara langsung dan menyentuh esensi langsung akan "Berdampak dan Bergerak" pada lingkungan masyarakat, hal ini berbeda jauh dengan hanya menyusun proposal kegiatan yang rumit dan penyuluhan teoritis, dimana dengan interaksi secara langsung seperti ini menghadirkan ruang interaksi langsung yang meleburkan mahasiswa dan masyarakat pada suatu kepentingan yang sama dalam suasana yang lebih cair dan bermakna. Mahasiswa belajar bahwa pengabdian bukanlah melulu mengenai suatu proyek yang besar dan mengincar audiens yang luas, tetapi mengenai hadir ditengah masyarakat dan hidup didalamnya berikut dengan mengambil andil suatu kegiatan masyarakat yang dikenal sebagai kegiatan rutin tetapi justru memiliki peranan vital terhadap keharmonisan masyarakat. Kegiatan yang merekatkan hubungan antar warga RT 28 Dusun Besuki sekaligus menjaga kelestarian lingkungan ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat, dimulai para remaja yang tergerak untuk ambil andil dalam kegiatan warga hingga warga berusia lanjut sebagai bentuk pengabdian terhadap lingkungan warga, peranan kehadiran mahasiswa menjadi penting dengan adanya sosialisasi secara langsung mengenai kegiatan yang kelak akan diadakan pada Dusun Besuki kelak yang dimotori oleh Mahasiswa sehingga warga dan mahasiswa dapat bertukar wawasan dan gagasan untuk perkembangan dan kemajuan dusun Besuki. Kegiatan ini ditutup dengan jamuan makan bersama di kediaman Bapak Samuel selaku Kepala RT 28, dengan jamuan yang merekatkan warga dengan mahasiswa pada suasana yang hangat, ikatan antara keduanya menjadi erat dengan susana persaudaraan yang semakin erat, kegiatan ini menyiratkan mengenai kegiatan pengabdian yang "Berdampak" bisa diperoleh dengan interaksi berkelanjutan dengan masyarakat yang terlihat sederhana, tetapi justru interaksi ini menjadi pemantik akan kerukunan warga yang semakin erat berikut dengan Program Kerja yang dirancang oleh mahasiswa dapat diterima dan berdampak baik pada kemaslahatan warga Dusun Besuki.
FAJAR ARIF FAHRUDIN
MALANG, 30 Januari 2025 - Serangkaian kegiatan Khataman Al-Qur'an yang kami adakan pada hari Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 15 PENTASWARA UIN Malang yang dilaksanakan sekali dalam sepekan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam memperkuat nilai-nilai keislaman serta sebagai upaya untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pelaksanaan Khataman Al-Qur'an ini menjadi momentum yang bermakna bagi mahasiswa KKM dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menghidupkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kebersamaan dalam membaca dan mengkhatamkan Al-Qur'an, diharapkan dapat menumbuhkan semangat ukhuwah, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kecintaan terhadap kitab suci Al-Qur'an sebagai pedoman hidup umat Islam. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat, baik bagi kami sebagai mahasiswa KKM, masyarakat sekitar, maupun bagi siapa saja yang membaca, mendengarkan, serta mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan melalui kegiatan ini diharapkan dapat membentuk insan yang Qur'ani, berakhlak mulia, dan berkarakter kuat. Semoga kegiatan Khotmil Qur'an KKM 15 PENTASWARA ini dapat menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya serta mendapatkan ridho dari Allah SWT.
DIMAS ADITYA RAMADHAN
Hari pertama masuk kuliah setelah libur Tahun Baru menjadi momen yang penuh makna bagi mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Kegiatan diawali dengan mengikuti upacara bendera di Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus penanaman kedisiplinan sejak dini kepada peserta didik. Upacara bendera yang berlangsung di halaman sekolah diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta mahasiswa KKM. Suasana berlangsung dengan khidmat dan tertib. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM tidak hanya berperan sebagai tamu, tetapi juga mulai membaur dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah serta budaya yang ada. Kehadiran mahasiswa KKM disambut dengan antusias oleh pihak sekolah dan para siswa. Setelah pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan mahasiswa KKM kepada siswa-siswi MI. Mahasiswa diperkenalkan sebagai pendamping dan pengajar yang akan membantu proses pembelajaran di kelas selama masa pengabdian. Pengenalan ini bertujuan untuk membangun kedekatan emosional antara mahasiswa dan siswa agar tercipta suasana belajar yang nyaman, interaktif, dan menyenangkan. Pada hari pertama ini pula, mahasiswa KKM mulai dikenalkan dengan sistem pembelajaran di sekolah serta pembagian tugas mengajar di masing-masing kelas. Pengalaman ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik nyata di lapangan, khususnya dalam bidang pendidikan. Melalui kegiatan mengikuti upacara bendera dan pengenalan mengajar di MI, diharapkan mahasiswa KKM dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi awal yang baik dalam menjalankan program KKM yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
DIAN KHANSA
Kegiatan posyandu memiliki peran penting sebagai sarana pelayanan kesehatan dasar yang rutin diikuti balita dan lansia. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan. Pada hari Sabtu, 10 Januari 2026 Mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim, Armonia kelompok 23 turut berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu Balita dan Lansia yang dilaksanakan di Dusun Besuki, Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo. Kegiatan posyandu meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Selain itu, para orang tua juga mendapatkan edukasi dengan adanya sosialisasi yang termasuk dari rangkaian program kerja kegiatan KKM yaitu Cerdas Berencana, Sosialisasi Stunting mengenai pentingnya asupan gizi seimbang dan pola hidup bersih dan sehat bagi anak. Kehadiran mahasiswa KKM membantu proses pelayanan, mulai dari pendataan hingga pendampingan orang tua, sehingga kegiatan berjalan lebih tertib dan efektif. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya ibu dan balita yang hadir sejak pagi hari. Tidak hanya balita, posyandu lansia juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan utama dalam kegiatan ini. Para lansia mendapatkan pemeriksaan kesehatan sederhana seperti pengecekan tekanan darah, berat badan, serta konsultasi singkat taerkait kondisi kesehatan mereka. Mahasiswa KKM turut mendampingi tenaga kesehatan dan kader posyandu dalam memberikan pelayanan, sekaligus membantu menciptakan suasana yang ramah dan nyaman bagi para lansia. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong para lansia untuk tetap memperhatikan kesehatan mereka dan rutin mengikuti posyandu.
MUHAMMAD SYAIFUDDIEN MAHDI
Pada Jum’at, 26 Desember 2025 sebagai bentuk implementasi terhadap Tema pengabdian yang diusung oleh Universitas yakni, “Berdampak dan Bergerak”, mahasiswa KKM Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kelompok 23 “Armonia” menunjukan gerakan spesifik yang tidak hanya berpatok pada program utama yang terstruktur. Mereka memilih untuk membumi dengan kegiatan kerja bakti pada salah satu sarana utama penghasilan utama masyarakat melalui pariwisata, Yakni jalan utama yang berhubungan langsung dengan objek wisata Gunung Bromo dan membentang sepanjang 3 dusun pada Desa Wringinanom, dimana kegiatan ini berfokus pada daerah RT 28 Dusun Besuki, Di sana, mereka tidak hanya melakukan Observasi untuk memenuhi parameter suatu Program Kerja, tetapi aktif membantu kegiatan warga untuk menjaga kebersihan wilayah sekitar, sehingga dibalik kegiatan yang berjalan dengan baik dan lancar, terdapat mahasiswa yang mendekatkan diri pada kebersamaan khas warga Dusun Besuki, Desa Wringinanom pada suatu kegiatan kolektif demi menjaga keasrian lingkungan. Kegiatan yang dimotori oleh kepedulian dan gotong royong antar warga ini, menjadi bukti nyata akan esensi akan kegiatan pengabdian yang diadakan Universitas dapat terlaksana dengan pendekatan sederhana yang melibatkan interaksi sosial secara langsung dan menyentuh esensi langsung akan “Berdampak dan Bergerak” pada lingkungan masyarakat, hal ini berbeda jauh dengan hanya menyusun proposal kegiatan yang rumit dan penyuluhan teoritis, dimana dengan interaksi secara langsung seperti ini menghadirkan ruang interaksi langsung yang meleburkan mahasiswa dan masyarakat pada suatu kepentingan yang sama dalam suasana yang lebih cair dan bermakna. Mahasiswa belajar bahwa pengabdian bukanlah melulu mengenai suatu proyek yang besar dan mengincar audiens yang luas, tetapi mengenai hadir ditengah masyarakat dan hidup didalamnya berikut dengan mengambil andil suatu kegiatan masyarakat yang dikenal sebagai kegiatan rutin tetapi justru memiliki peranan vital terhadap keharmonisan masyarakat. Kegiatan yang merekatkan hubungan antar warga RT 28 Dusun Besuki sekaligus menjaga kelestarian lingkungan ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat, dimulai para remaja yang tergerak untuk ambil andil dalam kegiatan warga hingga warga berusia lanjut sebagai bentuk pengabdian terhadap lingkungan warga, peranan kehadiran mahasiswa menjadi penting dengan adanya sosialisasi secara langsung mengenai kegiatan yang kelak akan diadakan pada Dusun Besuki kelak yang dimotori oleh Mahasiswa sehingga warga dan mahasiswa dapat bertukar wawasan dan gagasan untuk perkembangan dan kemajuan dusun Besuki. Kegiatan ini ditutup dengan jamuan makan bersama pada kediaman Bapak () selaku kepala RT 28, dengan jamuan yang merekatkan warga dengan mahasiswa pada suasana yang hangat, ikatan antara keduanya menjadi erat dengan susana persaudaraan yang semakin erat, kegiatan ini menyiratkan mengenai kegiatan pengabdian yang “Berdampak” bisa diperoleh dengan interaksi berkelanjutan dengan masyarakat yang terlihat sederhana, tetapi justru interaksi ini menjadi pemantik akan kerukunan warga yang semakin erat berikut dengan Program Kerja yang dirancang oleh mahasiswa dapat diterima dan berdampak baik pada kemaslahatan warga dusun besuki.
TSALITSATUL MAHDIYYAH
Workshop ecoprint dilaksanakan pada 15 Januari 2026 di SDN 3 Wringinanom sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 23 (Armonia). Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 4 dan 5 yang dihimpun dalam sebuah aktivitas kolaboratif bertema pemanfaatan lingkungan sekitar melalui pembuatan karya ecoprint. Workshop ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas, kepedulian lingkungan, serta pengalaman belajar yang menyenangkan bagi para siswa.Kegiatan diawali dengan pengondisian ruangan yang bertempat di kelas 5, dilanjutkan dengan penataan dan pengondisian para siswa agar kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh perwakilan anggota Kelompok 23. Materi yang disampaikan berfokus pada pengenalan ecoprint, manfaatnya, serta pemanfaatan tanaman yang ada di sekitar lingkungan dusun sebagai media berkarya. Penyampaian materi dikemas secara menarik melalui presentasi PowerPoint interaktif dan disertai dengan sesi kuis edukatif. Metode ini berhasil memupuk antusiasme dan semangat para siswa untuk aktif berpartisipasi selama kegiatan berlangsung. Interaksi dua arah antara pemateri dan siswa menciptakan suasana belajar yang komunikatif dan menyenangkan. Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan ecoprint menggunakan media tas kanvas. Para siswa dengan penuh semangat mengaplikasikan daun dan tanaman sekitar untuk menghasilkan motif alami pada tas. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan atas terselenggaranya workshop ecoprint yang edukatif dan inspiratif tersebut.