Thumbnail
1 year ago
Wujudkan Keluarga Sejahtera: KKM UIN Malang Sukses Mengedukasi Masyarakat Lewat Penyuluhan Sosial

RISA NABILA NASUTION

  MALANG-Didasari dengan tingginya jumlah pernikahan dini di Kecamatan Poncokusumo, mahasiswa KKM UIN Malang berinisiatif mengadakan penyuluhan untuk warga Desa Karangnongko pada Senin, 20 Januari 2025. Dengan mengundang tiga pemateri yaitu Kak Norma Hasanatul Maghfiroh, S.Psi yang akan menjelaskan parenting, Kak Rizal Agung Wicaksono, S.M yang akan menjelaskan financial planning dan  Kak Dzawil Uqola yang akan menjelaskan stunting, diharapkan bisa mengurangi jumlah pernikanan dini di Kecamatan Poncokusumo khususnya Desa Karangnongko dan masyarakat bisa lebih siap dalam membangun keluarga. Tak lupa peserta yang ditargetkan dalam penyuluhan sosial adalah ibu-ibu dan pemuda-pemudi di Desa Karangnongko.       Acara penyuluhan sosial ini dimulai pada pukul 09.30 WIB. Dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran lalu dilanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kepala Desa Karangnongko yang turut diundang pun tak lupa memberikan sambutan. Penyampaian materi oleh pemateri pun berlangsung lancar, peserta acara penyuluhan terlihat antusias dengan munculnya beberapa pertanyaan yang diajukan oleh peserta.      Tak hanya pertanyaan, bahkan dalam forum diskusi terdapat debat yang melibatkan antara pemateri dan peserta. Hal ini dapat menunjukkan bahwa peserta antusias dan menyimak apa yang dijelaskan oleh pemateri. “Harapannya dengan adanya edukasi dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya gaya kesehatan mental maupun kesiapan  financial dalam berkeluarga sehingga Desa Karangnongko terus bertahan menjadi desa yang jauh dari kata stunting,” Ujar Najla selaku ketua panitia acara penyuluhan sosial. Acara penyuluhan sosial yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam ini diakhiri dengan pemberian cinderamata pada ketiga pemateri, tak lupa juga melakukan foto bersama dengan seluruh peserta yang berada dalam acara penyuluhan sosial.    

Thumbnail
1 year ago
Menggali Kreativitas Anak Melalui Lomba: KKM 154 Mahameru Gelar SEMESTA di Dusun Aran-Aran

MUHAMMAD RIVQI MAULANA MUFIKA

Sebagai upaya menggali dan mengasah kreativitas anak-anak, Kelompok KKM 154 Mahameru mengadakan serangkaian lomba yang menghibur sekaligus mendidik. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat berkompetisi serta mempererat tali persaudaraan di antara anak-anak Dusun Aran-Aran, Desa Sumberejo, Kecamatan Poncokusumo. Pada akhir pekan yang cerah, Sabtu dan Minggu, 25-26 Januari 2025, anak-anak Dusun Aran-Aran berkumpul di balai desa untuk berpartisipasi dalam acara SEMESTA (Selaras Menebar Semangat Tanpa Akhir). Berbagai lomba digelar, mulai dari trenggiling, adzan, makan kerupuk, hingga bola kotak. Setiap perlombaan dirancang untuk memberikan tantangan yang menyenangkan serta meningkatkan keterampilan dan kreativitas peserta. Lomba pertama, trenggiling, berlangsung pada Sabtu sore pukul 15.00-16.30. Permainan ini menguji kelincahan, konsentrasi, dan keseimbangan anak-anak. Para peserta harus berjalan menggunakan alat berbahan kardus yang telah disiapkan tanpa kehilangan keseimbangan. Lomba ini sangat digemari karena tidak hanya menantang, tetapi juga mengasah keterampilan motorik mereka. Keesokan harinya, Minggu pagi, acara berlanjut dengan lomba adzan yang dimulai pukul 08.30. Lomba ini bertujuan melatih kemampuan anak-anak dalam melantunkan adzan dengan suara yang merdu dan sesuai dengan kaidah tajwid. Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari kelas satu hingga kelas enam SD atau MI. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk mengumandangkan adzan dan iqamah dengan penuh penghayatan.   Selanjutnya, pada pukul 09.15, digelar lomba makan kerupuk, yang menjadi favorit anak-anak. Dalam lomba ini, peserta harus menghabiskan kerupuk yang digantung tanpa menggunakan tangan. Keseruan lomba ini menciptakan suasana penuh tawa dan kebahagiaan, karena anak-anak berusaha sekuat tenaga menyelesaikan tantangan tersebut. Lomba terakhir adalah bola kotak, yang dimulai sekitar pukul 10.00. Dalam permainan ini, peserta beradu kecepatan untuk mengeluarkan bola dari dalam kardus melalui lubang kecil di salah satu sisi. Empat peserta bertanding dalam satu putaran, dan siapa yang berhasil mengeluarkan bola terbanyak dinyatakan sebagai pemenang. Setelah semua lomba selesai, acara ditutup dengan sesi pembagian hadiah bagi para pemenang. Juara pertama dan kedua dari masing-masing lomba menerima hadiah dari kakak-kakak KKM 154 Mahameru sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan usaha mereka. Hadiah tersebut bukan hanya sebagai simbol kemenangan, tetapi juga sebagai motivasi agar mereka terus berlatih dan mengembangkan potensi diri. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kreativitas dan keaktifan anak-anak terus tumbuh. Perlombaan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk menggali bakat, mengasah keterampilan, dan menumbuhkan kepercayaan diri mereka. Kelompok KKM 154 Mahameru telah memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan talenta muda, sekaligus mempererat kebersamaan dan membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Thumbnail
1 year ago
Menggali Kreativitas Anak Melalui Lomba: KKM 154 Mahameru Gelar SEMESTA di Dusun Aran-Aran

AHMAD SAIFAN FIRLI IMANTO

Sebagai upaya menggali dan mengasah kreativitas anak-anak, Kelompok KKM 154 Mahameru mengadakan serangkaian lomba yang menghibur sekaligus mendidik. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat berkompetisi serta mempererat tali persaudaraan di antara anak-anak Dusun Aran-Aran, Desa Sumberejo, Kecamatan Poncokusumo. Pada akhir pekan yang cerah, Sabtu dan Minggu, 25-26 Januari 2025, anak-anak Dusun Aran-Aran berkumpul di balai desa untuk berpartisipasi dalam acara SEMESTA (Selaras Menebar Semangat Tanpa Akhir). Berbagai lomba digelar, mulai dari trenggiling, adzan, makan kerupuk, hingga bola kotak. Setiap perlombaan dirancang untuk memberikan tantangan yang menyenangkan serta meningkatkan keterampilan dan kreativitas peserta. Lomba pertama, trenggiling, berlangsung pada Sabtu sore pukul 15.00-16.30. Permainan ini menguji kelincahan, konsentrasi, dan keseimbangan anak-anak. Para peserta harus berjalan menggunakan alat berbahan kardus yang telah disiapkan tanpa kehilangan keseimbangan. Lomba ini sangat digemari karena tidak hanya menantang, tetapi juga mengasah keterampilan motorik mereka. Keesokan harinya, Minggu pagi, acara berlanjut dengan lomba adzan yang dimulai pukul 08.30. Lomba ini bertujuan melatih kemampuan anak-anak dalam melantunkan adzan dengan suara yang merdu dan sesuai dengan kaidah tajwid. Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari kelas satu hingga kelas enam SD atau MI. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk mengumandangkan adzan dan iqamah dengan penuh penghayatan.   Selanjutnya, pada pukul 09.15, digelar lomba makan kerupuk, yang menjadi favorit anak-anak. Dalam lomba ini, peserta harus menghabiskan kerupuk yang digantung tanpa menggunakan tangan. Keseruan lomba ini menciptakan suasana penuh tawa dan kebahagiaan, karena anak-anak berusaha sekuat tenaga menyelesaikan tantangan tersebut. Lomba terakhir adalah bola kotak, yang dimulai sekitar pukul 10.00. Dalam permainan ini, peserta beradu kecepatan untuk mengeluarkan bola dari dalam kardus melalui lubang kecil di salah satu sisi. Empat peserta bertanding dalam satu putaran, dan siapa yang berhasil mengeluarkan bola terbanyak dinyatakan sebagai pemenang. Setelah semua lomba selesai, acara ditutup dengan sesi pembagian hadiah bagi para pemenang. Juara pertama dan kedua dari masing-masing lomba menerima hadiah dari kakak-kakak KKM 154 Mahameru sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan usaha mereka. Hadiah tersebut bukan hanya sebagai simbol kemenangan, tetapi juga sebagai motivasi agar mereka terus berlatih dan mengembangkan potensi diri. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kreativitas dan keaktifan anak-anak terus tumbuh. Perlombaan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk menggali bakat, mengasah keterampilan, dan menumbuhkan kepercayaan diri mereka. Kelompok KKM 154 Mahameru telah memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan talenta muda, sekaligus mempererat kebersamaan dan membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Thumbnail
1 year ago
Penanaman Pohon Angsana Guna Menjaga Debit Air di Wilayah Desa Taji Kec. Jabung

ARFINA HANIFATURASYDA

Penanaman Pohon Angsana oleh ArthaVriddhi di Desa Taji Kec. Jabung Pada tanggal 21 Desember 2024, Kelompok KKN Artha Vriddhi melaksanakan kegiatan penanaman pohon Angsana di Desa Taji, Kecamatan Jabung. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Taji, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Penanaman pohon ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang bertujuan untuk menghijaukan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Para peserta, termasuk anggota KKN dan masyarakat, bahu-membahu menanam puluhan pohon Angsana dengan semangat dan antusiasme tinggi. Pohon-pohon ini diharapkan dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Taji. Manfaat Pohon Angsana Pohon Angsana (Pterocarpus indicus) dikenal sebagai pohon yang memiliki banyak manfaat, baik dari segi ekologi, ekonomi, maupun estetika. Beberapa manfaatnya antara lain: 1. Pohon Angsana dapat menyerap polutan dari udara, sehingga membantu menjaga kualitas udara tetap bersih dan segar. 2. Akar pohon Angsana yang kuat mampu menahan tanah dan mencegah terjadinya erosi, terutama di daerah yang rawan longsor. 3. Dengan tajuk yang lebat, pohon ini memberikan keteduhan di sekitar area yang ditanami, sehingga sangat cocok untuk ditanam di sepanjang jalan dan taman. 4. Kayu pohon Angsana memiliki nilai ekonomis tinggi karena teksturnya yang kuat dan mudah diolah, sering digunakan dalam pembuatan mebel dan konstruksi. Melalui kegiatan ini, diharapkan pohon-pohon Angsana yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Taji. Kelompok KKN Artha Vriddhi juga berkomitmen untuk melakukan pemantauan dan perawatan awal terhadap pohon-pohon yang telah ditanam, bekerja sama dengan masyarakat setempat.   Semoga inisiatif ini menjadi langkah kecil yang berdampak besar dalam menjaga kelestarian lingkungan Desa Taji dan menginspirasi kegiatan serupa di daerah lain.    

Thumbnail
1 year ago
Cetak Generasi Islami: Dedikasi Mahasiswa KKM 128 di TPQ Masjid Nurul Huda

SOFIA EKA FARDANI

 KKM Aksaradana 128 Universitas Islam Negeri (UIN) Malang melaksanakan kegiatan pengajaran di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Masjid Nurul Huda, Tumpakrejo, Kalipare, mulai Selasa, 24 Desember 2024. Kegiatan ini berlangsung setiap hari Senin hingga Kamis dari pukul 15.30 hingga 17.00 WIB, di mana mahasiswa mendampingi anak-anak dalam belajar mengaji, mulai dari iqro’ hingga membaca Al-Qur’an. Dengan jumlah murid sekitar lima puluh orang, kegiatan ini melibatkan anak-anak dari usia PAUD hingga SMP.   Dalam kegiatan ini, anggota KKM tidak hanya fokus pada pengajaran Al-Qur’an, tetapi juga menyampaikan materi tambahan seperti Bahasa Arab, Tajwid, dan Fasholatan. Materi tersebut diajarkan oleh anggota KKM yang berbeda, termasuk Uswatun Khasanah untuk Bahasa Arab dan Farida Mualifatus Sa’diyah untuk Tajwid. Antusiasme para murid dan dukungan orang tua sangat terlihat, dengan banyak orang tua yang mengantarkan anak-anak mereka untuk mengikuti pendidikan agama.   Sebagai bagian dari program ini, anggota KKM 128 juga mencetak dan membagikan buku doa harian yang dirancang sendiri. Buku ini bertujuan untuk mempermudah murid dalam menghafal doa-doa harian sekaligus sebagai kenang-kenangan dari pengalaman belajar mereka di TPQ. Inisiatif ini menunjukkan komitmen mahasiswa untuk tidak hanya mengajar tetapi juga memberikan alat bantu belajar yang bermanfaat bagi anak-anak.   Para ustadzah di TPQ menyatakan bahwa keberadaan mahasiswa KKM 128 sangat membantu dalam mendampingi proses belajar mengaji dan menambah materi yang belum pernah diajarkan sebelumnya. Mereka berharap kegiatan ini dapat berlanjut meskipun masa tugas KKM telah berakhir, sehingga generasi muda dapat terus mendapatkan pendidikan agama yang berkualitas. Dengan dedikasi ini, mahasiswa KKM 128 berkontribusi dalam mencetak generasi Islami yang kuat dan berkarakter.

Thumbnail
1 year ago
Semangat Isra' Mi'raj dalam Lomba Desa Purwoasri : Meningkatkan Kreativitas dan Kebersamaan Melalui Acara ANGKASA

NAJWA ISHMA SHOFIRANTI

Pada Minggu, 26 Januari 2025, Balai Desa Purwoasri menjadi pusat kemeriahan dengan digelarnya acara ANGKASA: Ajang Kompetisi dan Semangat Anak Purwoasri yang diselenggarakan oleh kelompok KKM UIN Malang, yang terdiri dari kelompok 45, 115, dan 185. Dengan tema Meningkatkan Iman dan Silaturrahmi dalam Semangat Isra' Mi'raj, acara ini dihadiri oleh warga dari berbagai kalangan untuk memupuk kebersamaan dan semangat kompetisi yang sehat. Dengan rangkaian kegiatan yang terstruktur, lomba ini berhasil menyatukan warga sekaligus memberikan ruang untuk mengasah kemampuan dan kreativitas mereka. Berikut adalah laporan singkat mengenai jalannya acara. Acara dimulai dengan registrasi peserta yang dikoordinasikan oleh tim kesekretariatan. Tim memastikan seluruh peserta terdata dengan baik agar lomba dapat berjalan lancar. Semua peserta yang sudah terdaftar kemudian menerima nomor peserta untuk memudahkan pengaturan selama lomba. Registrasi berjalan dengan tertib, dan seluruh peserta terlihat antusias menunggu dimulainya acara. Setelah itu, pembawa acara (MC) membuka acara dengan sapaan hangat kepada seluruh peserta dan tamu undangan. MC menyambut kedatangan seluruh peserta dengan semangat dan membangkitkan antusiasme mereka untuk mengikuti lomba dengan penuh energi positif. Kemudian, Ketua Panitia memberikan sambutan singkat yang menggugah semangat peserta, dan acara resmi dibuka dengan pembacaan basmalah bersama-sama. Sambutan ini juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara, serta mengingatkan pentingnya lomba ini sebagai ajang untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga. Setelah pembukaan, tim sie lomba membacakan teknis pelaksanaan lomba, memastikan seluruh peserta memahami aturan yang berlaku. Pembacaan teknis dilakukan secara jelas dan terperinci, termasuk pembagian waktu setiap sesi lomba. Setelah itu, MC mengarahkan peserta untuk menuju tempat perlombaan sesuai kategori masing-masing, yaitu lomba kreativitas anak-anak, hafalan juz amma, dan mewarnai. Semua peserta bergerak menuju area yang telah ditentukan untuk memulai kompetisi masing-masing. Selama acara berlangsung, tiga jenis lomba dilaksanakan secara paralel. Lomba cerdas cermat terdiri dari tiga babak yang menguji kemampuan peserta dalam berbagai topik pengetahuan umum. Hafalan juz amma dibagi menjadi dua babak utama, yang menguji ketelitian dan kecepatan peserta dalam menghafal surah-surah pendek dari Al-Qur'an. Sementara itu, lomba mewarnai memberi kesempatan kepada anak-anak untuk menunjukkan kreativitas mereka dengan warna-warna cerah, melukis gambar yang telah disediakan dengan penuh semangat. Setiap peserta menunjukkan dedikasi dan konsentrasi yang luar biasa dalam mengikuti lomba mereka. Setelah lomba selesai, peserta diarahkan kembali ke depan balai desa sambil menerima konsumsi yang dibagikan oleh tim acara dan konsumsi. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan teratur. Makanan ringan dan minuman dibagikan untuk memberikan energi kembali kepada peserta setelah berkompetisi. Semua orang terlihat senang dan nyaman selama waktu istirahat ini, serta berbincang dengan sesama peserta atau anggota keluarga yang hadir untuk mendukung mereka. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Ketua panitia menyerahkan hadiah secara simbolis kepada para juara lomba, diikuti dengan pembagian sertifikat partisipasi kepada seluruh peserta. Setiap pemenang terlihat gembira dan bangga atas pencapaian mereka, sementara peserta lainnya juga merasa puas karena telah mengikuti lomba dengan sepenuh hati. Sesi foto bersama menjadi momen yang spesial untuk mengabadikan kenangan dari setiap kategori lomba. Foto-foto ini akan menjadi kenangan manis yang akan dikenang oleh semua orang yang terlibat dalam acara ini. Setelah itu, doa bersama dipimpin oleh Zaim untuk memohon keberkahan bagi seluruh peserta, panitia, dan keberlangsungan kegiatan positif lainnya di Desa Purwoasri. Doa ini menjadi ungkapan syukur atas kelancaran acara dan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa depan untuk kemajuan desa dan kebersamaan masyarakat. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Ketua panitia menyerahkan hadiah secara simbolis kepada para juara lomba, diikuti dengan pembagian sertifikat partisipasi kepada seluruh peserta. Setiap pemenang terlihat gembira dan bangga atas pencapaian mereka, sementara peserta lainnya juga merasa puas karena telah mengikuti lomba dengan sepenuh hati. Sesi foto bersama menjadi momen yang spesial untuk mengabadikan kenangan dari setiap kategori lomba. Foto-foto ini akan menjadi kenangan manis yang akan dikenang oleh semua orang yang terlibat dalam acara ini. Setelah itu, doa bersama dipimpin oleh Zaim untuk memohon keberkahan bagi seluruh peserta, panitia, dan keberlangsungan kegiatan positif lainnya di Desa Purwoasri. Doa ini menjadi ungkapan syukur atas kelancaran acara dan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa depan untuk kemajuan desa dan kebersamaan masyarakat. Sebelum acara resmi ditutup, tim PDD memanfaatkan waktu untuk membuat dokumentasi kreatif bersama peserta, menambah keseruan dan mempercantik dokumentasi acara. Dokumentasi ini akan digunakan sebagai bahan publikasi untuk kegiatan selanjutnya dan sebagai kenangan bagi peserta dan panitia. Tim PDD juga mengambil momen-momen spesial selama acara berlangsung, dari awal hingga akhir, agar semua kegiatan tercatat dengan baik. Penutupan dilakukan oleh MC dengan penuh rasa syukur. Panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan tamu undangan atas dukungannya sehingga acara dapat berjalan dengan lancar. Terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam menyukseskan acara ini. Panitia berharap bahwa semangat yang tercipta dalam lomba ini dapat terus hidup dan menginspirasi kegiatan-kegiatan positif lainnya di desa. ANGKASA: Ajang Kompetisi dan Semangat Anak Purwoasri 2025 berhasil menjadi ajang yang tidak hanya mengasah keterampilan peserta, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga. Dengan kerja sama panitia, peserta, dan dukungan masyarakat, acara ini berjalan sukses dari awal hingga akhir. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk memperkuat kebersamaan dan menggali potensi masyarakat Desa Purwoasri.