ANNISA ROSANNA BASAE
Malang, April 2025 Mahasiswa peserta program Asistensi Mengajar dan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan edukatif yang berfokus pada pembuatan dan penerapan media pembelajaran pengenalan angka Arab untuk anak-anak di RA Muslimat NU 17. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua minggu di bulan April dan berlokasi di Masjid Sunan Bonang, yang berada tidak jauh dari lingkungan sekolah. Inisiatif ini muncul setelah mahasiswa melakukan observasi dan menemukan bahwa kemampuan anak-anak dalam memahami angka Arab masih sangat terbatas. Hal ini cukup mengkhawatirkan, terutama bagi anak-anak yang sudah memasuki Jilid 3 dalam pembelajaran Iqra', di mana penguasaan terhadap angka Arab menjadi penting sebagai bagian dari pemahaman dasar membaca Al-Qur'an. Kegiatan ini dirancang secara kreatif dan menyenangkan agar sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Media yang dikembangkan berbentuk permainan edukatif yang interaktif dan visual, dengan tujuan untuk membantu anak-anak mengenal, menyebut, dan membedakan angka-angka Arab dari 1 hingga 10. Anak-anak diajak belajar sambil bermain, sehingga suasana belajar menjadi lebih hidup dan menarik. Selama dua minggu pelaksanaan, kegiatan ini disambut antusias oleh anak-anak, guru, dan orang tua. Guru-guru di RA Muslimat NU 17 juga memberikan apresiasi atas upaya mahasiswa dalam memberikan solusi nyata terhadap tantangan pembelajaran di sekolah. Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara dunia akademik dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya dalam aspek keislaman. Menurut salah satu mahasiswa peserta program, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam dunia pendidikan, tetapi juga menjadi kontribusi langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembelajaran anak-anak di tingkat RA. Ke depan, mahasiswa berharap media pembelajaran ini dapat terus digunakan dan dikembangkan lebih lanjut agar semakin banyak anak-anak yang terbantu dalam memahami angka Arab secara menyenangkan. Kegiatan ini merupakan bagian dari misi pengabdian kepada masyarakat yang menjadi inti dari program Asistensi Mengajar dan KKM UIN Malang, yaitu menciptakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berdampak positif bagi pendidikan anak-anak Indonesia.
ZAHRA LAHITANIA
Kediri, 1 Maret - 20 Maret 2025 – Bulan suci Ramadan menjadi momen yang sangat berarti bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah, Desa Pagu, Kabupaten Kediri, adalah Tadarus Al-Qur'an yang diselenggarakan oleh Kelompok KKN Prabaswara. Kegiatan Tadarus Al-Qur'an ini dimulai pada hari Selasa, 1 Maret 2025 dan berlangsung hingga Kamis, 20 Maret 2025. Setiap hari, para peserta yang terdiri dari warga Desa Pagu dan mahasiswa KKN Prabaswara berkumpul di masjid untuk membaca dan menghayati setiap ayat yang terdapat dalam kitab suci Al-Qur'an. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur'an serta meningkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadan. Kegiatan tadarus ini mendapatkan respon positif dari masyarakat setempat. Tidak hanya kalangan dewasa, namun anak-anak juga turut serta mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. "Tadarus Al-Qur'an adalah salah satu cara untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah di bulan Ramadan. Tadarus Al-Qur'an di Masjid At-Taubah dilakukan dengan sistem bergiliran, di mana setiap peserta mendapat kesempatan untuk membaca beberapa halaman Al-Qur'an. Setiap sesi tadarus diakhiri dengan doa bersama, memohon ampunan dan keberkahan di bulan yang penuh rahmat ini Mahasiswa KKN Prabaswara juga ikut berperan dalam memfasilitasi jalannya kegiatan ini. Mereka membantu mengatur jadwal tadarus, mendampingi peserta yang belum lancar membaca Al-Qur'an, dan memberikan pembinaan dalam memahami tafsir ayat-ayat yang dibaca. Tadarus Al-Qur'an ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperbanyak bacaan Al-Qur'an, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga Desa Pagu. Melalui kegiatan ini, para peserta semakin memperkuat rasa kebersamaan dan keimanan mereka. https://www.kompasiana.com/frieshaindahlumintang7276/682223bcc925c47ece297882/tadarus-al-qur-an-di-masjid-at-taubah-desa-pagu-kediri
WILDAN ALFAHMI
https://www.kompasiana.com/hasunaaklilah0045/6811fa84ed6415251722e8c2/membangun-generasi-hebat-seminar-stunting-oleh-kelompok-serenity-di-desa-jambesari
UMROTUN NAJIYAH
Malang --- Dalam rangka pelaksanaan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), para mahasiswa dari RA Muslimat NU 17 Malang memperkenalkan alat permainan edukatif berupa papan angka Arab kepada murid-murid di TPQ Nurul Ulum. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, dari tanggal 14 hingga 17 April 2025. Alat permainan ini dirancang untuk memudahkan anak-anak dalam mengenal dan menghafal angka-angka dalam bahasa Arab melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif. Setiap sesi kegiatan dipenuhi dengan antusiasme tinggi dari para murid yang terlihat aktif mengikuti permainan yang telah disiapkan. "Kami ingin memperkenalkan pembelajaran angka Arab dengan cara yang tidak membosankan. Papan angka ini bisa dimainkan sambil belajar, jadi anak-anak tidak merasa sedang diberi tugas, melainkan bermain sambil menyerap ilmu," ujar salah satu peserta KKM, Eliyah Karimah Billah dari RA Muslimat NU 17 Malang. Para guru dan pengelola TPQ Nurul Ulum menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap inovasi semacam ini dapat terus dikembangkan agar anak-anak semakin tertarik untuk belajar agama, khususnya dalam memahami dasar-dasar bahasa Arab yang penting dalam membaca Al-Qur'an. Selama empat hari pelaksanaan, kegiatan tidak hanya diisi dengan permainan angka Arab, tetapi juga dengan penguatan karakter, hafalan doa-doa pendek, dan kegiatan keagamaan lainnya yang dikemas secara kreatif. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan metode belajar di TPQ dapat semakin variatif dan mendukung tumbuh kembang anak dalam memahami dasar-dasar Islam secara menyenangkan. https://www.kompasiana.com/najiyah19797/6825cae0c925c45514174474/anak-kkm-ra-muslimat-nu-17-malang-kenalkan-papan-angka-arab-ke-murid-tpq-nurul-ulum
SALSABILAH DJAP
Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, RA Al-Jihad menggelar kegiatan Kirab Ramadhan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Februari 2025. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh semangat di lingkungan sekitar sekolah yang berlokasi di Desa Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Kirab Ramadhan ini menjadi momen istimewa yang melibatkan seluruh unsur pendidikan, mulai dari siswa, guru, mahasiswa program Asistensi Mengajar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, hingga para orang tua murid. Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan apel bersama yang dipimpin oleh guru-guru RA Al-Jihad beserta Mahasiswa Asistenasi Mengajar. Apel pagi ini menjadi momentum awal untuk memupuk semangat kebersamaan dan mempererat ikatan antara sekolah, peserta didik, mahasiswa, dan keluarga. Anak-anak tampak antusias dan ceria mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan dengan matang oleh pihak sekolah dan juga Mahasiswa Asistenasi Mengajar. Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Kirab Ramadhan mengelilingi wilayah sekitar RA Al-Jihad. Anak-anak mengenakan dresscode seragam putih-putih sebagai simbol kesucian dan kesiapan hati menyambut bulan penuh rahmat. Mereka juga membawa papan nama bertema Ramadhan yang dihias secara kreatif sesuai dengan imajinasi dan ide masing-masing. Beberapa papan bertuliskan kata-kata Islami, seperti “Marhaban Ya Ramadhan,” “Puasa Membentuk Karakter,” dan “Ramadhan Bulan Penuh Berkah.” Tak hanya tulisan, hiasan warna-warni, gambar masjid, bulan sabit, hingga bintang mempercantik karya mereka. Kirab berjalan tertib dan penuh semangat, diiringi dengan lantunan shalawat, yel-yel semangat Ramadhan, serta senyum ceria dari anak-anak. Di sepanjang perjalanan, para guru dan mahasiswa turut mendampingi dengan penuh perhatian. Orang tua siswa pun ikut serta, tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga memberikan semangat dan dukungan kepada anak-anak mereka. Kebersamaan ini menciptakan suasana hangat yang menggambarkan sinergi positif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kegiatan Kirab Ramadhan ini memiliki makna yang sangat penting bagi mahasiswa program Asistensi Mengajar dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pembelajaran berbasis nilai keagamaan, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan pedagogis dan kreativitas mereka, tetapi juga belajar membangun kedekatan emosional dengan anak-anak. Pengalaman ini memberikan wawasan nyata tentang dunia pendidikan anak usia dini, serta memperkuat karakter mahasiswa sebagai calon pendidik yang peduli, komunikatif, dan adaptif terhadap berbagai situasi di lapangan. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kolaboratif antara mahasiswa, guru, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang hangat, religius, dan penuh makna. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menanamkan nilai-nilai keislaman dan semangat menyambut Ramadhan sejak usia dini. Anak-anak belajar tentang pentingnya menyambut bulan suci dengan sukacita, memperkuat kebersamaan, dan melatih keberanian tampil di ruang publik dengan tetap mengedepankan nilai-nilai religius. Melalui kegiatan ini, anak-anak juga belajar bersosialisasi, menghargai perbedaan, dan mengekspresikan diri melalui karya. Keterlibatan mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam kegiatan ini juga memberikan warna tersendiri. Selain membantu teknis pelaksanaan kegiatan, mereka turut membangun komunikasi positif dengan anak-anak, memberi motivasi, serta menjadi bagian dari pengalaman belajar langsung di lingkungan pendidikan anak usia dini. Pihak sekolah berharap, kegiatan seperti Kirab Ramadhan dapat terus dilakukan setiap tahunnya sebagai bagian dari program pembelajaran kontekstual dan pembentukan karakter Islami. Selain itu, keterlibatan orang tua menjadi bentuk dukungan nyata terhadap proses pendidikan anak secara menyeluruh. Kolaborasi antara guru, mahasiswa, dan orang tua inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan bermakna. Dengan semangat Ramadhan yang mulai tumbuh sejak dini, diharapkan anak-anak RA Al-Jihad akan tumbuh menjadi pribadi yang religius, disiplin, dan penuh empati. Kegiatan sederhana ini menjadi langkah kecil yang berarti dalam membentuk karakter generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kuat secara spiritual dan emosional. Kegiatan ini juga menjadi cerminan bahwa pendidikan karakter dapat ditanamkan melalui pendekatan yang menyenangkan dan partisipatif. Kirab Ramadhan bukan hanya menjadi ajang selebrasi, tetapi juga sarana pembelajaran yang membumi, kontekstual, dan menyentuh aspek emosional anak. Dengan melibatkan berbagai pihak dalam kegiatan ini, RA Al-Jihad telah menunjukkan bahwa pendidikan yang berhasil adalah pendidikan yang mengakar pada nilai, melibatkan komunitas, dan memberikan ruang ekspresi bagi setiap anak untuk tumbuh sesuai potensi dan zamannya. Selain memberikan pengalaman religius yang bermakna, Kirab Ramadhan juga mendorong perkembangan sosial-emosional anak melalui interaksi yang intens dengan teman sebaya, guru, mahasiswa, dan orang tua. Anak-anak belajar bekerja sama, bergiliran, dan menghargai perbedaan pendapat saat menyiapkan atribut kirab dan mengikuti kegiatan bersama. Hal ini sejalan dengan prinsip pendidikan anak usia dini yang menekankan pentingnya bermain sambil belajar dalam lingkungan yang suportif dan inklusif. Untuk kedepannya, RA Al-Jihad berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan-kegiatan tematik seperti ini sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai agama, budaya lokal, serta penguatan karakter ke dalam kegiatan sekolah, anak-anak diharapkan tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang utuh—berakhlak mulia, cerdas, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Jadi, kegiatan Kirab Ramadhan di RA Al-Jihad bukan hanya sekadar serangkaian kegiatan seremonial, tetapi merupakan wujud nyata dari komitmen sekolah dalam membangun fondasi karakter Islami sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai kebersamaan, keceriaan, dan spiritualitas ditanamkan dengan cara yang menyenangkan dan penuh makna. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya dalam menciptakan inovasi pembelajaran yang menyentuh hati dan membentuk generasi yang berakhlak mulia serta siap menghadapi masa depan dengan nilai-nilai kebaikan. Dengan semangat yang terus terjaga, diharapkan Kirab Ramadhan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi budaya positif yang tumbuh dan mengakar dalam proses pendidikan. Karena dari langkah kecil dan sederhana inilah, karakter dan akhlak anak bangsa mulai terbentuk dengan kuat dan konsisten. Dengan semangat yang terus terjaga, diharapkan Kirab Ramadhan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga berkembang menjadi budaya positif yang mengakar kuat dalam proses pendidikan di RA Al-Jihad. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan nilai dan karakter tidak harus disampaikan melalui ceramah atau instruksi formal semata, melainkan bisa ditanamkan melalui aktivitas kolaboratif yang menyenangkan dan bermakna. Dari langkah kecil dan sederhana seperti kirab ini, tumbuh harapan besar akan lahirnya generasi anak-anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang luhur, berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, serta memiliki kesadaran spiritual yang kuat. Semoga semangat dan nilai-nilai yang ditanamkan melalui Kirab Ramadhan terus hidup dalam diri anak-anak, dan menjadi fondasi dalam membentuk pribadi yang tangguh, religius, dan siap menghadapi tantangan kehidupan di masa depan dengan hati yang bersih dan penuh cinta. https://www.kompasiana.com/6831473134777c4ac2264265?source_from=notification_activity
ANNISA
Kuala Lumpur – Malaysia, 1 Maret 2025. Mahasiswa KKM Internasional UIN Malang telah menyelenggarakan Seminar Sosialisasi dengan Tema “Anak Hebat: Tangan Bersih, Makan Sehat, Raih Mimpi” yang bertempat di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 Gombak, Lorong Sunggai Mulia 5, Kampung Sungai Mulia, Jalan Gombak, Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan ini diikuti oleh Para Siswa Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 Gombak dan diisi oleh Mahasiswa KKM Internasional UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai Pemateri. Kegiatan ini dimulai pada pukul 10.00 waktu Malaysia dengan penjelasan singkat tentang pentingnya menjaga kebersihan, memperbaiki pola makan agar dapat meraih mimpi bagi anak – anak. Alhamdulillah para siswa mengikuti kegiatan tersebut dengan sangat antusias dan penuh semangat. Kemudian dilanjutkan dengan materi pertama yaitu membahas tentang pentingnya menjaga kebersihan yaitu salah satunya dengan mencuci tangan dengan bersih dan dengan cara yang benar. Selain itu, ada pula materi kedua yaitu tentang memperbaiki pola makan “Isi Piringku” dan materi terakhir tentang meraih mimpi yang diisi dengan memberikan motivasi mereka untuk pantang semangat dalam meraih cita – cita dengan adanya keterbatasan bersekolah formal dikarenakan terbatasnya dokumentasi untuk dapat menyekolahkan formal seperti anak lain pada umunya. Ucapan salah satu anak “Saya mau jadi dokter dan menaikkan umroh orang tua saya bu!” katanya dengan penuh antusias dan semangat. Inti dari dilaksanakannya Kegiatan Seminar Sosialisasi bagi Siswa sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 Gombak ini adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran pada anak – anak di Lingkungan Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 Gombak mengenai Pentingnya Menjaga Kebersihan Diri dan Pola Makan yang Sehat sebagai Langkah Awal keluar dari permasalahan Kemiskinan Ekstrim. Melalui Seminar ini diharapkan anak – anak dapat memiliki pengetahuan dan kebiasaan hidup bersih dan sehat yang dapat mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi anak – anak agar berani bermimpi dan memiliki harapan yang lebih baik untuk masa depan, meskipun berada dalam keterbatasan. Pendidikan ini juga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kemandirian dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sebagi bekal meraih cita – cita. Dengan adanya seminar ini, diharapkan dapat mempengaruhi dan bermanfaat bagi anak – anak agar dapat menjaga kebersihan dan memperbaiki pola makan mereka sehingga mereka bisa terus termotivasi untuk belajar dengan giat sehingga mereka tidak perlu ragu untuk bermimpi dan semakin yakin dalam mencapai cita – cita mereka tanpa terbebani dengan keterbatasan mereka untuk bisa bersekolah formal di Malaysia. Pewarta : Annisa Mahasiswi KKM Internasional UIN Maulana Malik Ibrahim Malang