WIDYA NUR INDAH PUSPITA SARI
Blitar , 22 Februari 2025 Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat, peran orang tua dalam mendampingi anak menjadi semakin krusial. Untuk itu, MIN 10 Blitar mengadakan seminar bertajuk "Pengasuhan di Era Digital", yang bertujuan memberikan wawasan bagi para orang tua dalam membimbing anak-anak mereka di tengah kemajuan teknologi dan informasi. Seminar ini menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Esa Nur Wahyuni, M.Pd dan Eko Muji Nur Utami, A.Md. Kedua pembicara ini membahas bagaimana pola asuh yang tepat dalam membantu anak tumbuh dan berkembang secara optimal tanpa terjebak dalam dampak negatif teknologi. Dengan tema "Menghadapi Perkembangan Anak di Era Digital", seminar ini menyoroti tantangan yang dihadapi orang tua dalam era digital, termasuk bagaimana mengontrol penggunaan gadget pada anak serta membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Selain membahas aspek parenting, seminar ini juga menyoroti pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak. Dengan gaya hidup yang semakin modern, pola makan anak kerap berubah dan tidak selalu sesuai dengan kebutuhan nutrisi yang optimal. Para peserta seminar mendapatkan wawasan tentang bagaimana memberikan asupan makanan bergizi yang dapat menunjang tumbuh kembang anak secara maksimal. Acara ini juga dipandu oleh dua moderator, yaitu Elsa Dwi Rohmatul Inayah dan Cindy Azzalina, yang membantu jalannya diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Tidak hanya sekadar mendengarkan pemaparan materi, para orang tua yang hadir juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai pengalaman serta permasalahan yang mereka hadapi dalam mendidik anak di era digital ini. Seminar yang berlangsung di MIN 10 Blitar, Sukosewu, Gandusari, Blitar, ini mendapat respons yang sangat positif dari para peserta. Dengan total waktu pelaksanaan dari pukul 07.30 hingga 10.30 WIB, acara ini menjadi ajang berbagi ilmu yang sangat bermanfaat bagi para orang tua dalam membimbing anak-anak mereka agar tetap tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara fisik dan mental, serta mampu menghadapi tantangan zaman. Diharapkan dengan adanya seminar seperti ini, kesadaran orang tua akan pentingnya pola asuh yang baik serta pemenuhan gizi anak semakin meningkat, sehingga dapat menciptakan generasi yang cerdas, sehat dan siap menghadapi era digital dengan bijak.
MARWAH MABRUKAH
https://www.kompasiana.com/marwahmabrukah6463/681ecfcbed641574931a95b2/mahasiswa-kkm-uin-malang-gelar-lomba-mewarnai-anak-tpq-lintas-agama-sebagai-upaya-moderasi-beragama-di-masjid-baiturrahim-ngaringan-blitar
LULU`UL MARDHIATUL LAILIA
Program pesantren ramadhan ini diselenggarkan oleh pihak SD Plus Al kautsar untuk mengajak siswa SD Plus Al Kautsar agar terus mengembangkan nilai islami selama ramadhan. Pelaksanaan kegiatan pesantren ramadhan terlaksana di sekolah unggulan Kota Malang adalah SD Plus Al Kautsar Jl. Simpang L.A. Sucipto, Pandanwangi, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Program kegiatan tersebut dilaksanakan pada 12-15 Maret 2025 pada bulan Ramadhan. Harapan dari kegiatan ini bertujuan untuk mengarahkan siswa meningkatkan nilai positif selama bulan Ramadhan, kegiatan ini mampu mempererat hubungan komunikasi antara guru, mahasiswa dan siswa. Kegiatan ini berbeda dengan kegiatan yang lain karena di dalam kegiatan Pondok romadhon selama bulan Ramadhan ini melaksanakan Buka Bersama, Tadarus dan ibadah lainnya didampingi guru dan Mahasiswa AM. Kegiatan Pondok Ramadhan dilaksanakan 4 hari berturut-turut dengan setiap hari kegiatan. Pada tanggal 12 Maret 2024 kegiatan dilaksanakan dengan pembukaan kegiatan pondok ramadhan oleh ketua Panitia pondok Ramadhan dan acara selanjutnya penyampaian materi dari Kepala sekolah SD Plus Al Kautsar. Mahasiswa Asistensi Mengajar tidak hanya menjaga pondok romadhon melainkan juga menjadi fasilitator dalam kegiatan pesantren ramadhan. Siswa sangat antusias dalam kegiatan program Pondok Ramadhan ini, pada Kegiatan ini memberikan feedback baik kepada siswa dalam kegiatan ubudiyah. Dalam kegiatan ubudiyah maupun sosial. Para siswa tidak hanya diajak untuk memperdalam ibadah seperti shalat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, dan hafalan surat-surat pendek, tetapi juga dilatih untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sekitar serta gotong royong menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Melalui pendekatan ini, siswa diajak untuk memahami bahwa ibadah tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga mencakup sikap dan tindakan positif dalam kehidupan sehari-hari. Selama pelaksanaan kegiatan, para guru dan mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) berperan aktif dalam membimbing dan mendampingi siswa. Mereka tidak hanya hadir sebagai pengawas, tetapi juga sebagai fasilitator dan pembina yang memberikan motivasi, teladan, serta membangun kedekatan emosional dengan siswa. Hal ini menciptakan suasana yang hangat dan menyenangkan, sehingga siswa merasa nyaman dan lebih terbuka dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Kegiatan seperti Life skil, Tadarus, Tarawih, buka bersama, Sahur bersama sampai problem solving sehingga menambah semangat siswa untuk terus belajar dan menggali nilai keislaman maupun nilai sosial. Program Pesantren Ramadhan ini disusun dengan jadwal yang terstruktur dan kegiatan yang bervariasi setiap harinya. Misalnya, pada hari kedua siswa diajak mengikuti pelatihan wudhu dan tata cara shalat yang benar, serta mendengarkan ceramah agama dari narasumber internal seperti guru agama SD Plus Al Kautsar. Hari ketiga diisi dengan kegiatan life skil seperti membuat salad, membuat puding buah dan apukat kocok, di mana siswa diajarkan untuk menyiapkan takjil yang kemudian dibagikan kepada warga sekolah SD plus Al Kautsar. Sedangkan pada hari terakhir, kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan refleksi kegiatan Kegiatan Pondok Ramadhan ini menjadi momentum penting bagi siswa untuk membentuk karakter religius sejak dini. Mereka dilatih untuk disiplin, bertanggung jawab, serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. Selain itu, program ini juga memperkuat sinergi antara sekolah, mahasiswa AM, dan orang tua siswa yang turut mendukung kelancaran kegiatan. Harapannya, nilai-nilai yang ditanamkan dalam kegiatan ini tidak hanya berhenti pada bulan Ramadhan, tetapi dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kepribadian siswa dalam kehidupan sehari hari.
SYAFAATUL KAMILA
Program pesantren ramadhan ini diselenggarkan oleh pihak SD Plus Al kautsar untuk mengajak siswa SD Plus Al Kautsar agar terus mengembangkan nilai islami selama ramadhan. Pelaksanaan kegiatan pesantren ramadhan terlaksana di sekolah unggulan Kota Malang adalah SD Plus Al Kautsar Jl. Simpang L.A. Sucipto, Pandanwangi, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Program kegiatan tersebut dilaksanakan pada 12-15 Maret 2025 pada bulan Ramadhan. Harapan dari kegiatan ini bertujuan untuk mengarahkan siswa meningkatkan nilai positif selama bulan Ramadhan, kegiatan ini mampu mempererat hubungan komunikasi antara guru, mahasiswa dan siswa. Kegiatan ini berbeda dengan kegiatan yang lain karena di dalam kegiatan Pondok romadhon selama bulan Ramadhan ini melaksanakan Buka Bersama, Tadarus dan ibadah lainnya didampingi guru dan Mahasiswa AM. Kegiatan Pondok Ramadhan dilaksanakan 4 hari berturut-turut dengan setiap hari kegiatan. Pada tanggal 12 Maret 2024 kegiatan dilaksanakan dengan pembukaan kegiatan pondok ramadhan oleh ketua Panitia pondok Ramadhan dan acara selanjutnya penyampaian materi dari Kepala sekolah SD Plus Al Kautsar. Mahasiswa Asistensi Mengajar tidak hanya menjaga pondok romadhon melainkan juga menjadi fasilitator dalam kegiatan pesantren ramadhan. Siswa sangat antusias dalam kegiatan program Pondok Ramadhan ini, pada Kegiatan ini memberikan feedback baik kepada siswa dalam kegiatan ubudiyah. Dalam kegiatan ubudiyah maupun sosial. Para siswa tidak hanya diajak untuk memperdalam ibadah seperti shalat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, dan hafalan surat-surat pendek, tetapi juga dilatih untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sekitar serta gotong royong menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Melalui pendekatan ini, siswa diajak untuk memahami bahwa ibadah tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga mencakup sikap dan tindakan positif dalam kehidupan sehari-hari. Selama pelaksanaan kegiatan, para guru dan mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) berperan aktif dalam membimbing dan mendampingi siswa. Mereka tidak hanya hadir sebagai pengawas, tetapi juga sebagai fasilitator dan pembina yang memberikan motivasi, teladan, serta membangun kedekatan emosional dengan siswa. Hal ini menciptakan suasana yang hangat dan menyenangkan, sehingga siswa merasa nyaman dan lebih terbuka dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Kegiatan seperti Life skil, Tadarus, Tarawih, buka bersama, Sahur bersama sampai problem solving sehingga menambah semangat siswa untuk terus belajar dan menggali nilai keislaman maupun nilai sosial. Program Pesantren Ramadhan ini disusun dengan jadwal yang terstruktur dan kegiatan yang bervariasi setiap harinya. Misalnya, pada hari kedua siswa diajak mengikuti pelatihan wudhu dan tata cara shalat yang benar, serta mendengarkan ceramah agama dari narasumber internal seperti guru agama SD Plus Al Kautsar. Hari ketiga diisi dengan kegiatan life skil seperti membuat salad, membuat puding buah dan apukat kocok, di mana siswa diajarkan untuk menyiapkan takjil yang kemudian dibagikan kepada warga sekolah SD plus Al Kautsar. Sedangkan pada hari terakhir, kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan refleksi kegiatan Kegiatan Pondok Ramadhan ini menjadi momentum penting bagi siswa untuk membentuk karakter religius sejak dini. Mereka dilatih untuk disiplin, bertanggung jawab, serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. Selain itu, program ini juga memperkuat sinergi antara sekolah, mahasiswa AM, dan orang tua siswa yang turut mendukung kelancaran kegiatan. Harapannya, nilai-nilai yang ditanamkan dalam kegiatan ini tidak hanya berhenti pada bulan Ramadhan, tetapi dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kepribadian siswa dalam kehidupan sehari hari.
PUTRI DIYAH FITRIYANI
Pengembangan Life Skill Market Day untuk Meningkatkan Pengalaman dalam Berwirausaha di SD Plus Al-Kautsar Malang. Suasana berbeda tampak di halaman SD Plus Al-Kautsar pada Jumat 26 April 2025 pukul 07.30. Peserta didik antusias mengikuti kegiatan Market Day, sebuah agenda yang diselenggrakan oleh Mahasiswa AM Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang yang mengajak peserta didik untuk belajar berwirausaha secara langsung. Mengusung tema "Life Skill Market Day", para peserta didik kelas 4 dan 5 membuka stan dan menjual berbagai produk buatan sendiri, mulai dari makanan dan minuman ringan. Kegiatan ini bertujuan menanamkan jiwa kewirausahaan, tanggung jawab, dan kreativitas kepada peserta didik sejak dini. Hari itu, halaman sekolah penuh warna. Setiap kelas membuka stan yang dihias dengan kreativitas mereka sendiri secara luar biasa. Kelas 4 menjual aneka minuman yang berbahan dasar cincau, sedangkan kelas 5 menjual aneka roti seperti, roti kukus, roti bakar, dan roti sosis. Lebih dari sekadar praktik jual-beli, Market Day memberi pelajaran penting: tentang tanggung jawab, kerja sama tim, kejujuran, hingga kreativitas dalam menghadapi masalah, belajar berwirausaha sejak dini. Sebelum kegiatan Market Day berakhir, salah satu guru yang bertindak sebagai juri memberikan penilaian terhadap produk yang mereka jual dengan mencakup aspek rasa, kreativitas, kebersihan, kekompakan tim. Selanjutnya, akan diberikan penghargaan untuk kategori yang telah mencakup semua aspek penilaian, disertai dengan reward sebagai bentuk apresiasi. Raut bangga dan bahagia terpancar dari wajah para siswa yang berhasil menjual produk mereka hingga habis. Dengan adanya Life Skill Market Day, SD Plus Al-Kautsar membuktikan bahwa pendidikan karakter dan keterampilan hidup bisa diajarkan secara menyenangkan dan bermakna. Diharapkan kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam menyiapkan generasi muda yang mandiri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
ISMYA ULFA CAROLINE
Suasana berbeda tampak di halaman SD Plus Al-Kautsar pada Jumat 26 April 2025 pukul 07.30. Peserta didik antusias mengikuti kegiatan Market Day, sebuah agenda yang diselenggarakan oleh Mahasiswa AM Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang yang mengajak peserta didik untuk belajar berwirausaha secara langsung. Mengusung tema "Life Skill Market Day", para peserta didik kelas 4 dan 5 membuka stan dan menjual berbagai produk buatan sendiri, mulai dari makanan dan minuman ringan. Kegiatan ini bertujuan menanamkan jiwa kewirausahaan, tanggung jawab, dan kreativitas kepada peserta didik sejak dini. Hari itu, halaman sekolah penuh warna. Setiap kelas membuka stan yang dihias dengan kreativitas mereka sendiri secara luar biasa. Kelas 4 menjual aneka minuman yang berbahan dasar cincau, sedangkan kelas 5 menjual aneka roti seperti, roti kukus, roti bakar, dan roti sosis. Lebih dari sekadar praktik jual-beli, Market Day memberi pelajaran penting: tentang tanggung jawab, kerja sama tim, kejujuran, hingga kreativitas dalam menghadapi masalah, belajar berwirausaha sejak dini. Sebelum kegiatan Market Day berakhir, salah satu guru yang bertindak sebagai juri memberikan penilaian terhadap produk yang mereka jual dengan mencakup aspek rasa, kreativitas, kebersihan, kekompakan tim. Selanjutnya, akan diberikan penghargaan untuk kategori yang telah mencakup semua aspek penilaian, disertai dengan reward sebagai bentuk apresiasi. Raut bangga dan bahagia terpancar dari wajah para siswa yang berhasil menjual produk mereka hingga habis. Dengan adanya Life Skill Market Day, SD Plus Al-Kautsar membuktikan bahwa pendidikan karakter dan keterampilan hidup bisa diajarkan secara menyenangkan dan bermakna. Diharapkan kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam menyiapkan generasi muda yang mandiri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.