Thumbnail
1 year ago
Komposter Ramadan Berbagi Bersama KKM Mahagantara: Dari Kultum Hingga Bantuan untuk Anak Panti

RIFA FARAHATUZ ZAKIA

Dalam rangka menjalankan salah satu program kerja Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), kelompok KKM Mahagantara dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan kegiatan bakti sosial di sebuah panti asuhan pada bulan suci Ramadan. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari penuh, namun penuh makna dan kebersamaan. Kegiatan dimulai dengan pembukaan resmi oleh perwakilan mahasiswa KKM Mahagantara, disambung dengan sesi kultum (kuliah tujuh menit) sebagai bentuk penyampaian pesan keislaman yang relevan dengan bulan Ramadan. Kultum ini bertujuan memberikan motivasi dan semangat spiritual bagi para anak panti maupun peserta kegiatan.  

Thumbnail
1 year ago
Menjaga Jiwa dan Raga Melalui Jalan Sehat dan Inovasi Pangan: Puncak Kegiatan P5RA Meriah dan Bermakna

FATIA NURINDA

Dalam rangka implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil 'Alamin (P5RA) dengan tema "Bangunlah Jiwa dan Raganya", MTsN 01 Kota Kediri menyelenggarakan serangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif yang menggabungkan nilai-nilai kesehatan jasmani, kepedulian lingkungan, dan kreativitas siswa dalam menciptakan gaya hidup sehat.Rangkaian kegiatan dimulai pada 8 Maret 2025 dengan jalan sehat bersama yang melibatkan seluruh warga madrasah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan. Jalan sehat ini mengambil rute di sekitar lingkungan madrasah dan menjadi momen yang menyenangkan serta menyehatkan bagi semua peserta. Setelah kegiatan jalan sehat, para siswa melanjutkan dengan observasi lingkungan sekitar. Mereka diajak mengamati kondisi kebersihan, tanaman hijau, serta berbagai potensi dan permasalahan lingkungan di sekitar madrasah. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa peduli dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan hidup.   Puncak acara dilaksanakan pada 9 Maret 2025 dengan Gelar Karya Inovasi Makanan Sehat. Dalam kegiatan ini, para siswa menampilkan beragam kreasi makanan sehat berbahan lokal yang diproses secara sederhana, higienis, dan menarik. Setiap stan karya siswa dihiasi dengan kreativitas, informasi kandungan gizi, serta edukasi pentingnya konsumsi makanan sehat dalam kehidupan sehari-hari.   Kepala MTsN 01 Kota Kediri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan kekompakan seluruh elemen madrasah. "Kegiatan ini bukan hanya ajang unjuk kreativitas, tapi juga proses pembelajaran nyata tentang hidup sehat, kerja sama, dan kepedulian sosial sesuai dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil 'Alamin," tuturnya.   Rangkaian kegiatan ini menjadi momen penting dalam membentuk karakter siswa yang sehat, peduli, dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan jalan sehat, observasi lingkungan, dan gelar karya makanan sehat, MTsN 01 Kota Kediri berhasil membumikan nilai-nilai P5RA dalam kehidupan nyata secara menyenangkan dan bermakna.

Thumbnail
1 year ago
PEMBUKAAN DAN SERAH TERIMA KKM (KULIAH KERJA MAHASISWA) UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG DI DESA MASANGAN

VERISA CAMELIA CAHYANI

Pendidikan tinggi tidak hanya bertujuan mencetak lulusan yang unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk memiliki kepedulian sosial dan kemampuan dalam menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat. Salah satu bentuk implementasi dari konsep tersebut adalah melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menghubungkan dunia akademik dengan kehidupan nyata di masyarakat. Mahasiswa yang selama ini lebih banyak menerima teori di ruang kelas, diberi kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari ke dalam bentuk nyata berupa pengabdian kepada masyarakat. Melalui KKM, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, menyelesaikan permasalahan yang ada, serta mendorong pembangunan berbasis potensi lokal.  Pagi hari di tanggal 28 Februari 2025, segenap perangkat dan ketua RW,ketua RT Desa Masangan  menghadiri acara pembukaan kegiatan KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa) yang berasal dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Acara ini dilaksanakan di Balai Desa Masangan. Praktek KKM kali ini dilaksanakan oleh 8 mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang datang dari beragam program studi. Di antaranya berasal dari jurusan PBA(Pendidikan Bahasa Arab), TBI(Tadris Bahasa Arab),PIPS(Pendidikan IPS) serta PAI (Pendidikan Agama Islam). Dengan mengusung tema “Stunting, Parenting,Moderasi Beragama, Kewirausahaan” dan kelompok KKM kami memilih 3 tema diantaranya Stunting,Parenting, Moderasi Beragama. Dengan alasan tersebut, tentunya diharapkan agar semua pelajaran yang diterima di bangku perkuliahan baik materi ataupun non-materi dapat diaplikasikan secara proporsional sesuai dengan keahliannya pada masing-masing bidang. Sambutan yang hangat dari pihak desa Masangan menjadikan acara pembukaan berlangsung secara baik dan khidmat. Rangkaian acara dimulai dengan dibuka oleh MC dan dilanjut kepada pembacaan kalam Ilahi, sambutan-sambutan, penyanyian lagu Indonesia Raya, pembukaan KKM secara simbolik, hingga ditutup dengan do'a. Acara pembukaan KKM ini diharap dapat menjadi awal yang baik untuk menyampaikan tujuan kepada masyarakat sekitar. Para mahasiswa menyatakan tujuan serta program kerja yang disusun pada kegiatan KKM kali ini. Program kerja yang disusun ini cukup beragam, mulai dari ikut serta membantu mengajar di Sekolah, menyelenggarakan beragam penyuluhan terkait kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya. Semua rencana kegiatan yang disusun tersebut ditujukan untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat. Tentunya, kegiatan pengabdian ini memberikan timbal balik kepada para mahasiswa dengan mendapatnya pelajaran berharga tentang kehidupan bermasyarakat yang baik. Dengan sambutan yang hangat dari masyarakat desa Masangan, para mahasiswa tersebut mengungkapkan ucapan terimakasih, juga karena telah mempersilahkan mahasiswa melakukan praktek pengabdiannya di desa Masangan.  

Thumbnail
1 year ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Adakan Sosialisasi Parenting di Era Digital Bersama PKK RT 03 Desa Turen

DIAH KUSUMA NINGRUM

Turen, Malang – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan tema "Menjadi Orang Tua yang Dekat dan Dikenang Anak", yang dihadiri oleh ibu-ibu PKK RT 03 Desa Turen mulai dari orang tua sampai calon orang tua, pada hari Rabu, 16 April 2025. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari kelompok KKM sebagai bentuk pengabdian masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan keluarga dan penguatan peran orang tua dalam mendidik anak di era digital saat ini. Sosialisasi ini berlangsung di balai pertemuan RT 03 / RW 03, dusun Gunung Ceneng dengan mendatangkan Farhan Mahally sebagai pemateri, yang menyampaikan pentingnya membangun hubungan emosional yang kuat antara orang tua dan anak dalam membentuk karakter anak di masa depan. Rizal Zibran, selaku ketua kelompok, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap tantangan pola asuh di era digital. “Kami ingin membantu para orang tua, khususnya para ibu, untuk lebih memahami pentingnya menjadi figur yang hadir secara emosional dan dikenang secara positif oleh anak-anak mereka,” ujar Rizal. Pemaparan materi dalam sosialisasi ini seperti, 1)bagaimana parenting berdasarkan usia anak dimana setiap usia membutuhkan pemahaman khusus. Anak di bawah usia 6 tahun masih memerlukan orang tua sebagai guru utambdi rumah, anak usia 6-12 tahun masih membutuhkan rasa amn dan perlindungan,  dan anak remaja sangat membutuhkan orang tua sebagai guru dan juga teman dekat bagi mereka. 2) pentingnya peran ganda pada orang tua, dimana hal ini sangat penting karena setiap anak di setiap generasi memiliki karakter yang berbeda, sehingga sebagai orang tua harus menjadi dekat dan hangat. Namun, di sisi lain orang tua juga harus menjadi tegas agar anak dapat menghormati mereka. 3) pemahaman terhadap tipe pola asuh kepada anak sangat berdampak pada karakter anak di masa depan, seperti pola asuh otoritatif dimana orang tua banyak menekan anak dan sedikit mendengarkan, sehingga anak bisa tumbuh dengan penuh tekanan. Adapun pola asuh permisif dimana orang tua terlalu membebaskn anak, sehingga anak akan tumbuh tanpa arah. Selain itu, pola asuh demokratis dimana orang tua mengkombinasikan antara ketegasan dan kehangatan, sehingga anak akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri.  Ibu Nita, selaku Ketua RT sekaligus perwakilan ibu-ibu PKK, juga memberikan apresiasi atas inisiatif para mahasiswa KKM. “Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan. Kami para ibu merasa terbantu untuk lebih memahami bagaimana bersikap sebagai orang tua di masa kini,” tuturnya. Ibu-ibu PKK yang hadir juga tampak antusias selama kegiatan berlangsung. Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga memberikan kesempatan untuk tanya jawab dan menceritakan pengalaman ataupun tantangan mereka dalam mengasuh anak hingga menjadi ruang diskusi yang menyenangkan dan bermanfaat bagi para mahasiswa juga. Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan sertifikat kenang-kenangan dari para mahasiswa KKM untuk penyelenggaraan sosilisasi parenting ini.  Dengan adanya kegiatan ini, para mahasiswa KKM mengharapkan para orang tua di RT 03 Desa Turen mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh demi menciptakan keluarga yang hangat, dekat, dan menjadi tempat tumbuh kembang yang sehat bagi anak-anak.

Thumbnail
1 year ago
Tingkatkan Pola Asuh Anak Berkebutuhan Khusus, Mahasiswa UIN Malang Adakan Seminar Parenting Emosional

NURUL FADHILAH RAMADHANI

HUMAS UIN MALANG — Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang yang tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, mengadakan kegiatan edukatif berupa seminar parenting bertajuk "Strategi Parenting Emosional untuk Membangun Mental Anak." Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, (7/4), di Lembaga Pendidikan Mambaul Ulum, yang menaungi anak-anak berkebutuhan khusus di wilayah tersebut. Seminar bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada orang tua dan pendidik mengenai pentingnya pengelolaan emosi dalam pola asuh anak, serta strategi efektif dalam membangun ketahanan mental anak-anak, khususnya bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Acara dibuka dengan sambutan hangat dari perwakilan Lembaga Mambaul Ulum, yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa UIN Malang dalam mendukung pengembangan pendidikan anak-anak di desa tersebut. Seminar kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh mahasiswa KKM yang telah mendapatkan pembekalan akademik dari kampus. Dalam penyampaian materi, peserta diajak untuk memahami konsep dasar kebutuhan emosional anak, peran orang tua dalam pembentukan karakter, serta tantangan yang kerap dihadapi dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus. Selain itu, diperkenalkan pula berbagai teknik sederhana yang dapat diterapkan di rumah, seperti teknik validasi emosi, pembangunan rutinitas positif, dan komunikasi empatik. Antusiasme peserta terlihat tinggi, dengan banyaknya pertanyaan dan berbagi pengalaman pribadi yang muncul sepanjang sesi seminar. Sedikit peserta yang menyampaikan rasa terima kasih atas materi yang dinilai sangat membantu, serta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang. Koordinator KKM Desa Sukodadi dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa UIN Malang kepada masyarakat. “Kami berharap, melalui seminar ini, para orang tua dapat lebih percaya diri dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak mereka, memahami pentingnya membangun ketahanan mental sejak dini, serta memperkuat hubungan emosional dalam keluarga,” ujar salah satu mahasiswa. Ustadz Suri, perwakilan dari Lembaga Mambaul Ulum, juga menambahkan: “Penting bagi kita memahami pola asuh berdasarkan kecerdasan emosional menurut ajaran Islam. Pola asuh yang baik tidak hanya membentuk karakter anak, tetapi juga dapat berperan dalam mencegah stunting.” Selain sesi seminar, acara juga dilengkapi dengan diskusi kelompok, simulasi praktik komunikasi efektif antara orang tua dan anak, serta booklet Pembagian sederhana berisi panduan parenting emosional yang dapat digunakan sebagai referensi lanjutan di rumah. Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak Lembaga Mambaul Ulum dan masyarakat Desa Sukodadi. Seminar “Strategi Parenting Emosional untuk Membangun Mental Anak” menjadi bukti sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam upaya membangun generasi muda yang kuat, tangguh, dan berkarakter.