Thumbnail
1 week ago
AM KKM Vidyasena Perkuat Bimbingan Belajar, Dorong Peningkatan Motivasi Belajar Anak

ZARI`ATUL INAYAH AL FATHIMY

Desa Pandanajeng, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang — Upaya peningkatan kualitas pendidikan terus dilakukan oleh mahasiswa AM KKM Vidyasena melalui program Bimbingan Belajar (Bimbel) yang berfokus pada anak-anak usia sekolah di Desa Pandanajeng. Program ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin hingga Jumat pada malam hari setelah waktu Magrib sebagai bentuk pendampingan belajar di luar jam sekolah. Program ini berangkat dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan masih adanya berbagai kendala dalam proses belajar anak-anak di desa tersebut. Beberapa permasalahan yang ditemukan antara lain rendahnya motivasi belajar, kesulitan dalam mengerjakan tugas sekolah (PR), serta kurangnya pendampingan belajar dari orang tua di rumah. Selain itu, tidak sedikit anak yang merasa kesulitan memahami materi pelajaran ketika harus belajar secara mandiri.Keterbatasan fasilitas belajar serta minimnya dukungan lingkungan juga menjadi faktor yang memengaruhi kondisi tersebut. Anak-anak cenderung kurang percaya diri terhadap kemampuan akademiknya, bahkan sebagian dari mereka belum memiliki arah dan tujuan belajar yang jelas. Hal ini tentu menjadi perhatian bersama, mengingat pendidikan merupakan fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan.Melihat kondisi tersebut, mahasiswa AM KKM Vidyasena berinisiatif menghadirkan program Bimbingan Belajar sebagai salah satu solusi konkret.  Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk membantu anak-anak dalam memahami materi pelajaran dari sekolah, tetapi juga mendampingi mereka dalam menyelesaikan tugas serta memberikan motivasi agar lebih semangat dalam belajar.Pelaksanaan bimbingan belajar dilakukan dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan. Mahasiswa tidak hanya memberikan penjelasan materi, tetapi juga mengajak anak-anak belajar melalui metode yang variatif, seperti diskusi ringan, tanya jawab, hingga permainan edukatif. Suasana belajar yang santai namun tetap terarah diharapkan mampu membuat anak-anak lebih mudah memahami materi dan tidak merasa terbebani.Selain itu, program ini juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk bertanya secara langsung mengenai materi yang belum dipahami di sekolah.  Dengan adanya pendampingan intensif, anak-anak terlihat lebih aktif, berani, dan percaya diri dalam menyampaikan kesulitan belajar yang mereka hadapi. Antusiasme anak-anak dalam mengikuti kegiatan ini pun cukup tinggi. Setiap malam pelaksanaan, bimbel diikuti oleh sejumlah anak dengan semangat belajar yang terus meningkat. Tidak hanya itu, dukungan dari orang tua juga turut memperkuat keberlangsungan program ini. Banyak orang tua yang merasa terbantu karena anak-anak mereka mendapatkan pendampingan belajar tambahan di luar sekolah.Melalui program Bimbingan Belajar ini, mahasiswa AM KKM Vidyasena berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan motivasi dan kualitas belajar anak-anak di Desa Pandanajeng. Ke depan, kegiatan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil belajar, tetapi juga mampu membentuk karakter anak yang lebih disiplin, percaya diri, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, anak-anak, dan masyarakat, program ini menjadi langkah kecil namun bermakna dalam mendukung kemajuan pendidikan di tingkat desa.

Thumbnail
1 week ago
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN MASA DEPAN: INTEGRASI DEEP LEARNING DAN KBC DALAM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERMAKNA

CAREL DEVACA ZUHRI

Kota Malang, M1NEWS — Mahasiswa asistensi mengajar dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar seminar pendidikan bertema Transformasi Pembelajaran Masa Depan: Integrasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta pada Senin (28/4/2026) di MIN 1 Kota Malang. Kegiatan ini diikuti oleh para guru sebagai peserta utama. Sebanyak 11 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Pendidikan Guru (PG) tengah menjalankan program asistensi mengajar di MIN 1 Kota Malang sejak Januari 2026. Memasuki masa akhir pengabdian yang tinggal kurang dari 20 hari, para mahasiswa terus menguatkan kontribusinya melalui kegiatan akademik yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah. Seminar ini menghadirkan Like Raskova Octaberlina, yang sebelumnya juga pernah memberikan materi di MIN 1 Kota Malang. Dikenal sebagai pakar pengembangan guru, ia konsisten menyuarakan pentingnya pembelajaran kontekstual, reflektif, dan penuh makna. Dalam paparannya, Prof. Like menegaskan bahwa integrasi deep learning dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) menjadi pendekatan strategis dalam membangun pengalaman belajar yang lebih bermakna. “Menjadi guru adalah panggilan Allah, dan tidak semua orang terpanggil,” ungkapnya, menegaskan makna profesi guru sebagai jalan pengabdian yang dilandasi ketulusan dan nilai spiritual. Kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai diskusi dan refleksi praktik pembelajaran. Para guru diajak untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang mendalam, sekaligus membangun relasi yang hangat dan humanis dengan siswa melalui pendekatan berbasis cinta. Seminar ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa asistensi mengajar UIN Maliki dalam mendukung pengembangan profesional guru di MIN 1 Kota Malang. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan madrasah dalam menjawab tantangan pendidikan masa depan yang semakin dinamis.

Thumbnail
1 week ago
Mengaji Bersama: Menumbuhkan Semangat Belajar Alquran dan Tajwid Dasar Dalam Kegiatan KKM Program Kerja Mahasiswa Uin Malang

FARA AMRITA MARDHOTILLAH

Program kerja “Mengaji Bersama” merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam bidang keagamaan. Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus memberikan pemahaman mengenai tajwid tingkat dasar kepada anak-anak di lingkungan sekitar posko KKM. Kegiatan ini hadir sebagai upaya untuk menanamkan semangat belajar agama sejak dini serta mengajak anak-anak memanfaatkan waktu luang mereka dengan kegiatan yang bermanfaat dan bernilai positif. Kegiatan mengaji bersama dilaksanakan pada siang hari setelah anak-anak pulang sekolah. Waktu tersebut dipilih agar peserta dapat mengikuti kegiatan dengan lebih santai setelah menyelesaikan aktivitas belajar di sekolah. Tempat pelaksanaan kegiatan berada di posko KKM yang kebetulan juga digunakan sebagai tempat les bagi anak-anak di sekitar lingkungan tersebut. Karena posko dijadikan tempat les, seluruh peserta yang mengikuti program kerja mengaji bersama ini merupakan anak-anak yang juga belajar di tempat les tersebut. Hal ini membuat suasana kegiatan menjadi lebih akrab dan menyenangkan karena mahasiswa KKM dan anak-anak sudah terbiasa berinteraksi dalam kegiatan belajar sehari-hari. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM mendampingi anak-anak untuk belajar membaca Al-Qur’an secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing. Kegiatan dimulai dengan membaca doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an secara bergiliran. Selain belajar membaca Al-Qur’an, mahasiswa juga memberikan materi tajwid tingkat dasar seperti pengenalan makharijul huruf, hukum bacaan sederhana, panjang pendek bacaan, serta cara pelafalan huruf hijaiyah yang benar. Penyampaian materi dilakukan dengan metode yang sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak. Mahasiswa juga memberikan contoh bacaan secara langsung sehingga peserta dapat menirukan dan memperbaiki bacaannya dengan baik. Suasana kegiatan dibuat senyaman mungkin agar anak-anak merasa senang dan tidak bosan saat belajar mengaji. Di sela-sela pembelajaran, mahasiswa KKM juga memberikan motivasi serta mengajak anak-anak untuk lebih rajin membaca Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat sangat baik karena mereka aktif mengikuti kegiatan dan bersemangat ketika diminta membaca maupun menjawab pertanyaan sederhana seputar tajwid dasar. Kehadiran mahasiswa UIN Malang di tengah kegiatan belajar mereka juga memberikan pengalaman baru yang menyenangkan bagi anak-anak karena proses belajar dilakukan dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Program kerja “Mengaji Bersama” memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak maupun mahasiswa KKM sendiri. Bagi peserta, kegiatan ini membantu mereka meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dan memahami dasar-dasar tajwid dengan lebih baik. Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya membiasakan diri untuk membaca Al-Qur’an sejak usia dini. Sementara bagi mahasiswa KKM UIN Malang, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, melatih kesabaran dalam mengajar, serta mempererat hubungan dengan anak-anak dan lingkungan sekitar posko. Melalui program kerja ini, mahasiswa KKM berharap kegiatan mengaji bersama dapat memberikan dampak positif dan menumbuhkan semangat belajar agama pada anak-anak. Meskipun sederhana, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa UIN Malang dalam membantu masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan keagamaan. Dengan adanya kegiatan mengaji bersama, diharapkan anak-anak semakin termotivasi untuk belajar Al-Qur’an dan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Thumbnail
1 week ago
“Gentlemind Qur’ani: Bersama Menebar Kebaikan melalui Mengaji”

SALSABILA AZZAHRA MAWARDI

“Gentlemind Qur'ani: Bersama Menebar Kebaikan melalui Mengaji” merupakan salah satu program kerja keagamaan yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKM Gentlemind UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan dan pelatihan karakter Islami pada anak-anak. Kegiatan ini dilaksanakan di Posko KKM Gentlemind dan diikuti oleh siswa-siswi MIN 1 Jombang dari berbagai jenjang kelas, mulai dari kelas bawah hingga kelas atas. Program kerja ini hadir sebagai upaya untuk meningkatkan semangat belajar Al-Qur'an pada anak-anak sejak usia dini sekaligus menanamkan nilai-nilai religius, kedisiplinan, dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah perkembangan zaman dan berbagai pengaruh lingkungan, kegiatan mengaji menjadi salah satu sarana penting untuk membentuk generasi yang berakhlak baik, mencintai Al-Qur'an, serta memiliki karakter Islami yang kuat. Oleh karena itu, mahasiswa KKM Gentlemind berinisiatif menghadirkan kegiatan belajar mengaji yang tidak hanya fokus pada kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga membangun suasana belajar yang menyenangkan, hangat, dan penuh kebersamaan. Kegiatan mengaji ini dipandu langsung oleh mahasiswa UIN Malang yang berperan sebagai pendamping dan pengajar. Siswa membimbing siswa-siswi dengan penuh kesabaran dan menggunakan pendekatan yang mudah dipahami oleh anak-anak sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan mereka. Sebelum kegiatan dimulai, siswa-siswi terlebih dahulu berkumpul di Posko KKM Gentlemind untuk melakukan doa bersama agar kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Pembagian kelompok belajar berdasarkan tingkatan kelas dan kemampuan membaca Al-Qur'an masing-masing siswa. Bagi siswa kelas bawah yang masih dalam tahap awal belajar mengaji, kegiatan terfokus pada pengenalan huruf hijaiyah, pelafalan makharijul huruf, latihan membaca Iqra', serta membaca surat-surat pendek sederhana. Siswa membimbing anak-anak secara perlahan agar mereka lebih mudah memahami bacaan dan tidak merasa kesulitan selama belajar. Selain itu, siswa juga memberikan contoh bacaan yang benar dan mengajak siswa untuk membaca secara bergantian agar kemampuan membaca mereka semakin meningkat. Sementara itu, untuk siswa kelas atas, kegiatan lebih terfokus pada kelancaran membaca Al-Qur'an, perbaikan tajwid, pembelajaran hukum bacaan sederhana, serta menghafal surat-surat dalam Juz 30. Siswa tidak hanya membantu siswa dalam menghafal surat pendek, tetapi juga memberikan penjelasan singkat mengenai arti dan pesan moral yang terkandung dalam ayat-ayat yang dipelajari. Dengan demikian, siswa tidak hanya mampu membaca dan menghafal, tetapi juga memahami makna sederhana dari bacaan Al-Qur'an yang mereka pelajari. Dalam proses pembelajaran, siswa KKM juga menyisipkan berbagai metode pembelajaran yang menarik agar siswa-siswi tidak merasa bosan, seperti membaca bersama, sambung ayat, murojaah hafalan, kuis Islami, dan permainan edukatif ringan. Suasana belajar dibuat santai namun tetap tertib sehingga anak-anak merasa nyaman dan antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Tidak jarang siswa-siswi terlihat aktif bertanya, berlomba menghafal surat pendek, dan saling membantu teman lainnya dalam belajar membaca Al-Qur'an. Selain fokus pada kemampuan mengaji, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai-nilai akhlak dan karakter positif kepada siswa-siswi MIN 1 Jombang. Mahasiswa KKM memberikan motivasi dan nasihat sederhana mengenai pentingnya menghormati orang tua dan guru, menjaga sopan santun, disiplin dalam belajar, rajin beribadah, serta saling tolong-menolong antar teman. Melalui pendekatan yang hangat dan penuh perhatian, siswa berusaha menciptakan hubungan yang dekat dengan siswa-siswa sehingga kegiatan belajar terasa lebih menyenangkan dan bermakna. Program kerja “Gentlemind Qur'ani” mendapatkan respon yang sangat baik dari siswa-siswi maupun sekitar masyarakat. Anak-anak terlihat bersemangat mengikuti kegiatan mengaji setiap harinya, bahkan banyak dari mereka yang mulai menunjukkan peningkatan dalam kemampuan membaca dan menghafal surat-surat pendek. Orang tua siswa juga memberikan dukungan positif karena kegiatan ini membantu anak-anak memanfaatkan waktu luang untuk aktivitas yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi MIN 1 Jombang dapat semakin mencintai Al-Qur'an, meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal surat-surat pendek, serta menerapkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari. Selain memberikan manfaat bagi anak-anak, program ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKM Gentlemind dalam mengembangkan kemampuan mengajar, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta mengamalkan ilmu yang dimiliki secara langsung di lingkungan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai Qur'ani, kegiatan ini diharapkan mampu menebarkan kebaikan dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Thumbnail
1 week ago
AM KKM Vidyasena Perkuat Bimbingan Belajar, Dorong Peningkatan Motivasi Belajar Anak

NAJWA ISWATIN KHOIRIYAH

Desa Pandanajeng, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang — Upaya peningkatan kualitas pendidikan terus dilakukan oleh mahasiswa AM KKM Vidyasena melalui program Bimbingan Belajar (Bimbel) yang berfokus pada anak-anak usia sekolah di Desa Pandanajeng. Program ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin hingga Jumat pada malam hari setelah waktu Magrib sebagai bentuk pendampingan belajar di luar jam sekolah. Program ini berangkat dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan masih adanya berbagai kendala dalam proses belajar anak-anak di desa tersebut. Beberapa permasalahan yang ditemukan antara lain rendahnya motivasi belajar, kesulitan dalam mengerjakan tugas sekolah (PR), serta kurangnya pendampingan belajar dari orang tua di rumah. Selain itu, tidak sedikit anak yang merasa kesulitan memahami materi pelajaran ketika harus belajar secara mandiri.Keterbatasan fasilitas belajar serta minimnya dukungan lingkungan juga menjadi faktor yang memengaruhi kondisi tersebut. Anak-anak cenderung kurang percaya diri terhadap kemampuan akademiknya, bahkan sebagian dari mereka belum memiliki arah dan tujuan belajar yang jelas. Hal ini tentu menjadi perhatian bersama, mengingat pendidikan merupakan fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan.Melihat kondisi tersebut, mahasiswa AM KKM Vidyasena berinisiatif menghadirkan program Bimbingan Belajar sebagai salah satu solusi konkret.  Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk membantu anak-anak dalam memahami materi pelajaran dari sekolah, tetapi juga mendampingi mereka dalam menyelesaikan tugas serta memberikan motivasi agar lebih semangat dalam belajar.Pelaksanaan bimbingan belajar dilakukan dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan. Mahasiswa tidak hanya memberikan penjelasan materi, tetapi juga mengajak anak-anak belajar melalui metode yang variatif, seperti diskusi ringan, tanya jawab, hingga permainan edukatif. Suasana belajar yang santai namun tetap terarah diharapkan mampu membuat anak-anak lebih mudah memahami materi dan tidak merasa terbebani.Selain itu, program ini juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk bertanya secara langsung mengenai materi yang belum dipahami di sekolah.  Dengan adanya pendampingan intensif, anak-anak terlihat lebih aktif, berani, dan percaya diri dalam menyampaikan kesulitan belajar yang mereka hadapi.Antusiasme anak-anak dalam mengikuti kegiatan ini pun cukup tinggi. Setiap malam pelaksanaan, bimbel diikuti oleh sejumlah anak dengan semangat belajar yang terus meningkat. Tidak hanya itu, dukungan dari orang tua juga turut memperkuat keberlangsungan program ini. Banyak orang tua yang merasa terbantu karena anak-anak mereka mendapatkan pendampingan belajar tambahan di luar sekolah.Melalui program Bimbingan Belajar ini, mahasiswa AM KKM Vidyasena berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan motivasi dan kualitas belajar anak-anak di Desa Pandanajeng. Ke depan, kegiatan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil belajar, tetapi juga mampu membentuk karakter anak yang lebih disiplin, percaya diri, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, anak-anak, dan masyarakat, program ini menjadi langkah kecil namun bermakna dalam mendukung kemajuan pendidikan di tingkat desa.

Thumbnail
1 week ago
Tingkatkan Kemampuan dan Wujudkan Ide Kreatif Menjadi Nyata: Pelatihan Canva Jadi Langkah Nyata Generasi Digital

NAYLA IZZATUL KAMILA AL BUGISY

MALANG - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kemampuan beradaptasi dengan dunia digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan. Menjawab tantangan tersebut, AM+KKM Nayakarta Kelompok 75 dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menyelenggarakan pelatihan Canva dengan tema “Tingkatkan Kemampuan dan Wujudkan Ide Kreatif Menjadi Nyata” sebagai upaya meningkatkan kreativitas dan literasi digital peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan pada 12 Februari 2026 di Madrasah Aliyah Al-Khoiriyah Gondanglegi. Pelatihan ini menjadi ruang belajar yang inspiratif bagi peserta untuk mengembangkan ide-ide kreatif ke dalam bentuk visual yang menarik dan komunikatif. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya diperkenalkan pada fitur dasar Canva, tetapi juga diajak untuk mempraktikkan langsung pembuatan desain seperti poster, presentasi, hingga konten media sosial. Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB dan diikuti oleh 67 peserta yang terdiri dari anggota OSIS MA Al-Khoiriyah serta perwakilan OSIS dari sekolah rekanan. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Kepala Madrasah, doa, dan dilanjutkan dengan penyampaian materi pelatihan Canva. Pelatihan ini hadir sebagai solusi bagi siswa, khususnya pengurus OSIS, agar tidak hanya menyalurkan kreativitas melalui media konvensional seperti poster dan mading, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas melalui media digital. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Peserta tampak aktif bertanya, berdiskusi, serta mencoba berbagai fitur desain yang tersedia. Dengan bimbingan pemateri, ide-ide sederhana yang sebelumnya hanya ada dalam pikiran perlahan berubah menjadi karya visual yang menarik dan bernilai. Lebih dari sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri peserta dalam mengekspresikan kreativitas. Banyak peserta yang awalnya merasa ragu dalam membuat desain, kini mampu menghasilkan karya yang membanggakan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi peserta untuk terus mengembangkan kemampuan digital mereka. Di era modern, kreativitas dan kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi kunci penting dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga mampu menciptakan inovasi melalui ide-ide kreatif yang diwujudkan secara nyata.