VIOLINDA SYAHGARIA FIRDAUS
"Masyarakat Desa Pajaran dengan dibantu oleh Mahasiswa KKM 81 Arthadaya Bersama - sama Membersihkan Selokan Disekitar Wilayah Yang Terdampak Banjir" 6 Februari 2025 09:10 Diperbarui: 6 Februari 2025 09:10 35 0 0 Lihat foto Foto Kerja Bakti Warga Pajaran,Kec. Poncokusumo, Kab. Malang, Desember 2024 Pembersihan selokan ini dilakukan karena hujan deras yang mengguyur Desa Pajaran selama beberapa hari berturut-turut yang mengakibatkan selokan tersumbat oleh sampah dan lumpur sehingga aliran air tidak lancar. Masyarakat Desa Pajaran, Kecamatan Poncokusumo, bersama mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 81, melakukan aksi gotong royong membersihkan selokan di wilayah sekitar yang terdampak banjir akibat luapan air pada Jumat (27/12/24). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya untuk mengatasi permasalahan banjir yang sering terjadi di desa tersebut, terutama setelah hujan deras yang berlangsung selama beberapa hari berturut-turut. Banjir yang melanda Desa Pajaran disebabkan oleh sistem drainase yang tersumbat oleh sampah, lumpur, dan endapan lainnya, sehingga aliran udara tidak berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, mahasiswa KKM bersama warga desa berinisiatif melakukan pembersihan selokan guna mencegah banjir susulan serta meningkatkan kebersihan lingkungan. Kegiatan ini dimulai pada pagi hari dengan membagi peserta ke beberapa titik selokan yang mengalami penyumbatan paling parah. Dengan menggunakan alat seperti cangkul, sekop, dan sapu, para peserta bekerja sama mengangkat lumpur, sampah plastik, dan dedaunan yang menumpuk di saluran udara. Setelah beberapa jam bekerja, hasilnya mulai terlihat dengan aliran air di selokan yang kembali lancar. Sampah yang dikumpulkan kemudian dibuang ke tempat pembuangan akhir yang telah disediakan. Dengan selokan yang bersih, diharapkan desa ini dapat terhindar dari banjir di kemudian hari. Aksi ini menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kerja sama antara masyarakat dan mahasiswa. Mahasiswa KKM UIN Malang berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang serta mendorong kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan. Selain untuk membersihkan saluran udara, kegiatan ini dilakukan oleh kelompok 81 KKM UIN Malang sebagai bentuk pengabdian serta mendekatkan diri kepada masyarakat dengan harapan kelompok KKM akan membawa manfaat kepada warga sekitar melalui aksi nyata yang diberikan. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul ""Masyarakat Desa Pajaran dengan dibantu oleh Mahasiswa KKM 81 Arthadaya Bersama - sama Membersihkan Selokan Disekitar Wilayah Yang Terdampak Banjir"", Klik untuk membaca: https://www.kompasiana.com/tianiswatul9590/67a38ed0c925c46d3e415372/masyarakat-desa-pajaran-dengan-dibantu-oleh-mahasiswa-kkm-81-arthadaya-bersama-sama-membersihkan-selokan-disekitar-wilayah-yang-terdampak-banjir Pencipta: KKM 81 ARTHADAYA Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com
WAHBAH ZUCHAYLY
Pada hari Sabtu, 18 Januari 2025, panitia Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang stunting dan parenting di Desa SumberNgepoh Kabupaten Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama para orang tua yang memiliki anak balita, tentang pentingnya pola asuh yang baik serta penanganan stunting yang tepat guna memastikan tumbuh kembang anak secara optimal. Acara dimulai pukul 08.00 WIB bertempat di balai desa SumberNgepoh. Dalam sambutannya, Kepala Desa SumberNgepoh, Bapak Sutirsak, mengapresiasi kegiatan ini dan menyambut baik kehadiran para mahasiswa KKM UIN Malang. Ia menekankan pentingnya edukasi mengenai stunting dan parenting agar masyarakat dapat memberikan perawatan terbaik bagi anak-anak mereka. “Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi para orang tua muda yang sering kali masih bingung dalam mengasuh anak mereka,” ujar Bapak Sutirsak. Beliau juga menambahkan bahwa, “perilaku seorang anak juga bisa dipengaruhi dari pengasuhan yang dilakukan oleh orang tuanya”. Pemaparan materi pertama mengenai Parenting dilakukan oleh Co Founder Grow Up Official dan Duta Psikologi tahun 2022, Norma Hasanatul Maghfiroh. Ia mengungkapkan bahwa pengasuhan yang baik sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak, tidak hanya dari sisi fisik tetapi juga mental dan emosional. Ia memberikan tips praktis bagi orang tua untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi perkembangan anak, seperti pentingnya interaksi verbal, stimulasi fisik yang tepat, serta pola asuh yang penuh kasih sayang (love language). Selanjutnya, sesi kedua mengenai Stanting dilakukan oleh Duta Genre Kota Malang tahun 2023, Talita Aprilia Nur Azzahra. Dalam presentasinya, beliau menjelaskan faktor-faktor penyebab stunting, mulai dari pola makan yang tidak seimbang, kekurangan gizi mikro, hingga pengaruh dari faktor lingkungan. Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak ibu hamil dan pada masa tumbuh kembang anak, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Antusiasme masyarakat Desa SumberNgepoh sangat terlihat selama sesi tanya jawab. Peserta mengajukan pertanyaan terkait cara-cara untuk mengenali tanda-tanda stunting pada anak dan bagaimana cara memperbaikinya. Narasumber menjelaskan bahwa deteksi dini sangat penting, dan orang tua perlu memantau secara rutin perkembangan anak mereka, baik dari segi tinggi badan, berat badan, maupun perkembangan motorik dan kognitif. Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh peserta sosialisasi stunting dan parenting di Desa SumberNgepoh melakukan foto bersama. Momen ini berlangsung penuh kebersamaan dan semangat, menandakan antusiasme serta rasa syukur atas keberhasilan kegiatan yang telah terlaksana. Dengan latar belakang spanduk acara, peserta, panitia, dan narasumber tersenyum ceria, mengabadikan kenangan berharga dari sosialisasi yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat desa. Acara ditutup pada pukul 12.00 WIB dengan harapan bahwa informasi yang diberikan dapat diterapkan oleh masyarakat untuk mendukung perkembangan anak-anak mereka dan menanggulangi masalah stunting di desa SumberNgepoh. Panitia KKM UIN Malang berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa di masa depan guna mendukung pembangunan kesehatan masyarakat desa. Demikian berita acara sosialisasi stunting dan parenting di Desa Sumberngepoh yang telah dilaksanakan pada Sabtu, 18 Januari 2025. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi langkah awal dalam upaya bersama untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
VIVI ARMANDA PUTRI
Malang, 28 Januari 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dari Kelompok 19 bersama warga Dusun Gading RT 18 RW 03 bergotong royong membangun kamar mandi untuk Musholla Baitul Mubtadiin. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni pada Senin (20/01/2025), Selasa (21/01/2025), dan Kamis (23/01/2025). Pembangunan kamar mandi ini bertujuan meningkatkan kenyamanan jamaah musholla serta memberikan pengalaman kerja sama kepada mahasiswa dalam membangun fasilitas umum. Kegiatan ini melibatkan enam mahasiswa KKM, sekitar 20 warga setempat, serta Ketua RW 03 yang juga ikut serta dalam proses pembangunan. Gotong Royong dalam Pembangunan Pengerjaan kamar mandi dilakukan secara bertahap, mulai dari pengecoran tanah, pengangkatan bata, penyemenan, penyaringan pasir, hingga tahap penyelesaian akhir. Mahasiswa dan warga saling bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan dengan penuh semangat. Ketua RW 03 menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan mahasiswa KKM. "Mahasiswa KKM benar-benar membantu semua rangkaian kerja dengan baik. Mereka memberikan tenaga dan semangat baru bagi kami warga desa," ujarnya. Sebagai bentuk penghargaan, warga juga mengadakan sayembara pemberian ikhlas kepada peserta yang aktif membantu. Ketua Kelompok KKM 19, Ikwal Pangsa Chaniago, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan banyak pelajaran bagi mahasiswa. "Melalui kegiatan ini, kami belajar bagaimana pentingnya kerja sama, sekaligus mengenal lebih dekat masyarakat sekitar," katanya. Antusiasme Warga dan Harapan Mahasiswa Antusiasme warga terhadap kegiatan ini sangat besar. Mereka merasa kehadiran mahasiswa KKM memberikan dampak positif bagi desa. Salah satu warga menyatakan, "Kami sangat senang mahasiswa KKM mau bergabung dan membantu kami membangun musholla. Semoga kerja sama ini bermanfaat untuk masyarakat luas." Di sisi lain, mahasiswa berharap bahwa kegiatan ini dapat menambah wawasan mereka, terutama dalam memahami proses pembangunan dari awal hingga selesai. Sinergi antara mahasiswa dan warga diharapkan terus berlanjut demi kemajuan fasilitas ibadah dan kesejahteraan masyarakat.
RAMADHINTA NOVIANTI
Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pola asuh Islami dalam membentuk karakter anak, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 113 Amurwabhumi UIN Malang di Desa Gunungrejo mengadakan Seminar Parenting berjudul "Membangun Karakter Anak Melalui Pola Asuh Islami". Seminar ini dilakukan dengan tujuan dapat menjadi wadah bagi para orang tua untuk mendapatkan wawasan dan strategi mendidik anak dengan nilai-nilai Islam. Seminar ini diadakan di MI Al Maarif 11 Gunungrejo dengan mengahadirkan sekitar 75 wali murid kelas 5 dan perwakilan wali murid seluruh kelas sebagai audiens. Kegiatan seminar ini juga mengundang pemateri, yaitu Bapak Benny Afwadzi M. Hum yang merupakan dosen UIN Malik Ibrahim Malang, dan di pandu Muhammad Nur Faqih Al Fauzani selaku moderator yang merupakan mahasiswa anggota KKM Desa Gunung Rejo. Bapak Benny menyampaikan materi mengenai pentingnya pola asuh Islami dalam membentuk karakter anak yang berakhlak mulia. Beliau juga menekankan bahwa pola asuh berbasis nilai-nilai Islam dapat membentuk anak yang mandiri, bertanggung jawab, dan berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Januari 2024 yang dimulai pukul 09.00 WIB dan selesai pada pukul 11.30 WIB. Saat acara berlangsung, wali murid sangat antusias dalam mendengarkan materi yang disampaikan. Selain itu, wali murid juga turut aktif berpatisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab, membahas berbagai tantangan dalam mendidik anak di era modern ini. Aspek penting dari materi yang disampaikan adalah orang tua memiliki peran besar dalam mendidik dan membangun anak yang beriman dan berakhlak mulia. Pola asuh Islami menjadi kunci utama dalam membentuk karakter anak sejak dini. Islam juga telah mengatur dengan jelas bahwa orang tua berkewajiban dalam mendidik anak, baik dalam aspek spiritual, moral, maupun pendidikan. Dengan menerapkan prinsip-prinsip yang diajarkan dalam Islam, orang tua dapat membimbing anak agar tumbuh menjadi individu yang berkarakter dan bermoral, serta memiliki bekal untuk menghadapi kehidupan dunia dan akhirat. Melalui seminar ini, diharapkan semoga dapat memberikan wawasan dan manfaat bagi para wali murid dalam mendidik anak-anak mereka sesuai dengan ajaran Islam.
MUCHAMMAD NUR QUTHOB ZAIDIL ABROR
Poncokusumo, 20 Desember 2024 - Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) periode 2024-2025 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi dibuka di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Acara pembukaan yang berlangsung meriah di Kantor Kecamatan Poncokusumo, Jalan Raya Wonorejo No.4, dihadiri oleh seluruh elemen penting, mulai dari mahasiswa KKM, dosen pembimbing lapangan, hingga jajaran pemerintah kecamatan. Selain itu, jajaran kepala desa yang terdapat di Kecamatan Poncokusumo dan koordinator kepala desa yang berada di kecamatan Poncokusumo juga turut hadir di acara pembukaan kegiatan kuliah kerja mahasiswa UIN Malang. Dari sepuluh desa yang di bawah naungan Kecamatan Poncokusumo, hanya tiga kepala desa yang dapat hadir di acara pembukaan KKM di Balai Kecamatan Poncokusumo. Acara dibuka dengan suasana khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Padamu Negeri. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai agama dan nasionalisme. Dalam sambutannya, Koordinator Dosen Pembimbing Lapangan Kecamatan Poncokusumo yang mewakili Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyampaikan harapannya agar mahasiswa KKM dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Poncokusumo. "KKM bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Melalui program ini, diharapkan mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah secara langsung," ujarnya. Senada dengan hal tersebut, Camat Poncokusumo dalam sambutannya menyambut hangat kehadiran mahasiswa KKM. Beliau menyampaikan bahwa Kecamatan Poncokusumo memiliki potensi besar di berbagai bidang, seperti pertanian, pariwisata, dan UMKM. "Kami berharap mahasiswa KKM dapat menggali potensi-potensi tersebut dan menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya. Puncak acara pembukaan ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Camat Poncokusumo. Prosesi ini juga diiringi dengan pemasangan kartu identitas kepada perwakilan mahasiswa KKM sebagai simbol dimulainya kegiatan pengabdian mereka. Doa penutup dipimpin oleh Dr. H. Khoirul Anam, Lc. MA., yang memohon keberkahan dan kelancaran selama pelaksanaan KKM. KKM UIN Malang di Kecamatan Poncokusumo tahun ini mengusung tema "Moderasi Beragama, Pencegahan Stunting, Parenting, dan Mencegah Kemiskinan Ekstrem". Tema ini dipilih berdasarkan hasil kajian terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. "Tema ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat kita saat ini. Mahasiswa diharapkan dapat berperan aktif dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, terutama dalam bidang sosial dan keagamaan," ujar salah seorang mahasiswa KKM. Selama pelaksanaan KKM, mahasiswa akan ditempatkan di berbagai desa di Kecamatan Poncokusumo. Mereka akan melaksanakan berbagai program kegiatan, seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan UMKM. Selain itu, mahasiswa juga akan berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk melakukan kegiatan pengolahan sampah dan pelestarian lingkungan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang bersih dan sehat serta masyarakat yang lebih peduli terhadap kelestarian alam. Kegiatan KKM ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dalam tentang budaya lokal dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan empati dan wawasan sosial yang lebih luas. Selain itu, mahasiswa juga akan belajar untuk mengelola program, berkomunikasi dengan berbagai pihak, dan mengatasi berbagai tantangan yang mungkin muncul selama pelaksanaan program. Pembukaan KKM UIN Malang di Kecamatan Poncokusumo ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk langkah awal dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah dimiliki. Diharapkan, melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas, kreatif, dan peduli terhadap sesama. Momentum ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara akademik dan masyarakat dalam membangun masa depan yang lebih baik. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk teknologi informasi, pengembangan usaha kecil menengah, peningkatan kualitas pendidikan, moderasi beragama, pencegahan stunting serta pengentasan kemiskinan ekstrem. Dengan demikian, diharapkan terjadi transfer ilmu yang bermanfaat, terlebih bagi masyarakat yang berada di Kecamatan Poncokusumo.
NAILAH ROHMATUL LATIFAH
"Masyarakat Desa Pajaran dengan dibantu oleh Mahasiswa KKM 81 Arthadaya Bersama - sama Membersihkan Selokan Disekitar Wilayah Yang Terdampak Banjir" 6 Februari 2025 09:10 Diperbarui: 6 Februari 2025 09:10 35 0 0 Lihat foto Foto Kerja Bakti Warga Pajaran,Kec. Poncokusumo, Kab. Malang, Desember 2024 Pembersihan selokan ini dilakukan karena hujan deras yang mengguyur Desa Pajaran selama beberapa hari berturut-turut yang mengakibatkan selokan tersumbat oleh sampah dan lumpur sehingga aliran air tidak lancar. Masyarakat Desa Pajaran, Kecamatan Poncokusumo, bersama mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 81, melakukan aksi gotong royong membersihkan selokan di wilayah sekitar yang terdampak banjir akibat luapan air pada Jumat (27/12/24). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya untuk mengatasi permasalahan banjir yang sering terjadi di desa tersebut, terutama setelah hujan deras yang berlangsung selama beberapa hari berturut-turut. Banjir yang melanda Desa Pajaran disebabkan oleh sistem drainase yang tersumbat oleh sampah, lumpur, dan endapan lainnya, sehingga aliran udara tidak berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, mahasiswa KKM bersama warga desa berinisiatif melakukan pembersihan selokan guna mencegah banjir susulan serta meningkatkan kebersihan lingkungan. Kegiatan ini dimulai pada pagi hari dengan membagi peserta ke beberapa titik selokan yang mengalami penyumbatan paling parah. Dengan menggunakan alat seperti cangkul, sekop, dan sapu, para peserta bekerja sama mengangkat lumpur, sampah plastik, dan dedaunan yang menumpuk di saluran udara. Setelah beberapa jam bekerja, hasilnya mulai terlihat dengan aliran air di selokan yang kembali lancar. Sampah yang dikumpulkan kemudian dibuang ke tempat pembuangan akhir yang telah disediakan. Dengan selokan yang bersih, diharapkan desa ini dapat terhindar dari banjir di kemudian hari. Aksi ini menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kerja sama antara masyarakat dan mahasiswa. Mahasiswa KKM UIN Malang berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang serta mendorong kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan. Selain untuk membersihkan saluran udara, kegiatan ini dilakukan oleh kelompok 81 KKM UIN Malang sebagai bentuk pengabdian serta mendekatkan diri kepada masyarakat dengan harapan kelompok KKM akan membawa manfaat kepada warga sekitar melalui aksi nyata yang diberikan. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul ""Masyarakat Desa Pajaran dengan dibantu oleh Mahasiswa KKM 81 Arthadaya Bersama - sama Membersihkan Selokan Disekitar Wilayah Yang Terdampak Banjir"", Klik untuk membaca: https://www.kompasiana.com/tianiswatul9590/67a38ed0c925c46d3e415372/masyarakat-desa-pajaran-dengan-dibantu-oleh-mahasiswa-kkm-81-arthadaya-bersama-sama-membersihkan-selokan-disekitar-wilayah-yang-terdampak-banjir Pencipta: KKM 81 ARTHADAYA Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com