ADITYA RAHMAT RAMADHAN
Dusun Dompyong merupakan kawasan lingkungan yang asri dengan dominasi perkebunan dan pertanian. Jarang sekali ditemukan pencemaran atau pembuangan sampah. Bahkan, di satu tempat yang dekat dengan hutan, masih ditemukan sumber air bersih yang keluar dari dalam tanah dan dapat langsung diminum. KKM Nawasena merangkul masyarakat untuk sepakat menjaga keasrian lingkungan di Dusun Dompyong. Atas dukungan warga dan persetujuan Bapak Lucky selaku Kepala Dusun Dompyong, kami berhasil membangun tempat sampah berbentuk balok dengan ukuran panjang 2m, lebar 1m dan tinggi 1,5m. ”Nggeh bagus mas, kalau memang mau membuatkan bank sampah, didekat situ ada tempat yang bisa digunakan untuk pembangunan. Monggo tidak apa-apa itu dipakai karena masih tanah milik desa bukan tanah pribadi”, ujar Pak Lucky. Tempat sampah ini diperuntukkan sebagai tempat pembuangan sampah seluruh warga Dusun Dompyong. Tujuannya agar dapat meminimalisir pencemaran lingkungan. Daripada warga membakar sampah di depan rumah yang nantinya dapat menambah polusi udara akibat asap hasil pembakaran. Aktivitas pembakaran sampah plastik di depan rumah juga menyebabkan sisa-sisa pembakaran sampah menyebar terbawa angin atau air hujan, sehingga dapat mengganggu pernapasan dan mencemari pekarangan. Setelah dibangunnya tempat sampah ini, warga hanya akan membakar sampah di satu titik saja. Tentu saja tindakan ini dapat mengurangi asap hasil pembakaran. Selain itu, sisa-sisa pembakaran sampah plastik tidak akan mencemari lingkungan karena titik pembuangannya jauh dari pekarangan dan sampah tetap terjaga di dalamnya.
AZIZATUL ISTIQOMAH
Pada Senin, 23 Desember 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 172 secara resmi memulai kegiatan mengajar di TPQ Hidayatullah. Seluruh anggota kelompok turut serta dalam aktivitas ini dengan penuh semangat. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan agama, khususnya bagi anak-anak di sekitar lokasi KKM. Para mahasiswa dengan antusias mempersiapkan materi pengajaran, termasuk tajwid, hafalan surat-surat pendek, serta dasar-dasar fiqih. Proses pembelajaran berlangsung dengan suasana yang interaktif dan penuh semangat, di mana anak-anak TPQ terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Keikutsertaan seluruh anggota Kelompok 172 mencerminkan dedikasi mereka dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Selain berbagi pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar dari masyarakat secara langsung dan mempererat hubungan dengan warga sekitar. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan pendidikan keagamaan di TPQ Hidayatullah, sekaligus menjadi pengalaman yang berharga bagi mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 172.
RIZKA NUR AINIYAH
Desa Argosuko, Kecamatan Poncokusumo, [26 Desember 2024] Mahasiswa KKM 71 kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pemberdayaan masyarakat dengan membantu pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Argosuko. Program ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan perekonomian di desa melalui penguatan sektor UMKM. Kegiatan ini melibatkan sejumlah mahasiswa yang diberikan bimbingan, pelatihan dan pendampingan dari pelaku UMKM lokal. Hal ini mencakup strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, pembuatan barang, bahan-bahan yang dibutuhkan serta pengemasan produk agar lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Fokus utama program ini adalah pembelajaran dan pengalaman untuk memberikan keterampilan praktis kepada mahasisiwa KKM “ Kami ingin belajar dan mencari pengalaman di salah satu UMKM di Desa Argosuko ” ujar salah satu mahasiswa KKM. Salah satu contoh pelaku UMKM adalah Ibu Mulyani. Beliau pemilik usaha bernama Mulyasari dan Mulyajati, bertempat di Dusun Wangkal Kidul. Usaha Mulyasari adalah sebuah jajanan olahan keripik manis dari singkong dan juga minuman dari sari buah. Untuk Mulyajati sendiri adalah kerajinan tangan yang dibuat dari pemanfaatan bahan limbah sampah ( daur ulang ) dan memiliki harga jual, contoh kerajinan nya seperti tempat pensil, vas bunga. Ibu Mulyani juga mengaku sangat terbantu dengan program ini. “ Mahasiswa KKM membantu kami dalam pengemasan produk, pembuatan kerajinan tangan, pencarian bahan dan membuat titik koordinat lokasi agar lebih dikenal lebih luas ” ujar beliau dengan senyum.. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada pelaku UMKM dan mahasiswa KKM, tetapi juga mempererat hubungan antara masyarakat desa. Dengan dilaksanakan nya program ini, diharapkan UMKM di Desa Argosuko dapat terus berkembang dan menjadi pilar dalam mendukung perekonomian lokal. Tidak lupa kegiatan ini pun diakhiri dengan sesi foto bersama dengan pelaku UMKM serta pengenalan produk.
NILAFA NAHDA ARIZA
Desa Argosuko, Kecamatan Poncokusumo, [13 Januari 2025] Dalam upaya pelaksanaan program kerja dan mendukung pendidikan dasar di daerah pedesaan, mahasiswa KKM 71 melaksanakan kegiatan mengajar di SDN 1 Desa Argosuko. ini merupakan salah satu wujud pengabdian kepada masyarakat dan juga melihat kualitas pendidikan bagi siswa sekolah dasar di desa. Kehadiran kami mahasiswa KKM disambut hangat disana. Semua berawal dari silaturahmi kami ke sekolah yang disambut oleh Kepala Sekolah SDN 1. Tidak hanya berbincang-bincang saja, kami juga menyampaikan program-program yang akan kami laksanakan ke depan nya. Kepala Sekolah SDN, Ibu Khoirul Hidayah, S.Pd, beliau menyampaikan “ Dengan beberapa program kerja yang sudah dipaparkan, semoga bisa tercapai dan ada manfaat nya." Beliau juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas partisipasi mahasiswa KKM dalam membantu proses belajar-mengajar. SDN 1 adalah sebuah sekolah yang terletak di Desa Argosuko, Dusun Wangkal Kidul, Kecamatan Poncokusumo. Sekolah ini memiliki kegiatan-kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap hari nya. Untuk kegiatan nya adalah seperti : Bersih-bersih, Senam, istighasah, shalat dzuhur berjamaah. Kami mahasiswa KKM juga memberikan sebuah refreshing dalam kegiatan belajar-mengajar, para siswa kami ajak untuk bermain game sederhana seputar mata pelajaran dan pembelajaran interaktif agar tidak mudah bosan. Selain itu, kami juga menyelenggarakan lomba-lomba untuk mengasah kekompakan, keterampilan dan kerja sama para siswa. Kegiatan lomba ini mendapatkan sambutan positif dari para siswa. Tidak lupa juga salah satu program yang mendapat perhatian adalah plang edukasi sampah, agar para siswa lebih perhatian dalam menjaga kebersihan. Salah satu mahasiswa KKM, berbagi pengalamannya selama mengajar di SDN 1 Desa Argosuko. “ Kami sangat senang dapat berkontribusi dalam pendidikan anak-anak di desa ini. Mereka sangat antusias dan penuh semangat belajar,” katanya. Dengan adanya sebuah pengabdian ini, diharapkan pemerintah kecamatan poncokusumo memperhatikan sekolah-sekolah yang membutuhkan bantuan lebih. Salah satunya adalah SDN 1 di Desa Argosuko ini, agar bisa memperoleh pengalaman belajar yang lebih baik dan meningkatkan motivasi dan semangat mereka untuk terus belajar.
SHELIN TIANS NAWANSIH
Pada Senin, 23 Desember 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 172 secara resmi memulai kegiatan mengajar di TPQ Hidayatullah. Seluruh anggota kelompok turut serta dalam aktivitas ini dengan penuh semangat. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan agama, khususnya bagi anak-anak di sekitar lokasi KKM. Para mahasiswa dengan antusias mempersiapkan materi pengajaran, termasuk tajwid, hafalan surat-surat pendek, serta dasar-dasar fiqih. Proses pembelajaran berlangsung dengan suasana yang interaktif dan penuh semangat, di mana anak-anak TPQ terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Keikutsertaan seluruh anggota Kelompok 172 mencerminkan dedikasi mereka dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Selain berbagi pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar dari masyarakat secara langsung dan mempererat hubungan dengan warga sekitar. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan pendidikan keagamaan di TPQ Hidayatullah, sekaligus menjadi pengalaman yang berharga bagi mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 172.
MUHAMMAD KHAYYI MUZAKKY
Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj 1446 H, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 60 UIN Malang mengadakan berbagai perlombaan di Desa Kalirejo sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman agama dan membentuk karakter anak-anak melalui ajang kompetisi yang edukatif. Lomba yang diselenggarakan mencakup adzan dan iqomah, mewarnai, hafalan surah pendek, serta cerdas cermat. Acara ini melibatkan sekitar 80 peserta dari empat TPQ yang tersebar di Dusun Darungan. Mahasiswa KKM berperan sebagai panitia dan juri, serta berkolaborasi dengan pengurus TPQ dan tokoh masyarakat untuk memastikan kelancaran kegiatan. Tema kegiatan ini, "Jernihkan Hati, Beningkan Niat Menggapai Ridho Sang Maha Melihat," mencerminkan nilai-nilai Isra’ Mi’raj yang mengajarkan ketakwaan, keikhlasan, dan semangat untuk terus belajar. Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat yang besar menjadi indikator keberhasilan acara ini. Selain memberikan pengalaman berharga bagi anak- anak, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembinaan karakter dan pendidikan agama bagi generasi muda. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Kalirejo.