Thumbnail
1 year ago
"Belajar Bersama Sang Juara : Mahasiswa KKM 121 UIN Malang Ajak Siswa Belajar dengan Ceria"

MALIKA PUSPITASARI

Lawang, Malang -- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 121 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Malang menciptakan suasana belajar yang ceria dan penuh semangat di SDN 02 Srigading di Dusun Mendek, Desa Srigading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Program yang bertajuk "Belajar Bersama Sang Juara" ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Program ini digagas oleh kelompok KKM 121 UIN Malang yang berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan di desa tersebut. Dengan pendekatan kreatif, mereka merancang berbagai kegiatan belajar yang melibatkan permainan edukatif, diskusi kelompok, dan proyek kolaboratif. Tujuannya adalah untuk membuat proses belajar lebih menarik dan mampu menggugah semangat siswa. "Kami ingin menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan. Dengan melibatkan siswa dalam aktivitas yang interaktif, kami berharap mereka lebih antusias dalam mengikuti pelajaran," ujar Muhammad Haikal, salah satu koordinator program mengajar. Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari para siswa dan guru. Siswa-siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran, yang diisi dengan berbagai aktivitas seperti kuis, lomba menggambar, dan permainan edukasi. Guru-guru di sekolah tersebut juga mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKM 121 UIN Malang. Menurut mereka, pendekatan ini memberikan angin segar dalam metode pembelajaran di sekolah. Selain memberikan manfaat bagi siswa, program ini juga menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa KKM 121 UIN Malang. Mereka mendapatkan pengalaman berharga dalam mengelola program pendidikan, berinteraksi dengan komunitas, dan menerapkan ilmu yang mereka pelajari di bangku kuliah. Dengan kesuksesan awal ini, mahasiswa KKM 121 UIN Malang berharap program "Belajar Bersama Sang Juara" dapat menjadi inspirasi bagi program-program serupa di masa depan. Mereka juga berharap dapat terus bekerja sama dengan pihak sekolah dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di desa tersebut. Program "Belajar Bersama Sang Juara" menjadi bukti bahwa dengan kreativitas dan semangat, proses belajar-mengajar dapat menjadi lebih menyenangkan dan efektif. Ini juga menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, guru, dan siswa bisa menciptakan perubahan positif yang signifikan dalam dunia pendidikan.

Thumbnail
1 year ago
Gelar Penutupan dan Pelepasan KKM UIN Malang Periode 2024 - 2025: Kegiatan Pengabdian Masyarakat Resmi Ditutup

NIDA` NURTSANI FIBRINA

Pada tanggal 25 Januari 2025, tiga kelompok KKM yang bertugas di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, menyelenggarakan acara penutupan di SDN 01 Taji. Acara penutupan dihadiri oleh perangkat Desa Taji, Guru SDN 01 Taji, serta teman-teman mahasiswa KKM UIN Malang kelompok 29,99, dan 169. Acara ini menjadi momen penutupan serta ungkapan terima kasih mahasiswa KKM dan masyarakat Desa Taji. Suasana penuh haru menyelimuti jalannya acara penutupan sebab tak terasa 40 hari telah berlalu. Acara dimulai pukul 09.00 WIB, dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan oleh saudara Rifhkan Najih kemudian disusul oleh sambutan-sambutan. Sambutan yang pertama disampaikan oleh perwakilan ketua dari ketiga kelompok yakni Akhmad Ubadilah selaku ketua kelompok KKM 99. Pada sambutannya ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Taji yang senantiasa menerima dan mendukung progran kerja yang telah dilaksanakan sehingga berjalan dengan lancar. Tidak lupa juga permohonan maaf disampaikan apabila terjadi kesalahan dalam pelaksanaan program kerja serta harapan apa yang telah diberikan senantiasa bermanfaat bagi warga Desa Taji, sekalligus menjadi pengalaman yang berharga bagi mahasiswa. Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Dindin Siswanto selaku Kepala Desa Taji. Pada sambutannya, beliau menunjukkan rasa apresiasi kepada mahasiswa, serta ucapan terima kasih dan harapan agar tali silaturahmi yang telah terjalin tidak terputus begitu saja. Beliau berpesan untuk tidak melupakan warga Desa Taji walaupun kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berakhir. Sambutan yang terakhir disampaikan oleh Bapak Sudarmaji selaku kepala sekolah SDN 01 dan 02 Taji. Beliau menyampaikan terima kasih telah membantu proses pembelajaran di SDN 01 dan 02 Taji sehingga dapat menjadi inspirasi adik-adik SDN 01 dan 02 Taji untuk melanjutkan sekolahnya hingga kejenjang yang lebih tinggi. Acara dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata secara simbolis serta berfoto bersama sebagai kenang-kenangan kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Taji. Senyuman bahagia terukir di wajah masing-masing peserta, membuktikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini akan selalu terkenang di hati masing-masing. Dengan demikian berakhirlah perjalanan KKM 99 Abhisakya di Desa Taji, Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Perpisahan tak dapat dihindari, namun rasa kebersamaan yang telah terbangun akan selalu menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi kami. Mungkin hari ini kita berpisah, namun kenangan kita akan tetap bersama dalam tiap doa yang terucap. Kami, kelompok KKM 99 Abhisakya pamit undur diri.     

Thumbnail
1 year ago
Gelar Penutupan dan Pelepasan KKM UIN Malang Periode 2024 - 2025: Kegiatan Pengabdian Masyarakat Resmi Ditutup

ROICHANAH ADIBAH

Pada tanggal 25 Januari 2025, tiga kelompok KKM yang bertugas di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, menyelenggarakan acara penutupan di SDN 01 Taji. Acara penutupan dihadiri oleh perangkat Desa Taji, Guru SDN 01 Taji, serta teman-teman mahasiswa KKM UIN Malang kelompok 29,99, dan 169. Acara ini menjadi momen penutupan serta ungkapan terima kasih mahasiswa KKM dan masyarakat Desa Taji. Suasana penuh haru menyelimuti jalannya acara penutupan sebab tak terasa 40 hari telah berlalu. Acara dimulai pukul 09.00 WIB, dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan oleh saudara Rifhkan Najih kemudian disusul oleh sambutan-sambutan. Sambutan yang pertama disampaikan oleh perwakilan ketua dari ketiga kelompok yakni Akhmad Ubadilah selaku ketua kelompok KKM 99. Pada sambutannya ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Taji yang senantiasa menerima dan mendukung progran kerja yang telah dilaksanakan sehingga berjalan dengan lancar. Tidak lupa juga permohonan maaf disampaikan apabila terjadi kesalahan dalam pelaksanaan program kerja serta harapan apa yang telah diberikan senantiasa bermanfaat bagi warga Desa Taji, sekalligus menjadi pengalaman yang berharga bagi mahasiswa. Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Dindin Siswanto selaku Kepala Desa Taji. Pada sambutannya, beliau menunjukkan rasa apresiasi kepada mahasiswa, serta ucapan terima kasih dan harapan agar tali silaturahmi yang telah terjalin tidak terputus begitu saja. Beliau berpesan untuk tidak melupakan warga Desa Taji walaupun kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berakhir. Sambutan yang terakhir disampaikan oleh Bapak Sudarmaji selaku kepala sekolah SDN 01 dan 02 Taji. Beliau menyampaikan terima kasih telah membantu proses pembelajaran di SDN 01 dan 02 Taji sehingga dapat menjadi inspirasi adik-adik SDN 01 dan 02 Taji untuk melanjutkan sekolahnya hingga kejenjang yang lebih tinggi. Acara dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata secara simbolis serta berfoto bersama sebagai kenang-kenangan kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Taji. Senyuman bahagia terukir di wajah masing-masing peserta, membuktikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini akan selalu terkenang di hati masing-masing. Dengan demikian berakhirlah perjalanan KKM 99 Abhisakya di Desa Taji, Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Perpisahan tak dapat dihindari, namun rasa kebersamaan yang telah terbangun akan selalu menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi kami. Mungkin hari ini kita berpisah, namun kenangan kita akan tetap bersama dalam tiap doa yang terucap. Kami, kelompok KKM 99 Abhisakya pamit undur diri.     

Thumbnail
1 year ago
Keripik Tempe: Camilan Murah Meriah Pembawa Rezeki Warga Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kota Bogor

INGGRID YAYULITA NINGRUM

Bogor, 28 Desember 2024_ Keripik tempe yang selalu menjadi camilan favorit sebagian orang ternyata memberikan dampak positif bagi perekonomian warga Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Usaha UMKM yang didirikan oleh Pak Arga menjadi sumber rezeki baru bagi masyarakat sekitar, berkat inovasi dan niat tulusnya menciptakan lapangan pekerjaan. Mulanya beliau berprofesi sebagai reseller di salah satu market place hingga akhirnya memberanikan diri memulai usaha keripik tempe setelah terinspirasi video-video Youtube yang ia tonton. "Saya banyak belajar dari video-video yang saya tonton. Mulai dari coba-coba dan berhasil, akhirnya terciptalah pabrik keripik tempe ini hehehe" ujarnya. Dengan tekad dan semangat, Pak Arga pun mulai memproduksi keripik tempe yang kini dikenal luas di desa dan sekitarnya. Keripik tempe hasil produksi Pak Arga memiliki dua varian, keripik tempe sagu dan keripik tempe crispy. Dinamakan keripik tempe sagu karena menggunakan campuran tepung sagu, yang memberikan tekstur lebih renyah serta tampilan putih yang sangat menggiurkan. Sementara keripik tempe crispy memiliki rasa yang gurih dengan teksturnya yang sedikit lumayan tebal. Kedua varian ini menjadi pilihan yang disukai berbagai kalangan, karena selain rasanya enak, harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau. Meski usaha ini terus berkembang, cuaca menjadi faktor yang sangat memengaruhi proses pengolahan keripik tempe. Proses peragian tempe, yang menjadi tahap penting pembuatan keripik terkadang terhambat oleh cuaca yang sering berubah. "Kalau sekarang kan lagi musim hujan toh, nah itu bisa nunggu sampai 3 harian hingga akhirnya tempe bisa diolah menjadi keripik” jelas bapak berperawakan tegap itu. Selain sebagai usaha pribadi, motivasi Pak Arga mendirikan UMKM juga perlu diapresiasi. Beliau ingin memberikan kontribusi bagi masyarakat desa dengan membuka lapangan pekerjaan. "Melalui usaha ini, saya harap dapat membantu warga sekitar yang membutuhkan pekerjaan. Banyak warga Desa Situ Ilir yang kini bekerja bersama saya dalam proses produksi, terkhususnya para Ibu Rumah Tangga yang ingin menambah pemasukan membantu para suaminya" ujar Pak Arga. Kini, usaha keripik tempe yang didirikan oleh Pak Arga berkembang pesat dan memberikan manfaat ekonomi bagi banyak orang. Selain membuka lapangan kerja, produk keripik tempe ini juga semakin dikenal oleh masyarakat luar desa, sehingga memberikan potensi pasar yang lebih luas. Dengan usaha yang dimulai dari menonton video, modal pribadi, dan semangat membantu sesama, Pak Arga telah berhasil menunjukkan bahwa usaha kecil seperti keripik tempe bisa menjadi sumber rezeki yang membawa manfaat besar bagi masyarakat Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Thumbnail
1 year ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Bersama Kepala Desa Kenongo Lakukan Survey Lokasi Perencanaan Pembangunan Wisata Camping Ground

SAKILA AULIA MAHARANI

Kenongo, (26/12/2024) -- Dalam upaya pengembangan potensi wisata alam di Desa Kenongo, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Malang bersama Kepala Desa Kenongo melakukan survei lokasi untuk rencana pembangunan area wisata camping ground. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKM untuk mendukung pengembangan desa berbasis pariwisata.   Survei dilakukan di salah satu kawasan yang memiliki pemandangan alam indah dan strategis untuk dijadikan area camping ground. Kepala Desa Kenongo, Bapak Sugiarto, menyampaikan bahwa rencana pembangunan wisata ini sebenarnya telah lama dirancang oleh pemerintah desa, namun hingga kini belum terealisasi.   "Wisata camping ground ini adalah salah satu potensi besar yang bisa mengangkat perekonomian warga. Kami sudah lama memiliki rencana ini, tetapi masih membutuhkan bantuan dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa yang memiliki wawasan dan ide-ide segar," ungkap Kepala Desa.   Mahasiswa KKM UIN Malang diberi kesempatan untuk membantu mendesain konsep pembangunan wisata tersebut, mulai dari tata letak fasilitas hingga ide promosi yang berkelanjutan. Mereka juga diminta memberikan masukan mengenai bagaimana area ini bisa menjadi destinasi wisata yang menarik tanpa merusak ekosistem alam yang ada.   Kami sangat senang bisa terlibat dalam proyek ini. Selain mendukung program desa, ini juga menjadi pengalaman berharga bagi kami untuk belajar langsung tentang pengembangan wisata berbasis masyarakat," ujar salah satu mahasiswa KKM.   Survei ini diakhiri dengan foto bersama antara mahasiswa, perangkat desa Kenongo. Keterlibatan mahasiswa KKM diharapkan dapat mempercepat terwujudnya wisata camping ground di Desa Kenongo, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya kolaborasi ini, Desa Kenongo optimis bahwa wisata camping ground dapat segera menjadi salah satu daya tarik utama di wilayah tersebut.

Thumbnail
1 year ago
Musyawarah Kerja JPZIS LAZISNU SriLuhur (Srigading-Sidoluhur) : Kolaborasi Efektif Bersama Mahasiswa KKM UIN Malang

TEDY MUHRONI

Lawang, Malang -- Jaringan Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (JPZIS) LAZISNU SriLuhur menggelar musyawarah kerja tahunan pada kamis, 26 desember 2024, yang bertempat di Aula Balai Desa Srigading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan, tetapi juga merumuskan langkah strategis ke depan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Musyawarah kerja ini semakin istimewa karena melibatkan kolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Malang). Para mahasiswa tersebut turut aktif memberikan kontribusi dan membantu persiapan acara. Acara ini menjadi momentum untuk merumuskan strategi organisasi kedepan. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Ranting NU Srigading, Bapak Sibro, Dewan Pembina JPZIS LAZISNU Sriluhur Bapak Hadori, S.E. dan Ketua LAZISNU Lawang, Bapak Abdul Chodi, serta para anggota JPZIS LAZISNU SriLuhur. Dewan Pembina JPZIS LAZISNU Sriluhur, Bapak Hadori, S.E. dalam sambutannya menekannya pentingnya keterbukaan informasi dan transparansi anggaran didalam sebuah organisasi. Beliau menambahkan bahwa musyawarah kerja sebenarnya merupakan kegiatan yang tidak sulit dilakukan dan dapat memberikan rencana kegiatan secara optimal. Sementara itu, Ketua LAZISNU Kecamatan Lawang, Bapak Abdul Chodi, menyampaikan bahwa perlu kesepakatan didalam sebuah organisasi dan perlu adanya pengetahuan dimana kondisi seperti apa yang perlu dibuka kepada khalayak umum dan kondisi seperti apa yang hanya perlu diketahui oleh internal organisasi. Kemudian terdapat sesi pemaparan materi dari perwakilan UPZISNU Kecamatan Lawang, Ibu Nasihatun W. beliau memberikan materi tentang fase penataan LAZISNU mulai tahun 2024 -- 2028. Pada tahun 2024 fokus kepada penataan keberlanjutan, tahun 2025 fokus pada penataan sarana prasarana / infrastruktur, tahun 2026 fokus kepada penataan kemandirian, tahun 2027 fokus kepada penataan konsolidasi dan tahun 2028 fokus kepada penataan kemandirian. Selain itu, beliau juga menyampaikan lima pilar strategi LAZISNU Kecamatan Lawang diantaranya yaitu pilar penghimpunan, pilar pentasharufan, pilar SDM, pilar sinergi dan kolaborasi, dan pilar perencanaan dan pengembangan. Dengan semangat dari para anggota JPZIS LAZISNU SriLuhur, dengan harapan dapat terus memperkuat perannya sebagai motor penggerak sosial dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi dengan elemen akademisi seperti mahasiswa KKM UIN Malang diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas dalam menciptakan program-program yang berdampak nyata. Acara ditutup dengan foto bersama disertai harapan besar untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat Srigading-Sidoluhur.