Thumbnail
4 months ago
Optimalisasi Pembelajaran Al-Qur'an di Bulan Ramadhan: Kiprah KKM UIN Maliki Malang di TPQ Al- Mubarak Tawang, Talun Kab. Blitar

WILDAN NUR AZMI ASMARA ALFATH

Optimalisasi Pembelajaran Al-Qur'an di Bulan Ramadhan: Kiprah KKM UIN Maliki Malang di TPQ Al- Mubarak Tawang, Talun Kab. Blitar Bulan Ramadhan selalu menjadi momentum terbaik untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an. Semangat inilah yang melatarbelakangi pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun 2026 di TPQ Al-Mubarak, Desa Tawang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini berlangsung selama 17 hari, tepatnya pada 1--17 Ramadhan 1447 H atau bertepatan dengan 23 Februari hingga 6 Maret 2026. Mengusung tema "Optimalisasi Pembelajaran Al-Qur'an Melalui Kegiatan Edukatif dan Religius", para mahasiswa KKM hadir bukan sekadar menjalankan program akademik, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur'an bagi anak-anak. Tema ini dipilih karena pembelajaran Al-Qur'an tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan membaca, tetapi juga perlu dikemas secara menarik, menyenangkan, dan penuh makna agar santri semakin termotivasi untuk belajar. TPQ Al-Mubarak: Rumah Belajar Al-Qur'an bagi Generasi Qur'ani TPQ Al-Mubarak merupakan lembaga pendidikan nonformal Islam yang telah menjadi pusat pembinaan keagamaan bagi anak-anak di lingkungan Desa Tawang dan sekitarnya. Dengan jumlah santri kurang lebih 100 anak, TPQ ini memiliki peran strategis dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini. Dalam pelaksanaan pembelajarannya, TPQ Al-Mubarak membagi santri ke dalam dua kategori kelas utama: Kelas Qur'ani, yang diperuntukkan bagi santri pemula dengan fokus pada pengenalan huruf hijaiyah, makharijul huruf, dan dasar-dasar membaca Al-Qur'an. Kelas Utsmani, yang ditujukan bagi santri yang telah memiliki kemampuan membaca lebih lanjut dengan menggunakan metode Utsmani untuk meningkatkan ketepatan tajwid dan kelancaran bacaan. Pembagian kelas ini memungkinkan proses pembelajaran berlangsung lebih terarah dan sesuai dengan kemampuan masing-masing santri. Pengajaran Al-Qur'an Bin-Nadhor Program utama dalam KKM ini adalah pengajaran Al-Qur'an Bin-Nadhor, yaitu pembelajaran membaca Al-Qur'an secara langsung dengan melihat mushaf. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM mendampingi santri satu per satu untuk memperbaiki pelafalan huruf, panjang-pendek bacaan, hukum tajwid, serta kelancaran membaca. Metode yang digunakan tidak hanya bersifat klasikal, tetapi juga individual. Santri diberikan perhatian khusus sesuai dengan kemampuan mereka. Pendekatan ini terbukti efektif karena setiap anak memperoleh bimbingan yang lebih intensif. Selain itu, suasana pembelajaran dibuat santai namun tetap disiplin, sehingga santri merasa nyaman dan antusias mengikuti setiap sesi.

Thumbnail
4 months ago
Mahasiswa FITK UIN Malang Perkuat Kompetensi Global Lewat “Mengajar dan Skill Class” di Malaysia

AINUN ADIB RIF`AN ASSHIDIQI

FITK INSIGHT – Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia — Langkah nyata menuju internasionalisasi pendidikan kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui keikutsertaan dalam International Internship Program (IIP) 2026 yang berada di bawah koordinasi International Office and Students Affairs (IOSA) FITK. Pada April 2026, mahasiswa IIP melaksanakan kegiatan asistensi mengajar di Maahad Tahfiz As-Sa’idiyyah (MTAS) dengan menghadirkan program “Mengajar dan Skill Class”, sebuah pendekatan pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik secara langsung di dalam kelas. Dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mengajak siswa untuk langsung mempraktikkan apa yang dipelajari melalui berbagai aktivitas aplikatif. Metode ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa secara lebih mendalam sekaligus mengembangkan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran masa kini. Suasana kelas berlangsung aktif dan dinamis. Para siswa terlibat dalam diskusi, simulasi, serta praktik langsung yang mendorong mereka untuk berpikir kritis dan berani mengekspresikan ide. Pendekatan ini terbukti mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan tidak monoton. Mahasiswa IIP berperan sebagai fasilitator pembelajaran yang kreatif dan adaptif. Dengan pendekatan yang komunikatif dan interaktif, mereka berhasil membangun suasana kelas yang kolaboratif, di mana setiap siswa memiliki kesempatan untuk berpartisipasi secara aktif. Program ini juga menjadi wadah pengembangan soft skills siswa, seperti kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta kepercayaan diri. Tidak hanya itu, mahasiswa turut memperoleh pengalaman berharga dalam mengelola kelas di lingkungan internasional, sekaligus memahami dinamika pembelajaran lintas budaya. Pihak Maahad Tahfiz As-Sa’idiyyah (MTAS) memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa FITK yang dinilai mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dan aplikatif. Sementara itu, IOSA FITK menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam mencetak calon pendidik yang profesional, inovatif, dan berdaya saing global. Program “Mengajar dan Skill Class” yang dilaksanakan mahasiswa FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Maahad Tahfiz As-Sa’idiyyah Malaysia menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran berbasis praktik mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara signifikan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi pedagogik, tetapi juga berkontribusi langsung dalam menciptakan pengalaman belajar yang inspiratif bagi siswa. Keberhasilan ini diharapkan terus menjadi pemantik semangat inovasi dalam dunia pendidikan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Thumbnail
4 months ago
Semarak Kegiatan Pondok Ramadhan 1445 Hijriah di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu

AHMAD MUQFAN AHADI

Kota Batu – Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu mengadakan kegiatan Pondok Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, dimulai dari Senin, 09 Maret 2026 hingga Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan Pondok Ramadhan tahun ini mengusung tema “Menjadi Generasi Qur’ani Melalui Ilmu di Bulan Ramadhan”.   Rangkaian Kegiatan Pondok Ramadhan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu secara resmi dibuka oleh Kepala Madrasah, Tri Sulistyowati, S.Pd. pada Senin, 09 Maret 2026. Dalam sambutannya beliau berpesan, “Bulan Ramadhan harus diisi dengan memperbanyak membaca Al-Qur'an agar diberi Keselamatan oleh Allah SWT.”   Setiap harinya, Kegiatan Pondok Ramadhan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu diawali dengan Sholat Dhuha Berjamaah dan Khataman Al-Qur'an yang dipandu oleh Koordinator Tim Keagamaan, Ning Inayatur Rasyidah, S.ThI, M.Ag. Beliau berharap agar “siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu dapat mengikuti Kegiatan Pondok Ramadhan selama empat hari ini dengan baik”.    Pada hari pertama, Senin, 09 Maret 2026 terdapat kegiatan sosialisasi seleksi Paskibra oleh DPPI Kota Batu yang memaparkan alur seleksi, mulai dari seleksi administratif, seleksi pancasila dan wawasan kebangsaan, seleksi inteligensia umum, seleksi kesehatan, seleksi parade, seleksi PBB dan Samapta, dan seleksi kepribadian seseorang calon Paskibra. Selain itu, Kajian Kitab menjadi inti Kegiatan Pondok Ramadhan di hari pertama ini. Ustadz Bambang Hariadi, S.S. menyampaikan Kajian Seputar Puasa pada Kitab Fathul Qarib, mulai pengertian puasa, syarat wajib puasa, fardlu-fardlu puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, hingga beberapa kesunahan saat puasa di bulan suci Ramadhan.   Pada hari kedua, Selasa, 10 Maret 2026 terdapat kegiatan sosialisasi pendaftaran dan seleksi penerimaan Polri oleh Polresta Kota Batu yang memaparkan alur pendaftaran, berkas persyaratan, dan mekanisme seleksi penerimaan Polri. Kegiatan dilanjutkan dengan keseruan Game Clash of Madrasah yang diadakan oleh Kelompok Asistensi Mengajar dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dan Universitas Negeri Malang. Clash of Madrasah ini terdiri dari tiga bagian yaitu Memory of Madness untuk melatih ingatan seputar gambar, Islamic Case Challenge untuk melatih ingatan seputar gerakan islami yang diperagakan, dan Ramadhan Quest Relay untuk melatih ingatan seputar susunan ayat-ayat Al-Qur'an.   Pada hari ketiga, Rabu, 11 Maret 2026 terdapat kegiatan Kajian Al-Qur'an bersama Ustadz Uuz Chafidz Nawawi, S.PdI, owner Qur’anic Learning dari SD Islam Al Ghaffaar. Beliau membagikan pengalamannya dalam mengajar ilmu qira’at bersama siswanya. Selain itu, beliau juga mengajarkan beberapa nada qira’at Al-Qur'an melalui metode An-Nawawi yang diciptakannya kepada para peserta Pondok Ramadhan Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu.   Pada hari terakhir, Kamis, 12 Maret 2026 terdapat suasana yang berbeda dari hari-hari sebelumnya. Kegiatan Pondok Ramadhan kali ini dimulai dengan Sholat Ashar Berjamaah hingga ditutup dengan Sholat Isya’, Tarawih, dan Witir Berjamaah. Selain itu, terdapat kegiatan berbagi takjil dan buka bersama OSIM yang berkolaborasi dengan Kelompok Asistensi Mengajar di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu. Sebanyak kurang lebih dua ratus takjil dibagikan pada saat kegiatan berbagi takjil bertema “Meraih Berkah Ramadhan, Semangat Berbagi dari MAN 2 Kota Batu untuk Sesama” ini dilakukan.

Thumbnail
4 months ago
Semarak Kegiatan Pondok Ramadhan 1445 Hijriah di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu

ERSA PUTRI MAHARANI

Kota Batu – Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu mengadakan kegiatan Pondok Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, dimulai dari Senin, 09 Maret 2026 hingga Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan Pondok Ramadhan tahun ini mengusung tema “Menjadi Generasi Qur’ani Melalui Ilmu di Bulan Ramadhan”. Rangkaian Kegiatan Pondok Ramadhan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu secara resmi dibuka oleh Kepala Madrasah, Tri Sulistyowati, S.Pd. pada Senin, 09 Maret 2026. Dalam sambutannya beliau berpesan, “Bulan Ramadhan harus diisi dengan memperbanyak membaca Al-Qur'an agar diberi Keselamatan oleh Allah SWT.” Setiap harinya, Kegiatan Pondok Ramadhan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu diawali dengan Sholat Dhuha Berjamaah dan Khataman Al-Qur'an yang dipandu oleh Koordinator Tim Keagamaan, Ning Inayatur Rasyidah, S.ThI, M.Ag. Beliau berharap agar “siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu dapat mengikuti Kegiatan Pondok Ramadhan selama empat hari ini dengan baik”.  Pada hari pertama, Senin, 09 Maret 2026 terdapat kegiatan sosialisasi seleksi Paskibra oleh DPPI Kota Batu yang memaparkan alur seleksi, mulai dari seleksi administratif, seleksi pancasila dan wawasan kebangsaan, seleksi inteligensia umum, seleksi kesehatan, seleksi parade, seleksi PBB dan Samapta, dan seleksi kepribadian seseorang calon Paskibra. Selain itu, Kajian Kitab menjadi inti Kegiatan Pondok Ramadhan di hari pertama ini. Ustadz Bambang Hariadi, S.S. menyampaikan Kajian Seputar Puasa pada Kitab Fathul Qarib, mulai pengertian puasa, syarat wajib puasa, fardlu-fardlu puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, hingga beberapa kesunahan saat puasa di bulan suci Ramadhan. Pada hari kedua, Selasa, 10 Maret 2026 terdapat kegiatan sosialisasi pendaftaran dan seleksi penerimaan Polri oleh Polresta Kota Batu yang memaparkan alur pendaftaran, berkas persyaratan, dan mekanisme seleksi penerimaan Polri. Kegiatan dilanjutkan dengan keseruan Game Clash of Madrasah yang diadakan oleh Kelompok Asistensi Mengajar dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dan Universitas Negeri Malang. Clash of Madrasah ini terdiri dari tiga bagian yaitu Memory of Madness untuk melatih ingatan seputar gambar, Islamic Case Challenge untuk melatih ingatan seputar gerakan islami yang diperagakan, dan Ramadhan Quest Relay untuk melatih ingatan seputar susunan ayat-ayat Al-Qur'an. Pada hari ketiga, Rabu, 11 Maret 2026 terdapat kegiatan Kajian Al-Qur'an bersama Ustadz Uuz Chafidz Nawawi, S.PdI, owner Qur’anic Learning dari SD Islam Al Ghaffaar. Beliau membagikan pengalamannya dalam mengajar ilmu qira’at bersama siswanya. Selain itu, beliau juga mengajarkan beberapa nada qira’at Al-Qur'an melalui metode An-Nawawi yang diciptakannya kepada para peserta Pondok Ramadhan Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu. Pada hari terakhir, Kamis, 12 Maret 2026 terdapat suasana yang berbeda dari hari-hari sebelumnya. Kegiatan Pondok Ramadhan kali ini dimulai dengan Sholat Ashar Berjamaah hingga ditutup dengan Sholat Isya’, Tarawih, dan Witir Berjamaah. Selain itu, terdapat kegiatan berbagi takjil dan buka bersama OSIM yang berkolaborasi dengan Kelompok Asistensi Mengajar di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu. Sebanyak kurang lebih dua ratus takjil dibagikan pada saat kegiatan berbagi takjil bertema “Meraih Berkah Ramadhan, Semangat Berbagi dari MAN 2 Kota Batu untuk Sesama” ini dilakukan.

Thumbnail
4 months ago
Mahasiswa FITK UIN Malang Gaungkan Dakwah Global, Sukses Gelar Program Muhadhoroh di Malaysia

SITI NAHDIAH

FITK INSIGHT – Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia — Kiprah internasional mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mencuri perhatian. Melalui program International Internship Program (IIP) 2026 yang berada di bawah koordinasi International Office and Students Affairs (IOSA) FITK, mahasiswa berhasil melaksanakan kegiatan asistensi mengajar yang berdampak luas di Maahad Tahfiz As-Sa’idiyyah (MTAS). Pada April 2026, mahasiswa IIP menginisiasi dan mengembangkan Program Kerja Muhadhoroh, sebuah kegiatan latihan public speaking berbasis nilai-nilai keislaman yang diikuti oleh seluruh siswa, baik putra maupun putri. Program ini menjadi salah satu inovasi pembelajaran yang tidak hanya mengasah kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga memperkuat karakter, keberanian, serta pemahaman keagamaan para santri. Dalam pelaksanaannya, kegiatan Muhadhoroh berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa tampil secara bergantian menyampaikan pidato, ceramah, hingga pembacaan materi keislaman di hadapan teman-temannya. Mahasiswa IIP berperan aktif sebagai pembimbing, memberikan arahan teknis, evaluasi, serta motivasi agar para siswa mampu tampil percaya diri dan komunikatif. Tidak hanya sekadar latihan berbicara, program ini juga menjadi wadah pembinaan mental dan spiritual. Suasana khidmat dan penuh semangat terlihat dari partisipasi siswa yang serius mengikuti setiap sesi. Kegiatan ini sekaligus memperkuat budaya literasi dan dakwah di lingkungan Maahad Tahfiz. Program Muhadhoroh yang digagas mahasiswa FITK ini mendapatkan apresiasi dari pihak lembaga karena dinilai mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan soft skills santri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pertukaran budaya dan metode pendidikan antara Indonesia dan Malaysia. Pihak IOSA FITK menegaskan bahwa program internasional seperti ini merupakan bagian dari komitmen untuk mencetak calon pendidik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, komunikatif, dan memiliki wawasan global berbasis nilai-nilai keislaman. Keberhasilan mahasiswa FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mengimplementasikan Program Muhadhoroh di Maahad Tahfiz As-Sa’idiyyah Malaysia menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa Indonesia di kancah internasional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan peran sebagai pendidik, tetapi juga sebagai agen dakwah dan penggerak perubahan. Diharapkan, pengalaman ini terus menginspirasi lahirnya inovasi pendidikan yang berdampak luas serta memperkuat eksistensi pendidikan Islam Indonesia di tingkat global.

Thumbnail
4 months ago
Kajian Nuzulul Qur'an di Masjid Nurul Huda Pakijangan: KH. Achmad Fadlan Ingatkan 5 Perkara Penghapus Pahala Puasa

FINA FANDIYAH

Pakijangan – Dalam rangka memperingati malam Nuzulul Qur'an, Masjid Nurul Huda Pakijangan menyelenggarakan kegiatan kajian keislaman pada Jumat malam, 06 Maret 2026 bertepatan dengan 17 Ramadhan 1447 H. Acara yang berlangsung setelah shalat Tarawih ini menghadirkan KH. Achmad Fadlan, Pengasuh Pondok Pesantren Ngalah Pandean, Sengonagung, sebagai pemateri utama. Persiapan Matang Jelang Acara Sebelum pelaksanaan, pada pukul 12.30 WIB telah digelar rapat koordinasi yang dihadiri oleh Ketua Takmir Masjid Nurul Huda Pakijangan, Bapak Ridho Firman Hidayat, beserta dua anggota takmir lainnya. Dari pihak mahasiswa, turut hadir lima orang perwakilan yang terdiri dari sekretaris, dua orang dari sie acara, dan satu orang dari divisi humas. Rapat tersebut membahas teknis pelaksanaan acara agar berjalan lancar dan khidmat. Rangkaian Acara yang Khidmat Kegiatan dibuka oleh dua mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang yang bertindak sebagai pembawa acara, yakni Afrizatun Nuriyah dan Dwi Ani Risnawati. Keduanya memandu jalannya malam kajian dengan penuh ketenangan dan kefasihan. Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua Takmir Masjid Nurul Huda Pakijangan, Bapak Ridho Firman Hidayat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan peringatan Nuzulul Qur'an serta mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mengambil hikmah dari setiap momen Ramadhan yang penuh berkah ini. Selanjutnya, dilaksanakan penyerahan cinderamata berupa sertifikat penghargaan dari Ketua Takmir Masjid Nurul Huda Pakijangan, Bapak Ridho Firman Hidayat, kepada KH. Achmad Fadlan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas kehadiran beliau dalam acara tersebut. Mauidhoh Hasanah: 5 Perkara Penghapus Pahala Puasa Puncak acara adalah penyampaian Mauidhoh Hasanah oleh KH. Achmad Fadlan. Dalam tausiyahnya, beliau mengupas tuntas lima perkara yang dapat menghilangkan pahala puasa, sebagaimana termaktub dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh HR. Ad-Dailami dan juga dicantumkan dalam Kitab Ihya Ulumuddin Juz 1 karya Imam Al-Ghazali. Rasulullah SAW bersabda: "Khamsun yufthiru ash-sha'im: al-kadzibu, wal ghibatu, wan namiimatu, wal yamiinul kaadzibah, wan nadzhooru bi syahwatin." "Ada lima perkara yang membatalkan pahala orang yang berpuasa: berdusta, ghibah, namimah, sumpah palsu, dan memandang dengan syahwat." (HR. Ad-Dailami) Kelima perkara tersebut dipaparkan KH. Achmad Fadlan secara mendalam: Ghibah – membicarakan keburukan atau aib orang lain, meskipun apa yang dibicarakan itu benar adanya. Namimah – mengadu domba, yakni menyampaikan perkataan seseorang kepada orang lain dengan niat menimbulkan perselisihan dan fitnah. Dusta – menyampaikan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan. Allah SWT tidak membutuhkan puasanya orang yang tidak meninggalkan perkataan dusta. Pandangan Syahwat – memandang lawan jenis yang bukan mahram dengan penuh nafsu, yang dapat mengundang dosa dan menodai kesucian ibadah puasa. Sumpah Palsu – bersumpah dengan kebohongan, yang dalam istilah fikih disebut al-yamin al-ghamus, karena dapat menenggelamkan pelakunya ke dalam neraka apabila tidak bertaubat. Beliau menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga melatih diri untuk menjaga lisan, pandangan, dan hati dari segala yang dilarang Allah SWT. Jamaah yang hadir tampak menyimak dengan penuh khusyuk dan antusias. Di sela-sela pengajian, jamaah pun mendapatkan roti dan minuman sebagai bentuk keramahan panitia, menambah suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Doa Penutup dan Sesi Foto Bersama Memasuki penghujung acara, seluruh hadirin bersama-sama menundukkan kepala memanjatkan doa kepada Allah SWT, yang dipimpin langsung oleh KH. Achmad Fadlan. Doa dipanjatkan agar ilmu yang telah disampaikan dapat menjadi ilmu yang bermanfaat serta membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara KH. Achmad Fadlan dan jajaran takmir Masjid Nurul Huda Pakijangan, dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Ketua Takmir, Bapak Ridho Firman Hidayat, yang diabadikan dalam dokumentasi sebagai kenang-kenangan atas terselenggaranya kegiatan yang penuh makna ini. Kegiatan Nuzulul Qur'an di Masjid Nurul Huda Pakijangan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh jamaah untuk semakin mempererat hubungan dengan Al-Qur'an serta menjaga kualitas ibadah di bulan Ramadhan yang mulia.