NIA HALIZA ANISA
Nyurlembang, 30 Januari 2025 – Setelah melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Mandiri Integrasi selama 40 hari, mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang resmi dilepas dalam acara yang berlangsung di Kantor Desa Desa Nyurlembang, Kecamatan Narmada, Lombok Barat. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Nyurlembang,Perwakilan Camat Kecamatan Narmada serta perwakilan dari Ikatan Alumni UIN Malang. Pelepasan mahasiswa KKM dilakukan secara hangat dan khidmat oleh Bapak Kepala Desa Nyurlembang, Bapak Lukmanul Hakim, yang mengapresiasi kontribusi mahasiswa dalam berbagai program pengabdian masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKM sangat membantu dalam pengembangan desa, terutama dalam bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. "Tidak terasa sudah 40 hari berlalu. Anak-anak kami sudah membersamai kami di Desa Nyurlembang dalam waktu yang singkat, tetapi mereka memberikan banyak kontribusi yang sangat luar biasa bagi desa kami," serta memastikan bahwa sepuluh orang mahasiswa kkm masih lengkap dan tidak berkurang suatu apapun ujar Bapak Kepala Desa, Bapak Lukmanul Hakim. Sementara itu, pelepasan juga dihadiri oleh Bapak H. Muhammad Asroruddin HS.,M.Pd selaku Ketua Ikatan Alumni UIN Malang yang mewakili dosen pembimbing lapangan yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga terhadap mahasiswa yang telah menyelesaikan program KKM dengan baik dan berharap pengalaman selama pengabdian di desa dapat menjadi modal berharga untuk kehidupan akademik dan profesional mereka di masa depan. “Kami mengapresiasi kerja keras dan dedikasi mahasiswa selama 40 hari ini. Semoga pengalaman di Desa Nyurlembang menjadi inspirasi untuk terus berkontribusi bagi masyarakat,” ujar pak Asroruddin. Dengan berakhirnya program KKM Mandiri Integrasi ini, diharapkan mahasiswa dapat mengimplementasikan pengalaman dan wawasan yang telah diperoleh dalam kehidupan akademik maupun sosial. Acara pelepasan ditutup dengan doa dan sesi foto Bersama serta penyerahan cendramata sebagai bentuk kenang-kenangan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Nyurlembang.
SABRINA DIFA ATMAJA
KKM UIN Malang 79, 149, dan 9 Desa Ngadireso sukses menggelar sosialisasi tentang pencegahan pernikahan usia dini dan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) yang bertempat di Balai Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang (18/1/2025). Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Kepala Desa Ngadireso, Bapak Nur Salim, dosen pembimbing lapangan, serta Ketua PKK Desa Ngadireso, Ibu Ngatipah Nur Salim beserta pengurus dan anggotanya dan mendatangkan Dr. H. Miftahul Huda, S.HI., MH, dosen Fakultas Syyariah UIN Malang dan Ketua Family Corner Fakultas Syariah sebagai pemaeri. Dukungan penuh dari seluruh elemen desa membuat kegiatan ini berjalan sukses dan mendapat berbagai positif dari berbagai pihak. Seminar tersebut bertujuan untuk menurunkan angka pernikahan dini dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Ngadireso. Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi pertama oleh Dr. H. Miftahul Huda, S.HI., MH, yang membahas mengenai bahaya pernikahan usia dini, yang masih marak di desa Ngadireso. H. Miftahul Huda, S.HI., MH memaparkan bahwa sebagai orang tua, harus memberikan dukungan penuh kepada anak-anak untuk mengenyam setinggi-tingginya, serta menghindari pendidikan mereka dari pernikahan dini yang dapat menghambat perkembangan mereka. Orang tua harus memastikan anak-anak mereka fokus pada pendidikan dan memperdalam ilmu agama agar anak terhindar dari hal yang tidak diinginkan dan tidak terjebak dalam komitmen pernikahan di usia muda yang berisiko. Beliau juga menekankan bahwa pernikahan pada usia muda berisiko bagi kesehatan fisik dan mental, serta menghambat perkembangan remaja, terutama perempuan, dalam mengakses pendidikan dan kesempatan hidup yang lebih baik. Beliau menegaskan bahwa pernikahan usia dini sering kali berdampak pada hilangnya kesempatan bagi para remaja untuk melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta mengakses peluang-peluang yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan. Tanpa adanya pendidikan yang memadai, para remaja, khususnya perempuan, akan mengalami siklus kemiskinan dan ketergantungan ekonomi, serta menghambat perkembangan sosial dan ekonomi mereka. Usai materi pernikahan dini, sesi kedua tentang PHBS disampaikan oleh dua mahasiswa KKM UIN Malang, Sulistiani dan Akfa Atiatur Rahma. Mereka mengedukasi pentingnya pola hidup sehat, seperti memilih makanan bergizi. Dalam presentasinya, mereka memaparkan antara makanan yang bergizi dan makanan yang berisiko menyebabkan berbagai penyakit. Melalui kerjasama antara kelompok KKM dan ibu-ibu PKK, diharapkan acara ini memberikan dampak positif, khususnya dalam mengurangi pernikahan dini dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Sosialisasi ini mendapat apresiasi dari ibu-ibu PKK yang hadir dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan.
SITI MUSTOFIA
HUMAS UIN MALANG - Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) 2025 yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG-PAI) Kabupaten Malang telah berlangsung meriah (25/1). SDN 2 Wonorejo berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan dua siswanya meraih juara. Hamka, siswa SDN 2 Wonorejo, meraih Juara 2 dalam kategori Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), sedangkan Ulil memperoleh Juara Harapan 1 pada kategori Musabaqah Hifzhil Qur'an (MHQ). Prestasi ini tidak lepas dari bimbingan intensif yang diberikan oleh kakak-kakak Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 156 yang menjalankan program kerja di SDN 2 Wonorejo. Keberhasilan siswa SDN 2 Wonorejo ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas mereka dan meningkatkan minat siswa untuk mengeluarkan potensi bakat dan minat mereka. Selain itu, keberhasilan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda di Poncokusumo untuk terus mengembangkan potensi dan menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa kerja sama antara sekolah dan masyarakat dapat membawa hasil yang positif. KKM 156 UIN Malang dan SDN 2 Wonorejo telah menunjukkan contoh kerja sama yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mengembangkan potensi siswa. Kontributor: KKM 156 UIN Malang
DELLA PUSPA APRIYANTI
Kalipare, 30 Januari 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) "Ambil Peran" 125 resmi mengakhiri masa pengabdian mereka di Desa Kalipare setelah menjalani kegiatan selama 43 hari. Selama periode tersebut, mahasiswa telah berperan aktif dalam berbagai program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Berbagai bidang telah menjadi fokus utama dalam pelaksanaan program kerja KKM ini. Dalam bidang pendidikan, mahasiswa melaksanakan kegiatan mengajar di SDN 1 Kalipare, mengadakan bimbingan belajar gratis untuk mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika, merevitalisasi perpustakaan desa, serta mengadakan sosialisasi pencegahan judi online. Di bidang keagamaan, mahasiswa turut serta dalam berbagai kegiatan, termasuk kajian moderasi beragama, mengajar di TPQ Bainturrohim, serta aktif mengikuti kegiatan keagamaan masyarakat seperti muslimatan, diba’an, dan tahlilan. Sementara itu, di bidang kesehatan, mahasiswa melaksanakan sosialisasi parenting dan pencegahan stunting serta berpartisipasi dalam kegiatan posyandu guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak.
JUNDI ROBBANI
Dalam rangka menyambut peringatan Isra' Mi'raj 1446 H, mahasiswa KKM kelompok 139 Universitas Islam Negeri (UIN) Malang menyelenggarakan lomba antar Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di desa binaan. Acara ini berlangsung meriah pada Minggu, 19 Januari 2025, di Masjid Baiturrohim Desa Sumbertempur. Lomba antar TPQ ini dihadiri oleh dua TPQ, yaitu TPQ Barat Sumbertempur Wetan dan TPQ Selatan Sumbertempur Wetan. Kegiatan ini mencakup berbagai kategori lomba yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama terdiri dari lomba Adzan, Tartil Al-Qur'an, dan Mewarnai. Sesi kedua diisi dengan lomba Cerdas Cermat Islami (CCI). Lomba Adzan dan Tartil diadakan secara indoor, dengan peserta tampil satu per satu, sementara lomba mewarnai dilaksanakan secara semi-outdoor dalam format klasikal. Untuk lomba CCI, para peserta beradu pengetahuan agama secara klasikal di dalam ruangan. Acara dimulai pukul 13.00 WIB dan berlangsung hingga 16.30 WIB dengan susunan kegiatan yang teratur. Pembukaan dilakukan oleh MC, diikuti oleh sambutan dari ketua pelaksana, Abdullah Fajrun Najah, yang menyampaikan apresiasi kepada peserta dan dukungan masyarakat. Kemudian dilanjutkan doa pembuka, diikuti dengan pengkondisian peserta ke lokasi masing-masing. Lomba mewarnai, Tartil, dan Adzan berlangsung dari pukul 13.40 hingga 14.40 WIB, dilanjutkan dengan lomba CCI dari pukul 14.40 hingga 16.00 WIB. Acara diakhiri dengan pengumuman pemenang dan penutupan oleh MC. Perlombaan ini diikuti dengan antusias oleh 61 peserta dari TPQ Barat Sumbertempur dan TPQ Selatan Sumbertempur Wetan. Suasana penuh semangat dan dukungan dari masyarakat sekitar menciptakan momen kebersamaan yang luar biasa. Para santri menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam setiap kategori, mencerminkan semangat belajar dan keinginan untuk terus mengembangkan diri. Ketua pelaksana, Najah, menyatakan, "Acara ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, serta mempereratkan silaturahmi antar TPQ di desa Sumbertempur. Lomba ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kreativitas anak-anak kita dalam memahami agama Islam." Dengan suksesnya acara ini, mahasiswa KKM 139 UIN Malang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang. Lomba antar TPQ ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkaya wawasan keislaman generasi muda. Acara ditutup dengan penuh kebahagiaan, terutama bagi para pemenang yang mendapatkan penghargaan atas kerja keras mereka. Momentum ini menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat mampu menciptakan kegiatan yang mendidik dan bermakna. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Generasi Qur'ani Bersatu: Mahasiswa KKM 139 UIN Malang Gelar Lomba Antar TPQ Sambut Isra' Mi'raj 1446 H Desa Sumbertempur!", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/nurlaylirosyidasafitri1652/6790ce02ed641574226cf302/generasi-qur-ani-bersatu-mahasiswa-kkm-139-uin-malang-gelar-lomba-antar-tpq-sambut-isra-mi-raj-1446-h-desa-sumbertempur?page=2&page_images=1 Kreator: Nur Layli Rosyida Safitri Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com