Thumbnail
1 year ago
"Sosialisasi Parenting dan Pencegahan Stunting di Desa Pandansari Lor: Membangun Generasi Sehat dan Cerdas"

KEVIN PERMANA ARYA PUTRA

Pada hari Senin, 13 Januari 2025, suasana yang penuh semangat dan antusiasme menyelimuti Balai Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Di tempat ini, telah berlangsung kegiatan Sosialisasi Parenting dan Pencegahan Stunting, yang merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang diinisiasi oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan mahasiswa, tetapi juga melibatkan masyarakat setempat, terutama para orang tua dan ibu hamil, yang menjadi sasaran utama dari sosialisasi ini. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB, dan dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua Pelaksana yang menyampaikan tujuan utama acara ini: memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada warga Desa Pandansari Lor mengenai pentingnya pola asuh anak yang baik serta pencegahan stunting sebagai masalah kesehatan yang kian meresahkan. Sebelum memulai sesi materi, Kepala Desa Pandansari Lor juga memberikan sambutan yang penuh harapan agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak di desa tersebut. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ibu Dr. Hj. Rafiqah, M. Pd., C. Ht., Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, yang menjelaskan secara rinci mengenai pentingnya pola asuh yang positif untuk mendukung tumbuh kembang anak. Beliau juga menekankan betapa vitalnya peran orang tua dalam memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang seimbang sejak dini, guna mencegah terjadinya stunting yang dapat menghambat perkembangan fisik dan kognitif anak. Sesi ini semakin hidup dengan adanya tanya jawab dan diskusi interaktif, di mana para peserta, terutama ibu-ibu yang hadir, dengan antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait pola asuh dan cara-cara efektif dalam memenuhi kebutuhan gizi anak. Beberapa ibu berbagi pengalaman mengenai kendala yang mereka hadapi dalam memberikan gizi yang optimal kepada anak-anak mereka, yang membuka ruang untuk saling berbagi solusi dan ide. Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama pada pukul 12.00 WIB, yang dipimpin oleh salah seorang tokoh agama setempat. Doa ini menjadi momen harapan agar warga Desa Pandansari Lor dapat mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari masalah stunting. Dengan berakhirnya acara ini, harapan besar pun disampaikan kepada seluruh masyarakat desa, khususnya para orang tua, agar mereka dapat mengaplikasikan pengetahuan yang telah didapatkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bukan hanya sekadar informasi semata, tetapi juga sebuah langkah konkret untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak, mencegah stunting, dan mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Thumbnail
1 year ago
SDN 2 Wonorejo Raih Prestasi pada Pentas PAI Poncokusumo 2025

AHMAD AUFAL MAROM

HUMAS UIN MALANG - Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) 2025 yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG-PAI) Kabupaten Malang telah berlangsung meriah (25/1). SDN 2 Wonorejo berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan dua siswanya meraih juara. Hamka, siswa SDN 2 Wonorejo, meraih Juara 2 dalam kategori Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), sedangkan Ulil memperoleh Juara Harapan 1 pada kategori Musabaqah Hifzhil Qur'an (MHQ). Prestasi ini tidak lepas dari bimbingan intensif yang diberikan oleh kakak-kakak Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 156 yang menjalankan program kerja di SDN 2 Wonorejo. Keberhasilan siswa SDN 2 Wonorejo ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas mereka dan meningkatkan minat siswa untuk mengeluarkan potensi bakat dan minat mereka. Selain itu, keberhasilan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda di Poncokusumo untuk terus mengembangkan potensi dan menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa kerja sama antara sekolah dan masyarakat dapat membawa hasil yang positif. KKM 156 UIN Malang dan SDN 2 Wonorejo telah menunjukkan contoh kerja sama yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mengembangkan potensi siswa. Kontributor: KKM 156 UIN Malang

Thumbnail
1 year ago
Pengalaman KKM Reguler Kelompok 3 Arumdalu di Desa Dawuhan

HAURA AWALIN NURISTA DEVI

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan salah satu pengalaman berharga bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang untuk berkontribusi langsung ke masyarakat. KKM Reguler Kelompok 3 yang berlokasi di Desa Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, berlangsung selama lebih dari satu bulan, memberikan pengalaman tak terlupakan bagi kami. Perjalanan dimulai pada 21 Desember 2024, ketika para mahasiswa tiba di basecamp di Desa Dawuhan. Adaptasi dengan lingkungan dan masyarakat setempat menjadi langkah awal yang dilakukan, termasuk silaturahmi dengan warga sekitar dan berkenalan dengan pengurus desa. Sejak hari pertama, kami aktif dalam kegiatan keagamaan di masjid desa. Program "One Day, One Juz" menjadi rutinitas, di mana mahasiswa membaca Al-Qur’an secara bergantian. Selain itu, kami juga berpartisipasi dalam kegiatan tahlilan dan Rathibul Hadad bersama masyarakat. Interaksi dengan anak-anak desa juga dilakukan melalui pengajaran di berbagai TPQ. Kegiatan mengajar ini dibagi dalam beberapa kelompok untuk memastikan keempat TPQ mendapatkan bimbingan. Selain itu, kami juga ikut serta dalam membersihkan masjid dan membantu kegiatan keagamaan lainnya kami tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga membantu warga dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Beberapa mahasiswa laki-laki membantu pembangunan irigasi sawah dan membersihkan longsor, sementara mahasiswa perempuan turut serta dalam aktivitas pertanian dan berkunjung ke peternakan ayam petelur. Mereka juga membantu administrasi di sekolah penyetaraan "Setia Mandiri," seperti menginput data siswa dan mencetak dokumen. Selain mengajar di TPQ dan sekolah formal, kami juga mengadakan berbagai kegiatan edukatif. kami menggelar sosialisasi ekonomi, parenting, dan stunting yang dihadiri oleh warga desa dan bahkan mendapat dukungan dari PKK Desa Dawuhan. Selain itu, mahasiswa juga merancang program UMKM untuk mendukung ekonomi desa dan memperkenalkan moderasi beragama kepada masyarakat melalui diskusi bersama. Menjelang akhir KKM, kami mengadakan berbagai acara, termasuk lomba cerdas cermat bagi anak-anak TPQ dan peringatan Isra’ Mi’raj di MI Miftahul Ulum. Penutupan KKM dilakukan secara resmi di Balai Desa Dawuhan, dihadiri oleh warga dan tokoh masyarakat. Sebagai tanda terima kasih, mahasiswa memberikan cinderamata berupa kaligrafi kepada Masjid Baitussolikin dan banner untuk UMKM peternakan ayam petelur. Pada hari terakhir, kami berpamitan dengan warga, kepala dusun, dan pemilik posko yang telah membantu selama program berlangsung. Momen ini diakhiri dengan pencetakan foto kenang-kenangan dan pemberian nilai dari mitra kerja sebelum akhirnya mahasiswa kembali ke tujuan masing-masing pada 30 Januari 2025. KKM di Desa Dawuhan bukan hanya sekadar program pengabdian, tetapi juga pengalaman penuh makna yang mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami belajar untuk lebih memahami kehidupan sosial, meningkatkan keterampilan komunikasi, dan tentunya memberikan manfaat nyata bagi warga setempat.

Thumbnail
1 year ago
"Sosialisasi Parenting dan Pencegahan Stunting di Desa Pandansari Lor: Membangun Generasi Sehat dan Cerdas"

CHALIMAH ABDULLAH

Pada hari Senin, 13 Januari 2025, suasana yang penuh semangat dan antusiasme menyelimuti Balai Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Di tempat ini, telah berlangsung kegiatan Sosialisasi Parenting dan Pencegahan Stunting, yang merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang diinisiasi oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan mahasiswa, tetapi juga melibatkan masyarakat setempat, terutama para orang tua dan ibu hamil, yang menjadi sasaran utama dari sosialisasi ini. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB, dan dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua Pelaksana yang menyampaikan tujuan utama acara ini: memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada warga Desa Pandansari Lor mengenai pentingnya pola asuh anak yang baik serta pencegahan stunting sebagai masalah kesehatan yang kian meresahkan. Sebelum memulai sesi materi, Kepala Desa Pandansari Lor juga memberikan sambutan yang penuh harapan agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak di desa tersebut. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ibu Dr. Hj. Rafiqah, M. Pd., C. Ht., Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, yang menjelaskan secara rinci mengenai pentingnya pola asuh yang positif untuk mendukung tumbuh kembang anak. Beliau juga menekankan betapa vitalnya peran orang tua dalam memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang seimbang sejak dini, guna mencegah terjadinya stunting yang dapat menghambat perkembangan fisik dan kognitif anak. Sesi ini semakin hidup dengan adanya tanya jawab dan diskusi interaktif, di mana para peserta, terutama ibu-ibu yang hadir, dengan antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait pola asuh dan cara-cara efektif dalam memenuhi kebutuhan gizi anak. Beberapa ibu berbagi pengalaman mengenai kendala yang mereka hadapi dalam memberikan gizi yang optimal kepada anak-anak mereka, yang membuka ruang untuk saling berbagi solusi dan ide. Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama pada pukul 12.00 WIB, yang dipimpin oleh salah seorang tokoh agama setempat. Doa ini menjadi momen harapan agar warga Desa Pandansari Lor dapat mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari masalah stunting. Dengan berakhirnya acara ini, harapan besar pun disampaikan kepada seluruh masyarakat desa, khususnya para orang tua, agar mereka dapat mengaplikasikan pengetahuan yang telah didapatkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bukan hanya sekadar informasi semata, tetapi juga sebuah langkah konkret untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak, mencegah stunting, dan mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Thumbnail
1 year ago
SDN 2 Wonorejo Raih Prestasi pada Pentas PAI Poncokusumo 2025

NABILATUZ ZAHROK

HUMAS UIN MALANG - Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) 2025 yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG-PAI) Kabupaten Malang telah berlangsung meriah (25/1). SDN 2 Wonorejo berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan dua siswanya meraih juara. Hamka, siswa SDN 2 Wonorejo, meraih Juara 2 dalam kategori Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), sedangkan Ulil memperoleh Juara Harapan 1 pada kategori Musabaqah Hifzhil Qur'an (MHQ). Prestasi ini tidak lepas dari bimbingan intensif yang diberikan oleh kakak-kakak Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 156 yang menjalankan program kerja di SDN 2 Wonorejo. Keberhasilan siswa SDN 2 Wonorejo ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas mereka dan meningkatkan minat siswa untuk mengeluarkan potensi bakat dan minat mereka. Selain itu, keberhasilan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda di Poncokusumo untuk terus mengembangkan potensi dan menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa kerja sama antara sekolah dan masyarakat dapat membawa hasil yang positif. KKM 156 UIN Malang dan SDN 2 Wonorejo telah menunjukkan contoh kerja sama yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mengembangkan potensi siswa. Kontributor: KKM 156 UIN Malang

Thumbnail
1 year ago
KKM UIN Malang Membantu Usaha Mikro Kecil Menengah Keripik Singkong Dusun Simpar

AINAYA NUR FAYZA

Muhammad Nizar adalah seorang pemilik UMKM yang sudah berjalan kurang lebih 25 tahun dan berfokus pada produksi keripik singkong di Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Dalam proses produksinya, Pak Nizar menghasilkan keripik singkong dengan berbagai varian rasa yang menarik dan dipasarkan di wilayah Malang Raya. Varian rasa tersebut mencakup rasa original yang klasik, pedas manis yang menggugah selera, dan manis yang cocok untuk pencinta rasa manis, serta rasa gadung yang unik dan khas, yang berasal dari umbi gadung yang ditanam di daerah Jabung.             Tidak hanya keripik singkong, Pak Nizar juga memperluas lini produknya dengan memproduksi keripik dari bahan-bahan lain seperti tela ungu, pisang kristal, pisang biasa, dan stik talas. Keripik-keripik ini diproduksi secara langsung oleh Pak Nizar dengan total produksi mencapai kurang lebih 2 kuintal setiap kali proses produksi. Dengan komitmen terhadap kualitas dan inovasi dalam produk, Muhammad Nizar berusaha untuk memberikan pilihan camilan yang sehat dan lezat bagi masyarakat, sekaligus berkontribusi pada perekonomian lokal melalui pengembangan UMKM. Saat ini, terdapat satu karyawan yang membantu dalam proses produksi dengan tugas utama mengupas singkong. Dalam proses produksinya, Pak Nizar terlibat dalam berbagai kegiatan mulai dari produksi, pengemasan, hingga pemasaran yang dilakukan secara tradisional. Keripik singkong ini tersedia dalam berbagai ukuran, yakni kecil, sedang, dan besar. Untuk mendukung pemasaran, mereka menggunakan stiker yang dicetak sebanyak satu rim seharga 1,8 juta rupiah. Pengiriman produk dilakukan segera setelah pengemasan, terutama ketika stok di swalayan habis. Selain itu, Pak Nizar juga berencana untuk mengembangkan produk baru berbahan dasar apel dan nangka, serta memperluas jaringan distribusinya ke area sekitar Malang Raya untuk meningkatkan visibilitas dan kesetaraan pasokan produk. Dengan demikian, dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memastikan konsistensi kualitas produk yang dihasilkan.