Thumbnail
1 year ago
Eksplorasi Kebun Percobaan Benih Unggul Cap Panah Merah di Desa Pujon Kidul

SISKA KARTIKA SARI

Desa Pujon Kidul, yang terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, dikenal sebagai salah satu destinasi wisata pedesaan yang menyuguhkan pemandangan alam yang indah. Salah satu daya tarik utama di desa ini adalah kebun percobaan Belik Tani Sedulur, tempat di mana pertanian modern bertemu dengan edukasi dan pengalaman langsung di lapangan. Kebun percobaan ini menjadi pusat pengembangan dan edukasi mengenai penggunaan benih unggul dari Cap Panah Merah. Bukan sekadar lahan pertanian biasa, tempat ini dirancang untuk memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat tentang bagaimana pertanian dapat berkembang dengan teknologi sederhana namun efektif. Bagi sebagian orang, bertani mungkin terdengar seperti sesuatu yang sulit dan membutuhkan banyak keahlian. Namun, di kebun percobaan ini, peserta diajak untuk mengenal dan mengalami langsung proses bercocok tanam dari awal hingga akhir. Kegiatan dimulai dengan pemasangan mulsa plastik di lahan pertanian. Mungkin banyak yang belum tahu, tetapi penggunaan mulsa plastik ini memiliki banyak manfaat, seperti menjaga kelembapan tanah, menghambat pertumbuhan gulma, serta meningkatkan hasil panen. Setelah itu, peserta mulai menanam bibit dengan teliti di lubang-lubang yang telah disiapkan. Proses ini dilakukan secara bersama-sama, menciptakan suasana belajar yang penuh kerja sama dan semangat gotong royong. Dengan bimbingan dari petani berpengalaman dari Cap Panah Merah, peserta mendapatkan ilmu baru tentang teknik pertanian. Salah satu hal yang membuat pengalaman di kebun percobaan ini semakin istimewa adalah suasana alam yang begitu menenangkan. Dikelilingi oleh pegunungan hijau, udara segar, dan lingkungan pedesaan yang asri, belajar bertani di tempat ini terasa lebih menyenangkan dan jauh dari kesan membosankan. Selain mendapatkan ilmu baru, peserta juga bisa menikmati pemandangan yang memanjakan mata serta merasakan ketenangan yang jarang ditemukan di kota. Tidak heran jika banyak yang merasa kegiatan ini seperti kombinasi sempurna antara belajar, wisata, dan relaksasi. Kegiatan di kebun percobaan ini bertujuan untuk memperkenalkan metode pertanian modern kepada masyarakat dan mendorong pemanfaatan benih unggul untuk menghasilkan panen berkualitas tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat lokal dan menginspirasi generasi muda untuk lebih peduli pada sektor pertanian. Dengan hasil panen yang optimal, diharapkan kegiatan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas. Kebun percobaan tersebut merupakan contoh nyata bagaimana pertanian modern dapat diintegrasikan dengan edukasi dan pelestarian lingkungan. Tempat ini menjadi bukti bahwa inovasi pertanian tidak harus rumit dan dapat diakses oleh siapa saja. Bagi siapa pun yang ingin belajar tentang pertanian modern atau sekadar menikmati keindahan alam pedesaan kebun percobaan Belik Tani Sedulur cocok untuk dikunjungi.

Thumbnail
1 year ago
Dari Botol Bekas Jadi Kebun Hidroponik: Edukasi Seru Mahasiswa KKM 189 UIN Malang di SDN 04 Sidodadi

NADHILA ARI AGATA

Sabtu, 4 Januari 2025 Mahasiswa KKM Kelompok 189 "Abipraya Laksana" dari Universitas Islam Negeri (UIN) Malang menggelar kegiatan edukasi yang bermanfaat di SDN 04 Sidodadi. Dalam upaya mengajak anak-anak untuk lebih peduli terhadap lingkungan, para mahasiswa ini memanfaatkan barang-barang bekas dengan cara yang kreatif. Mereka mengajarkan siswa-siswa kelas 4, 5, dan 6 untuk menanam pakcoy dengan teknik hidroponik menggunakan botol bekas, serta air bekas cucian beras yang mereka bawa dari rumah. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada proses penanaman, tetapi juga bertujuan untuk menanamkan rasa cinta lingkungan pada anak-anak. Dengan menggunakan botol bekas ukuran 1,5 liter, para siswa diajarkan untuk memanfaatkan barang yang biasanya dibuang menjadi sesuatu yang berguna. Selain itu, kegiatan ini juga mengenalkan teknik hidroponik wick sederhana yang dapat dilakukan dengan alat dan bahan yang mudah didapat di sekitar mereka. Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat sangat antusias dan aktif mengikuti setiap langkah, mulai dari persiapan media tanam hingga menanam bibit pakcoy. Edukasi ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan praktis yang bermanfaat bagi siswa. Selain itu, para mahasiswa berharap agar kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan dapat dipraktikkan di masa depan. "Dengan kegiatan ini, kami ingin menunjukkan kepada siswa bahwa mereka bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dari barang-barang yang sudah tidak terpakai. Kami berharap tanaman pakcoy yang ditanam dapat tumbuh optimal dalam waktu satu bulan dan bisa dipanen oleh para siswa," ujar perwakilan Mahasiswa KKM 189 UIN Malang. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengabdian masyarakat oleh mahasiswa KKM UIN Malang, yang bertujuan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan pendidikan di sekitar mereka. Para guru di SDN 04 Sidodadi sangat mengapresiasi kegiatan ini, yang tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi siswa, tetapi juga menambah semangat belajar mereka. Selain itu, kehadiran Mahasiswa KKM selama satu bulan di sekolah ini diharapkan dapat memotivasi dan menginspirasi para siswa untuk terus bersemangat menuntut ilmu dan bercita-cita tinggi. Dengan adanya kolaborasi yang baik antara mahasiswa, guru, dan siswa, diharapkan kegiatan ini memberikan dampak yang berkelanjutan bagi sekolah dan lingkungan sekitar.  

Thumbnail
1 year ago
Sosialisasi Parenting: Mengembangkan Sosial Emosional Siswa Dengan Dukungan Orang Tua di SD Negeri 3 Jedong

AISYAH SABILLA

Pada hari Kamis, 23 Januari 2025, Mahasiswa KKM 177 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan kegiatan Sosialisasi Parenting di SD Negeri 3 Jedong. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya peran mereka dalam membentuk karakter anak. Membentuk karakter anak yang baik dan seimbang merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua, guru, dan lingkungan sekitar. Namun, peran orang tua merupakan kunci utama dalam membentuk karakter anak. Oleh karena itu, Mahasiswa KKM 177 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berinisiatif untuk menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Parenting ini. Kegiatan Sosialisasi Parenting dimulai dengan pembukaan oleh Aisyah Sabilla selaku MC, diikuti dengan sambutan dari Kepala Sekolah SD Negeri 3 Jedong. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program ini dan menekankan pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang siswa, terutama dalam aspek sosial dan emosional. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber, Ibu Umdatul Khoirot, M.Psi., Psikolog, seorang dosen psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang berkompeten di bidang pengembangan kecerdasan emosional anak. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya pengelolaan emosi dalam kehidupan sehari-hari, cara membangun empati, serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi anak agar dapat belajar berinteraksi secara sehat dengan sekitarnya. “Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat dan rasakan di rumah. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menjadi teladan dalam hal pengelolaan emosi dan membangun hubungan sosial yang baik,” ujar narasumber. Peserta sangat antusias dan aktif dalam mengikuti acara ini. Mereka juga mengajukan berbagai pertanyaan dan berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam upaya membentuk karakter anak. Melalui kegiatan ini, orang tua tidak hanya memperoleh pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya peran mereka, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan berdiskusi mengenai masalah yang dihadapi dalam mendidik anak. Mahasiswa KKM 177 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan Sosialisasi Parenting ini. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi orang tua di SD Negeri 3 Jedong.

Thumbnail
1 year ago
Cegah Stunting dengan Pola Asuh Tepat dan Gizi Seimbang: Sosialisasi Parenting di Desa Sumberpetung

MUHAMMAD FIRDAUS HABIBILLAH

Stunting masih menjadi permasalahan serius dalam tumbuh kembang anak di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Untuk mengatasi hal ini, mahasiswa KKM Desa Sumberpetung mengadakan Sosialisasi Stunting dan Parenting pada Senin, 13 Januari 2025, di Balai Dusun Banduarjo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Mengusung tema "Cegah Stunting Melalui Pengasuhan Tepat dan Pemenuhan Gizi Seimbang", acara ini dihadiri oleh 37 peserta serta 11 tamu undangan, termasuk Kepala Desa Sumberpetung, Hamim Ahmad, S.Ag, beserta jajaran perangkat desa lainnya.   Acara dimulai pukul 09.30 WIB setelah kegiatan Posyandu, diawali dengan pembukaan oleh MC Juhiran Rizqi Mawani dan Muhammad Fatih Rabbani. Sambutan dari Kepala Desa Sumberpetung berlangsung hingga pukul 09.45 WIB, memberikan gambaran umum pentingnya pengasuhan yang tepat untuk mencegah stunting. Sesi pertama dimulai dengan materi Parenting oleh Ibu Yully Astutik, S.Tr.Keb, yang menekankan pentingnya pola asuh yang baik dalam perkembangan anak. Sesi ini berlangsung selama 20 menit, diikuti oleh materi tentang Stunting yang disampaikan oleh Ayu Candra Hermawati, AMd. Gz, seorang ahli gizi, yang menjelaskan faktor penyebab dan cara pencegahan stunting secara komprehensif. Tidak hanya sekadar teori, acara ini juga menghadirkan sesi praktik pembuatan MPASI (Makanan Pendamping ASI) yang sehat dan bergizi. Pada pukul 10.29 WIB, pemateri bersama perwakilan peserta memperagakan cara membuat MPASI yang memenuhi standar gizi seimbang. Hasil dari praktik ini pun dibagikan kepada peserta sosialisasi agar mereka bisa memahami langsung bagaimana menyusun menu bergizi bagi anak-anak mereka.   Untuk meningkatkan partisipasi, panitia juga mengadakan sesi kuis interaktif pada pukul 10.51 WIB. MC mengajukan 10 pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan, dan peserta yang berhasil menjawab dengan benar mendapatkan doorprize menarik. Kuis ini tidak hanya menambah keseruan acara, tetapi juga memastikan bahwa materi yang disampaikan benar-benar dipahami oleh peserta. Acara ditutup pada pukul 11.05 WIB dengan harapan besar bahwa para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi tentang pola asuh yang tepat serta pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga masa pertumbuhan anak menjadi kunci utama dalam menekan angka stunting di daerah tersebut.   Melalui sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam memberikan pola asuh yang baik serta memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka. Dengan pemahaman yang lebih baik, tidak ada lagi anak yang mengalami stunting hanya karena kurangnya informasi tentang pengasuhan dan gizi seimbang. Langkah kecil ini diharapkan dapat membawa perubahan besar dalam mewujudkan generasi yang lebih sehat dan cerdas di Desa Sumberpetung.  Semoga edukasi seperti ini terus berlanjut, demi masa depan anak-anak Indonesia yang lebih baik!  

Thumbnail
1 year ago
Rekap Kegiatan kelompok KKM 135 Mangaladhikara di Desa Plandi Wonosari

AISATUNNADIYA KOMALA MURSYID

Terlaksana selama satu bulan terakhir, kami telah melaksanakan berbagai kegiatan dan program kerja (proker) yang telah direncanakan sebelumnya. Selain program yang sudah dirancang dari awal, kami juga memenuhi permintaan masyarakat, seperti dari kelompok tani yang meminta bantuan untuk membuat pestisida. Kebetulan, di tim kami ada yang berasal dari jurusan kimia dan biologi, sehingga kami dapat menyanggupi permintaan tersebut. Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan telah dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2025. Antusiasme dari kelompok tani sangat tinggi, terlihat dari kehadiran seluruh anggota kelompok tani di Desa Plandi yang mengikuti pelatihan ini. Di bidang kesehatan, kami turut mendukung kegiatan posyandu, seperti pemeriksaan kesehatan untuk batita, balita, dan lansia. Kami juga mengadakan sosialisasi tentang stunting, pembagian tablet tambah darah di SDN 2 Plandi, senam sehat bersama ibu-ibu PKK, serta sosialisasi parenting. Dalam bidang pendidikan, kami berkontribusi dengan memberikan asistensi mengajar di MI NU Plandi 1 dan TPQ Masjid Baiturrohim. Selain itu, kami juga memberikan bimbingan belajar kepada siswa kelas 6 SD. Untuk bidang keagamaan, kami mengadakan kegiatan One Day One Juz di Masjid Baiturrohman, melaksanakan shalat berjamaah, menggelar lomba Isra Mi'raj bersama TPQ Baiturrohim, serta mengikuti kegiatan keagamaan masyarakat seperti tahlilan, diba’an, dan membersihkan masjid. Terakhir, di bidang kemasyarakatan, kami membantu kelompok tani dalam pembangunan pondok tani, mendukung persiapan kegiatan Isra Mi'raj Dusun Plandi, bergotong royong membersihkan balai desa, dan ikut memeriahkan acara Hari Ibu.

Thumbnail
1 year ago
Membangun Generasi Qur'ani: TPQ di Musholah At-Taubah, Desa Jedong

BATRISYA IRDINA AN`NISA

Desa Jedong, 17 Januari 2025 -- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 177 UIN Malang 2024-2025 menyelenggarakan kegiatan pengajaran Al-Qur'an yang bertempat di Musholah At-Taubah, Dusun Jaten, Desa Jedong. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKM untuk membangun generasi Qur'ani melalui pembelajaran yang terstruktur dan menyeluruh. Kegiatan mengajar ini mencakup pembelajaran dari tingkat dasar, yakni Iqro, hingga tingkat lanjutan berupa bacaan Al-Qur'an. Para peserta, yang terdiri dari anak-anak di lingkungan setempat, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti proses belajar mengajar. Suasana belajar yang hangat dan penuh semangat terlihat dari interaksi aktif antara mahasiswa pengajar dan peserta. Tidak hanya sekadar mengajarkan teknik membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar, mahasiswa KKM juga membimbing anak-anak untuk memahami nilai-nilai islami yang terkandung dalam setiap ayat. Metode pembelajaran yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan peserta, sehingga mereka dapat belajar dengan nyaman dan efektif. "Kami berharap anak-anak tidak hanya pandai membaca Al-Qur'an tetapi juga mampu menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup mereka sehari-hari," ujar salah satu mahasiswa KKM. Berlokasi di Musholah At-Taubah, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Orang tua peserta mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran mahasiswa KKM yang telah membantu mendidik anak-anak mereka dalam ilmu agama. Salah satu tokoh masyarakat setempat juga menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi mahasiswa KKM yang dinilai sangat bermanfaat bagi penguatan moral dan spiritual generasi muda di desa tersebut. Selain itu, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antara mahasiswa KKM dan masyarakat Desa Jedong. Tidak hanya anak-anak yang merasakan manfaatnya, orang tua yang hadir selama kegiatan juga ikut berdiskusi dengan mahasiswa mengenai pentingnya pendidikan agama dalam membentuk karakter generasi muda. Program ini diharapkan mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan, baik bagi anak-anak peserta maupun masyarakat secara keseluruhan. Mahasiswa KKM 177 UIN Malang berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari semangat baru dalam mendalami ilmu Al-Qur'an, sekaligus menjadi momen berharga untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di Desa Jedong. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat mampu menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitar.