Thumbnail
5 months ago
Puncak Peringatan Isra' Mi'raj: Cahaya Iman di TPQ Ma'arif 10 An-Nur

MUHAMMAD FADIN RAMADHAN

Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, TPQ Ma'arif 10 An-Nur menyelenggarakan kegiatan puncak peringatan yang dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para santri, ustadz-ustadzah, serta kami KKM ALTHARA 24  dengan penuh antusias dan kekhusyukan.   Acara diawali dengan persiapan panitia pada pukul 14.15 hingga 15.06 WIB, dilanjutkan dengan pelaksanaan Sholat Ashar berjamaah pada pukul 15.10--15.30 WIB. Momen ini menjadi pembuka spiritual sebelum rangkaian acara inti dimulai.   Kegiatan resmi dibuka pada pukul 16.05 WIB dengan pembukaan singkat oleh MC hingga pukul 16.10 WIB. Suasana semakin syahdu ketika acara dilanjutkan dengan lantunan sholawat Nabi yang berlangsung dari pukul 16.10--16.32 WIB, menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW di hati para peserta.   Selanjutnya, acara diisi dengan sesi Hikmah Isra' Mi'raj yang dipadukan dengan kuis yang di sampaikan oleh MC pada pukul 16.32--16.55 WIB. Melalui sesi ini, para santri diajak memahami makna Isra' Mi'raj, khususnya tentang pentingnya sholat sebagai tiang agama, dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.   Pada pukul 16.55--17.19 WIB, Teman-teman KKM ALTHARA 24 mengumumkan para juara lomba yang sebelumnya telah diselenggarakan dalam rangka memeriahkan peringatan Isra' Mi'raj. Pengumuman ini disambut dengan penuh semangat dan kebahagiaan oleh para santri.   Acara kemudian ditutup secara resmi pada pukul 17.19--17.23 WIB, dilanjutkan dengan dokumentasi bersama hingga pukul 17.28 WIB sebagai kenang-kenangan kegiatan. Rangkaian acara puncak ditutup dengan doa bersama pada pukul 17.28--17.32 WIB, memohon keberkahan dan kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat.   Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri TPQ Ma'arif 10 An-Nur dapat semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Isra' Mi'raj dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjaga sholat dan akhlak mulia. Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi sarana edukasi dan penguatan keimanan sejak usia dini.

Thumbnail
5 months ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SD Negeri 1 Dawuhan dan MI Miftahul Ulum Dawuhan

FANDI ACHMAD ZULKIFLI

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan sosialisasi anti-bullying di SD Negeri 1 Dawuhan dan MI Miftahul Ulum Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, dan berkarakter. Kegiatan ini mengusung materi edukatif yang menekankan pemahaman dasar tentang pengertian bullying, jenis-jenis bullying—baik fisik, verbal, sosial, maupun siber—serta dampak yang ditimbulkan terhadap kondisi psikologis dan perkembangan sosial anak. Penyampaian materi dikemas secara komunikatif dan interaktif melalui diskusi, tanya jawab, serta aktivitas ringan yang mendorong partisipasi aktif para siswa. Antusiasme siswa terlihat sejak awal kegiatan, di mana mereka tidak hanya menyimak materi, tetapi juga berani mengungkapkan pengalaman dan perasaan mereka terkait pergaulan di sekolah. Suasana kelas yang hangat dan dialogis menjadi ruang yang aman bagi anak-anak untuk belajar tentang empati, saling menghargai, serta pentingnya membangun pertemanan yang sehat dan inklusif. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKM UIN Malang. Berdasarkan informasi dari para guru di kedua sekolah, pasca kegiatan sosialisasi mulai terlihat penurunan laporan siswa yang menangis atau merasa tertekan akibat ejekan maupun perilaku perundungan dari teman sebaya. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap sesama. Koordinator kegiatan menegaskan bahwa sosialisasi ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, seperti empati, keberanian untuk melapor, dan tanggung jawab sosial. “Kami berharap anak-anak tidak hanya memahami apa itu bullying, tetapi juga mampu menjadi pelopor dalam menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghormati,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM UIN Malang berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung dunia pendidikan dasar, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, berdaya, dan berkepribadian luhur.

Thumbnail
5 months ago
Pembukaan KKM Kelompok 25 Sevanagara Resmi Digelar di Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen pada 23 Desember 2025

ALYCIA AFINA ANDIANI

Malang, 23 Desember 2025 — Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 25 Sevanagara resmi dibuka melalui acara pembukaan yang diadakan pada Selasa sore (23/12/2025) di Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Lokasi pusat kegiatan KKM berada di Masjid Baitul Makmur, yang termasuk wilayah RW 08. Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya *Kepala Kelurahan Kauman, Bapak Agus Suntoro, SE,* *Ketua RW 08, Bapak Gunawan,* serta para Ketua RT 1 hingga RT 6 yang berada di lingkungan RW 08. Hadir pula perwakilan *ta'mir Masjid Baitul Makmur, Mas Surya Affan,* dan *Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKM Kelompok 25 Sevanagara, Ibu Dr. Usfiyatur Rusuly, M.Pd.I.* Acara penyusunan berlangsung dengan tertib dan lancar. Meskipun pada pertengahan kegiatan cuaca sempat berubah, hal tersebut tidak menghambat jalannya acara hingga selesai.  Pembukaan acara dipandu oleh MC yang dibawakan oleh Nur Sofia. Setelah itu, seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin oleh dirigen Alycia Afina Andiani. Sesi Berbagai menjadi bagian inti dalam rangkaian pembukaan. Sambutan diawali oleh *Ketua KKM Kelompok 25 Sevanagara, Fawwaz Fudhail Muchammad,* yang menyampaikan pengantar kegiatan serta harapan selama pelaksanaan program di Kelurahan Kauman. Selanjutnya, *Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Usfiyatur Rusuly, M.Pd.I.* memberikan arahan sekaligus dukungan kepada siswa dan warga. Sambutan juga disampaikan oleh *Ketua RW 08, Bapak Gunawan,* serta *Kepala Kelurahan Kauman, Bapak Agus Suntoro, SE* yang menyambut baik kehadiran peserta KKM. Sesi diterima oleh *perwakilan ta'mir Masjid Baitul Makmur, Mas Surya Affan,* sebagai bentuk dukungan dari pihak masjid terhadap kegiatan yang akan berpusat di Masjid Baitul Makmur. Sebagai penanda peresmian kegiatan KKM di lokasi tersebut, dilakukan *prosesi pemotongan pita.* Pemotongan pita dilakukan oleh *Bapak Agus Suntoro, SE* selaku Kepala Kelurahan Kauman, didampingi oleh perwakilan ta'mir masjid, Ketua Kelompok KKM, dan DPL. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan *pembacaan doa* yang dipimpin oleh *M. Rizal Madany.* Setelah seluruh agenda selesai, kegiatan dilanjutkan dengan *sesi dokumentasi serta ramah tamah* bersama seluruh pihak yang hadir. Teaser:* KKM UIN Malang Kelompok 25 Sevanagara resmi dibuka pada 23 Desember 2025 di Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Acara berlangsung lancar dan ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol peresmian kegiatan di Masjid Baitul Makmur. Tag:  *KKM UIN Malang * ⁠KKM 2025 * ⁠KKM 25 Sevanagara * ⁠Masjid Baitul Makmur * ⁠Kelurahan Kauman * ⁠Kecamatan Klojen * ⁠Kota Malang

Thumbnail
5 months ago
Kenduri Sumbersari Memaknai Sedekah Bumi di dalam Tradisi Turun Temurun

NAVYSHA ZAHRA AUGUST BINTAN RIADI

Tradisi kenduri desa "Sedekah Bumi" kembali digelar oleh warga Desa Sumbersari, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, pada Jumat, 9 Januari 2026, mulai pukul 06.30 pagi di area DAM yang berada di dekat lahan persawahan warga. Kegiatan ini menghadirkan masyarakat dalam suasana kebersamaan untuk merayakan wujud syukur atas keberkahan desa. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa, Camat Udanawu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, serta masyarakat Sumbersari yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Pembukaan acara ditandai dengan penampilan kesenian tradisional, berupa karawitan dan suara sinden, sebagai bentuk pelestarian budaya lokal dan penghormatan terhadap tradisi leluhur. Setelah itu, sambutan diberikan secara berurutan oleh Pak Purnomo selaku Ketua Gabungan Kelompok Tani, kemudian Kepala Desa Sumbersari, disusul Camat Udanawu yang menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi wujud nyata rasa syukur dan upaya merawat budaya lokal, dan terakhir dari perwakilan Mantri Kecamatan Udanawu. Agenda berikutnya adalah pembacaan doa oleh Pak Sudin yang dipanjatkan untuk keberkahan desa, kemudian pesan singkat dari sesepuh sedekah desa sebagai bentuk hikmah dan petuah bagi masyarakat. Acara ditutup dengan santap bersama, yang menjadi simbol eratnya hubungan antarwarga serta memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong yang telah lama menjadi karakter masyarakat Sumbersari. Melalui kegiatan ini, tradisi, doa, dan kekeluargaan semakin mengakar dalam kehidupan sosial desa.

Thumbnail
5 months ago
Ceria Warnai Masa Kecil: Semarak Lomba Mewarnai TK Penuh Kreativitas dan Tawa.

ZAHROTUL FIRDAUS

Suasana penuh warna dan keceriaan menghemat ruang kelas saat berlangsungnya kegiatan lomba mewarnai tingkat TK. Puluhan anak tampak antusias duduk rapi di meja kecil masing-masing, sambil memegang krayon dan pensil warna favorit mereka. Sejak awal acara, senyum polos dan semangat belajar sudah terlihat jelas di wajah para peserta. Lomba mewarnai ini diselenggarakan sebagai wadah untuk menumbuhkan kreativitas, melatih motorik halus, serta meningkatkan rasa percaya diri anak sejak usia dini. Dengan tema gambar yang ceria dan ramah anak, para peserta bebas mengekspresikan imajinasi mereka melalui perpaduan warna yang unik dan beragam. Selama kegiatan berlangsung, anak-anak tampak begitu fokus menyelesaikan gambar masing-masing. Ada yang mewarnai dengan cermat, ada pula yang berani memadukan warna cerah sesuai imajinasinya. Meski masih kecil, semangat kompetisi sehat sudah terlihat, namun tetap diiringi tawa dan kebersamaan. Tak hanya anak-anak, para guru dan pendamping juga ikut aktif memberikan motivasi serta dukungan. Mereka dengan sabar membimbing peserta agar tetap semangat dan nyaman selama lomba berlangsung. Kehadiran orang tua yang menyaksikan dari suasana pun menambah hangatnya suasana acara. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran sosial bagi anak-anak. Mereka belajar berbagi alat warna, menunggu giliran, serta menghargai hasil karya teman-temannya. Nilai kebersamaan inilah yang menjadi bagian penting dari proses tumbuh kembang anak. Di akhir lomba, panitia memberikan penghargaan kepada seluruh peserta. Tidak hanya pemenang yang mendapat penghargaan, tetapi semua anak memperoleh hadiah kecil sebagai bentuk motivasi. Hal ini bertujuan agar setiap peserta merasa dihargai dan bangga atas usaha mereka. Kegiatan lomba mewarnai TK ini menjadi momen berharga yang tak hanya menghadirkan keseruan, tetapi juga pengalaman belajar yang menyenangkan. Anak-anak pulang membawa karya mereka sendiri, lengkap dengan cerita bahagia hari itu.  

Thumbnail
5 months ago
Dari Posyandu ke Pencegahan Stunting: Upaya Penguatan Kesehatan Lansia dan Balita di Dusun Precet

REGA HADI KUSUMA

Dalisodo, Wagir- Posyandu masih memegang peran penting sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat dusun, khususnya bagi lansia dan balita. Melalui Posyandu, pemantauan kesehatan dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Berangkat dari kesadaran tersebut, mahasiswa KKM 55 UIN Malang turut serta melakukan pendampingan Posyandu sekaligus sosialisasi pencegahan stunting di Dusun Precet sebagai bentuk kontribusi nyata dalam penguatan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada [Sabtu, 10/01] bertempat di Dusun Precet, dengan melibatkan kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat. Sejak pagi hari, mahasiswa KKM 55 hadir mendampingi jalannya kegiatan Posyandu, mulai dari persiapan tempat, pendataan peserta, hingga membantu proses pelayanan kesehatan bagi lansia dan balita. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa turut membantu penimbangan balita, pencatatan pertumbuhan dan perkembangan anak, serta pendampingan lansia dalam pemeriksaan kesehatan rutin. Selain itu, mahasiswa KKM 55 juga melakukan sosialisasi mengenai stunting kepada orang tua balita dan masyarakat dengan mendatangkan pemateri dari UIN Malang. Sosialisasi ini menekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola asuh yang tepat, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini. Pendampingan Posyandu dan sosialisasi stunting ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan sejak usia dini hingga lanjut usia. Kegiatan ini juga memperkuat peran Posyandu tidak hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai ruang edukasi bagi masyarakat dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas. Bagi mahasiswa KKM 55 UIN Malang, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam memahami langsung kondisi kesehatan masyarakat di tingkat dusun. Interaksi dengan kader Posyandu, lansia, dan orang tua balita memberikan pembelajaran sosial yang penting tentang peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.  Dengan terlaksananya kegiatan ini, mahasiswa KKM 55 UIN Malang bersama kader Posyandu dan masyarakat Dusun Precet telah menunjukkan bahwa penguatan kesehatan lansia dan balita dapat dimulai dari kegiatan sederhana yang dilakukan secara kolaboratif. Dari Posyandu menuju pencegahan stunting, upaya ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kualitas kesehatan masyarakat Dusun Precet.