EMA RAMADHANI
https://drive.google.com/drive/folders/1HP1trPzJlLbGDxMv7reDL4kGFf_2APyt
RIZKY SANDI AGUSTINA
Alih-alih merayakannya dengan kembang api atau hura-hura di jalanan, Mahasiswa KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa) Kelompok 20 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama remaja GAMAS (Gerakan Anak Muda Masjid) Al-Basyiroh memilih cara yang berbeda. Mereka menggelar acara "Pesantren Akhir Tahun" di Masjid Al-Basyiroh untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang jauh lebih bermanfaat. Menariknya, sasaran utama dari kegiatan ini adalah para santriwan dan santriwati TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur'an) di lingkungan sekitar masjid. Sinergi antara mahasiswa dan pemuda setempat ini berhasil menghidupkan suasana masjid dengan rangkaian acara yang padat, mulai dari Tadarus Al-Quran hingga Sholat Subuh berjamaah. Kemeriahan juga tercipta melalui Games Islami yang melibatkan interaksi seru antar santri dengan panitia dari mahasiswa KKM dan GAMAS. Berdasarkan jadwal yang disusun, kegiatan dimulai tepat setelah waktu Maghrib pada pukul 18.15 WIB, di mana para peserta mengawali malam dengan persiapan alat dan dilanjutkan dengan Tadarus Al-Quran bersama pada pukul 20.00 WIB. "Kolaborasi dengan GAMAS ini bukan sekadar menjalankan program kerja, tapi tentang bagaimana kita sebagai mahasiswa bisa berbaur dan memberi dampak positif bagi pemuda dan adik-adik santri di Masjid Al-Basyiroh," ujar perwakilan Kelompok 20 KKM UIN Malang. Memasuki tengah malam, suasana berubah menjadi lebih tenang dan emosional. Tepat pukul 22.46 WIB, seluruh peserta melaksanakan Sholat Tasbih dan Sholat Hajat berjamaah. Puncaknya adalah sesi Renungan Suci (Muhasabah) yang dilaksanakan pada pukul 23.00 WIB hingga detik-detik pergantian tahun. Acara ini sengaja digelar untuk mengalihkan euforia perayaan malam tahun baru yang biasanya identik dengan hura-hura di jalanan, menjadi kegiatan yang lebih religius dan mempererat tali silaturahmi antar pemuda. "Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi pemuda untuk melakukan refleksi diri atas apa yang telah dilalui setahun ke belakang dan memanjatkan doa terbaik untuk tahun yang akan datang, agar anak-anak santri bisa mengisi waktu pergantian tahun dengan kegiatan yang bermanfaat," ujar salah satu panitia penyelenggara. Setelah beristirahat sejenak, rangkaian acara ditutup dengan persiapan Sholat Shubuh berjamaah pada pukul 03.00 WIB dan sesi dokumentasi pembagian hadiah pemenang game sebagai kenang-kenangan kebersamaan.
M. RAFI PRIMA YOGA
SIDODADI, GEDANGAN – Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh KKM 87 Prabaswara Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melalui kegiatan Susur Sungai yang dilaksanakan di Dusun Umbulrejo, Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, pada 11 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan KKM 87 Prabaswara yang bertujuan untuk memetakan potensi lingkungan sekaligus memantau kondisi kebersihan sumber daya air di wilayah Dusun Umbulrejo. Susur sungai dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem desa. Mengapa Susur Sungai? Dusun Umbulrejo dikenal memiliki kondisi alam yang masih asri dengan aliran sungai yang menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan susur sungai, KKM 87 Prabaswara berupaya: Identifikasi Lingkungan: Mengamati titik-titik rawan penumpukan sampah serta potensi penyumbatan aliran sungai. Edukasi Ekosistem: Mengenali flora dan fauna lokal yang perlu dijaga kelestariannya. Rencana Tindak Lanjut: Menyusun gagasan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan bersama masyarakat Desa Sidodadi. Kehangatan dan Kebersamaan di Lapangan Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan menyusuri tepian sungai dari beberapa titik hulu hingga hilir. Medan yang cukup menantang tidak menyurutkan semangat para mahasiswa dan peserta untuk melihat langsung kondisi sungai secara menyeluruh. Kegiatan ini didampingi langsung oleh Drs. Shohibul Izar, yang akrab disapa Abah Izar, selaku tokoh masyarakat setempat. Dalam pendampingannya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga sanitasi sungai sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat desa dalam jangka panjang. Daftar Peserta Kegiatan Kegiatan Susur Sungai ini diikuti oleh mahasiswa KKM 87 Prabaswara, siswa SMP setempat, serta perwakilan pemuda Karang Taruna Pemuda Arum Bhakti, dengan susunan peserta sebagai berikut: Pembimbing Lapangan: Drs. Shohibul Izar Peserta: Ridho Mochamad Faizal Firmansyah Brelyan Kusuma Bhakti Aurazzanda Elvareta Putri Naila Mawaddah Salsabila Muhammad Ardianto Rama Sutra Putra Pratama Alif Ferdiansyah Harapan ke Depan Melalui kegiatan Susur Sungai ini, KKM 87 Prabaswara berharap kesadaran masyarakat Desa Sidodadi, khususnya Dusun Umbulrejo, terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai semakin meningkat. Lingkungan yang terjaga merupakan warisan berharga bagi generasi mendatang. “Prabaswara hadir bukan hanya untuk menyampaikan narasi, tetapi juga membuktikannya melalui aksi nyata.” Penulis: Tim Media KKM 87 Prabaswara Lokasi: Dusun Umbulrejo, Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan
AINUN FARIIIDAH
Pada tanggal 1 Februari 2026 tepatnya di Desa Dengkol, telah diselenggarakan event running yang diadakan oleh kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Narakarya dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini dapat terlaksana melalui kolaborasi dengan Malang Utara Running Club (MALTARA Runners) serta kerja sama dengan salah satu usaha milik desa yaitu, Embung Caffe, yang mana kegiatan lari ini merupakan kelanjutan dari acara serupa yang sebelumna telah dilaksanakan oleh KKM terdahulu. Acara Ini dikemas sebagai event lari Vol.2 yang bertujuan untuk melanjutkan kerja sama positif antara komunitas lari dan usaha milik desa. dengan keterlibatan mahasiswa KKM Narakarya, acara ini diharapkan mampu menarik lebih banyak peserta sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Bukan hanya lari bersama, event ini juga diramaikan dengan berbagai permainan menarik yang dapat diikuti oleh para peserta. semangat dan antusiasme semakin terasa dengan adanya hadiah-hadiah menarik dari panitia, sehingga suasana kegiatan menjadi lebih akrab, santai, dan penuh kebersamaan. Tujuan utama pelaksanaan even ini adalah sebagai media untuk memperkenalkan usaha milik desa, yaitu Embbung Caffe, kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan menjadikan Embung Caffe sebagai lokasi utama, yang diharapkan tempat ini semakin dikenal sebagai ruang publik desa yang mendukung aktivitas olahraga, komunitas, serta berbagai kegiatan positif lainnya. Selama acara berlangsung para peserta tidak hanya berolahraga lari, tetapu juga berinteraksi dan menikmati suasana santai area Embung Caffe. Kolaborasi antara mahasiswa, komunitas lari, dan pengelola usaha desa ini meembentuk sinergi yang kuat dalam mendukung pengembangan potensi desa. Melalui event ini, KKM Narakarya berupaya menumbuhkan budaya hidup sehat sekaligus membantu promosi dan keberlanjutan usaha milik desa.
MUHAMMAD IQBAL ASRORI
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 80 yang melaksanakan pengabdian di Desa Pakis Kembar, Kabupaten Malang, turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat. Salah satu bentuk kontribusi tersebut adalah keterlibatan mahasiswa KKM dalam kegiatan Munajat Jalan yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Al-Ghozali. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu malam Minggu, 27 Desember 2025. Kegiatan Munajat Jalan merupakan peringatan haul para kiai dan tokoh terdahulu Pondok Pesantren Al-Ghozali yang dikemas secara inklusif. Penamaan Munajat Jalan dipilih sebagai simbol upaya pondok pesantren dalam merangkul masyarakat luas, khususnya anak-anak jalanan dan komunitas Vespa, agar dapat ikut serta dalam kegiatan keagamaan tanpa adanya sekat sosial. Berbeda dengan kegiatan haul pada umumnya, Munajat Jalan tidak hanya diisi dengan pembacaan sholawat, pengajian, dan doa bersama, tetapi juga menampilkan pertunjukan dari anak-anak jalanan, seperti bernyanyi dan seni musik. Hal ini menjadi wujud dakwah yang humanis serta bentuk kepedulian terhadap anak-anak jalanan agar mereka merasa dihargai dan diterima di tengah masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini tidak hanya untuk mendoakan para kiai dan tokoh yang telah wafat, tetapi juga sebagai bentuk munajat dan doa bagi anak-anak jalanan agar senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, dan harapan kehidupan yang lebih baik. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKM Kelompok 80 berperan sebagai panitia dengan membantu persiapan dan kelancaran acara. Keterlibatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menumbuhkan rasa kepedulian sosial, kerja sama, serta penguatan peran mahasiswa sebagai agen pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan Munajat Jalan, diharapkan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kemanusiaan dapat terus terjaga serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
MAULANA YASIN MAGHROBI
https://www.kompasiana.com/regitacahya7671/6953c31a34777c58c335f1e2/kkm-uin-malang-resmi-dibuka-libatkan-empat-desa-di-kecamatan-pakis?utm_source=Whatsapp&utm_medium=Refferal&utm_campaign=Sharing_Mobile