FEZA TSAQIYLA SHINE
Masjid Jami’ Al-Khoirot Desa Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang menjadi pusat kegiatan keagamaan dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan kegiatan Istiqbal Ramadhan. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja i'm sama antara takmir masjid, masyarakat setempat, serta Kelompok KKM 16 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang turut berperan aktif dalam perencanaan hingga pelaksanaan acara. Sejak sore hari, jamaah mulai memadati area masjid dengan penuh antusias. Anggota Kelompok KKM 16 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terlihat membantu dalam berbagai aspek kegiatan, mulai dari persiapan tempat, pengaturan acara, hingga mendampingi jalannya kegiatan bersama panitia masjid. Kolaborasi ini menciptakan suasana kebersamaan yang hangat antara mahasiswa dan masyarakat Desa Madyopuro. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan lantunan shalawat yang diiringi oleh Jamaah Shalawat Gempar. Suara shalawat yang menggema di dalam masjid menambah kekhusyukan dan semangat jamaah dalam mengikuti acara hingga selesai. Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh K.H. Imam Ma’ruf. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan hikmah dari peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, khususnya mengenai pentingnya menjaga shalat sebagai pondasi utama dalam kehidupan seorang muslim. Jamaah juga diajak untuk menjadikan momentum ini sebagai bahan refleksi diri dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih dan niat yang tulus. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Istiqbal Ramadhan, di mana jamaah diberikan penguatan spiritual agar lebih siap dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan. Pesan tentang pentingnya meningkatkan amal ibadah, menjaga silaturahmi, serta memperkuat kepedulian sosial menjadi penekanan utama dalam kegiatan ini. Melalui kegiatan Isra’ Mi’raj dan Istiqbal Ramadhan ini, Kelompok KKM 16 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Madyopuro. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Semoga semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman yang terbangun dapat terus terjaga dan membawa keberkahan bagi seluruh jamaah Masjid Jami’ Al-Khoirot.
FARA ALIFIA ANINDITA
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 77 melaksanakan kegiatan sosialisasi anti-bullying pada Rabu, 28 Januari 2025, pada pagi hari. Kegiatan ini bertempat di SD Sumberkradenan, Dusun Premban, Kecamatan Pakis. Sosialisasi ini menyasar siswa kelas VI sebagai bentuk edukasi sejak dini mengenai perilaku bullying yang dapat terjadi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong siswa agar memiliki sikap saling menghargai serta membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh siswa, sehingga pesan yang diberikan dapat diterima dengan baik. Dalam kegiatan tersebut, siswa dikenalkan pada pengertian bullying, berbagai bentuk bullying yang sering terjadi, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan, baik bagi korban maupun pelaku. Mahasiswa KKM juga menekankan pentingnya sikap saling menghargai, saling menjaga, dan membangun pergaulan yang sehat dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Pada sesi perenungan, suasana kegiatan berlangsung lebih tenang dan reflektif. Beberapa siswa tampak tersentuh saat diajak memahami bahwa bullying dapat memengaruhi perasaan dan kepercayaan diri seseorang. Melalui sesi ini, siswa diajak untuk lebih peka terhadap kondisi teman-temannya serta membiasakan diri bersikap baik dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti orang lain. Selain penyampaian materi, mahasiswa KKM juga mengajak siswa membuat konten sederhana sebagai bagian dari kampanye anti-bullying. Kegiatan ini menjadi upaya kreatif untuk memperkuat pesan anti-bullying agar lebih mudah diingat, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa setiap siswa memiliki peran dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 77 berharap siswa dapat memahami bahwa bullying bukanlah tindakan yang wajar maupun sekadar bercanda, melainkan perilaku yang dapat melukai perasaan dan berdampak serius bagi korban. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran siswa untuk saling menghargai, menjaga sikap, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua. Dengan adanya sosialisasi anti-bullying sejak dini, diharapkan SD Sumberkradenan dapat menjadi tempat belajar yang lebih positif, ramah, dan bebas dari perundungan. Secara keseluruhan, sosialisasi anti-bullying yang dilaksanakan di SD Sumberkradenan berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari siswa kelas VI. Melalui penyampaian materi, sesi perenungan, serta kegiatan pembuatan konten sederhana, siswa tidak hanya memahami pengertian bullying dan dampaknya, tetapi juga diajak untuk membangun sikap empati dan saling menghormati. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian antar sesama.
NADIYA FIRDAUSI NUZULA
Dalam rangka memperingati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Musholla Al-Ikhlas Dampit menyelenggarakan kegiatan peringatan hari besar Islam pada Jum'at (16/01/26). Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah mushola serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti rangkaian acara. Peringatan Isra' Mi'raj tersebut menghadirkan Gus Muhammad Imron Hamzah sebagai penceramah. Beliau merupakan Pimpinan Cabang Malang dari Majelis Maulid wa Ta'lim Al Muhibbin, sebuah majelis besar yang berpusat di Pasuruan. Kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri bagi para jamaah yang hadir. Dalam mau'idhoh hasanahnya, Gus Muhammad Imron Hamzah menyampaikan pesan utama agar umat Islam senantiasa menjaga sholat lima waktu dalam kondisi apa pun. Menurutnya, sholat merupakan tiang agama yang harus dijaga sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya melaksanakan sholat berjamaah di musholla atau masjid. Sholat berjamaah, lanjutnya, memiliki keutamaan dan pahala yang lebih besar dibandingkan sholat munfarid atau sholat sendirian. Pesan tersebut disampaikan sebagai pengingat agar umat Islam lebih mencintai masjid dan memperkuat ukhuwah antarjamaah. Melalui peringatan Isra' Mi'raj ini, diharapkan jamaah Musholla Al-Ikhlas Dampit dapat semakin meningkatkan kualitas ibadah, khususnya dalam menjalankan sholat lima waktu serta membiasakan diri untuk sholat berjamaah dalam kehidupan sehari-hari. Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, Musholla Al-Ikhlas Dampit Gelar Peringatan Keagamaan - Kompasiana.com
CANDRA ALIM
KKM Sahwahita 175 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun 2025/2026 di Desa Banyuanyar, Banyuwangi Mahasiswa KKM Mandiri 175 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan program kerja di bidang pendidikan berupa kegiatan Shobahul Lughoh di MI Miftahul Jadid Dusun Curah Leduk, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Program ini ditujukan untuk seluruh siswa-siswi madrasah sebagai upaya untuk memperkenalkan dan membiasakan penggunaan bahasa Arab. Shobahul Lughoh merupakan kegiatan pembelajaran bahasa Arab yang dilaksanakan pada pagi hari sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin tiga kali dalam satu minggu. Tepatnya setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis mulai pukul 07.00-07.30 WIB. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini difokuskan pada pembiasaan bahasa Arab sederhana yang dekat dengan aktivitas para siswa sehari-hari. Setiap kelas didampingi oleh masing-masing satu mahasiswa. Kelas 1 bersama kak Eralda, kelas 2 bersama kak Nana, kelas 3 bersama kak Fida, kelas 4 bersama kak Olive, kelas 5 bersama kak Lajan, dan kelas 6 bersama kak Candra. Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah menumbuhkan minat para siswa madrasah dalam mengenal bahasa Arab sejak usia dini. Sehingga, materi yang diajarkan dalam Shobahul Lughoh berisi kosakata-kosakata dasar dan ungkapan sederhana seperti salam, perkenalan, sapaan sehari-hari, serta kosakata benda dan aktivitas yang sering dijumpai di lingkungan sekolah. Materi sederhana ini disampaikan melalui media lagu, yang diharapkan akan lebih mudah dicerna dan membekas dimemori anak-anak. Siswa-siswi tampak antusias dan semangat dengan kegiatan shobahul lughah ini. Suasana belajar yang santai dan menyenangkan menambah rasa semangat para siswa dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini juga mendapat respon positif dari para guru MI Miftahul Jadid. Para guru menilai kegiatan Shobahul Lughoh dapat menjadi kegiatan pendukung pembelajaran bahasa Arab di madrasah. Selain itu, kehadiran para mahasiswa KKM dengan metode pembelajaran yang variatif dan sederhana diharapkan mampu menambah semangat belajar siswa di pagi hari. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Kegiatan Shobahul Lughah di MI Miftahul Jadid sebagai Salah Satu Program Unggulan KKM Sahwahita 175 UIN Malang dalam Bidang Pendidikan", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/mufidameilia61/697c8caa34777c62fb5de4b2/kegiatan-shobahul-lughah-di-mi-miftahul-jadid-sebagai-salah-satu-program-unggulan-kkm-sahwahita-175-uin-malang-dalam-bidang-pendidikan Kreator: KKM 175 Sahwahita UIN Malang
SALVA CALLISTA PUTRI
Dalam rangka memperingati peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 turut berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan yang melibatkan anak-anak TK dan TPQ. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk penguatan nilai-nilai keislaman sejak usia dini, sekaligus untuk menumbuhkan semangat belajar dan kreativitas anak-anak. Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan anak-anak ke TK, kemudian mahasiswa KKM mengarahkan dan mendampingi anak-anak menuju lapangan TPQ sebagai lokasi utama pelaksanaan acara. Suasana tampak meriah dengan antusiasme anak-anak yang datang dengan penuh semangat untuk mengikuti kegiatan. ibu kepala sekolah memberikan sambutan Acara dimulai dengan pembukaan resmi yang disampaikan oleh pihak TK melalui Kepala Sekolah, serta didampingi oleh Bapak Himam. Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan pentingnya memperingati Isra Mi'raj sebagai momentum untuk mengenalkan keteladanan Nabi Muhammad SAW kepada anak-anak sejak dini. bapak himam memnceritakan cerita isra mi'raj Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi singkat oleh Bapak Himam mengenai peristiwa Isra Mi'raj. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak, sehingga mereka dapat mengenal makna perjalanan Isra Mi'raj secara menyenangkan dan edukatif.Memasuki acara utama, kegiatan dilanjutkan dengan lomba mewarnai yang diikuti oleh anak-anak dari beberapa kelas. Lomba ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, melatih motorik halus, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak dalam mengekspresikan ide dan imajinasi mereka melalui warna. anak anaik bersemangat mengikuti acara lomba mewarnai Lomba mewarnai berlangsung dengan penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias dan serius dalam menyelesaikan karya mereka masing-masing. Setelah proses penilaian, ditetapkan para pemenang lomba, yaitu tiga anak dari kelas A dan tiga anak dari kelas B sebagai juara lomba mewarnai.Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan acara penutupan serta pemberian apresiasi kepada para pemenang lomba. Penutupan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebahagiaan, sekaligus menjadi momen kebersamaan antara mahasiswa KKM, pihak sekolah, dan anak-anak. Melalui kegiatan peringatan Isra Mi'raj ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mengenal peristiwa penting dalam sejarah Islam, tetapi juga dapat belajar melalui kegiatan yang menyenangkan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 dalam mendukung pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman di lingkungan masyarakat.
MUHAMMAD GALANG ARJUNNAJA
Mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 secara resmi menutup rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan di lingkungan Masjid Nailun Hamam melalui acara penutupan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan dan rasa syukur. Kegiatan ini menjadi momen refleksi sekaligus ungkapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program KKM sejak awal hingga akhir. Acara dimulai dengan persiapan bersama oleh mahasiswa KKM yang menata tempat serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Setelah seluruh peserta dan tamu undangan hadir, kegiatan resmi dibuka dan dilanjutkan dengan berbagai sambutan dari para tokoh yang selama ini berperan penting dalam mendampingi mahasiswa selama menjalankan pengabdian. Sambutan disampaikan oleh pihak takmir Masjid Nailun Hamam, Ibu Mardianah selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), perwakilan dari TK, TPQ, serta tokoh masyarakat yang diwakili oleh Ketua RT. Selain itu, perwakilan dari Rumah Qur'an juga turut memberikan pesan dan kesan terhadap kehadiran mahasiswa selama kegiatan KKM berlangsung. Ketua KKM Aksiloka Kelompok 11 juga menyampaikan rasa terima kasih serta harapan agar hubungan silaturahmi yang telah terjalin dapat terus berlanjut di masa mendatang.