Thumbnail
4 months ago
Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, Musholla Al-Ikhlas Dampit Gelar Peringatan Keagamaan

NADIYA FIRDAUSI NUZULA

Dalam rangka memperingati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Musholla Al-Ikhlas Dampit menyelenggarakan kegiatan peringatan hari besar Islam pada Jum'at (16/01/26). Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah mushola serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti rangkaian acara. Peringatan Isra' Mi'raj tersebut menghadirkan Gus Muhammad Imron Hamzah sebagai penceramah. Beliau merupakan Pimpinan Cabang Malang dari Majelis Maulid wa Ta'lim Al Muhibbin, sebuah majelis besar yang berpusat di Pasuruan. Kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri bagi para jamaah yang hadir. Dalam mau'idhoh hasanahnya, Gus Muhammad Imron Hamzah menyampaikan pesan utama agar umat Islam senantiasa menjaga sholat lima waktu dalam kondisi apa pun. Menurutnya, sholat merupakan tiang agama yang harus dijaga sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya melaksanakan sholat berjamaah di musholla atau masjid. Sholat berjamaah, lanjutnya, memiliki keutamaan dan pahala yang lebih besar dibandingkan sholat munfarid atau sholat sendirian. Pesan tersebut disampaikan sebagai pengingat agar umat Islam lebih mencintai masjid dan memperkuat ukhuwah antarjamaah. Melalui peringatan Isra' Mi'raj ini, diharapkan jamaah Musholla Al-Ikhlas Dampit dapat semakin meningkatkan kualitas ibadah, khususnya dalam menjalankan sholat lima waktu serta membiasakan diri untuk sholat berjamaah dalam kehidupan sehari-hari. Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, Musholla Al-Ikhlas Dampit Gelar Peringatan Keagamaan - Kompasiana.com

Thumbnail
4 months ago
Kegiatan Shobahul Lughah di MI Miftahul Jadid sebagai Salah Satu Program Unggulan KKM Sahwahita 175 UIN Malang dalam Bidang Pendidikan

CANDRA ALIM

KKM Sahwahita 175 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun 2025/2026 di Desa Banyuanyar, Banyuwangi Mahasiswa KKM Mandiri 175 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan program kerja di bidang pendidikan berupa kegiatan Shobahul Lughoh di MI Miftahul Jadid Dusun Curah Leduk, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Program ini ditujukan untuk seluruh siswa-siswi madrasah sebagai upaya untuk memperkenalkan dan membiasakan penggunaan bahasa Arab. Shobahul Lughoh merupakan kegiatan pembelajaran bahasa Arab yang dilaksanakan pada pagi hari sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin tiga kali dalam satu minggu. Tepatnya setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis mulai pukul 07.00-07.30 WIB. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini difokuskan pada pembiasaan bahasa Arab sederhana yang dekat dengan aktivitas para siswa sehari-hari. Setiap kelas didampingi oleh masing-masing satu mahasiswa. Kelas 1 bersama kak Eralda, kelas 2 bersama kak Nana, kelas 3 bersama kak Fida, kelas 4 bersama kak Olive, kelas 5 bersama kak Lajan, dan kelas 6 bersama kak Candra.  Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah menumbuhkan minat para siswa madrasah dalam mengenal bahasa Arab sejak usia dini. Sehingga, materi yang diajarkan dalam Shobahul Lughoh berisi kosakata-kosakata dasar dan ungkapan sederhana seperti salam, perkenalan, sapaan sehari-hari, serta kosakata benda dan aktivitas yang sering dijumpai di lingkungan sekolah. Materi sederhana ini disampaikan melalui media lagu, yang diharapkan akan lebih mudah dicerna dan membekas dimemori anak-anak. Siswa-siswi tampak antusias dan semangat dengan kegiatan shobahul lughah ini. Suasana belajar yang santai dan menyenangkan menambah rasa semangat para siswa dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini juga mendapat respon positif dari para guru MI Miftahul Jadid. Para guru menilai kegiatan Shobahul Lughoh dapat menjadi kegiatan pendukung pembelajaran bahasa Arab di madrasah. Selain itu, kehadiran para mahasiswa KKM dengan metode pembelajaran yang variatif dan sederhana diharapkan mampu menambah semangat belajar siswa di pagi hari.   Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Kegiatan Shobahul Lughah di MI Miftahul Jadid sebagai Salah Satu Program Unggulan KKM Sahwahita 175 UIN Malang dalam Bidang Pendidikan", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/mufidameilia61/697c8caa34777c62fb5de4b2/kegiatan-shobahul-lughah-di-mi-miftahul-jadid-sebagai-salah-satu-program-unggulan-kkm-sahwahita-175-uin-malang-dalam-bidang-pendidikan   Kreator: KKM 175 Sahwahita UIN Malang

Thumbnail
4 months ago
Memperingati Isra Miraj: Semarak Lomba Mewarnai Bersama Anak-Anak TK dan TPQ

SALVA CALLISTA PUTRI

Dalam rangka memperingati peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 turut berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan yang melibatkan anak-anak TK dan TPQ. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk penguatan nilai-nilai keislaman sejak usia dini, sekaligus untuk menumbuhkan semangat belajar dan kreativitas anak-anak. Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan anak-anak ke TK, kemudian mahasiswa KKM mengarahkan dan mendampingi anak-anak menuju lapangan TPQ sebagai lokasi utama pelaksanaan acara. Suasana tampak meriah dengan antusiasme anak-anak yang datang dengan penuh semangat untuk mengikuti kegiatan. ibu kepala sekolah memberikan sambutan Acara dimulai dengan pembukaan resmi yang disampaikan oleh pihak TK melalui Kepala Sekolah, serta didampingi oleh Bapak Himam. Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan pentingnya memperingati Isra Mi'raj sebagai momentum untuk mengenalkan keteladanan Nabi Muhammad SAW kepada anak-anak sejak dini. bapak himam memnceritakan cerita isra mi'raj Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi singkat oleh Bapak Himam mengenai peristiwa Isra Mi'raj. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak, sehingga mereka dapat mengenal makna perjalanan Isra Mi'raj secara menyenangkan dan edukatif.Memasuki acara utama, kegiatan dilanjutkan dengan lomba mewarnai yang diikuti oleh anak-anak dari beberapa kelas. Lomba ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, melatih motorik halus, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak dalam mengekspresikan ide dan imajinasi mereka melalui warna. anak anaik bersemangat mengikuti acara lomba mewarnai Lomba mewarnai berlangsung dengan penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias dan serius dalam menyelesaikan karya mereka masing-masing. Setelah proses penilaian, ditetapkan para pemenang lomba, yaitu tiga anak dari kelas A dan tiga anak dari kelas B sebagai juara lomba mewarnai.Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan acara penutupan serta pemberian apresiasi kepada para pemenang lomba. Penutupan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebahagiaan, sekaligus menjadi momen kebersamaan antara mahasiswa KKM, pihak sekolah, dan anak-anak. Melalui kegiatan peringatan Isra Mi'raj ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mengenal peristiwa penting dalam sejarah Islam, tetapi juga dapat belajar melalui kegiatan yang menyenangkan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 dalam mendukung pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman di lingkungan masyarakat.

Thumbnail
4 months ago
PENUTUPAN KKM AKSILOKA KELOMPOK MENUTUP PENGABDIAN DENGAN KEBERSAMAAN DI MASJID NAILUN HAMAM

MUHAMMAD GALANG ARJUNNAJA

Mahasiswa KKM Aksiloka Kelompok 11 secara resmi menutup rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan di lingkungan Masjid Nailun Hamam melalui acara penutupan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan dan rasa syukur. Kegiatan ini menjadi momen refleksi sekaligus ungkapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program KKM sejak awal hingga akhir. Acara dimulai dengan persiapan bersama oleh mahasiswa KKM yang menata tempat serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Setelah seluruh peserta dan tamu undangan hadir, kegiatan resmi dibuka dan dilanjutkan dengan berbagai sambutan dari para tokoh yang selama ini berperan penting dalam mendampingi mahasiswa selama menjalankan pengabdian. Sambutan disampaikan oleh pihak takmir Masjid Nailun Hamam, Ibu Mardianah selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), perwakilan dari TK, TPQ, serta tokoh masyarakat yang diwakili oleh Ketua RT. Selain itu, perwakilan dari Rumah Qur'an juga turut memberikan pesan dan kesan terhadap kehadiran mahasiswa selama kegiatan KKM berlangsung. Ketua KKM Aksiloka Kelompok 11 juga menyampaikan rasa terima kasih serta harapan agar hubungan silaturahmi yang telah terjalin dapat terus berlanjut di masa mendatang.  

Thumbnail
4 months ago
pembukaan kkm kelompok 43 uin maliki malang

SYAHRUL IRFAN AFANDI

Pembukaan KKM di Desa Gading Kembar: Langkah Awal Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat Pembukaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Gading Kembar, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, menjadi penanda dimulainya proses pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini berjalan dengan khidmat dan tertib, mencerminkan semangat kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, dan pihak kampus. Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Sekretaris Desa Gading Kembar, Bapak Imam, yang mewakili pemerintah desa, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Hasyim Amrullah, M.A. Kehadiran kedua tokoh ini menjadi simbol dukungan dan kepercayaan terhadap peran mahasiswa sebagai mitra desa dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat. Dalam sambutannya, Bapak Imam menyampaikan harapan agar mahasiswa KKM dapat beradaptasi dengan lingkungan desa, menjunjung tinggi etika sosial, serta mampu memberikan kontribusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat Gading Kembar. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara mahasiswa dan warga agar setiap program yang dijalankan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Sementara itu, Bapak Hasyim Amrullah, M.A., selaku Dosen Pembimbing Lapangan, menegaskan bahwa KKM bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami realitas sosial, mengasah empati, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah. Menurutnya, keberhasilan KKM tidak hanya diukur dari terlaksananya program, tetapi juga dari sikap, tanggung jawab, dan kemampuan mahasiswa dalam membangun relasi dengan masyarakat. Acara pembukaan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian kegiatan KKM dapat berjalan lancar, memberikan manfaat bagi desa, serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa. Dengan dimulainya KKM ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga membawa nilai, gagasan, dan kontribusi positif bagi Desa Gading Kembar.

Thumbnail
4 months ago
Menyambut Awal Semester Genap: Observasi Pendidikan KKM Aksiloka Kelompok 11 di TK dan TPQ

TATA NIA INDAH SHAKIRA

Memasuki dimulainya semester genap tahun ajaran baru pada tanggal 5 Januari, aktivitas pendidikan di lingkungan masyarakat kembali berjalan seperti sedia kala. Momentum ini dimanfaatkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Aksiloka Kelompok 11 untuk melakukan observasi awal kegiatan pendidikan sebagai bagian dari persiapan penyusunan dan pelaksanaan program kerja KKM. Kegiatan observasi dimulai sejak pagi hari dengan mengunjungi TK Al Kautsar Nailun Hamam. Kehadiran siswa KKM bertujuan untuk melihat secara langsung suasana pembelajaran di hari pertama masuk sekolah setelah libur semester. Setibanya di lokasi, siswa disambut dengan suasana sekolah yang mulai kembali ramai oleh aktivitas para siswa dan guru. Pada pagi hari tersebut, siswa KKM ikut mengikuti upacara pagi bersama seluruh warga sekolah. Upacara berlangsung dengan tertib dan menjadi penanda dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar. Melalui kegiatan ini, siswa dapat merasakan langsung atmosfer kedisiplinan dan semangat belajar yang ditanamkan sejak dini kepada para siswa. Selama kegiatan observasi di TK, siswa KKM didampingi oleh Bapak Himam, yang membimbing siswa untuk mengenal lebih dekat aktivitas pembelajaran di kelas. Siswa mengamati interaksi antara guru dan siswa, metode pembelajaran yang digunakan, serta respon siswa dalam mengikuti kegiatan belajar. Observasi ini memberikan gambaran nyata mengenai proses pendidikan anak usia dini yang berlangsung di lingkungan Kampung Qur'an. Setelah menyelesaikan observasi di TK, mahasiswa KKM melanjutkan aktivitas dengan melakukan refleksi dan diskusi singkat terkait temuan-temuan awal yang diperoleh. Hasil pengamatan ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam merancang program kerja yang berkaitan dengan bidang pendidikan. Pada hari menjelang waktu Asar, mahasiswa KKM kembali melanjutkan kegiatan observasi ke TPQ. Di lokasi ini, siswa mengamati kegiatan pembelajaran Al-Qur'an yang diikuti oleh para santri. Aktivitas TPQ terlihat berjalan dengan tertib, dengan antusiasme santri dalam mengikuti pembelajaran yang cukup tinggi. Observasi ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai peran TPQ sebagai pusat pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat. Kegiatan observasi tidak berhenti sampai hari sakit. Setelah Salat Isya, siswa KKM kembali melakukan observasi lanjutan di TPQ. Pada malam hari tersebut, siswa mengamati kegiatan kelas kejar paket yang dilaksanakan di lantai dua TPQ. Kegiatan ini menunjukkan bahwa TPQ tidak hanya berfungsi sebagai tempat pendidikan Al-Qur'an, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran alternatif bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan formal melalui program kejar paket. Rangkaian observasi yang dilakukan sejak pagi hingga malam hari ini memberikan pengalaman yang komprehensif bagi siswa KKM Aksiloka Kelompok 11. Siswa tidak hanya melihat aktivitas pendidikan dari satu sisi, tetapi juga memahami kesinambungan kegiatan belajar yang berlangsung sepanjang hari, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga pendidikan nonformal bagi masyarakat. Melalui observasi ini, mahasiswa KKM diharapkan mampu menyusun program kerja yang lebih relevan, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan lapangan, khususnya di bidang pendidikan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kontribusi nyata mahasiswa KKM dalam mendukung proses pendidikan di lingkungan pengabdian.