Thumbnail
3 months ago
Pemasangan Plakat Rumah KKM 58 Ranasvara sebagai Program Kerja dan Kenang-Kenangan untuk Warga RT 03 Desa Sumbersuko

ENDANG MAYANG SARI

Sebagai bagian dari program kerja Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), Kelompok KKM 58 Ranasvara melaksanakan kegiatan pemasangan plakat rumah di wilayah RT 03 Desa Sumbersuko. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata siswa kepada masyarakat sekaligus menjadi kenang-kenangan yang memiliki nilai fungsional dan simbolis bagi warga sekitar. Pemasangan plakat rumah bertujuan untuk membantu pengaturan administrasi lingkungan serta mempermudah mengkomunikasikan rumah warga berdasarkan data RT dan RW. Plakat yang dipasang memuat informasi penting, seperti nama kepala keluarga, nomor rumah, RT, RW, serta keterangan wilayah dusun. Dengan adanya plakat ini, diharapkan pendataan warga dapat menjadi lebih tertib dan memudahkan berbagai keperluan administrasi desa. Kegiatan pemasangan plakat dilakukan secara langsung oleh anggota Kelompok KKM 58 dengan mendatangi rumah-rumah warga di RT 03. Proses pemasangan dilakukan dengan hati-hati dan rapi agar plakat dapat terpasang dengan baik serta tahan dalam jangka waktu yang lama. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM juga berkoordinasi dengan ketua RT dan perangkat setempat untuk memastikan data yang tercantum pada plakat sudah sesuai dan akurat. Selain memiliki fungsi administratif, kegiatan ini juga menjadi bentuk kenang-kenangan dari Kelompok KKM 58 Ranasvara kepada warga Desa Sumbersuko. Plakat rumah yang terpasang di setiap rumah diharapkan dapat menjadi pengingat akan kebersamaan dan kerja sama yang terjalin selama masa pelaksanaan KKM. Hubungan yang terbangun antara mahasiswa dan masyarakat menjadi salah satu nilai penting dari kegiatan pengabdian ini. Antusiasme warga terlihat dari berbagai hangat yang diberikan selama proses pemasangan berlangsung. Banyak warga yang turut membantu dan memberikan dukungan agar kegiatan dapat berjalan lancar. Hal ini menunjukkan adanya rasa kebersamaan dan kepedulian antara mahasiswa KKM dan masyarakat setempat. Melalui kegiatan pemasangan plakat rumah ini, Kelompok KKM 58 Ranasvara berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat RT 03 Desa Sumbersuko. Selain membantu tertib administrasi lingkungan, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat tinggal. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja yang tidak hanya fokus pada hasil fisik, tetapi juga pada nilai kebersamaan, kerja sama, dan kepedulian sosial. Diharapkan, kontribusi kecil yang diberikan oleh mahasiswa KKM dapat memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Sumbersuko, baik saat ini maupun di masa mendatang.  

Thumbnail
3 months ago
Kelompok 68 KKM UIN Malang Gelar Workshop Anyaman dan Besek Bambu di Desa Bangelan

CHOIRINA KHILMY MAULIDIA

Kelompok 68 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan kegiatan workshop pembuatan anyaman dan besek bambu sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Balai Desa Bangelan. Workshop ini dilatarbelakangi oleh potensi sumber daya alam berupa bambu yang melimpah di Desa Bangelan, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berupaya mendorong warga untuk mengolah bambu menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis yang dapat meningkatkan peningkatan pendapatan keluarga. Kegiatan tersebut diikuti oleh kurang lebih 30 peserta yang terdiri dari para ibu anggota PKK Desa Bangelan. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan hingga akhir acara. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan, terutama saat sesi praktik pembuatan anyaman dan besek bambu. Workshop ini menghadirkan narasumber utama, Joko Susanto, seorang pengrajin bambu yang telah lama menekuni bidang kerajinan anyaman dan memiliki usaha yang telah berkembang. Dalam menyampaikan materinya, Joko Susanto membagikan pengetahuan mengenai teknik dasar pengolahan bambu, proses pembuatan anyaman, hingga tips pengembangan usaha kerajinan bambu agar memiliki nilai jual yang tinggi. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan Perayaan dari Ketua Kelompok 68 KKM, Kepala Desa Bangelan, serta Ketua PKK Desa Bangelan. Setelah itu, kegiatan inti berupa sesi praktik pembuatan anyaman dan besek bambu dipandu oleh tiga orang pemateri. Sesi praktik berlangsung selama kurang lebih tiga jam, di mana peserta dibimbing secara langsung mulai dari tahap persiapan bahan hingga proses penganyaman. Kegiatan workshop ditutup dengan sesi foto bersama serta bernyanyi bersama sebagai bentuk kebersamaan dan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang terlibat. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengembangkan keterampilan yang diperoleh menjadi peluang usaha rumahan yang berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Bangelan.

Thumbnail
3 months ago
Peringati Isra' Mi'raj, Mahasiswa KKM 56 Desa Jedong Gelar Lomba Religi di Dusun Jaten

NAJIB ALI MASUD

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 56 sukses menyelenggarakan rangkaian lomba religi dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan yang ditujukan bagi santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) ini dilaksanakan di Dusun Jaten, Desa Jedong, Malang, pada Jumat (16/1). Berpusat di Masjid Rokhmatul Barokah, acara ini mengusung misi untuk menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sejak dini. Sebanyak lebih dari 40 peserta, mulai dari jenjang pra-sekolah hingga SMP, tampak antusias memadati lokasi sejak pagi hari. Ketua KKM 56, Zidan Firdaus Tirta, bersama Ketua Pelaksana, Fachreza Fidzi Kutachi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, mereka memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap semangat dalam belajar agama. Ada tiga kategori lomba yang dipertandingkan, yaitu lomba adzan, hafalan surah pendek, dan mewarnai kaligrafi. Kemeriahan tidak hanya datang dari para peserta, tetapi juga dari para ibu dan wali murid yang hadir memberikan dukungan. Para pengajar TPQ setempat pun turut mendampingi dan memberikan motivasi kepada anak didik mereka.  Rangkaian acara diawali dengan lomba adzan dan mewarnai kaligrafi yang berlangsung khidmat namun meriah. Sebagai penutup, lomba hafalan surah pendek menjadi kompetisi terakhir sekaligus menandai berakhirnya perayaan Isra Miraj yang digelar oleh mahasiswa KKM 56 di Desa Jedong tahun ini.

Thumbnail
3 months ago
Peresmian dan Penyerahan Website Sistem Informasi Keuangan Masjid Miftahul Jannah oleh Mahasiswa KKM Kelompok 15

MUFIDATUL AINI

Malang – Mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 15 (Pentaswara) melaksanakan kegiatan Peresmian dan Penyerahan Website Sistem Informasi Keuangan Masjid Miftahul Jannah pada Rabu malam, 28 Januari 2026, bertempat di Masjid Miftahul Jannah, Sawojajar, Kota Malang. Kegiatan ini menjadi puncak sekaligus penutup dari rangkaian program kerja bidang digitalisasi dan tata kelola keuangan masjid. Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan singkat dari perwakilan mahasiswa KKM serta pengurus masjid. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa pengembangan website ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat melalui pemanfaatan teknologi berbasis web. Memasuki agenda utama, mahasiswa KKM kembali memaparkan secara langsung fitur dan alur penggunaan website Sistem Informasi Keuangan Masjid. Pemaparan ini bertujuan untuk memastikan pengurus masjid benar-benar memahami cara kerja sistem sebelum diterapkan secara penuh. Beberapa fitur yang dijelaskan meliputi proses login admin, pencatatan pemasukan dan pengeluaran kas masjid, pengunggahan bukti transaksi, hingga pencetakan laporan keuangan secara otomatis. Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing dan diskusi bersama pengurus masjid. Dalam sesi ini, pengurus menyampaikan pengalaman, kebutuhan, serta harapan mereka terhadap penggunaan website ke depan. Diskusi berlangsung interaktif dan hangat, di mana mahasiswa dan pengurus saling bertukar pandangan terkait pengelolaan keuangan masjid yang lebih tertib dan mudah diakses oleh pengurus. Suasana diskusi yang cair ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan pemahaman, sehingga website tidak hanya dipahami secara teknis, tetapi juga secara fungsional sesuai dengan kondisi dan budaya pengelolaan masjid. Sebagai puncak acara, dilakukan penyerahan website Sistem Informasi Keuangan Masjid secara resmi dari mahasiswa KKM kepada pengurus Masjid Miftahul Jannah. Penyerahan ini ditandai dengan pemberian akses admin serta penegasan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan sistem selanjutnya sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab pengurus masjid. Pengurus masjid menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa KKM yang telah menghadirkan inovasi digital yang bermanfaat dan aplikatif. Website ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung dalam menjaga amanah umat melalui pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Melalui kegiatan peresmian dan penyerahan ini, mahasiswa KKM UIN Malang berharap Website Sistem Informasi Keuangan Masjid Miftahul Jannah dapat digunakan secara berkelanjutan dan menjadi langkah awal menuju pengelolaan masjid yang lebih modern, profesional, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Thumbnail
3 months ago
Menanamkan Budaya Anti Perundungan Sejak Dini Melalui Edukasi Stop Bullying oleh KKM UIN Malang di SDN I Wonomulyo

NAJWA NAILAFARH

Isu perundungan (bullying) di lingkungan sekolah dasar merupakan permasalahan serius yang tidak dapat dipandang sebagai persoalan sederhana. Fenomena ini kerap termanifestasi dalam bentuk ejekan verbal, tindakan fisik, pengucilan sosial, maupun candaan yang melampaui batas kewajaran, yang berpotensi menimbulkan dampak psikologis jangka panjang terhadap peserta didik. Dampak tersebut tidak hanya memengaruhi kondisi emosional anak, tetapi juga berimplikasi terhadap perkembangan sosial, akademik, dan pembentukan karakter. Berangkat dari urgensi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 38 melaksanakan kegiatan Sosialisasi Stop Bullying di SDN Wonomulyo I pada pukul 08.00–11.00 WIB di ruang kelas 3. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya edukasi preventif yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai definisi dan bahaya perundungan, klasifikasi bentuk-bentuk bullying yang meliputi verbal, fisik, dan sosial, dampak yang ditimbulkan, serta mekanisme pencegahan dan pelaporan tindakan perundungan di lingkungan sekolah. Penyampaian materi dilakukan melalui pendekatan komunikatif dan partisipatif yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan kognitif dan sosial peserta didik. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi secara monologis, melainkan juga memfasilitasi diskusi interaktif. Siswa diajak mengidentifikasi contoh perilaku perundungan yang mungkin mereka temui dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mendiskusikan alternatif perilaku yang lebih konstruktif dan berorientasi pada nilai empati. Partisipasi aktif siswa terlihat dari kemampuan mereka dalam menyebutkan bentuk-bentuk perundungan, menjelaskan dampaknya, serta mengemukakan harapan terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai. Sebagai bagian dari strategi edukatif, mahasiswa menghadirkan media pembelajaran kreatif berupa lembar pesan moral yang diwujudkan dalam bentuk “pohon harapan”. Melalui media tersebut, siswa menuliskan komitmen dan aspirasi mereka untuk mewujudkan budaya sekolah yang bebas dari perundungan. Pohon harapan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai simbol visual, tetapi juga sebagai representasi komitmen kolektif dalam membangun budaya saling menghormati dan menghargai perbedaan. Secara pedagogis, kegiatan ini menegaskan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini. Sekolah dasar merupakan fase fundamental dalam pembentukan nilai empati, toleransi, tanggung jawab sosial, dan kesadaran moral. Pemahaman mengenai konsekuensi tindakan mengejek, mengucilkan, atau menyakiti teman diharapkan dapat mendorong peserta didik untuk menginternalisasi nilai-nilai etis dalam interaksi sosial sehari-hari. Mahasiswa KKM Kelompok 38 juga melakukan koordinasi dengan pihak sekolah guna memastikan keberlanjutan program edukasi anti perundungan. Upaya tersebut mencakup pemantauan perilaku siswa bersama guru kelas, penguatan pesan moral melalui kegiatan lanjutan, serta penyusunan dokumentasi dan laporan kegiatan sebagai bentuk akuntabilitas akademik. Kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa dan pihak sekolah menjadi faktor penting agar sosialisasi tidak berhenti pada tataran seremonial, melainkan berkelanjutan dalam praktik keseharian. Seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Kivah Aha Putra, M.Pd.I. Pendampingan akademik tersebut memastikan bahwa program yang dijalankan mahasiswa memiliki relevansi sosial yang kuat, landasan konseptual yang jelas, serta selaras dengan nilai-nilai pendidikan karakter dan moderasi. Dalam perspektif yang lebih luas, kegiatan sosialisasi Stop Bullying ini merefleksikan peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan sosial. Pengabdian kepada masyarakat tidak terbatas pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup penguatan kesadaran kolektif terhadap isu-isu sosial yang berdampak langsung pada kualitas generasi mendatang. Intervensi edukatif di ruang kelas dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang aman, inklusif, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan transfer pengetahuan, melainkan juga proses pembentukan sikap, nilai, dan karakter. Upaya menanamkan budaya anti perundungan sejak dini menjadi investasi sosial jangka panjang dalam mewujudkan masyarakat yang beradab dan berkeadilan.  

Thumbnail
3 months ago
Mahasiswa KKM Kelompok 54 Laksanakan Penanaman Bibit di Dusun Bendrong

NABILA FARIDA FARAH

Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai wujud implementasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa berkesempatan terjun langsung ke tengah masyarakat Desa Argosari Jabung, mengenal permasalahan yang ada, serta berkontribusi melalui berbagai program kerja yang bermanfaat.    Adapun program kerja yang kami jalankan dirancang agar berdampak nyata dan berkelanjutan, yaitu menanam bibit bersama warga sebagai upaya menjaga dan memulihkan lingkungan, membantu proses pemerahan susu untuk mendukung peternak lokal agar produksi lebih efesien dan higienis, menggelar sosialisasi OJK guna meningkatkan literasi keuangan masyarakat untuk memahami kredit danagar bisa mulai menabung, lalu mengajar TPQ untuk mendampingi anak-anak belajar membaca Al-quran dan menumbuhkan sikap disiplin serta kepedulian sosial, mengadakan bimbel untuk anak-anak disekitar agar bisa belajar dengan mudah. semua kegiatan ini kami lakukan sambil terus berkomunikasi dengan warga, menyesuaikan program dengan kebutuhan nyata di lapangan, dan mendokumentasikan setiap proses supaya manfaatnya bisa diteruskan setelah KKM selesai. Baca laporannya atau berita lengkapnya bisa dilihat di sini :   https://www.kompasiana.com/fillahanjany6106