Thumbnail
3 months ago
Senam Sehat Bersama Kelompok KKM 58 Ranasvara di Desa Sumbersuko

AHMAD KARIM AMRULLAH

Oleh: Ahmad Karim Amrullah • 13 January 2026, 16:15 Dalam rangka menjaga kebugaran tubuh serta mempererat kebersamaan antaranggota, Kelompok KKM 58 Ranasvara melaksanakan kegiatan Senam Sehat bersama. Kegiatan ini dilaksanakan di area sekitar posko KKM dengan suasana yang santai, ceria, dan penuh semangat. Senam sehat dipandu oleh salah satu anggota kelompok yang bertindak sebagai instruktur di bagian depan. Seluruh anggota KKM mengikuti gerakan senam dengan antusias, mulai dari gerakan pemanasan, inti, hingga pendinginan. Aktivitas ini menjadi sarana untuk melepas penat setelah menjalani berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan senam sehat tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan fisik, tetapi juga sebagai upaya memperkuat kekompakan dan solidaritas tim. Melalui gerakan bersama dan interaksi yang tercipta selama kegiatan berlangsung, suasana kebersamaan antaranggota semakin terasa. Dengan adanya kegiatan senam sehat ini, Kelompok KKM 58 Ranasvara berharap dapat menjaga stamina dan semangat kerja selama pelaksanaan KKM. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi contoh penerapan gaya hidup sehat yang dapat ditiru oleh masyarakat sekitar dalam kehidupan sehari-hari.

Thumbnail
3 months ago
Menutup Program, Menyimpan Kenangan: KKM 109 UIN Malang di Desa Klampisan

AJENG CAHYA NINGTYAS

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 109 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang secara resmi menutup kegiatan pengabdian di Desa Klampisan pada 30 Januari 2026. Acara penutupan dilaksanakan di Balai Desa Klampisan dan berlangsung dengan khidmat. Penutupan kegiatan dihadiri oleh perangkat Desa Klampisan dan seluruh anggota KKM 109 UIN Malang. Dalam sambutannya, perwakilan mahasiswa menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama pemerintah desa selama pelaksanaan program KKM. Sebagai bentuk kenang-kenangan, KKM 109 UIN Malang menyerahkan cinderamata berupa jam dinding kepada Pemerintah Desa Klampisan untuk Balai Desa. Cinderamata tersebut menjadi simbol kebersamaan dan kolaborasi selama masa pengabdian. Pemerintah Desa Klampisan mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKM 109 UIN Malang. Penutupan ini menandai berakhirnya program, sekaligus menyimpan kenangan dan pengalaman berharga bagi mahasiswa maupun pemerintah desa.

Thumbnail
3 months ago
Tadarus Al-Qur'an One Day One Juz: Kegiatan Spiritual Mahasiswa KKM di Kampung KRPL

NEO ACHMAD MAULANA

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan di masyarakat, termasuk menjalankan program keagamaan. Kelompok 73 Astra Pradhipta KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan Tadarus Al-Qur'an dengan konsep "One Day One Juz" di mushola Kampung KRPL, Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.   Konsep Tadarus One Day One Juz   Program Tadarus Al-Qur'an One Day One Juz adalah kegiatan pembacaan Al-Qur'an dengan target menyelesaikan 30 juz dalam waktu satu bulan. Setiap hari, satu juz dibacakan oleh beberapa anggota kelompok KKM yang bertugas secara bergantian. Kegiatan dilaksanakan setelah salat Maghrib hingga menjelang waktu Isya di mushola setempat.   Pelaksanaan Kegiatan   Kegiatan tadarus ini dijalankan oleh mahasiswa KKM secara mandiri di mushola. Setiap hari, beberapa anggota kelompok 73 Astra Pradhipta bergiliran untuk membaca satu juz Al-Qur'an. Sistem bergantian ini memastikan kegiatan berjalan konsisten setiap hari dan memberikan kesempatan kepada seluruh anggota kelompok untuk terlibat.   Waktu pelaksanaan setelah Maghrib hingga Isya dipilih karena merupakan waktu luang setelah mahasiswa menyelesaikan program-program KKM di siang hari, sekaligus waktu yang baik untuk beribadah.   Penutupan dengan Khataman Bersama Jamaah   Setelah 29 hari membaca juz 1 hingga 29, kegiatan tadarus ditutup dengan acara khataman yang melibatkan jamaah kampung. Acara khataman dimulai dengan pembacaan juz 30, dilanjutkan dengan tahlil dan doa bersama. Penutupan ini dihadiri oleh warga Kampung KRPL dan dimeriahkan dengan hidangan tumpeng sebagai bentuk syukur atas selesainya khataman Al-Qur'an.   Kehadiran jamaah kampung dalam acara khataman memberikan nuansa kebersamaan dan menjadi momen pertemuan antara mahasiswa KKM dengan warga setempat.   Makna bagi Mahasiswa   Program tadarus ini menjadi rutinitas spiritual bagi mahasiswa selama menjalankan KKM. Selain sebagai sarana untuk tetap menjaga tilawah Al-Qur'an di tengah kesibukan program pengabdian, kegiatan ini juga melatih kedisiplinan dan konsistensi dalam beribadah.    Pengalaman menyelesaikan satu khataman Al-Qur'an selama periode KKM menjadi kenangan tersendiri bagi anggota Kelompok 73 Astra Pradhipta, sekaligus pengingat bahwa aktivitas pengabdian masyarakat dapat berjalan beriringan dengan penguatan spiritualitas pribadi.

Thumbnail
3 months ago
Belajar dari Secangkir Kopi: Jejak Mahasiwa Menyusuri Kebun Kopi Kampoeng KRPL

FINGKY KHARISA RAMAPUTRI

Desa Sumberdem dikenal sebagai desa yang kaya akan potensi wisata berbasis lingkungan. Beberapa dusunnya dikembangkan menjadi kawasan wisata tematik, salah satunya adalah Kampoeng KRPL yang terletak di Dusun Ngemplak dan Dusun Durengede. Kawasan ini menjadi simbol pemanfaatan pekarangan dan lahan produktif masyarakat, yang ditanami berbagai hasil bumi unggulan. Di antara beragam tanaman tersebut, kopi menjadi primadona yang tumbuh subur, seolah menyatu dengan hawa sejuk dataran tinggi dan pelukan pegunungan yang mengelilinginya. Berangkat dari ketertarikan tersebut, Kelompok KKM Astra Pradipta 73 berinisiatif melakukan kunjungan edukatif ke kebun kopi yang terletak di perbatasan Dusun Ngemplak dan Durengede. Tujuan kegiatan ini bukan sekadar berjalan-jalan menikmati hijaunya kebun, melainkan belajar bagaimana kopi dapat memberi manfaat mulai dari lingkup individu hingga masyarakat luas. Menariknya, kebun sekaligus tempat pengolahan kopi tersebut merupakan milik Bapak Makhul, Ketua RW setempat, sosok yang selama ini akrab dan dekat dengan mahasiswa KKM. Sebelum kegiatan dilaksanakan, mahasiswa terlebih dahulu meminta izin dan menyampaikan maksud kegiatan kepada Bapak Makhul. Sambutan hangat pun langsung diberikan. Dengan keramahan khas desa, beliau tidak hanya mengizinkan, tetapi juga menyambut mahasiswa sebagai tamu sekaligus murid. Maka disepakatilah bahwa pada 30 Desember 2026, seluruh anggota kelompok akan berkunjung untuk belajar langsung dari sumbernya; dari tanah hingga secangkir kopi. Hari kunjungan pun tiba. Mahasiswa disambut hangat di rumah Bapak Makhul, dipersilakan masuk untuk ramah tamah sekaligus menyampaikan tujuan kegiatan. Setelah itu, tanpa banyak basa-basi ”karena petani lebih suka aksi daripada teori” kami langsung diajak melihat pupuk kopi yang berada di samping rumah. Pupuk tersebut berasal dari limbah pengolahan kopi, seperti kulit kopi (cascara), ampas kopi, serta campuran dedaunan kering dan kotoran ternak yang difermentasi. Limbah yang bagi sebagian orang dianggap tidak berguna, di tangan petani justru menjelma menjadi sumber kesuburan tanah. Perjalanan dilanjutkan menuju kebun kopi milik Bapak Makhul. Di sana, kami diperkenalkan pada proses awal budidaya kopi: mulai dari pemilihan benih, cara penanaman yang tepat, hingga perawatan tanaman agar tetap produktif. Satu per satu mahasiswa mencoba mencangkul dan menanam biji kopi dengan penuh antusias. Meski cangkul terasa berat dan tangan mulai pegal, semangat tidak surut; barangkali karena kami sadar, secangkir kopi yang biasa menemani begadang skripsi ternyata lahir dari kerja keras yang panjang.

Thumbnail
3 months ago
Edukasi Kesehatan Calon Jemaah Haji: Mencegah Pre-Diabetes dan Hipertensi

MUHAMMAD BINTANG ADYATMA KURNIAWAN

Pengalaman yang paling berkesan selama KKM bagi saya adalah saat memberikan edukasi kesehatan kepada calon jemaah haji. Kami membahas topik penting mengenai pencegahan penyakit pre-diabetes dan darah tinggi, dua kondisi yang sering dialami masyarakat dan bisa menjadi tantangan serius saat menjalankan ibadah haji. Dalam kegiatan ini, kami tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga berdialog langsung dengan para calon jemaah. Mereka sangat antusias bertanya tentang pola makan sehat, pentingnya olahraga ringan, serta bagaimana mengatur tekanan darah agar tetap stabil. Saya merasa momen ini begitu bermakna karena edukasi yang kami berikan dapat membantu mereka mempersiapkan diri secara fisik dan mental sebelum berangkat ke tanah suci. Kegiatan ini mengajarkan saya bahwa kesehatan adalah bekal utama dalam beribadah. Melihat semangat para calon jemaah haji untuk menjaga kesehatannya membuat saya semakin yakin bahwa ilmu yang kami bagikan benar-benar bermanfaat.

Thumbnail
3 months ago
Pojok Pintar Liburan KKM 71 Mandhaloka Sukses Ubah Liburan Jadi Momen Emas Belajar Anak Desa Kluwut

SAVITA MAHAYU BUDDHI

Suasana liburan sekolah di Desa Kluwut tahun ini terasa berbeda. Tawa, rasa ingin tahu, dan semangat belajar memenuhi pagi hari melalui kegiatan Pojok Pintar Liburan (PPL), sebuah program pendidikan dari KKM 71 Mandhaloka Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Program ini hadir bukan hanya untuk mengisi waktu libur, tetapi untuk menumbuhkan kembali gairah belajar anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Sejak 28 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, anak-anak TK dan SD Desa Kluwut dengan penuh antusias mengikuti berbagai kegiatan belajar seperti matematika, menggambar, pendidikan agama, dan bahasa Inggris. Setiap pagi pukul 09.00 WIB, adik-adik sudah berkumpul dengan semangat, siap belajar tanpa rasa terpaksa. Metode pembelajaran yang interaktif, penuh permainan edukatif, serta pendekatan personal membuat anak-anak lebih berani bertanya, aktif berdiskusi, dan menikmati proses belajar. Keberhasilan program ini tidak lepas dari keterlibatan penuh seluruh mahasiswa dan mahasiswi KKM 71 Mandhaloka. Mereka berperan aktif sebagai pendamping belajar, motivator, sekaligus teman bagi adik-adik. Suasana belajar pun terasa hangat dan meriah, menciptakan lingkungan yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak untuk mengeksplorasi kemampuan serta kreativitas mereka. Setiap kegiatan Pojok Pintar Liburan diawali dengan doa bersama dan ditutup dengan sesi foto sebagai simbol kebersamaan. Antusiasme yang tinggi dari para peserta bahkan membuat program ini berlanjut hingga setelah masa liburan sekolah berakhir, dengan kegiatan yang tetap berlangsung hingga pukul 13.00 WIB. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa PPL bukan sekadar program, melainkan ruang belajar yang benar-benar dirindukan oleh anak-anak Desa Kluwut. Program Pojok Pintar Liburan menjadi gambaran nyata keberhasilan peran mahasiswa dalam dunia pendidikan masyarakat. Tidak hanya mengajarkan materi, PPL berhasil menyalakan kembali semangat belajar, membangun kepercayaan diri anak-anak, serta menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan.