ADINDA PUTRI INGGHILIA
Partisipasi Kelompok Ranasvara dalam Kegiatan Pengecoran Jalan Desa Sumbersuko Sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi dalam kegiatan masyarakat, kelompok Ranasvara turut terlibat dalam kegiatan pengecoran jalan raya di Desa Sumbersuko. Kegiatan ini dilaksanakan atas ajakan langsung dari Kepala Desa setempat sebagai bagian dari upaya perbaikan infrastruktur desa. Pada hari pelaksanaan, anggota kelompok Ranasvara yang laki-laki bergabung bersama warga desa dalam proses pengecoran jalan. Mahasiswa KKM bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan pekerjaan, mulai dari tahap persiapan hingga proses pengecoran, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKM untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan pembangunan desa. Selain membantu memperbaiki akses jalan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial antara mahasiswa KKM dan masyarakat Desa Sumbersuko. Melalui kegiatan gotong royong ini, kelompok Ranasvara berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan, kerja sama, dan kepedulian sosial selama pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Kegiatan ini juga mencerminkan semangat pengabdian mahasiswa dalam mendukung kemajuan masyarakat desa.
WINNY ORVALA JULIA RIZQ
Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 74 Sukma Warih Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dilaksanakan di Desa Wonosari, Kabupaten Malang, sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kegiatan ini dirancang secara sistematis, dimulai dari tahap persiapan, survei, perencanaan, hingga pelaksanaan dan penutupan program. Seluruh rangkaian kegiatan berfokus pada pengembangan potensi desa, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan nilai pendidikan, sosial, keagamaan, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi secara berkelanjutan. Tahap awal kegiatan KKM diawali dengan meet perdana kelompok yang dilaksanakan secara offline pada 5 Desember 2025. Pertemuan ini menjadi momentum awal bagi seluruh anggota untuk membangun komunikasi, kekompakan, serta menyamakan visi dan tujuan KKM. Dalam pertemuan tersebut, kelompok menetapkan struktur kepengurusan, pembagian tugas setiap divisi, serta menyepakati nama kelompok KKM 74 Sukma Warih. Selain itu, dibahas pula rencana kerja awal, persiapan administrasi, pembuatan atribut KKM, serta pembentukan media komunikasi dan media sosial sebagai identitas kelompok. Sebagai tindak lanjut persiapan, kelompok KKM melaksanakan pertemuan dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Romi, pada 9 Desember 2025. Dalam pertemuan tersebut, DPL memberikan arahan penting agar mahasiswa tidak merancang program yang sepenuhnya baru, melainkan mengembangkan potensi desa yang telah ada agar lebih berkelanjutan. Arahan ini menjadi landasan utama dalam penyusunan seluruh program kerja KKM. Mahasiswa juga diarahkan untuk melakukan survei lapangan secara bertahap guna mengenal kondisi desa, tokoh masyarakat, serta potensi yang dapat dikembangkan. Survei pertama dilaksanakan pada 13 Desember 2025 di Kantor Desa Wonosari. Dalam kegiatan ini, mahasiswa melakukan koordinasi awal dengan staf desa untuk memperoleh gambaran umum mengenai kondisi desa, jumlah dusun, keberadaan TPQ, potensi pendidikan dan ekonomi, serta riwayat program KKM sebelumnya. Meskipun kepala desa dan kepala dusun berhalangan hadir, koordinasi berjalan dengan baik dan menghasilkan berbagai informasi penting sebagai dasar penyusunan program kerja yang realistis dan sesuai kebutuhan masyarakat. Hasil survei kemudian dibahas dalam rapat koordinasi online pada 14 Desember 2025. Rapat ini membahas penentuan dusun fokus KKM, pemilihan lokasi posko putra dan putri, progres persuratan ke lembaga pendidikan dan masyarakat, serta perumusan gambaran awal program kerja. Dalam rapat ini juga dirancang program-program utama KKM yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, sosial, lingkungan, UMKM, dan digitalisasi desa. Survei kedua dilaksanakan pada 18 Desember 2025 dengan melibatkan Kepala Dusun Wonosari. Dalam pertemuan ini, disepakati bahwa pelaksanaan KKM difokuskan pada satu dusun agar program dapat berjalan lebih efektif dan berdampak nyata. Berbagai program kerja diajukan dan disetujui, antara lain pendampingan posyandu dan pencegahan stunting, kegiatan pendidikan di SD dan TPQ, kegiatan keagamaan, pendampingan UMKM dan sertifikasi halal, pengelolaan lingkungan, serta pengaktifan website desa dan pembaruan database. Pada hari yang sama, mahasiswa juga melakukan survei ke SD Islam Kyai Zakariya untuk mengurus perizinan mengajar serta melakukan pencarian posko KKM. Setelah seluruh persiapan matang, mahasiswa KKM 74 mengikuti kegiatan pelepasan KKM Gelombang I Tahun Akademik 2025/2026 pada 23 Desember 2025 di Kampus UIN Malang. Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat. Usai pelepasan, mahasiswa langsung berangkat menuju Desa Wonosari untuk memulai seluruh rangkaian kegiatan KKM. Sebagai langkah awal di desa, mahasiswa melaksanakan sowan dan koordinasi dengan Kepala Dusun Wonosari untuk membahas teknis pembukaan KKM serta pemetaan lanjutan program kerja. Hasil koordinasi ini menghasilkan kesepakatan terkait jadwal pembukaan, pihak-pihak yang akan diundang, serta penguatan kerja sama dengan tokoh agama, PKK, TPQ, dan lembaga desa lainnya. Kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan pembukaan KKM secara resmi dilaksanakan pada 29 Desember 2025 di Balai Desa Wonosari. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh perangkat desa, Kepala Dusun, Dosen Pembimbing Lapangan, serta mahasiswa KKM. Dalam sambutannya, pihak desa menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKM, sementara DPL menekankan pentingnya menjaga etika, memahami budaya lokal, serta menyesuaikan program dengan kondisi masyarakat desa. Dalam pelaksanaan program kerja, mahasiswa KKM 74 Sukma Warih aktif di berbagai bidang. Di bidang pendidikan, mahasiswa mengajar di SD Islam Kyai Zakariya dan TPQ Nurul Hidayah. Kegiatan meliputi pendampingan belajar di kelas, bimbingan membaca Al-Qur’an, hafalan surat pendek, pembelajaran tajwid, serta bimbingan belajar tambahan. Selain itu, mahasiswa juga melakukan penataan ulang perpustakaan sekolah agar lebih rapi dan mudah diakses, meluncurkan mading 3D bertema Stop Bullying, serta membantu pembuatan website sekolah dan sistem pendaftaran siswa secara online. Mahasiswa juga melaksanakan kegiatan sosialisasi bullying dan edukasi seksual di SD Islam Kyai Zakariya. Kegiatan ini diawali dengan senam bersama, dilanjutkan dengan edukasi interaktif mengenai bahaya bullying, pentingnya saling menghargai, serta pemahaman batasan tubuh dan pergaulan yang disesuaikan dengan usia siswa. Kegiatan ini mendapat respons positif dari siswa dan guru karena disampaikan dengan metode yang komunikatif dan menyenangkan. Di bidang kesehatan, mahasiswa KKM terlibat aktif dalam berbagai kegiatan posyandu di wilayah Sumbersari, Urek-Urek, dan Depok. Mahasiswa membantu pemeriksaan kesehatan balita, ibu hamil, dan lansia, seperti pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan, tensi darah, dan pemeriksaan gula darah. Selain itu, mahasiswa turut mendukung program pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan pemberian makanan tambahan kepada warga. Dalam bidang keagamaan dan sosial budaya, mahasiswa KKM mengikuti kegiatan tahlilan rutin, istighotsah, serta berbagai kegiatan keagamaan masyarakat. Mahasiswa juga menyelenggarakan Semarak Lomba Isra’ Mi’raj di TPQ Nurul Hidayah sebagai upaya menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap nilai-nilai keislaman. Selain itu, mahasiswa terlibat dalam kegiatan budaya di Padepokan Eyang Djoego dan Pesarean Gunung Kawi, termasuk kegiatan Senin Pahing, bincang budaya bersama juru kunci, serta partisipasi dalam perayaan Tahun Baru dan Imlek. Pada bidang lingkungan, mahasiswa melaksanakan program pembuatan dan pembagian tempat sampah organik dan anorganik di SD Islam Kyai Zakariya serta memberikan edukasi pemilahan sampah kepada siswa. Mahasiswa juga berkontribusi dalam kerja bakti lingkungan, pengelolaan sampah, serta pembuatan fasilitas publik berupa plang dan tiang lampu multifungsi sebagai penunjuk arah dan penerangan desa. Dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, mahasiswa KKM menyelenggarakan sosialisasi dan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta sertifikasi halal bekerja sama dengan Halal Center UIN Malang. Selain itu, mahasiswa melakukan kunjungan dan pendampingan langsung ke beberapa UMKM, seperti usaha jamu tradisional dan Bolen 88, untuk membantu persiapan sertifikasi halal serta memberikan wawasan terkait pengembangan usaha. Menjelang akhir kegiatan, mahasiswa melaksanakan sowan dan pamitan ke berbagai tokoh masyarakat, lembaga desa, PKK, TPQ, posyandu, dan yayasan sebagai bentuk silaturahmi dan ucapan terima kasih. Mahasiswa juga mengikuti tahlilan dan istighotsah terakhir bersama warga. Seluruh rangkaian KKM kemudian ditutup secara resmi dalam acara penutupan KKM di Balai Desa Wonosari pada 3 Februari 2026, yang dihadiri oleh perangkat desa, DPL, dan masyarakat. Sebagai penutup kegiatan, mahasiswa KKM 74 Sukma Warih melaksanakan penutupan mandiri berupa kegiatan kebersamaan sebagai refleksi dan penguatan ikatan antaranggota. Seluruh rangkaian kegiatan KKM ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam belajar hidup bermasyarakat, menumbuhkan empati, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara nyata. Diharapkan seluruh program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Wonosari serta menjadi bekal berharga bagi mahasiswa di masa mendatang.
ENDANG MAYANG SARI
Sebagai bagian dari program kerja Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), Kelompok KKM 58 Ranasvara melaksanakan kegiatan pemasangan plakat rumah di wilayah RT 03 Desa Sumbersuko. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata siswa kepada masyarakat sekaligus menjadi kenang-kenangan yang memiliki nilai fungsional dan simbolis bagi warga sekitar. Pemasangan plakat rumah bertujuan untuk membantu pengaturan administrasi lingkungan serta mempermudah mengkomunikasikan rumah warga berdasarkan data RT dan RW. Plakat yang dipasang memuat informasi penting, seperti nama kepala keluarga, nomor rumah, RT, RW, serta keterangan wilayah dusun. Dengan adanya plakat ini, diharapkan pendataan warga dapat menjadi lebih tertib dan memudahkan berbagai keperluan administrasi desa. Kegiatan pemasangan plakat dilakukan secara langsung oleh anggota Kelompok KKM 58 dengan mendatangi rumah-rumah warga di RT 03. Proses pemasangan dilakukan dengan hati-hati dan rapi agar plakat dapat terpasang dengan baik serta tahan dalam jangka waktu yang lama. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM juga berkoordinasi dengan ketua RT dan perangkat setempat untuk memastikan data yang tercantum pada plakat sudah sesuai dan akurat. Selain memiliki fungsi administratif, kegiatan ini juga menjadi bentuk kenang-kenangan dari Kelompok KKM 58 Ranasvara kepada warga Desa Sumbersuko. Plakat rumah yang terpasang di setiap rumah diharapkan dapat menjadi pengingat akan kebersamaan dan kerja sama yang terjalin selama masa pelaksanaan KKM. Hubungan yang terbangun antara mahasiswa dan masyarakat menjadi salah satu nilai penting dari kegiatan pengabdian ini. Antusiasme warga terlihat dari berbagai hangat yang diberikan selama proses pemasangan berlangsung. Banyak warga yang turut membantu dan memberikan dukungan agar kegiatan dapat berjalan lancar. Hal ini menunjukkan adanya rasa kebersamaan dan kepedulian antara mahasiswa KKM dan masyarakat setempat. Melalui kegiatan pemasangan plakat rumah ini, Kelompok KKM 58 Ranasvara berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat RT 03 Desa Sumbersuko. Selain membantu tertib administrasi lingkungan, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat tinggal. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja yang tidak hanya fokus pada hasil fisik, tetapi juga pada nilai kebersamaan, kerja sama, dan kepedulian sosial. Diharapkan, kontribusi kecil yang diberikan oleh mahasiswa KKM dapat memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Sumbersuko, baik saat ini maupun di masa mendatang.
CHOIRINA KHILMY MAULIDIA
Kelompok 68 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan kegiatan workshop pembuatan anyaman dan besek bambu sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Balai Desa Bangelan. Workshop ini dilatarbelakangi oleh potensi sumber daya alam berupa bambu yang melimpah di Desa Bangelan, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berupaya mendorong warga untuk mengolah bambu menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis yang dapat meningkatkan peningkatan pendapatan keluarga. Kegiatan tersebut diikuti oleh kurang lebih 30 peserta yang terdiri dari para ibu anggota PKK Desa Bangelan. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan hingga akhir acara. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan, terutama saat sesi praktik pembuatan anyaman dan besek bambu. Workshop ini menghadirkan narasumber utama, Joko Susanto, seorang pengrajin bambu yang telah lama menekuni bidang kerajinan anyaman dan memiliki usaha yang telah berkembang. Dalam menyampaikan materinya, Joko Susanto membagikan pengetahuan mengenai teknik dasar pengolahan bambu, proses pembuatan anyaman, hingga tips pengembangan usaha kerajinan bambu agar memiliki nilai jual yang tinggi. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan Perayaan dari Ketua Kelompok 68 KKM, Kepala Desa Bangelan, serta Ketua PKK Desa Bangelan. Setelah itu, kegiatan inti berupa sesi praktik pembuatan anyaman dan besek bambu dipandu oleh tiga orang pemateri. Sesi praktik berlangsung selama kurang lebih tiga jam, di mana peserta dibimbing secara langsung mulai dari tahap persiapan bahan hingga proses penganyaman. Kegiatan workshop ditutup dengan sesi foto bersama serta bernyanyi bersama sebagai bentuk kebersamaan dan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang terlibat. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengembangkan keterampilan yang diperoleh menjadi peluang usaha rumahan yang berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Bangelan.
NAJIB ALI MASUD
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 56 sukses menyelenggarakan rangkaian lomba religi dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan yang ditujukan bagi santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) ini dilaksanakan di Dusun Jaten, Desa Jedong, Malang, pada Jumat (16/1). Berpusat di Masjid Rokhmatul Barokah, acara ini mengusung misi untuk menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sejak dini. Sebanyak lebih dari 40 peserta, mulai dari jenjang pra-sekolah hingga SMP, tampak antusias memadati lokasi sejak pagi hari. Ketua KKM 56, Zidan Firdaus Tirta, bersama Ketua Pelaksana, Fachreza Fidzi Kutachi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, mereka memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap semangat dalam belajar agama. Ada tiga kategori lomba yang dipertandingkan, yaitu lomba adzan, hafalan surah pendek, dan mewarnai kaligrafi. Kemeriahan tidak hanya datang dari para peserta, tetapi juga dari para ibu dan wali murid yang hadir memberikan dukungan. Para pengajar TPQ setempat pun turut mendampingi dan memberikan motivasi kepada anak didik mereka. Rangkaian acara diawali dengan lomba adzan dan mewarnai kaligrafi yang berlangsung khidmat namun meriah. Sebagai penutup, lomba hafalan surah pendek menjadi kompetisi terakhir sekaligus menandai berakhirnya perayaan Isra Miraj yang digelar oleh mahasiswa KKM 56 di Desa Jedong tahun ini.
MUFIDATUL AINI
Malang – Mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 15 (Pentaswara) melaksanakan kegiatan Peresmian dan Penyerahan Website Sistem Informasi Keuangan Masjid Miftahul Jannah pada Rabu malam, 28 Januari 2026, bertempat di Masjid Miftahul Jannah, Sawojajar, Kota Malang. Kegiatan ini menjadi puncak sekaligus penutup dari rangkaian program kerja bidang digitalisasi dan tata kelola keuangan masjid. Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan singkat dari perwakilan mahasiswa KKM serta pengurus masjid. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa pengembangan website ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat melalui pemanfaatan teknologi berbasis web. Memasuki agenda utama, mahasiswa KKM kembali memaparkan secara langsung fitur dan alur penggunaan website Sistem Informasi Keuangan Masjid. Pemaparan ini bertujuan untuk memastikan pengurus masjid benar-benar memahami cara kerja sistem sebelum diterapkan secara penuh. Beberapa fitur yang dijelaskan meliputi proses login admin, pencatatan pemasukan dan pengeluaran kas masjid, pengunggahan bukti transaksi, hingga pencetakan laporan keuangan secara otomatis. Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing dan diskusi bersama pengurus masjid. Dalam sesi ini, pengurus menyampaikan pengalaman, kebutuhan, serta harapan mereka terhadap penggunaan website ke depan. Diskusi berlangsung interaktif dan hangat, di mana mahasiswa dan pengurus saling bertukar pandangan terkait pengelolaan keuangan masjid yang lebih tertib dan mudah diakses oleh pengurus. Suasana diskusi yang cair ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan pemahaman, sehingga website tidak hanya dipahami secara teknis, tetapi juga secara fungsional sesuai dengan kondisi dan budaya pengelolaan masjid. Sebagai puncak acara, dilakukan penyerahan website Sistem Informasi Keuangan Masjid secara resmi dari mahasiswa KKM kepada pengurus Masjid Miftahul Jannah. Penyerahan ini ditandai dengan pemberian akses admin serta penegasan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan sistem selanjutnya sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab pengurus masjid. Pengurus masjid menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa KKM yang telah menghadirkan inovasi digital yang bermanfaat dan aplikatif. Website ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung dalam menjaga amanah umat melalui pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Melalui kegiatan peresmian dan penyerahan ini, mahasiswa KKM UIN Malang berharap Website Sistem Informasi Keuangan Masjid Miftahul Jannah dapat digunakan secara berkelanjutan dan menjadi langkah awal menuju pengelolaan masjid yang lebih modern, profesional, dan responsif terhadap perkembangan zaman.