Thumbnail
3 months ago
Serunya Mengajar: Edukasi Lingkungan di Taman Kanak-kanak

AMALIA LUTVI SOFIA

Pendidikan anak usia dini dipandang sebagai fase krusial dalam pembentukan sikap, nilai, dan perilaku individu, karena pada tahap ini anak berada pada tahap sensitif terhadap stimulasi lingkungan. Mahasiswa mengajar dan mempraktikan ilmu yang telah dipelajari di TK Sabilillah, Bunutwetan, Pakis, Kabupaten Malang, selama periode 6 Januari hingga 29 Januari 2026. Mahasiswa KKM kelompok 76 tidak hanya menampilkan pelajaran tematik sesuai kurikulum yang ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga mengajarkan tentang pentingnya edukasi lingkungan. Edukasi lingkungan di Taman Kanak-kanak merupakan praktik pedagogis yang strategis dalam membangun fondasi kesadaran ekologis sejak usia dini. Praktik ini bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan anak dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, sejalan dengan prinsip yang menekankan perkembangan secara menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Tak hanya peran mahasiswa yang aktif dalam mengajar, tetapi guru juga ikut andil dalam membimbing dan mendukung kegiatan yang telah direncanakan oleh mahasiswa. Tidak semudah itu untuk mendekatkan diri pada anak-anak TK, tetapi mahasiswa juga harus sabar dalam proses pendekatannya. Di mulai dari menganalisis kondisi yang terjadi di hari pertama, lalu dilanjutkan dengan menghafal satu per satu nama anak beserta karakter yang telah terbentuk sejak usia dini. Analisis karakter anak juga menambah wawasan terhadap mahasiswa tentang bagaimana cara anak berinteraksi dengan teman maupun guru, dan juga cara anak mengolah pelajaran yang telah diajarkan oleh mahasiswa maupun guru yang bertugas. Dalam proses belajar mengajar, anak lebih aktif dalam bercerita dan mengeksplor pengetahuannya dalam bentuk permainan. Dalam hal ini, mahasiswa dianjurkan memiliki wawasan yang lebih kreatif dan mengasyikkan agar pelajaran yang disampaikan lebih mudah dicerna oleh anak TK. Peran mahasiswa dalam edukasi sangat sentral karena mahasiswa bertindak sebagai fasilitator sekaligus teladan. Anak belajar melalui observasi dan imitasi terhadap perilaku orang dewasa di sekitarnya. Ketika mahasiswa menunjukkan perilaku peduli lingkungan dan peduli terhadap sesama teman, anak cenderung menirunya. Keteladanan ini menjadi metode yang efektif dalam menanamkan nilai. Selain itu, mahasiswa juga menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sehingga anak terdorong untuk aktif, terlibat, antusias dalam setiap kegiatan pembelajaran. Media pembelajaran yang difasilitaskan oleh mahasiswa juga membantu menyederhanakan konsep-konsep menjadi lebih dipahami. Interaksi sosial selama pembelajaran memberikan dukungan bagi perkembangan kognitif anak melalui proses pendampingan. Dengan adanya dukungan yang sesuai, anak mampu mencapai tingkat pemahaman yang lebih tinggi, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan berdampak pada ingatan jangka panjang.  Keberlanjutan mengajar diselingi dengan menyanyi, berhitung, mewarnai, menebak, maupun keterampilan tangan. Beberapa keterampilan dasar anak yang telah mahasiswa ajarkan, seperti memotong kertas menjadi bagian kecil lalu menempelnya pada kertas gambar, menempelkan biji-bijian pada kertas gambar, serta merangkai berbagai bentuk menggunakan kertas lipat. Salah satu keterampilan anak tentang menempelkan biji-bijian pada kertas gambar disebut dengan teknik kolase. Antusias anak menanyakan berbagai jenis biji dan kegunaannya juga menambah wawasan baru bagi mereka. Cara mahasiswa mengajarkan kerapian dalam menempel biji-bijiannya, juga menambah pola berpikir anak untuk bersaing lebih bagus daripada teman-temannya. Selain itu, mahasiswa mengajarkan anak dalam memilah sampah organik maupun anorganik. Guru memberikan perintah untuk masing-masing anak membawa buah-buahan ataupun sayur-sayuran untuk pemenuhan syarat pembelajaran. Diawali dengan menebak jenis buah maupun sayur dan menghitung jumlah setiap jenisnya. Selanjutnya, pembagian tugas dibedakan menjadi dua, yaitu murid perempuan bagian memetik daun sayur bayam dan kangkong hingga bersih, dan murid laki-laki bagian mengupas kulit buah. Mahasiswa menyiapkan 2 kresek sampah dan menjelaskan fungsi pada setiap warna yang ada. Fasilitas selain untuk kategori organik, mahasiswa telah menyediakan beberapa kertas, koran, kardus, dan sampah plastik, untuk kategori anorganik. Anak-anak disusun baris berbaris serta menebak jenis sampah sesuai warna kresek dan jenisnya. Tak hanya itu, mahasiswa juga terjun membimbing pembelajaran di jenjang PAUD. Mahasiswa mengajarkan tentang bagaimana menempel kertas menggunakan lem, pembentukan karakter agar anak menjadi lebih berani bereksplor, melipat kertas menjadikan bentuk hewan yang diketahui anak-anak, serta membantu pelafalan huruf. Pembelajaran anak PAUD lebih mengarah pada cara bermain dan bereksplor daripada mempelajari secara tematik. Selain pembelajaran, mahasiswa juga memberikan apresiasi dalam perkembangan anak dengan menyajikan hadiah-hadiah kecil. Hadiah ini membantu anak agar lebih semangat menyelesaikan tugas yang diemban. Selain hadiah kecil, pujian ringan yang dilontarkan oleh mahasiswa terhadap anak mampu menambah kedekatan anak dengan mahasiswa. Kedekatan ini yang membuat anak mengingat peran mahasiswa selama praktik di TK Sabilillah, Bunutwetan, Pakis, Kabupaten Malang.

Thumbnail
3 months ago
Agenda jalan sehat bersama calon jamaah haji

SYAIFULLAH FAJRI

Kegiatan jalan sehat kali ini bukan sekadar ajang olahraga biasa, melainkan sebuah simfoni langkah kaki yang penuh dengan harapan. Melihat para calon jamaah haji dari yang muda hingga yang telah lanjut usia berjalan dengan semangat yang membara, seolah memberikan gambaran tentang keteguhan tekad mereka menuju Baitullah. Ada rasa haru yang menyeruak saat melihat mereka saling menyemangati di sepanjang rute, mengingatkan kita semua bahwa perjalanan ibadah haji memang membutuhkan kesiapan fisik yang prima sekaligus jiwa yang sabar dan penuh syukur."

Thumbnail
3 months ago
Kebersamaan dalam Kegiatan Sosial dan Silaturahmi bagi Calon Jamaah Haji

HAFIZH FAIRUZIZ DIHAR ABDULLAH

Kegiatan sosial dan silaturahmi bagi calon jamaah haji ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan penuh makna. Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian serta dukungan moral kepada para calon jamaah haji sebelum menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Suasana kebersamaan terasa sejak awal kegiatan, di mana seluruh peserta hadir dengan penuh antusias dan niat yang tulus. Dalam kegiatan ini, kami berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para calon jamaah haji, mendengarkan cerita serta harapan mereka menjelang keberangkatan. Momen tersebut memberikan pelajaran berharga tentang kesabaran, keikhlasan, dan semangat beribadah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi.  

Thumbnail
3 months ago
Pengkatalogan dan Penataan Buku di Perpustakaan dalam Mendukung Penguatan Literasi di SDN 01 Sumberdem

DEDE DIKRI

Perpustakaan memiliki peran penting sebagai sumber belajar dan pusat literasi di lingkungan sekolah. Namun, perpustakaan tidak akan berfungsi dengan baik tanpa pengelolaan yang tepat. Salah satu upaya sederhana tetapi berdampak besar adalah melalui kegiatan pengkatalogan dan penataan buku. Hal inilah yang menjadi fokus kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 73 di Perpustakaan SDN 01 Sumberdem, yang berada di Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil pengamatan awal, sebelum adanya kegiatan KKM, kondisi perpustakaan belum terawat dengan baik. Buku-buku pelajaran, buku cerita, dan buku penunjang lainnya tersusun secara tidak beraturan dan belum dikelompokkan sesuai jenisnya. Penataan rak yang kurang rapi membuat perpustakaan terlihat berantakan, sehingga siswa kesulitan mencari buku yang diinginkan dan kurang tertarik untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat membaca. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 73 berupaya melakukan pengkatalogan dan penataan buku secara sederhana dan mudah dipahami. Buku-buku dikelompokkan berdasarkan jenis dan fungsinya, kemudian disusun kembali di rak dengan lebih rapi. Penataan ini dilakukan agar buku lebih mudah ditemukan serta menciptakan suasana perpustakaan yang lebih nyaman dan tertib. Selain menata buku, kegiatan ini juga disertai dengan pembersihan ruang perpustakaan agar lingkungan membaca terasa lebih bersih dan menyenangkan. Dengan tampilan yang lebih rapi dan tertata, perpustakaan tidak lagi terlihat sebagai ruang yang jarang digunakan, tetapi menjadi tempat yang ramah bagi siswa untuk belajar dan membaca. Kegiatan pengkatalogan dan penataan buku ini diharapkan dapat mendukung penguatan literasi siswa, khususnya dalam membangun kebiasaan membaca sejak dini. Ketika buku tersusun dengan baik dan mudah diakses, siswa mulai menunjukkan semangat dan ketertarikan untuk datang ke perpustakaan. Beberapa siswa terlihat membaca buku cerita dan mulai mengenal perpustakaan sebagai ruang belajar di luar kelas. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 73 berharap perpustakaan SDN 01 Sumberdem dapat berfungsi dengan lebih baik sebagai sarana pendukung pembelajaran dan pengembangan literasi. Langkah sederhana seperti menata dan mengatalogkan buku menjadi awal penting dalam menciptakan kebiasaan membaca yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. Dengan perpustakaan yang tertata, minat baca siswa diharapkan terus meningkat dan literasi dapat berkembang secara bertahap.

Thumbnail
3 months ago
SMART-MED HAJI (SELF-MANAGEMENT MEDICATION, MONITORING, AND HEALTH EDUCATION): OPTIMALISASI ISTITHAAH KESEHATAN CALON JEMAAH HAJI DENGAN HIPERTENSI DAN HIPERURISEMIA MELAUI PENDAMPINGAN TERAPI, MONITORING KESEHATAN, DAN EDUKASI GAYA HIDUP SEHAT

SEPTIANA MAR`ATUSSHOLIKHAH

Melalui program SMART-MED HAJI , KKM Kelompok 7 berkomitmen untuk mendukung calon jemaah haji dalam meningkatkan kesehatan secara holistik. Mulai dari edukasi, pemantauan kesehatan, hingga pendampingan gaya hidup sehat, setiap langkah kami hadir sebagai wujud pengabdian nyata demi tercapainya istitha'ah kesehatan yang optimal. Tidak sekadar kegiatan lapangan, program ini menjadi pengalaman belajar sekaligus kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung kesehatan masyarakat

Thumbnail
3 months ago
Cegah Anak Kecanduan Gadget, KKM UIN Malang Gelar Sosialisasi Parenting

KARTIKA AULIA TSABITAH

Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, melaksanakan salah satu program kerja di bidang Edukasi Keluarga melalui kegiatan Sosialisasi Parenting dengan tema “Mencegah Kecanduan Gadget pada Anak Sejak Usia Dini”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at, 16 Januari 2026 ba’da Ashar yang bertempat di Aula Madrasah Ibtida’iyah (MI) Bani Ro’uf. Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan sebagai respon atas meningkatnya penggunaan gadget di kalangan anak-anak, bahkan sejak usia dini. Perkembangan teknologi yang semakin pesat menjadikan gadget mudah diakses oleh anak, sehingga diperlukan peran orang tua yang lebih aktif dalam mengawasi, membimbing, dan mengarahkan penggunaannya agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi tumbuh kembang anak. Program ini merupakan bagian dari bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekitar, khususnya dalam mendukung penguatan peran keluarga dalam pola pengasuhan anak di era digital. Mahasiswa KKM berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi bagi orang tua dalam memahami tantangan dan peluang penggunaan gadget secara bijak. Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para wali murid dengan antusiasme yang tinggi. Acara berlangsung dengan tertib dan lancar, diawali dengan pembukaan, sambutan dari perwakilan mahasiswa KKM, serta penyampaian materi parenting yang disampaikan secara komunikatif dan interaktif oleh Chilya Alfiz Zahro, mahasiswa Program Studi Psikologi, selaku pemateri utama. Materi yang diberikan meliputi pengertian kecanduan gadget pada anak, dampak positif dan negatif penggunaan gadget, serta strategi pengasuhan yang dapat diterapkan orang tua untuk mengontrol dan mendampingi anak dalam penggunaan gadget sehari-hari. Dengan terlaksananya kegiatan Sosialisasi Parenting ini, mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Pandansari Lor, khususnya dalam meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter dan kebiasaan anak sejak usia dini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, harmonis, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.