Thumbnail
8 months ago
Jalan Pagi Bersama Bu Luluk dan Pak Anton di Panorama Batu

DHEWANTI PUSPA CANTIKA

Jalan Pagi Bersama Bu Luluk dan Pak Anton di Panorama Batu   Pada kunjungan ke-3 kita kelompok 36 mempunyai rencana untuk melakukan pendampingan olahraga pagi seperti yang biasa dilakukan oleh Bu Luluk dan Pak Anton. Setiap hari Minggu Bu Luluk dan Pak Anton sering kalo berjalan pagi di perumahan panorama, kita menyesuaikan cjh untuk kesana. Pada pagi itu hujan turun gerimis, itu tidak mematahkan semangat kami, kami tetap semangat untuk melakukan olahraga pagi. Kami kelompok 36 berangkat terpisah dengan CJH, sesampainya di panorama kami merasa senang karena banyak jajanan, tapiii..... itu bukan tujuan utama kami hehehe. Kita menunggu Bu Luluk dan Pak Anton sekitar 10 menit, lalu kita bertemu mereka. Mereka langsung semangat mengajak kami berjalan untuk memutari perumahan panorama yang sangat luas itu. Bu Luluk berjalan pelan karna menyesuaikan kami yang masih belum terbiasa jalan cepat, tetapi Pak Anton sudah jauhhh beliau berjalan cepat sekali diluar dugaan pada seumuran beliau. Bu Luluk bilang mereka memang jalannya cepat jadi efisiensi waktu tapi juga dapat olahraga yang meksimal. Amaiz banget mereka secepat ituu, lalu kita melanjutkan olaraga sambil berbincang bincang dan tidak terasa sudah hampir 3km yang telah kita tempuh. Karna Pak Anton melihat kita kecapean, beliau mengajak untuk istirahat sebentar. Pak Anton dan Bu Luluk membawakan gorengan dan air putih untuk kita dan beliau, waaaa baik bangettt. Lalu kita istirahat sambil makan gorengan dan minum, setelah istirahat kita lakukan pemeriksaan seperti pada kunjungan biasanya, lalu membuat video kesan pesan dan foto bersama.

Thumbnail
8 months ago
Dari Ruang Belajar ke Panggung Lomba: Pendampingan Cerdas Cermat oleh Kelompok KKN 28 Laskara Desa Poncokusumo

BIMA WAHYU PUTRA

Suasana persiapan lomba cerdas cermat tingkat kecamatan terasa berbeda bagi kelompok KKM kami. Beberapa hari sebelum pelaksanaan lomba, kami mendapat kesempatan untuk mendampingi para peserta yang akan mewakili desa dalam ajang tersebut. Bagi kami, pendampingan ini bukan sekadar kegiatan tambahan, melainkan bagian dari peran mahasiswa KKM dalam mendukung potensi dan semangat belajar generasi muda desa. Pendampingan dilakukan melalui sesi belajar bersama yang berlangsung sederhana namun penuh antusias. Kami membantu peserta mengulang materi, berdiskusi, serta melatih kecepatan dan ketepatan dalam menjawab soal. Suasana belajar berlangsung santai, diselingi canda, namun tetap fokus. Dari proses ini, kami melihat semangat dan rasa ingin tahu para peserta yang begitu besar untuk memberikan yang terbaik bagi desanya. Lomba cerdas cermat tingkat kecamatan menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan peserta dari berbagai desa. Bagi peserta yang kami dampingi, keikutsertaan dalam lomba ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi tentang keberanian tampil, kepercayaan diri, dan pengalaman berharga. Kami pun berusaha hadir sebagai teman belajar sekaligus penyemangat agar mereka lebih siap secara mental maupun akademik. Pada hari pelaksanaan lomba, kami turut mendampingi peserta sejak awal hingga akhir kegiatan. Rasa gugup, harap, dan bangga bercampur menjadi satu ketika melihat mereka tampil percaya diri di hadapan peserta lain. Setiap jawaban yang disampaikan menjadi bukti dari proses belajar dan latihan yang telah dilalui bersama. Melalui kegiatan pendampingan lomba cerdas cermat ini, kelompok KKM berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan serta menumbuhkan semangat belajar dan berkompetisi secara sehat di kalangan pelajar desa. Bagi kami, kebersamaan selama proses pendampingan menjadi pengalaman berharga yang memperkaya makna KKM sebagai ruang belajar, mengabdi, dan bertumbuh bersama masyarakat

Thumbnail
8 months ago
Peringati Isra' Mi'raj, Mahasiswa KKM 56 Desa Jedong Gelar Lomba Religi di Dusun Jaten

AULIA HIDAYATUL GUSMI

MALANG - Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 56 sukses menyelenggarakan rangkaian lomba religi dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan yang ditujukan bagi santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) ini dilaksanakan di Dusun Jaten, Desa Jedong, Malang, pada Jumat (16/1).   Berpusat di Masjid Rokhmatul Barokah, acara ini mengusung misi untuk menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sejak dini. Sebanyak lebih dari 40 peserta, mulai dari jenjang pra-sekolah hingga SMP, tampak antusias memadati lokasi sejak pagi hari.   Ketua KKM 56, Zidan Firdaus Tirta, bersama Ketua Pelaksana, Fachreza Fidzi Kutachi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, mereka memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap semangat dalam belajar agama.   Ada tiga kategori lomba yang dipertandingkan, yaitu lomba adzan, hafalan surah pendek, dan mewarnai kaligrafi. Kemeriahan tidak hanya datang dari para peserta, tetapi juga dari para ibu dan wali murid yang hadir memberikan dukungan. Para pengajar TPQ setempat pun turut mendampingi dan memberikan motivasi kepada anak didik mereka.     Rangkaian acara diawali dengan lomba adzan dan mewarnai kaligrafi yang berlangsung khidmat namun meriah. Sebagai penutup, lomba hafalan surah pendek menjadi kompetisi terakhir sekaligus menandai berakhirnya perayaan Isra Miraj yang digelar oleh mahasiswa KKM 56 di Desa Jedong tahun ini. https://www.kompasiana.com/afiqmuhammad2970/696a340bed64151d3b67a613/peringati-isra-mi-raj-mahasiswa-kkm-56-desa-jedong-gelar-lomba-religi-di-dusun-jaten 

Thumbnail
8 months ago
Belajar Penuh Semangat: Rutinitas Santri Madin Al Hikmah Bersama Mahasiswa UIN

FARHAN FIRMANSYAH

Kegiatan belajar mengajar KKM Kelompok 111 di Madin Al Hikmah, Dusun Ringin Anom, Desa Kromengan, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, berlangsung penuh semangat setiap Senin hingga Jumat pukul 15.30-16.30 WIB. Mahasiswa UIN Malang yang tergabung dalam kelompok ini secara rutin hadir untuk membimbing santri dalam mempelajari Al-Quran, hafalan surah pendek, dan dasar-dasar keagamaan Islam lainnya. Suasana kelas yang telah direvitalisasi dengan pengecatan dinding hijau cerah menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan, sebagaimana terlihat pada foto kegiatan yang menunjukkan santri duduk rapi di meja kayu sederhana sambil mengikuti arahan pengajar. Program ini merupakan bagian dari upaya Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) untuk mendukung pendidikan nonformal di madrasah diniyah setempat. Selain mengajar, kelompok 111 juga melakukan perbaikan fasilitas seperti penataan ruang kelas dan penambahan sarana belajar, yang meningkatkan minat santri terhadap kegiatan keagamaan, seperti ekstrakulikuler yang terdiri dari Tari, Pidacil, dan Kaligrafi. Lokasi Madin Al-Hikmah ini terletak strategis bagi anak-anak, sehingga pembelajaran dapat berjalan konsisten tanpa hambatan yang signifikan. Dampak dari kegiatan ini terasa nyata, di mana santri menunjukkan peningkatan hafalan dan pemahaman materi secara bertahap. Pengajar menggunakan metode interaktif, seperti kelompok diskusi dan permainan edukatif, untuk menjaga fokus anak-anak usia dini. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat memperkuat landasan pendidikan agama di tingkat desa, sekaligus menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan masyarakat.

Thumbnail
8 months ago
Pembukaan KKM Kelompok 21 di Masjid Asy-Syuhada

NAILUL IZZAH FISTIN MAULANA

Pembukaan KKM Kelompok 21 di Masjid Asy-Syuhada: Menguatkan Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat   Kegiatan pembukaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 21 resmi dilaksanakan di Masjid Asy-Syuhada sebagai langkah awal dimulainya rangkaian pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat. Acara ini dihadiri oleh pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta seluruh anggota KKM Kelompok 21 yang akan menjalankan program pengabdian selama periode KKM berlangsung.   Pembukaan KKM ini menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi awal antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Bertempat di lingkungan masjid yang menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial warga, kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat namun penuh kehangatan. Masjid Asy-Syuhada dipilih sebagai lokasi pembukaan karena perannya yang strategis sebagai ruang berkumpul dan pusat interaksi masyarakat.   Dalam rangkaian acara, perwakilan mahasiswa KKM Kelompok 21 menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan KKM, sekaligus memperkenalkan seluruh anggota kelompok kepada masyarakat. Mahasiswa menegaskan komitmen mereka untuk berkontribusi secara aktif, tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang siap belajar dan berkolaborasi. Penyerahan simbolis dari pihak kampus kepada pengurus masjid menjadi tanda diterimanya mahasiswa KKM Kelompok 21 secara resmi oleh masyarakat.   Tokoh masyarakat dan pengurus Masjid Asy-Syuhada dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKM. Mereka berharap program-program yang dirancang dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam penguatan kegiatan keagamaan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga menaruh harapan agar mahasiswa mampu menjaga etika, sopan santun, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman selama berada di lingkungan desa.   Kegiatan pembukaan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang awal untuk membangun kesepahaman bersama. Diskusi singkat antara mahasiswa dan tokoh masyarakat membuka peluang sinergi dalam merancang program yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan program KKM yang berkelanjutan dan berdampak positif.   Melalui pembukaan KKM Kelompok 21 di Masjid Asy-Syuhada, mahasiswa secara resmi memulai perjalanan pengabdian yang menuntut tanggung jawab, kedisiplinan, dan empati sosial. Kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan harmonis antara mahasiswa dan masyarakat. Harapannya, kehadiran mahasiswa KKM tidak hanya meninggalkan jejak program, tetapi juga nilai kebersamaan, gotong royong, dan kebermanfaatan yang dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.

Thumbnail
8 months ago
Dengan Sholawat Maksiat Minggat

AGUNG IZUL HAQ

Desa Kemiri, Jabung – Kalau biasanya malam Rabu dipakai buat nyantai di posko, kami dari Kelompok KKM 45 punya agenda yang lebih berkesan. Setiap minggunya, kami keliling dari rumah ke rumah warga Desa Kemiri buat ikutan Pembacaan Sholawat Diba’ bareng. Kegiatan ini dapat menjadikan tali Silaturahmi lebih ketat. Tidak cuma itu, kami juga sering dapet curhatan seru dan ilmu baru soal kearifan lokal di Kecamatan Jabung. Suasana Hangat yang Bikin Kangen Acara biasanya mulai setelah Isya. Suasananya khidmat tapi tetap santai. Pas bait-bait sholawat mulai dilantunkan, lalu sering kali juga diadakan acara makan bersama setelah membaca diba’.