Thumbnail
8 months ago
Pengawalan Dan Pemantauan program Subsidi Pupuk Pemerintah Oleh KKM Kelompok 183 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Pada BPP Kecamatan Gondang

THORIQ ILMI

Desa Kalikatir, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto - Selasa pagi (30/12/2025), mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Mandiri Integrasi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 183 melaksanakan program kerja Pemantauan Dan Pengawalan Program Subsidi Pupuk Pemerintah pada BPP Kecamatan Gondang dilaksanakan sebagai bentuk keterlibatan mahasiswa dalam mendukung transparansi dan efektivitas pelaksanaan kebijakan publik di sektor pertanian. Program ini berfokus pada proses implementasi subsidi pupuk yang menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam menjaga produktivitas dan kesejahteraan petani.Kegiatan ini dilakukan dengan mengunjungi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gondang sebagai lembaga teknis yang berperan dalam pendataan, pendampingan, serta koordinasi penyaluran subsidi pupuk di tingkat kecamatan. Melalui pendekatan pemantauan, mahasiswa berupaya memahami secara langsung alur pelaksanaan program subsidi pupuk sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemantauan dan pengawalan yang dilakukan tidak berada pada ranah pengambilan keputusan maupun pengaturan teknis penyaluran. Mahasiswa berperan sebagai pengamat independen yang mencatat mekanisme kerja, pola koordinasi, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program subsidi pupuk di lapangan. Dengan demikian, kegiatan ini tetap berada dalam batas kewenangan yang proporsional. Selain itu, program ini juga menjadi sarana edukatif bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat tata kelola kebijakan pertanian, khususnya yang berkaitan dengan subsidi pupuk. Interaksi dengan pihak BPP memberikan gambaran nyata mengenai tantangan administratif, teknis, dan koordinatif yang sering muncul dalam implementasi kebijakan pemerintah. Hasil dari kegiatan pemantauan ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi dan pembelajaran bersama, baik bagi mahasiswa maupun pihak terkait, dalam rangka mendorong pelaksanaan subsidi pupuk yang lebih tertib, tepat sasaran, dan sesuai dengan prinsip akuntabilitas. Catatan lapangan yang diperoleh juga dapat menjadi masukan konstruktif untuk penguatan pelaksanaan program ke depan. Melalui program kerja ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan fungsi pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mengembangkan kesadaran kritis terhadap kebijakan publik. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan realitas implementasinya di tingkat lokal, khususnya di Kecamatan Gondang.  

Thumbnail
8 months ago
KKM 56 “Nayakajaya” memeriahkan isra’ mi’raj melalui lomba bersama murid TPQ dusun Jaten Desa Jedong

AFIQ MUHAMMAD DZAKWAN

KKM 56 mengajak anak anak sd untuk gemar menabung melalui acara sosialisasi literasi keuangan yang di selenggarakan pada hari sabtu (24/01/2026). Sosialisasi tersebut bermaksud untuk menumbuhkan kesadaran siswa SDN 3 Jedong untuk gemar menabung dan tidak melakukan pemborosan dalam uang. Dalam acara tersebut, tidak hanya pemaparan materi berupa video animasi, namun KKM 56 mengajak anak anak SD untuk praktik membuat celengan kreatif dari botol bekas dan sedotan. Sosialisasi ini di ikuti oleh semua murid SDN 3 Jedong, dari kelas 1 hingga kelas 6. Siswa terlihat antusias saat pemaparan materi video animasi dan juga saat praktik membuat celengan. Acara tersebut dilaksanankan di aula sekolahan. Acara dimulai dengan sambutan dan motivasi oleh Ketua KKM 56 dan dilanjut dengan pemaparan materi Video Animasi. Setelah pemaparan video animasi, siswa di ajak untuk praktik membuat celengan kreatif. Dalam pembuatan celengan kreatif dilaksanakan di kelas masing – masing dan di damping oleh setiap penanggung jawab kelas dari anggota kelompok KKM 56. Siswa terlihat sangat antusias dan senang ketika mereka sedang membuat celengan kreatif.

Thumbnail
8 months ago
Mahasiswa UIN Malang resmi memulai program pengabdian masyarakat di Desa Jedong, Wagir, Malang Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Mahasiswa UIN Malang resmi memulai program pengabdian masyarakat di Desa Jedong, Wagir, Malang", Klik

ANGGA ADITYA CAHYONO

UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi membuka program pengabdian masyarakat di Balai Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang pada hari Rabu (24/12/25). Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan rangkaian program pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan di Desa Jedong. Kegiatan pembukaan tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, di antaranya Kepala Desa Jedong, Kepala Dusun Jaten dan Sawun, serta dosen pembimbing lapangan dari kelompok pengabdian reguler dan unggulan. Rangkaian acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Kepala Desa Jedong dan Tokoh masyarakat Hindu. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh dosen pembimbing lapangan kelompok unggulan serta perwakilan ketua kelompok pengabdian masyarakat.   Sebagai penanda dimulainya kegiatan pengabdian, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kepala Desa Jedong yang diserahkan kepada kedua ketua kelompok pengabdian masyarakat. Acara selanjutnya ditutup dengan pemaparan program kerja masing-masing kelompok oleh ketua kelompok reguler dan unggulan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Pengabdian Reguler, Zidan Firdaus Tirta, menyampaikan kesiapan mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat, khususnya di Dusun Jaten. Program pengabdian reguler mencakup pendampingan digitalisasi UMKM, penyuluhan dan bimbingan belajar bagi anak-anak, serta kegiatan senam rutin yang disinergikan dengan posyandu. Sementara itu, kelompok pengabdian unggulan menitikberatkan kegiatan pada upaya menjaga kerukunan antarumat beragama. Desa Jedong dipilih sebagai lokasi pengabdian karena dinilai memiliki potensi yang masih dapat dikembangkan. Kegiatan pembukaan berlangsung tertib dan lancar serta diakhiri dengan foto bersama antara mahasiswa dan perangkat desa.

Thumbnail
8 months ago
KKM Bukan Sekedar Pendampingan, Tapi Penuh dengan Kekeluargaan

ZAHRA NURNAELASARI RAHAYU

Banyak yang mengira bahwa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) hanyalah sebatas pemenuhan kewajiban akademik atau pengabdian formal kepada masyarakat. Namun, perjalanan saya kali ini memberikan perspektif yang jauh berbeda. Ditugaskan untuk melakukan pendampingan dan bimbingan bagi calon jamaah haji, saya mengawali langkah dengan pemikiran bahwa ini hanyalah tugas berbagi ilmu dan bantuan teknis. Nyatanya, di balik persiapan administrasi dan manasik, saya menemukan sesuatu yang jauh lebih berharga: ikatan kekeluargaan yang tulus. Selama berinteraksi dengan para calon jamaah, batasan antara "pendamping" dan "yang didampingi" perlahan memudar. Saya tidak merasa sedang bekerja, melainkan sedang membersamai orang tua sendiri. Setiap tawa saat diskusi, cerita haru tentang penantian panjang mereka menuju Tanah Suci, hingga perhatian-perhatian kecil yang mereka berikan kepada saya, menciptakan suasana hangat yang sulit dilukiskan dengan kata-kata. Mereka menyambut kehadiran saya bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar mereka. Pengalaman ini memberikan pelajaran hidup yang tidak saya dapatkan di bangku perkuliahan. Saya belajar tentang kesabaran, keikhlasan, dan bagaimana sebuah pengabdian jika dilakukan dengan hati akan membuahkan kedekatan emosional yang erat. KKM ini bukan lagi soal laporan akhir atau nilai, melainkan tentang jejak kenangan dan saudara baru yang saya temukan. Pulang dari sini, saya membawa lebih dari sekadar pengalaman kerja; saya membawa kehangatan sebuah keluarga.

Thumbnail
8 months ago
PERINGATAN ISR' MI'RAJ MAHASISWA KKM 56 DESA JEDONG GELAR LOMBA RELIGI DI DUSUN JATEN

AQHI DATUL AMALIA

MALANG - Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 56 sukses menyelenggarakan rangkaian lomba religi dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan yang ditujukan bagi santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) ini dilaksanakan di Dusun Jaten, Desa Jedong, Malang, pada Jumat (16/1). Berpusat di Masjid Rokhmatul Barokah, acara ini mengusung misi untuk menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sejak dini. Sebanyak lebih dari 40 peserta, mulai dari jenjang pra-sekolah hingga SMP, tampak antusias memadati lokasi sejak pagi hari. Ketua KKM 56, Zidan Firdaus Tirta, bersama Ketua Pelaksana, Fachreza Fidzi Kutachi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, mereka memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap semangat dalam belajar agama. Ada tiga kategori lomba yang dipertandingkan, yaitu lomba adzan, hafalan surah pendek, dan mewarnai kaligrafi. Kemeriahan tidak hanya datang dari para peserta, tetapi juga dari para ibu dan wali murid yang hadir memberikan dukungan. Para pengajar TPQ setempat pun turut mendampingi dan memberikan motivasi kepada anak didik mereka. Rangkaian acara diawali dengan lomba adzan dan mewarnai kaligrafi yang berlangsung khidmat namun meriah. Sebagai penutup, lomba hafalan surah pendek menjadi kompetisi terakhir sekaligus menandai berakhirnya perayaan Isra Miraj yang digelar oleh mahasiswa KKM 56 di Desa Jedong tahun ini. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Peringati Isra' Mi'raj, Mahasiswa KKM 56 Desa Jedong Gelar Lomba Religi di Dusun Jaten", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/afiqmuhammad2970/696a340bed64151d3b67a613/peringati-isra-mi-raj-mahasiswa-kkm-56-desa-jedong-gelar-lomba-religi-di-dusun-jaten Kreator: Afiq Muhammad Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Peringati Isra' Mi'raj, Mahasiswa KKM 56 Desa Jedong Gelar Lomba Religi di Dusun Jaten", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/afiqmuhammad2970/696a340bed64151d3b67a613/peringati-isra-mi-raj-mahasiswa-kkm-56-desa-jedong-gelar-lomba-religi-di-dusun-jaten Kreator: Afiq Muhammad Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Thumbnail
8 months ago

USWATUN KHASANAH